PERAN FALSAFAH PIIL PESENGGIRI DALAM TATANAN HUKUM PERKAWINAN ADAT MASYARAKAT LAMPUNG (KAJIAN YURIDIS-ANTROPOLOGIS)
- Authors
-
-
Ahmad Rivanda
Universitas Bandar LampungAuthor
-
- Keywords:
- Hukum Perkawinan Adat, Lampung, Piil Pesenggiri, Sanksi Adat, Yuridis-Antropologis
- Abstract
-
Penelitian ini mengkaji peran falsafah Piil Pesenggiri dalam tatanan hukum perkawinan adat masyarakat Lampung melalui pendekatan Yuridis-Antropologis. Piil Pesenggiri, yang terdiri dari Juluk-Adok, Nemui-Nyimah, Nengah-Nyappur, dan Sakai-Sambayan, terinternalisasi sebagai sumber hukum tidak tertulis (living law) yang mengatur setiap prosedur perkawinan, mulai dari peminangan hingga penetapan status pasca-nikah. Secara yuridis, pilar Juluk-Adok membentuk status hukum yang memberikan hak dan kewajiban martabat, sementara Nemui-Nyimah dan Sakai-Sambayan menjamin legitimasi prosedural dan komunal. Secara antropologis, falsafah ini berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial-yuridis yang esensial. Dalam penyelesaian sengketa, Majelis Adat (Perwatin) memprioritaskan pemulihan martabat (Pesenggiri) yang tercemar, dan sanksi adat (Denda Piil) merupakan kompensasi yuridis-simbolis. Konsekuensi terberat, yakni pengucilan sosial (diskualifikasi adat), membuktikan bahwa Piil Pesenggiri memiliki daya paksa tertinggi dan merupakan fondasi konstitusi moral yang mengawal keabsahan dan keberlangsungan ikatan perkawinan adat di Lampung.
- References
-
Amin, M. A. (2020). Piil Pesenggiri sebagai Sumber Hukum Tidak Tertulis dalam Perkawinan Adat Pepadun. Jurnal Hukum Adat dan Budaya, 5(2), 110–125.
Basi, N. S. (2018). Piil Pesenggiri: Falsafah Hidup Masyarakat Lampung dalam Tinjauan Adat. Bandar Lampung: Penerbit Adat Nusantara.
Hadikusuma, H. (2014). Hukum Perkawinan Adat dan Pengaruhnya terhadap Unifikasi Hukum. Jakarta: Alumni.
Hasan, Z. (2025). Hukum Adat. Bandar Lampung: UBL Press, 38-48.
Hidayat, R. (2019). Tinjauan Yuridis-Antropologis terhadap Konsep Juluk-Adok dalam Status Hukum Perkawinan Adat Lampung. Jurnal Studi Adat Nusantara, 3(1), 45–60.
Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL). (2015). Ketetapan dan Sanksi Adat Perkawinan Masyarakat Lampung. (Dokumen Internal Adat).
Rizaldi, A., & Puspitasari, A. (2021). Peran Sakai Sambayan dalam Mempertahankan Kohesi Sosial Pasca-Perkawinan Adat Lampung. Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya, 8(1), 1–15.
Sihombing, E. H. (2017). Eksistensi Hukum Adat di Tengah Pluralisme Hukum Indonesia. Jakarta: Kencana.
Soekanto, S. (2015). Hukum Adat Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.
- Downloads
- Published
- 2025-10-29
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Altsa Abdul Muhsi, Asep Permana, Cepi Suhendi, Dhea Siddiqa, Kori Rahmani, Deden Najmudin, IMPLEMENTASI QANUN JINAYAH DI ACEH DALAM KERANGKA PLURALISME HUKUM NASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ilham Saputra, MAKNA FILOSOFIS DAN SIMBOLIS PADA TRADISI SEBAMBANGAN DI LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Riby Putra Pratama, Zainudin Hasan, PROSESI NAYUH DALAM PERKAWINAN ADAT LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Septi Widia Sari, Erna Dewi, Eko Raharjo, Maya Shafira, Mamanda Syahputra Ginting, FAKTOR PENGHAMBAT POLISI LALU LINTAS DALAM MENANGGULANGI PELANGGARAN SIM DI KOTA BANDAR LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- I Gusti Ngurah Kesa Janardana, PERLINDUNGAN HAK ANAK DALAM PERKAWINAN TIDAK TERCATAT DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jordhan Akbar Gumanti, Maya Shafira, Dona Raisa Monica, Ahmad Irzal Fardiansyah, Nikmah Rosidah, PERTIMBANGAN YURIDIS HAKIM DALAM PERKARA PENCABULAN TERHADAP ANAK YANG DILAKUKAN OLEH TENAGA PENDIDIK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Annisa Septiani, Nilai-Nilai Sosial Acara Adat Begawi pada Masyarakat Adat Lampung Pepadun , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Arjun Nugroho, Mario Yesaya Tambunan, Adillah Tiasto, Irnanto Panca Mei Darno, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENCIPTA ATAS PENGGUNAAN KARYA UNTUK KEPENTINGAN KOMERSIAL TANPA IZIN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mohammad Rama Arya Wijaya, PERLINDUNGAN HAK MASYARAKAT ADAT SEBAGAI KELOMPOK RENTAN DI INDONESIA BERDASARKAN PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Indah Bemita Aswan, Heni Siswanto, Dona Raisa Monica, Firganefi Firganefi, Fristia Berdian Tamza, MANIFESTASI KEADILAN SUBSTANTIF DALAM PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ANAK OLEH PELAKU ANAK (ANALISIS PUTUSAN NOMOR 23/PID.SUS-ANAK/2023/PT.TJK.) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.