NILAI-NILAI SOSIAL PADA PERNIKAHAN ADAT JAWA TENGAH
- Authors
-
-
Azizah Zalfa
Universitas Bandar LampungAuthor
-
- Keywords:
- Javanese wedding, local wisdom , Pernikahan Jawa, kearifan lokal
- Abstract
-
The traditional Javanese wedding ceremony in Central Java represents a tangible expression of local wisdom that reflects the core values of Javanese life. Each stage of the ceremony carries symbolic meanings that embody moral teachings, ethics, and the Javanese philosophy of life—such as simplicity, mutual cooperation, respect for elders, and harmony between the physical and spiritual realms. This tradition serves not only as a union between two individuals and families but also as a medium for preserving the cultural identity of the Javanese people amid modernization. Through the continued practice of traditional weddings, the community upholds and transmits noble values that guide their social and spiritual lives, ensuring the tradition’s relevance in contemporary society.
Pernikahan adat Jawa Tengah merupakan salah satu wujud nyata kearifan lokal yang mencerminkan nilai-nilai kehidupan masyarakat Jawa. Setiap tahapan dalam upacara pernikahan mengandung makna simbolis yang mencerminkan ajaran moral, etika, serta filosofi hidup orang Jawa, seperti kesederhanaan, gotong royong, hormat kepada orang tua, dan keseimbangan antara lahir dan batin. Tradisi ini tidak hanya menjadi sarana penyatuan dua individu dan keluarga, tetapi juga menjadi media pelestarian budaya dan identitas masyarakat Jawa Tengah di tengah arus modernisasi. Melalui pelaksanaan pernikahan adat, masyarakat terus mewariskan nilai-nilai luhur yang menuntun kehidupan sosial dan spiritual mereka, sehingga tradisi ini tetap relevan dalam kehidupan masyarakat masa kini.
- References
-
Bangsawan, I. (2024). Eksistensi dan peran adat dalam kehidupan masyarakat suku Lampung Sai Batin di era modernisasi. Jurnal Punyimbang, 20(1), 70–75.
Febra, A., Budiono, R., & Bisri, C. (2024). Sistem perwarisan masyarakat adat Saibatin dalam keluarga yang tidak mempunyai anak laki-laki (studi di Kota Bandar Lampung). Sports Culture, 15(1), 72–86. https://doi.org/10.25130/sc.24.1.6
Fernanda, F. E., & Samsuri. (2020). Mempertahankan Piil Pesenggiri sebagai identitas budaya suku Lampung. Jurnal Antropologi, 2(December), 168–177.
Franjaya, E. E., Sitompul, R. A., Satria, W. D., Wijaya, P. G. W., & Hesty, R. S. (2023). Budaya
Pepadun dan Saibatin dalam rencana pengembangan taman di Kota Bandar Lampung. Jurnal
Pembangunan Wilayah dan Kota, 19(1), 1–9. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/pwk/article/view/40539
Putri, A. H., Anwar, A., Feronika, E., Vidieyanti, N., Piaroga, N. D., Anggraini, N., Salsabila, R., Pitoweas, B., & Halim, A. (2024). Hukum adat: Pemberian gelar adok dalam pernikahan adat Saibatin Desa Bulok Kalianda. Qawanin Jurnal Ilmu Hukum, 5(1), 32–44. https://doi.org/10.56087/qawaninjih.v5i1.469
Hasan, Z. (2025). Hukum adat. Bandar Lampung: UBL Press.
