KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT DALAM MEMPERKUAT IDENTITAS DAN SOLIDARITAS SOSIAL DI LAMPUNG PADA ERA GLOBALISASI
- Authors
-
-
Anita Catrine Sabine Napitu
Universitas Bandar LampungAuthor
-
- Keywords:
- Kearifan lokal, hukum adat, perubahan sosial, tradisi, masyarakat adat , Local wisdom, customary law, social change, tradition, indigenous commu
- Abstract
-
Kearifan lokal merupakan warisan budaya yang mencerminkan pandangan hidup masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan nilai-nilai sosial. Tradisi yang tumbuh dalam masyarakat adat tidak hanya menjadi pedoman perilaku, tetapi juga berfungsi sebagai sistem hukum tidak tertulis yang mengatur kehidupan bersama. Ketika adat disertai sanksi, ia berperan sebagai hukum adat yang memiliki kekuatan mengikat, sedangkan adat tanpa sanksi berfungsi sebagai kebiasaan sosial yang diwariskan lintas generasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif dan empiris. Pendekatan normatif dilakukan melalui kajian terhadap literatur, peraturan adat, dan dokumen akademik, sedangkan pendekatan empiris dilakukan melalui wawancara langsung dengan tokoh adat untuk menggali pandangan mereka mengenai perubahan tradisi di tengah arus modernisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal memiliki peran penting dalam memperkuat identitas dan solidaritas sosial masyarakat. Meskipun mengalami penyesuaian terhadap perkembangan zaman, nilai-nilai dasar seperti gotong royong, musyawarah, dan penghormatan terhadap leluhur tetap dipertahankan melalui adaptasi dan reinterpretasi. Dengan demikian, pelestarian kearifan lokal tidak hanya bergantung pada praktik budaya, tetapi juga pada kesadaran kolektif untuk menjaga kesinambungan nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri bangsa.
Local wisdom represents a cultural heritage that reflects the community’s worldview in maintaining harmony between humans, nature, and social values. Traditions that develop within indigenous societies serve not only as behavioral guidelines but also as an unwritten legal system that governs communal life. When accompanied by sanctions, customs function as binding customary law, while those without sanctions serve as social habits passed down through generations. This study employs a qualitative method with both normative and empirical approaches. The normative approach involves reviewing literature, customary regulations, and academic documents, whereas the empirical approach is carried out through interviews with traditional leaders to explore their perspectives on cultural change amid modernization. The findings indicate that local wisdom plays a vital role in strengthening social identity and community solidarity. Although influenced by modernization, core values such as mutual cooperation, deliberation, and respect for ancestors remain preserved through adaptation and reinterpretation. Therefore, the preservation of local wisdom depends not only on maintaining cultural practices but also on collective awareness to sustain the noble values that form the nation’s cultural identity.
- References
-
Amanda, D., Saragih, I. B., & Azizi, M. R. (2025). Perubahan sosial dan budaya di Indo-China: Dampak modernisasi terhadap masyarakat lokal. Jurnal Integrasi Pengetahuan Disiplin, 6(1).
Hasan, Z. (2025). Hukum adat. Bandar Lampung: Universitas Bandar Lampung (UBL) Press.
Hatta, A. A., & Subagiyo, J. A. (2024). Pengaruh modernisasi terhadap hukum waris adat Batak Karo. Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 2(1), 314–320.
Hsb, S. K., & Harahap, E. W. (2025). Dampak modernisasi terhadap pergeseran nilai pada adat perkawinan suku Mandailing di Desa Sirambas Panyabungan Barat. Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama, 20(1), 55–74.
Kadir, M. (2022). Dampak modernisasi terhadap perkawinan adat Bugis Bone menurut perspektif hukum Islam (Studi di Kec. Awangpone Kab. Bone) (Doctoral dissertation, IAIN Bone).
Matondang, A. (2019). Dampak modernisasi terhadap kehidupan sosial masyarakat. Wahana Inovasi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UISU, 8(2), 188–194.
Maulana, A. (2025). Eksistensi hukum adat di tengah modernisasi: Pengaruh modernisasi terhadap adat Robo’-Robo’ bagi masyarakat Mempawah. Journal Presumption of Law, 7(1), 31–47.
