Abstract
Selada Merah (Lactuca sativa L.) adalah produk pertanian yang banyak dikonsumsi dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Permintaan terhadap selada terus meningkat seiring pertumbuhan populasi dan peningkatan kesadaran gizi. Pentingnya meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian selada merah diungkapkan, dengan perhatian khusus pada perlakuan awal benih. Perendaman benih sebelum disemai dapat meningkatkan daya germinasi dan vigor tanaman. Zat pengatur tumbuh (ZPT) alami seperti air kelapa, bawang merah, dan lidah buaya terbukti efektif dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman. Air kelapa mengandung auksin dan sitokinin yang merangsang pertumbuhan, sedangkan bawang merah dan lidah buaya juga memiliki hormon yang memacu pertumbuhan akar dan memperkuat struktur tanaman. Dengan pendekatan ini, diharapkan produktivitas selada merah dapat meningkat, sehingga memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan jenis ZPT alami yang tepat pada setiap lama perendaman untuk pertumbuhan dan hasil selada merah. Kedua untuk mendapatkan jenis ZPT alami yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil selada merah. Ketiga untuk mendapatkan lama perendaman yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil selada merah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok pola faktorial. Ada dua faktor yang ditelitih, factor pertama yaitu ; Air kelapa, ektrak bawang merah dan ektrak lidah buaya. Faktor kedua yaitu lama perendaman terdiri dari 3 taraf yaitu 2 jam, 4 jam dan 6 jam, sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan yang diulangi tiga kali. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui respon terhadap perlakuan yang diberikan dilakukan analysis of variance dengan uji F (Fisher Test) pada selang kepercayaan 95%. Perlakuan yang berpengaruh nyata atau sangat nyata dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf α=5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ZPT alami yang terdapat pada ekstrak bawang merah memberikan respon pertumbuhan dan hasil selada merah terbaik terhadap parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, volume akar dan bobot segar per tanaman kecuali pengamatan luas daun. Lama perendaman yang memberikan respon pertumbuhan dan hasil selada merah yang baik hanya terdapat pada parameter pengamatan panjang daun umur 18 HST dengan lama perendaman 6 jam dan volume akar dengan lama perendaman 2 jam.
References
Anggia, F. (2011). Pengaruh Pemberian Beberapa Zat Pengatur Tumbuhan terhadap Pertumbuhan Setek Pucuk Jeruk Kacang (Citrus Nobilis L.). Universitas Andalas.
Anindyarasmi, D., Budiyanto, S., & Purbajanti, E. D. (2021). Respon Selada Merah (Lactuca sativa var. crispa) Akibat Perlakuan Daya Led (Light-Emitting Diode) Dan Posisi Tanaman pada Sistem Hidroponik Tower. Journal of Agro Complex, 5(1), 49–56.
Anwar, K., Rangga, M. F., Kifli, H., Ridha, I. M., Lestari, P. P., dan Wulandari, H. (2008). Kombinasi Limbah Pertanian dan Peternakan sebagai Alternatif Pembuatan Pupuk Organik Cair Melalui Proses Fermentasi Anaerob. Prosiding Seminar Nasional Teknoin, 95–100.
Budiono, D. P. (2004). Multiplikasi In Vitro Tunas Bawang Merah (Allium Ascalonicum L) pada Berbagai Taraf Konsentrasi Air Kelapa. Jurnal Agronomi, 8(2), 75–80.
Cahyono. (2005). Budidaya Tanaman Sayuran. Jakarta : Penebar Swadaya.
Darojat, M. K. (2014). Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman Ekstrak Bawang Merah (Allium cepa L.) Terhadap Viabilitas Benih Kakao (Theobroma cacao L.). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Dita, F. B. A., dan Koesriharti. (2020). Pengaruh Kombinasi Nutrisi AB Mix dan Pupuk Organik Cair Azolla terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) pada Hidroponik Sistem Sumbu (Wick system). Jurnal Produksi Tanaman, 8(9), 823–831.
Duaja, M. D. (2012). Pengaruh Bahan dan Dosis Kompos Cair terhadap Pertumbuhan Selada (Lactuca sativa.). Bioplantae, 1(1), 37–45.
