Abstract
Pertumbuhan industri pangan fungsional di Indonesia menuntut perusahaan untuk menjaga dan meningkatkan mutu produk agar tetap mampu bersaing. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab utama kecacatan, khususnya kesalahan penempatan label pada produk minuman jahe berbasis jahe merah yang diproduksi PT FITS Mandiri. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan salah satu alat kendali mutu dari seven tools yaitu diagram sebab-akibat (fishbone diagram). Data dikumpulkan melalui wawancara dan pengamatan langsung pada proses produksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan label dipengaruhi oleh beberapa faktor, meliputi kurangnya ketelitian operator, tidak adanya prosedur pemeriksaan ganda, penggunaan alat pelabelan manual, serta kemiripan desain label. Temuan tersebut menegaskan perlunya penerapan pengendalian mutu yang lebih ketat melalui pembaruan SOP. pelatihan berkala, serta evaluasi rutin agar kesalahan serupa dapat diminimalkan. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas dan konsistensi proses produksi.
References
Fajrina FN, Yamit Z. 2022. Pengaruh inovasi produk, desain produk, dan kualitas produk terhadap keunggulan bersaing pada produk Maybelline di Yogyakarta. Jurnal Mahasiswa Bisnis & Manajemen, Universitas Islam Indonesia, Vol 1(2): 131-142. DOI: https://journal.uii.ac.id/selma/index
Saputra AS, Al Faritsy AZ. 2023. Analisis kualitas produk penyamakan kulit menggunakan seven tools. Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa, Vol 2(1): 8-15. DOI: http://dx.doi.org/10.28989/jumantara.v2i1.1430
Suwandi S, Tjahjadi B, Ardiyanto A. 2023. Innovation and firm performance in Indonesian companies: is management experience important?. Jurnal Akuntansi, Vol 14(2): 262-275. DOI: https://doi.org/10.26740/jaj.v14n2.p262-275
Zulaikha NF, Fuad F. 2023. How market competition can influence business strategies-induced real earnings management: An empirical evidence from Indonesia. Accounting Analysis Journal, Vol 12(1): 33-40. DOI: https://doi.org/10.14710/jaa.19.2.157-171