NOODWEER SEBAGAI PERLINDUNGAN HUKUM TERLAPOR DELIK PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI MEDIA SOSIAL
- Authors
-
-
Aradania Larasati Budiman
Universitas 17 Agustus 1945 SurabayaAuthor
-
- Keywords:
- Pencemaran Nama Baik, Media Sosial, Noodweer, Perlindungan Hukum, UU ITE.
- Abstract
-
Perkembangan media sosial sebagai ruang komunikasi publik membawa implikasi hukum yang kompleks, khususnya dalam penerapan delik pencemaran nama baik melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Pasal 45 ayat (7) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik memperkenalkan frasa “karena terpaksa untuk membela diri” sebagai alasan tidak dipidananya perbuatan pencemaran nama baik melalui media sosial. Namun, frasa tersebut tidak disertai penjelasan normatif yang memadai sehingga menimbulkan norma samar dan berpotensi mengurangi kepastian hukum serta perlindungan bagi terlapor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan noodweer sebagai perlindungan hukum bagi terlapor delik pencemaran nama baik melalui media sosial serta menilai kesesuaiannya dengan karakteristik delik tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang- undangan, konseptual, dan pendekatan kasus, dengan menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur noodweer dalam hukum pidana umum, yang mensyaratkan adanya serangan melawan hukum yang bersifat seketika dan keadaan keterpaksaan, tidak sepenuhnya sejalan dengan karakter delik pencemaran nama baik melalui media sosial yang umumnya tidak bersifat spontan dan mensyaratkan unsur kesengajaan (dolus). Ketidaksesuaian ini berdampak pada lemahnya perlindungan hukum bagi terlapor serta membuka ruang kriminalisasi dan reviktimisasi. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan perlunya penambahan penjelasan normatif yang lebih jelas dan objektif terhadap frasa “karena terpaksa untuk membela diri” guna menjamin kepastian dan keadilan hukum dalam penegakan hukum pidana di ruang digital.
- References
-
Lakoy, Revani Engeli Kania. “SYARAT PROPORSIONALITAS DAN SUBSIDARITAS DALAM
PEMBELAAN TERPAKSA MENURUT PASAL 49 AYAT (1) KITAB UNDANG- UNDANG HUKUM
PIDANA.” Lex Crimen 9, no. 2 (2020): 45–52.
Permatasari, Iman Amanda, and Junior Hendri Wijaya. “Implementasi Undang-Undang
Informasi Dan Transaksi Elektronik Dalam Penyelesaian Masalah Ujaran Kebencian Pada
Media Sosial Implementation of Electronics Information and Transactiom in Completion of
the Problem of Hate Speech on Social Media.” Jurnal Penelitian Pers Dan Komunikasi
Pembangunan 23, no. 1 (2019): 27–41.
https://www.neliti.com/publications/518309/implementasi-undang-undang-informasi-
dan-transaksi-elektronik-dalam-penyelesaian.
Rani, Febrina, Ismail Pettanasse, Raden Ikhsan, and Samsul. “Faktor Penyebab Reviktimisasi
Di Indonesia: Analisis Terhadap Wanita Korban Kejahatan Yang Mengalami Kekerasan
Berulang” 6 (2024).
Saragih, Hempi Wanty, Abdul Rahman, and Maulana Siregar. “Legal Certainty in the
Legislative System in Indonesia Study on the Information and Electronic Transactions
Law.” International Journal of Society and Law 2, no. 3 (2024): 518–29.
https://doi.org/10.61306/ijsl518%7C.
Widnyani, Ida Ayu Mirah, Anak Agung Sagung Laksmi Dewi, and Ni Made Sukaryati Karma.
“Tinjauan Yuridis Terhadap Pembelaan Terpaksa (Noodweer) Sebagai Alasan Penghapus
Pidana.” Jurnal Preferensi Hukum 1, no. 1 (2020): 195–200.
https://doi.org/10.22225/jph.1.1.2007.195-200.
Yanto, M. “KAJIAN YURIDIS TENTANG TINDAK PIDANA PENISTAAN PASAL 310 AYAT (1) KITAB
UNDANG-UNDANG HUKUM.” Jurnal Independent, 2019.
- Downloads
- Published
- 2026-01-08
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Bagas Dwi Surahman, Ilham Fajri, Nathaniel Felix Karo Karo, Ahnan Hibatullah, Stevri Iskandar, REFORMASI PERAN ADVOKAT DALAM KUHAP BARU: PENGUATAN HAK PENDAMPINGAN SEJAK TAHAP AWAL PEMERIKSAAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Revanissa Dwi Hardianti Putri, Santi Rahma, Dewi Asri Puannandini, PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DALAM TRANSAKSI ELEKTRONIK SERTA TANGGUNG JAWAB PELAKU E-COMMERCE DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ardina Ajria Arini, Nazar Nurdin, PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Hanna Saskia Rahman, RELEVANSI UU PESANTREN DENGAN UU TPKS DALAM PERLINDUNGAN SANTRI DARI KEKERASAN SEKSUAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Dewi Shinta Alghiftia, Subhan Zein Sgn, Selamat Lumban Gaol, PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ANAK PELAKU PEMBUNUHAN DALAM PERSPEKTIF DIVERSI (STUDI PUTUSAN NOMOR 8/PID.SUS-ANAK/2024/PN JKT.TIM.) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Santi Halimatusaa’adah, Yuna Nasywa, PENGANGKUTAN LIMBAH B3 SEBAGAI SUMBER PENCEMARAN LINGKUNGAN : STUDI KASUS TUMPAHAN LIMBAH KIMIA DI BANDUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alin Indah Sari, TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PELAKSANAAN PERKAWINAN ADAT LAMPUNG PEPADUN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Syafirlla Putri Nur Aida, Ayna Syahda Sabila, Chika Maidila, Muhammad Faathir Lubis, Neza Lailatul Ramadhani, Lidiana Bali, Mulyadi, FENOMENA OVERSHARING DI KALANGAN GEN Z: ANTARA EKSPRESI DIRI DAN KEHILANGAN PRIVASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zhenia Maulida Fitri, Karina Maulidia Kusuma, Triana Rizkia Dewi, Naomi Juliana Assa, PENJERAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI: ANALISIS KASUS HARVEY MOEIS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zolanda Aprilia, Sukmo Adjie Wicaksono, Thomas Prasetya Juntoro, Yolantino Wehangara, DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI MASYARAKAT UMUM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.