Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Volume 10, No. 7Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

Published December 1, 2025

Issue description

Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek adalah Jurnal ilmiah berisikan tentang multidisplin ilmu Sains dan Teknologi Industri diterbitkan oleh Institute Cahaya Ilmu Bangsa Jurnal ini diterbitkan tiap bulan. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek bertujuan menerbitkan makalah-makalah berkualitas tinggi di bidang Sains dan Teknologi Industri yang direview oleh beberapa orang reviewer di bidang Sains, Teknologi, Komunikasi dan Industri yang diterbitkan oleh Cahaya Ilmu Bangsa. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek menerima makalah yang merupakan hasil pemikiran original dan kontribusi yang signifikan yang belum pernah diterbitkan sebelumnya. Jurnal ini diterbitkan untuk disiplin ilmu sains dan teknologi industri

Articles

  1. PENGEMBANGAN SISTEM REKOMENDASI BUKU UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA DENGAN PENDEKATAN HYBRID FILTERING

    Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong penerapan sistem rekomendasi dalam berbagai bidang, termasuk dunia literasi dan perpustakaan digital. Sistem rekomendasi berperan penting dalam membantu pengguna menemukan buku yang relevan dengan minat dan kebutuhannya secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi sistem rekomendasi buku berbasis algoritma Hybrid Filtering yang menggabungkan metode Content-Based Filtering dan Collaborative Filtering. Metode ini dirancang untuk meningkatkan akurasi dan relevansi rekomendasi dibandingkan dengan penggunaan salah satu metode secara tunggal. Dalam era digital yang semakin berkembang, kebutuhan akan sistem rekomendasi yang akurat dan personal menjadi sangat penting, terutama dalam konteks perpustakaan digital dan toko buku daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem rekomendasi buku menggunakan pendekatan collaborative filtering, yang memanfaatkan data interaksi pengguna untuk memberikan saran buku yang sesuai dengan preferensi mereka. Metode user-based collaborative filtering digunakan dalam sistem ini dengan menghitung kemiripan antar pengguna berdasarkan riwayat penilaian mereka terhadap buku.

  2. KLASIFIKASI EFEKTIVITAS FUNGSIONAL KEPUASAN PENGGUNA MRT GEN Z DENGAN METODE DATA MINING ALGOROTMA C4.5

    MRT atau Mass Rapid Transit merupakan transportasi umum yang dirancang untuk pengangkut penumpang dalam jumlah besar dengan kecepatan tinggi. Dalam peningkatan pemanfaatan transportasi umum modern seperti MRT di kalangan Gen Z, maka dilakukan evaluasi terhadap efektivitas operasional layanan ini. Efektivitas fungsional berkaitan dengan seberapa baik MRT dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kepuasan pengguna MRT pada Gen Z menggunakan metode data mining yang mengaplikasikan algoritma C4.5. Faktor-faktor yang dianalisis meliputi kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu. Data dihimpun melalui penyebaran kuesioner kepada kalangan Gen Z, serta meggunakan 100 responden yang dijadikan sebagai sample penelitian dan diolah dengan menggunakan alat RapidMiner. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa model klasifikasi yang dikembangkan mampu mencapai tingkat akurasi sebesar 97%, yang mengindikasikan efektivitas algoritma C4.5 dalam mengelompokkan tingkat kepuasan pengguna. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan metode data mining dengan algoritma C4.5 berhasil mengklasifikasikan tingkat kepuasan pengguna MRT dari kelompok Gen Z secara efektif. Struktur decision tree yang dihasilkan menunjukkan bahwa ketepatan waktu adalah faktor utama dalam menentukan kepuasan pengguna MRT.

  3. ANALISIS KOMPARATIF CLUSTER POLA GAJI-USIA DI TIGA SEKTOR KUNCI EKONOMI (PENJUALAN, JASA, DAN PERTANIAN) MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS

    This study aims to analyze and compare the relationship between wages and age in three main economic sectors, namely the Sales, Services, and Agriculture, Forestry, Hunting, and Fisheries (PKPP) sectors. The main focus of this study is the wage level and age group of workers in each sector, with the hope of identifying the characteristics of worker groups that reflect economic and demographic trends in the workforce. To analyze the data, the method used is clustering with the K-Means algorithm run through RapidMiner software. The data source is taken from the Central Statistics Agency (BPS) in 2025, namely datasets taken in February 2024 and February 2025 containing the average wages or net salaries per month for laborers, employees, and staff based on age groups and main types of work. The results show the existence of three main clusters, namely: Cluster 0: Group of workers of all ages with high salaries, Cluster 1: Group of workers of productive age with low salaries, Cluster 2: Group of young and senior workers with middle salaries. This analysis provides a comparative overview of the distribution of workers' welfare across various sectors and can serve as a basis for formulating data-based employment policies

  4. PENGEMBANGAN APLIKASI MOBILE MOODCAFE DENGAN REKOMENDASI MENU BERBASIS MOOD DAN GAMIFIKASI LOYALTY PROGRAM

    The food and beverage (F&B) industry faces challenges in providing a personalized ordering experience and effectively building customer loyalty. This study aims to develop the MoodCafe mobile application, which implements a menu recommendation system based on user mood with Firebase integration and a gamified loyalty program. The application was developed using the Flutter framework with MVVM architecture and Provider as state management. The recommendation system allows users to choose from five mood categories (Happy, Sad, Tired, Romantic, Chill), which are then curated with appropriate menus. Firebase Authentication is used for user management, and Cloud Firestore is used for real-time data storage. The gamified loyalty program feature awards reward points for purchases of at least Rp 50,000, which can be redeemed for vouchers. Black-box testing results show that all application functions operate according to specifications, with a user satisfaction rate of 87% based on a survey of 30 respondents. This application contributes to the personalization of digital services in the F&B industry through an emotion-based recommendation system approach.