Ekoungoulou, R., dan Mikouendanandi, E. B. R. M. (2020). Lettuce (Lactuca sativa L.) Production in Republic of Congo Using Hydroponic System. Open Access Library Journal, 7(5), 1–17. https://doi.org/10.4236/oalib.1106339
Emilda, E. (2020). Potensi Bahan-Bahan Hayati Sebagai Sumber Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Alami. Jurnal Agroristek, 3(2), 64–72.
Fajrin, F. M., Sesanti, R. N., Maulana, E., Sismanto, S., dan Hamiranti, R. (2023). Pengaruh Spektrum Cahaya dan Lama Perendaman Benih terhadap Pertumbuhan dan Hasil Microgreen Bunga Matahari (Helianthus annuus L.). Journal of Horticulture Production Technology, 1(1), 38–45.
Fidela, A. R., dan Yulianah, I. (2024). Pengaruh Pemberian Ekstrak Tauge terhadap Pertumbuhan dan Hasil Microgreens Selada (Lactuva Sativa L.) pada Media Tanam Berbeda. Jurnal Produksi Tanaman, 12(5), 295–304.
Fitriani, A., Hidayat, A., dan Nugroho, D. (2022). Pengaruh Ekstrak Bawang Merah terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.). Jurnal Agrotek, 15(2), 98–105.
Guritno, B., dan Sitompul, S. (1995). Analisis Pertumbuhan Tanaman. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.
Hakim, M. A. R., Sumarsono, S., dan Sutarno, S. (2019). Pertumbuhan dan Produksi dua Varietas Selada (Lactuca sativa L.) Pada Berbagai Tingkat Naungan dengan Metode Hidroponik. Journal of Agro Complex, 3(1), 15–23.
Hasibuan, K. (2018). Pengaruh Media Tanam dan ZPT Alami terhadap Pertumbuhan Stek Tanaman Jeruk Nipis. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Hidayanti, L., dan Kartika, T. (2019). Pengaruh Nutrisi AB Mix terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) Secara Hidroponik. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 16(2), 166–175.
Huda, N. (2020). Efektivitas Pupuk Organik Cair Cangkang Telur Ayam Boiler terhadap Pertumbuhan Selada (Lactuca sativa) Secara Hidroponik Sebagai Penunjang Praktikum Fisiologi Tumbuhan. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.
Indriana, D. S., Syam’un, E., dan Riadi, M. (2021). Pertumbuhan dan Produksi Biji Botani Bawang Merah (True Shallot Seed) yang diaplikasi Auksin dan Pupuk Organik Cair. Jurnal Agrivigor, 12(1), 55–64.
Kristina, N. N., dan Syahid, S. F. (2012). Pengaruh Air Kelapa terhadap Multiplikasi Tunas In Vitro, Produksi Rimpang, dan Kandungan Xanthorrhizol Temulawak di lapangan. Jurnal Littri, 18(3), 125–134.
Kurniati, F., Hartini, E., dan Solehudin, A. (2019). Effect of Type of Natural Substances Plant Growth Regulator on Nutmeg (Myristica Fragrans) Seedlings. Agrotechnology Research Journal, 3(1), 1–7.
Lawalata, I. J. (2011). Pemberian Beberapa Kombinasi ZPT terhadap Regenerasi Tanaman Gloxinia (Siningia speciosa) dari Eksplan Batang dan Daun Secara In Vitro. The Journal of Experimental Life Science, 1(2), 83–87.
Leovici, H., Kastono, D., dan Putra, E. T. S. (2014). Pengaruh Macam dan Konsenterasi Bahan Organik Sumber Zat Pengatur Tumbuh Alami terhadap Pertumbuhan Awal Tebu (Saccharum officinarum L.). Vegetalika, 3(1), 22–34.
Lubis, R. R., Kurniawan, T., dan Zuyasna, Z. (2018). Invigorasi Benih Tomat Kadaluarsa dengan Ekstrak Bawang Merah pada Berbagai Konsentrasi dan Lama Perendaman. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 3(4), 175–184.
Luklukyah, Z., Rahayu, T. P., dan Septian, M. H. (2021). Pengaruh Lama Perendaman Benih terhadap Pertumbuhan Sorghum Green Fodder Hidroponik. Prosiding Seminar Teknologi dan Agribisnis Peternakan VIII–Webinar: Peluang dan Tantangan Pengembangan Peternakan Terkini untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan, 24–25.
