PENJERAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI: ANALISIS KASUS HARVEY MOEIS
- Authors
-
-
Zhenia Maulida Fitri
Universitas PancasilaAuthor -
Karina Maulidia Kusuma
Universitas PancasilaAuthor -
Triana Rizkia Dewi
Universitas PancasilaAuthor -
Naomi Juliana Assa
Universitas PancasilaAuthor
-
- Keywords:
- teori efek jera, korupsi, penegakan hukum, Harvey Moeis, hukum pidana
- Abstract
-
Korupsi merupakan salah satu bentuk kejahatan luar biasa yang masih marak terjadi di Indonesia meskipun telah dilakukan berbagai upaya penegakan hukum yang tegas. Salah satu teori yang menjadi dasar dalam pemberian sanksi pidana adalah teori efek jera (deterrence theory), yang berasumsi bahwa hukuman yang pasti, cepat, dan berat dapat mencegah individu maupun masyarakat melakukan tindak pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teori efek jera terhadap pelaku tindak pidana korupsi dengan fokus pada kasus Harvey Moeis, yang terlibat dalam perkara korupsi tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kasus (case approach), melalui analisis terhadap peraturan perundang-undangan, dokumen resmi penegakan hukum, serta putusan pengadilan terkait kasus Harvey Moeis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya penegakan hukum melalui proses peradilan dan pemberian sanksi pidana, implementasi teori efek jera belum optimal. Hukuman yang dijatuhkan dinilai belum sebanding dengan dampak sosial dan kerugian negara yang ditimbulkan, serta belum memberikan efek pencegahan yang signifikan bagi calon pelaku korupsi lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan teori efek jera dalam penanganan tindak pidana korupsi masih perlu diperkuat melalui penegakan hukum yang konsisten, peningkatan transparansi, dan pembatasan hak-hak istimewa bagi narapidana korupsi seperti remisi dan grasi. Dengan demikian, diharapkan penegakan hukum di Indonesia dapat lebih efektif dalam menekan angka korupsi dan menumbuhkan kepercayaan publik terhadap keadilan hukum.
- References
-
Astarini, D., & Pratomo, L. A. (2021). Complaining behavior intentions dan beberapa antesendennya: Peran gender sebagai variabel moderasi. Journal of Management and Business Review, 18(1), 1-24.
Arief, B. N. (2010). Bunga rampai kebijakan hukum pidana (hlm. 87). Jakarta: Kencana.
Lilik Mulyadi. (2015). Hukum penitentier: Pemidanaan dan pemasyarakatan di Indonesia (hlm. 21). Bandung: PT Alumni.
Marzuki, P. M. (2015). Penelitian hukum. Jakarta: Kencana.
Lilik Mulyadi. (2015). Hukum penitentier: Pemidanaan dan pemasyarakatan di Indonesia (hlm. 21). Bandung: PT Alumni.
Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 5009 K/PID.SUS/2025.
Roeslan Saleh. (1983). Tindak pidana dan pertanggungjawaban pidana (hlm. 54). Jakarta: Ghalia Indonesia.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 27 ayat (1).
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Pasal 2–3.
Selznick, P. (2008). Law, society and industrial justice: Major legal essays. New Brunswick: Transaction Publishers.
- Downloads
- Published
- 2026-01-15
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Maulidya Sania, Ayu Indah Azizi, Asri Lilik Handayani, Putri Maharani, Yudi Widagdo Harimurti, STATUS HUKUM DAN VALIDITAS PERJANJIAN ONLINE DALAM PRESPEKTIF KITAB UNDANG – UNDANG HUKUM PERDATA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Khalisyah Amara Podungge, INDIKASI GEOGRAFIS SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK EKSPOR INDONESIA DALAM KERANGKA TRIPS AGREEMENT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Allicia Arinda Repi, KURIKULUM BARU UNIVERSITAS TERBUKA PADA FAKULTAS HUKUM, ILMU SOSIAL, DAN ILMU POLITIK (FHISIP): ARAH, IMPLEMENTASI, DAN TANTANGAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Shabrina Najla Az Zahra, ANALISIS PENYELESAIAN SENGKETA DAGANG INTERNASIONAL EKSPOR KELAPA SAWIT INDONESIA DAN UNI EROPA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Esa Bella Pertiwi, Bayu Sudrajat, Hikmi Hadzibatun Nizar, Novia Zulfiatuz Zahroh, Muhammad Amirul Azhar, HUKUM MENAHAN UANG BOOKING FEE: PERSPEKTIF KEADILAN DALAM ISLAM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Maulana Dika Alvindo, Zainudin Hasan, PERANAN LEMBAGA PERWATIN ADAT DALAM PENYELESAIAN PERKARA KONFLIK SOSIAL MASYARAKAT DI LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Larasati Rahmadhani, Eky Octaviani, Rafansya Ghifari Azriel Azwar, Darell Rizqullah Salahuddin, Yuris Utrecht Boantua Manalu, TANGGUNG JAWAB HUKUM DAN PENYELESAIAN SENGKETA TANAH FASUM DALAM PUTUSAN 363/PDT.G/2023/PN SMG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Silviah, Lusy Darmayanti , KAJIAN PRINSIP LEGALITAS DALAM PROSES ISBAT NIKAH KONTENSIUS DENGAN MENYOROTI PERAN SAKSI (Studi Putusan Nomor 402/Pdt.P/2022/Pa.Tgrs) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Astrila Nur Febriana, Nigina Azahra, DAMPAK JUDICIAL REVIEW TERHADAP PRINSIP DEMOKRASI LOKAL: ANALISIS PUTUSAN MK TENTANG AMBANG BATAS PENCALONAN DAN PERUBAHAN PETA POLITIK PILKADA SERENTAK 2024 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Meisya Ferbina Br Ginting, Nadine Kartika Anindya, Naura Qurrotu’aini, Nayla Dinda Larasati, Syalwa Alifah Rahmadhia, Baidhowi, TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI ONLINE , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.