PENIPUAN DIGITAL BERMODUS HADIAH UANG MELALUI APLIKASI TELEGRAM DAN TANTANGAN PERLINDUNGAN HUKUM DI INDONESIA.
- Authors
-
-
Muhamad Rendi Raditya
Universitas PamulangAuthor
-
- Keywords:
- Penipuan digital, Telegram, Cybercrime, Literasi Digital, Perlindungan Hukum, Undang-Undang ITE
- Abstract
-
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam terkait kasus penipuan digital yang marak terjadi, khususnya dalam modus memberikan iming-iming sejumlah uang setelah menyelesaikan tugas atau misi melalui aplikasi Telegram. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi khususnya di bidang informasi dan komunikasi, sebuah peluang baru dalam melakukan kejahatan berbasis elektronik atau kejahatan siber (cybercrime) tercipta. Telegram sebagai wujud dari pesatnya perkembangan teknologi dalam membantu masyarakat mendapatkan informasi dan berkomunikasi secara daring disalahgunakan menjadi alat bantu utama dalam ajang meraih keuntungan sepihak dengan merugikan pihak lainnya melalui fitur unggulan seperti keamanan dan privasi yang lebih tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara terhadap beberapa narasumber dan didukung analisis kasus serupa yang tersebar di internet. Berdasarkan analisis terhadap hasil wawancara dan kasus serupa di internet sebagai data penguat, penelitian ini menunjukkan bahwa pelaku menghubungi korban melalui pesan berisi penawaran pekerjaan ringan dengan hadiah sejumlah uang untuk membangun kepercayaan sebelum meminta uang dengan dalih deposito. Faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat menjadi korban dapat dikategorikan menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Dalam perspektif hukum, tindakan pelaku dapat dijerat sesuai dengan ketentuan Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Pasal 28 ayat (1) dan Pasal 45A ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban penipuan digital masih belum optimal dan efektif.
- References
-
Effendy, M. Y., dan Oktiani, H. “Literasi Digital Keamanan Siber pada Remaja Menghadapi Social Engineering”. Wacana Publik, Vol. 18 No. 1, 2024.
Utomo, F. W., Insana, D. R., dan Mayndarto, E. C. “Mekanisme Penipuan Digital pada Masyarakat Era 5.0 (Studi Kasus Penipuan Online Berbasis Lowongan Kerja Paruh Waktu)”. Jurnal Ilmiah WUNY, Vol. 6 No. 1, 2024.
Pisciotta, G., Somenzi, M., Barisani, E., dan Rossetti, G. “Sockpuppet Detection: A Telegram Case Study”. arXiv Preprint, 2021.
Roy, S. S., Vafa, E. P., Khanmohamaddi, K., dan Nilizadeh, S. “DarkGram: A Large-Scale Analysis of Cybercriminal Activity Channels on Telegram”.
Syafitri, D. M., dan Fachri, F. “Analisis Forensik Digital Aplikasi Telegram”. Jurnal Rabit, Vol. 9 No. 2, 2024,
ANTARA News. (2024). Dari 2017–2024, Kemenkominfo terima ratusan ribu aduan,terkaitpenipuanonline. https://kalteng.antaranews.com/berita/715351
BeritaPerbankan.id. (2024). WhatsApp dan Telegram jadi kanal utama penipuan digital di Indonesia. https://beritaperbankan.id/whatsapp-dan-telegram-jadi-kanal-utama-penipuan-digital-di-indonesia
- Downloads
- Published
- 2025-12-29
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Naufal Aziz, M. Ariel Anggara Pratama, Decky Hermawan, Naufal Qushoyyi, Hafidza Zia, PERAN KEMENTRIAN HUKUM TERHADAP PERLINDUNGAN MEREK DAGANG PELAKU USAHA MIKRO , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alika Dewianti Kusuma, PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN TERHADAP PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP OLEH AKTIVITAS INDUSTRI: TINJAUAN ANTARA KETENTUAN HUKUM DAN PELAKSANAANNYA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alif Maulana, Daffa Avrilian Sardi, Adil Abdillah, Analisis Penggunaan Kekerasan Oleh Aparat Polri dalam Pengamanan Demonstrasi : Perspektif Hukum dan Hak Asasi Manusia , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Khairunnisa Maharani, Perlindungan Hukum Terhadap Korban Penyalahgunaan Deepfake Dalam Pornografi , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Vania Gusnan Amanta, Refana Destin Alfikotama, Anisa Normalinda, Salwaa Syifaa Da’aniah, Nur Endah Sugianti, Fenomena Pelecehan Seksual Sesama Gender: Tantangan Sosial, Psikologis, dan Upaya Penanganannya di Masyarakat Modern , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alma Florydia Gutama, ANALISIS TANTANGAN HUKUM DALAM PENERAPAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) PADA PENGEMBANGAN SMART CITY DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aditama Candra Kusuma, Ariel Lois, Ligina Tesalonika, Tasya Darosyifa, Angel Evelin, IMPLIKASI HUKUM TERHADAP STABILITAS INDUSTRI KEUANGAN DIGITAL SERTA PENGAWASAN PASCA KASUS PT INVESTREE RADHIKA JAYA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Maharani Dwi Puspitasari, HAK ATAS JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN BAGI PEKERJA RUMAH TANGGA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- saddam adik basmala, HUKUM PEMBUKTIAN PIDANA DALAM SISTEM PERADILAN INDONESIA: ANALISIS NORMATIF, FILOSOFIS, DAN PRAKTIS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mohammad Rama Arya Wijaya, PERLINDUNGAN HAK MASYARAKAT ADAT SEBAGAI KELOMPOK RENTAN DI INDONESIA BERDASARKAN PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.