Imron, A., & Pratama, R. A. (2020). Perubahan pola-pola perkawinan pada masyarakat Lampung Saibatin. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 22(1), 121–130. https://doi.org/10.25077/jantro.v22.n1.p121-130.2020
Kesuma, A. S., Hakiki, K. M., & Somad, B. A. (2022). Negotiation of Islam and local culture in traditional Lampung marriage. Jurnal Studi Lintas Agama, 17(1), 201–219. http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/alAdyan
Lumbu, R. S. (2022). Makna tradisi “pemacahkan” pada upacara pernikahan masyarakat Lampung adat Saibatin Pekon Way Kerap, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus,
Lampung: Pendekatan etnografi komunikasi. Jurnal Studi Ilmu Sosial dan Politik, 2(2), 143– 157. https://doi.org/10.35912/jasispol.v2i2.1807
Septania, M., Hasyim, A., & Yanzi, H. (2017). Implementasi nilai kearifan lokal dalam proses upacara pernikahan adat Lampung Saibatin. Jurnal Keguruan dan Pendidikan, 6(5), 1–16. http://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/JKD/article/viewFile/13614/9838
Suyatno, S., & Lelapari, R. P. (2021). Analisis makna simbolik pada pakaian pengantin adat Lampung Pepadun. Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya, 3(3), 274–281. https://doi.org/10.30998/vh.v3i3.1018
Utama, F., & Dea, L. F. (2023). Alternative early childhood moral development: Parenting through the local wisdom of Lampung people. Journal of Childhood Development, 3(2), 180– 187. https://doi.org/10.25217/jcd.v3i2.3302
Widodo, S., Idayati, S. R., Sinaga, R. M., Adha, M. M., & Gadeng, A. N. (2023). “Tradisi sedaduwaian”: Budaya pernikahan tradisional Saibatin Lampung. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 10(1), 117–128. https://doi.org/10.20527/jpg.v10i1.15276
Yusuf, H. (2016). Dimensi aksiologis filsafat hidup Piil Pesenggiri dan relevansinya terhadap pengembangan kebudayaan daerah Lampung. Jurnal Filsafat, 20(3), 281–302.
- Downloads
- Published
- 2025-10-29
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Chantika Chandra Al Musya, MAKNA PROSESI DAN SIMBOLIK PADA PERKAWINAN ADAT LAMPUNG PEPADUN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rama Dhoni, HUKUM PERKAWINAN ADAT DI LAMPUNG: KAJIAN SISTEM PERKAWINAN SAI BATIN DAN PEPADUN DALAM KERANGKA HUKUM NASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Riby Putra Pratama, Zainudin Hasan, PROSESI NAYUH DALAM PERKAWINAN ADAT LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Melina Agustin Lius, SISTEM KEKERABATAN DALAM HUKUM ADAT BALI: STRUKTUR, FUNGSI, DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Chellsea Olivia, PERGESERAN TRADISI SEBAMBANGAN DI MENGGALA TULANG BAWANG STUDI KASUS PENERAPAN PADA MASYARAKAT MULTIKULTURAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Anandita Hapsari, Naira Rizqya Hadi, Ratu Nazhimatun Nazwa, Muhamad Rafsanjan, Muhamad Fardo Aimar, Siensi-Q Bahagia Nurfirmansyah, Mulyadi Mulyadi, PERAN HUKUM ADAT DALAM PENYELESAIAN SENGKETA WARISAN DI MASYARAKAT ADAT DAYAK KALIMANTAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fedya Batara Trisya Sukmana, Muhammadyah Umarputra, Shafira Aulia Putri, Rizma Aulia Ramdani, Putri Nurindah Sari, Yenny Febrianty, KAJIAN SOSIOLOGI HUKUM TENTANG PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENYELESAIAN KONFLIK HUKUM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Irfan Lubis, Rizki Putri Adinda Br Saragih S, Melkaharay, Hafidza Zia, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MASYARAKAT ADAT ATAS HAK ULAYAT DI TENGAH PROYEK STRATEGIS NASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sri Wulan Noorrahman, Fallin Oktavia, Muhammad Rizky, Indah Dewi Megasari, STUDI KOMPARATIF PENYELESAIAN SENGKETA TANAH DALAM HUKUM ADAT DAN HUKUM NASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Haikal Al Buchori, HUKUM PERKAWINAN ADAT SEMENDO: NILAI, STRUKTUR, DAN RELEVANSINYA DI ERA MODERN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.