Penelitian ini membahas analisis performa sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) melalui serangkaian simulasi menggunakan perangkat lunak MATLAB. Fokus utama penelitian adalah mengkaji pengaruh variasi intensitas radiasi matahari dan perubahan suhu lingkungan terhadap karakteristik arus–tegangan (I–V) serta daya–tegangan (P–V) pada panel surya. Pada tahap awal, model panel surya dibangun berdasarkan parameter datasheet untuk memastikan simulasi mendekati kondisi nyata. Selanjutnya, pengujian dilakukan dengan memberikan variasi nilai radiasi dan suhu untuk mengetahui respons panel terhadap perubahan kondisi operasional. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan suhu menyebabkan penurunan daya maksimum (Pmax) akibat menurunnya tegangan keluaran panel, meskipun arus mengalami perubahan yang relatif kecil. Sebaliknya, peningkatan intensitas radiasi matahari memberikan pengaruh signifikan dalam menaikkan arus keluaran, sehingga menghasilkan daya keluaran yang lebih besar. Temuan ini menegaskan bahwa radiasi merupakan faktor dominan dalam meningkatkan performa panel surya, sementara suhu menjadi parameter pembatas yang dapat menurunkan efisiensi sistem. Secara keseluruhan, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perancangan dan optimasi sistem PLTS agar lebih efisien dan adaptif terhadap kondisi lingkungan. Selain itu, penggunaan simulasi MATLAB memungkinkan proses analisis dilakukan tanpa memerlukan pengujian langsung di lapangan, sehingga lebih hemat waktu, biaya, dan risiko operasional. Penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi studi lanjutan terkait pemodelan dan kontrol sistem energi terbarukan.
This study discusses the performance analysis of a Solar Power Plant (PLTS) system through a series of simulations conducted using MATLAB software. The main focus of the research is to examine the effects of varying solar radiation intensity and ambient temperature on the current–voltage (I–V) and power–voltage (P–V) characteristics of a photovoltaic panel. In the initial stage, the solar panel model was constructed based on datasheet parameters to ensure that the simulation results closely represent real operating conditions. The analysis was then carried out by applying different radiation and temperature values to observe the panel’s response to changing environmental conditions. The simulation results indicate that an increase in temperature leads to a reduction in the maximum power (Pmax) due to a decrease in the panel’s output voltage, even though the current experiences only minor changes. In contrast, higher solar radiation intensity significantly increases the output current, resulting in greater power generation. These findings confirm that radiation intensity is the dominant factor in enhancing photovoltaic performance, whereas temperature acts as a limiting parameter that can reduce system efficiency. Overall, this research is expected to serve as a reference for designing and optimizing more efficient solar power systems that can adapt to varying environmental conditions. Additionally, the use of MATLAB simulations enables performance evaluation without the need for direct field testing, making the process more time-efficient, cost-effective, and safer. The study also provides a foundation for future research related to modeling and controlling renewable energy systems.
You may also start an advanced similarity search for this article.