Maulidin, S., & Nawawi, M. L. (2024). Kearifan lokal dalam tradisi keislaman: Memahami kontribusi budaya Islam di Indonesia. ISEDU: Islamic Education Journal, 2(2), 117–126.
Nita, E. (2021). Pengaruh modernisasi terhadap tradisi beragama masyarakat Islam Desa Karang Anyar Lampung Selatan. Socio Religia, 2(2).
Priyatna, M. (2016). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 5(10).
Putra, A. S., & Ratmanto, T. (2019). Media dan upaya mempertahankan tradisi dan nilai-nilai adat. Channel: Jurnal Komunikasi, 7(1), 59–66.
Simanungkalit, D. A. (2013). Dampak modernisasi terhadap upacara adat perkawinan masyarakat Batak Toba di Kota Medan (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Medan).
Unayah, N., & Sabarisman, M. (2016). Identifikasi kearifan lokal dalam pemberdayaan komunitas adat terpencil. Sosio Informa, 2(1).
Yuanita, Y. E. (2015). Pengaruh modernisasi terhadap tradisi lokal Jawa (Studi kasus: Upacara adat Tedhak Siti di Dusun Bedayun, Desa Ketileng, Kec. Welahan, Kab. Jepara, Jawa Tengah) (Doctoral dissertation, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).
Yulistiana, T. (2017). Pengaruh modernisasi terhadap perubahan pemaknaan tradisi lokal Jawa Mendhem Ari-Ari (Korelasi terhadap tradisi lokal Jawa Mendhem Ari-Ari di Perumahan Mutiara Persada Wonosobo) (Master’s thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).
Zainudin hasan, “Hukum Adat” ,2025 . ISBN : 978-632-89614-3-6, (Universitas Bandar Lampung)
- Downloads
- Published
- 2025-10-28
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Amalia Husna, Azzahra Khansa N, Deisya Nur'Aici Roja, Khulwa Arika R, Raisya Allegra Putri, Nadira Tazkiyya Reva, Mulyadi Mulyadi, BELITAN TRADISI DAN REGULASI: PERNIKAHAN ANAK DAN HAK ANAK DI MASYARAKAT BADUY , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mochamad Didan Afandi, TB Akbar Tunjung Putih, Deden Wijaya, Muhamad Gilang Ramadhan, Frasa “Kepentingan Nasional” sebagai Alat Pembatas Hak Adat: Analisis Normatif Pasal 4 UU Kehutanan dalam Hal Konflik Tanah Adat di Indonesia , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ilham Saputra, MAKNA FILOSOFIS DAN SIMBOLIS PADA TRADISI SEBAMBANGAN DI LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Juli Tassia, PERAN LEMBAGA ADAT DALAM MENJAGA KEHARMONISAN DAN KETERTIBAN SOSIAL DI PROVINSI LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nadine Centya Bella, TRADISI PERKAWINAN ADAT LAMPUNG HIBAL SERBA : NILAI DAN PELESTARIANNYA DALAM ADAT LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Anggi Sri Haryati Simarmata, Nur Wulan Ramadhani, ANALISIS HUKUM PERDATA TERHADAP KEABSAHAN DAN PEMBUKTIAN PERJANJIAN LISAN DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Annisa Septiani, Nilai-Nilai Sosial Acara Adat Begawi pada Masyarakat Adat Lampung Pepadun , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alzena Malika Salsabila, Fitriya Putri Janah, Irnanda Khairunnisa, Siti Masitoh , TRANSFORMASI SISTEM PEWARISAN ADAT BALI KETIKA DIHADAPKAN PADA HUKUM POSITIF: STUDI KASUS SENGKETA WARIS DI DESA TIMUHAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Perdy Pratama Syaputra , NILAI NILAI SOSIAL DALAM PROSESI PERKAWINAN ADAT LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ira Fitria Ananda Putri, Appe Hutauruk, Muhenri Sihotang, PENEGAKAN HUKUM PIDANA MATI DI INDONESIA SERTA TANTANGAN TERHADAP PRINSIP HAK ASASI MANUSIA (HAM) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.