Mutryarny, E., dan Lidar, S. (2018). Respon Tanaman Pakcoy (Brassica rapa var.chinensis) Akibat Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Hormonik. Jurnal Ilmiah Pertanian, 14(2), 29–34.
Nofrizal, M. (2007). Pemberian Ekstrak Bawang Merah, Liquinox Start, NAA, Rootone-F untuk Aklimatisasi Stek Mini Pule Pandak (Rauvolfia serpentina Benth.) Hasil Kultur In Vitro. Institut Pertanian Bogor.
Novriani, N. (2014). Respon Tanaman Selada (Lactuca Sativa. L) terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Asal Sampah Organik Pasar. Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian, 9(2), 57–61.
Pamungkas, F. T., Darmanti, S., dan Raharjo, B. (2009). Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman dalam Supernatan Kultur Bacillus Sp. 2 Ducc-Br-K1. 3 terhadap Pertumbuhan Stek Horisontal Batang Jarak Pagar (Jatropha curcas L.). Jurnal Sains dan Matematika, 17(3), 131–140.
Primasari, M. (2019). Efek Terapi Gel Lidah Vuaya (Aloe Vera) dalam Penyembuhan Luka. Medicinus, 32(3), 46–49.
Putro, D. S. S., Talkah, A., dan Helilusiatiningsih, N. (2021). Pengaruh Macam ZPT Alami dan Lama Perendaman terhadap Pertumbuhan Awal Benih Semangka (Citrullus lanatus) Kadaluarsa Varietas Hibrida F1 (Redin). Tropicrops: Indonesian Journal of Tropical Crops, 4(1), 34–42.
Rahmawati, S., Yuliani, D., dan Pratama, H. (2023). Aplikasi Ekstrak Bawang Merah Sebagai Zat Pengatur Tumbuh Alami pada Tanaman Sayuran. Jurnal Hortikultura Indonesia, 12(1), 22–30.
Salisbury, F. B., dan Ross, C. W. (1995). Fisiologi Tumbuhan (2nd ed.). Bandung : ITB.
Santoso, B., dan Wijaya, R. (2021). Senyawa Bioaktif dalam Ekstrak Bawang Merah dan Peranannya dalam Meningkatkan Ketahanan Tanaman. Jurnal Biologi Terapan, 9(1), 45–53.
Setiawan, M. C. (2012). Kualitas Minuman Serbuk Instan Lidah Buaya (Aloe barbadensis miller) dengan Variasi Kadar Matodekstrin dan Suhu Pemanasan. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Sundahri. (1994). Efektivitas Gel Lidah Buaya terhadap Perakaran Stek Kumis Kucing. Universitas Jember.
Supriati, Y., dan Herliana, E. (2014). 15 Sayuran Organik dalam Pot. Jakarta : Penebar Swadaya.
Syariefa, E., Duryatmo, S., Angkasa, S., Aprianti, R. N., Raharjo, A. A., Rizkika, K., Rahimah, D. S., Titisari, A., Setyawan, B., Vebriansyah, R., Fadhilah, R., Nugroho, H., dan Awaluddin, M. (2015). Hidroponik Praktis : My Trubus Potential Business Hobi Ok, Bisnis Ok 500 m2= Omzet Rp 30 juta Tanpa Atap, Investasi Murah. Jakarta : PT Trubus Swadaya.
Tana, D. P., dan Bumbungan, H. (2017). Efektivitas Berbagai Jenis ZPT Alami terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Bibit Markisa Ungu (Passiflora edulis). AgroSainT UKI Toraja, 8(2), 98–102.
Triharyanto, E., Sulistyo, T. D., dan Kumalasari, F. (2021). Pengaruh Perendaman Zat Pengatur Tumbuh Alami pada Perkecambahan dan Pertumbuhan Bibit TSS Bawang Merah. Universitas Sebelas Maret.
Wirartri, N. (2005). Pengaruh Cara Pemberian Rootone F dan Jenis Stek Terhadap Induksi Akar Stek Gmelina (Gmelina Arborea Linm). Institut Pertanian Bogor.
Yelianti, U. (2011). Respon Tanaman Selada (Lactuca sativa) terhadap Pemberian Pupuk Hayati dengan Berbagai Agen Hayati. Biospecies, 4(2), 35–39.