    Keywords: firebase, flutter, mobile application, mood-based recommendation, loyalty program

  5. APLIKASI MOBILE BA PASIAR UNTUK EKSPLORASI HOMESTAY, APARTEMEN, DAN HOTEL BERBASIS FLUTTER DAN FIREBASE

    The rapid growth of tourism industry has created significant demand for efficient accommodation search and booking systems. This research addresses the challenge of accommodation exploration through the development of Ba Pasiar, a cross-platform mobile application built with Flutter framework and Firebase backend. Current accommodation search methods often lack immersive visual presentation and efficient communication channels between potential tenants and property owners. Ba Pasiar integrates immersive visual design with responsive search and filtering functionality for homestays, apartments, and hotels. The application implements category-based filtering through intuitive chip buttons, detailed property listings with high-quality imagery, instant WhatsApp communication integration, and Firebase Firestore for real-time data management. The system architecture leverages Flutter's widget capabilities for smooth scrolling performance and Firebase Storage for optimized media loading. Testing results demonstrate successful implementation of all core features including property browsing, category filtering, and direct WhatsApp communication with pre-formatted messages. The application successfully shortens the conversion funnel from interest to actual communication, providing users with an efficient, visually appealing platform for finding their ideal accommodation. This research contributes to mobile application development knowledge using Flutter framework, particularly in tourism and hospitality domain, offering a user-centric solution that combines data-driven design with optimal user experience.

     

    Key words: accommodation reservation; cross-platform application; Firebase; Flutter framework; immersive design; tourism technology

  6. ANALISIS KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP TRANSPORTASI PUBLIK JAKARTA KHUSUSNYA PADA TRANSPORTASI MIKROTRANS ATAU JAK LINGKO PADA RUTE BLOK M-LEBAK BULUS

    The Mikrotrans Bus is a public transportation mode operating under the JakLingko integrated system, playing a significant role in supporting the mobility of the community in DKI Jakarta at an affordable cost. This research aims to analyze the level of passenger satisfaction with the Mikrotrans Bus service, considering factors such as comfort and service quality.The research methodology employed is a quantitative survey conducted through the distribution of questionnaires to respondents who are active Mikrotrans Bus users. The collected data encompasses demographic variables (gender, age, education, and occupation). The data was pre-tested before being analyzed using the C4.5 Algorithm (Decision Tree) method. Primary data was obtained via questionnaires distributed to 100 JakLingko user respondents through an accidental sampling technique.This analysis is expected to provide further insights into transportation preferences in Jakarta and offer appropriate policy recommendations for the government and transportation service providers to enhance public transport utilization. Furthermore, the findings may help demonstrate how passenger satisfaction varies based on age and frequency of use

  7. Dampak Etika Komunikasi di Media Sosial terhadap Polarisasi Publik: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis ( Systematic Literature Review)

    This study aims to map the specific mechanisms by which 
    violations of communication ethics on social media contribute to 
    public polarization, a major challenge to social cohesion in the 
    21st century. The research employs a Systematic Literature 
    Review (SLR) method based on library research. The analysis 
    process was carried out systematically by collecting articles from 
    the Google database using the keywords “communication ethics” 
    and “social media.” The review revealed two main findings. First, 
    ethical violations such as hate speech, dehumanization, and the 
    spread of misinformation serve as key catalysts that significantly 
    increase affective polarization (intergroup hostility) by triggering 
    negative emotions and creating a fragmented reality. Second, the 
    literature consistently identifies digital ethics education as the 
    primary solution. It is concluded that social media functions as a 
    “public space” where unethical behavior directly impacts social 
    division. Therefore, the implementation of practical ethical 
    guidelines is necessary, both through formal education (courtesy, 
    privacy awareness) and value-based education, to foster “wise 
    learning” and responsible behavior among users 

  8. ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM REKOMENDASI DALANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM REKOMENDASI DALAM MENINGKATKAN PENJUALANAM MENINGKATKAN PENJUALAN

    Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam strategi pemasaran dan penjualan. Salah satu inovasi yang berperan besar dalam peningkatan penjualan e-commerce adalah sistem rekomendasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem rekomendasi dalam meningkatkan penjualan menggunakan data simulasi sederhana. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis perbandingan penjualan sebelum dan sesudah penerapan sistem rekomendasi. Berdasarkan hasil analisis data simulasi selama enam bulan, diketahui bahwa terjadi peningkatan penjualan sebesar 21,8% setelah penerapan sistem rekomendasi. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem rekomendasi mampu membantu meningkatkan konversi penjualan dan loyalitas pelanggan.

  9. KAJIAN SISTEMATIK PENGGUNAAN METODE SAW DAN TOPSIS PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN LOKASI: STUDI KONTEKS REKOMENDASI TEMPAT MAGANG

    This study presents a Systematic Literature Review (SLR) to examine the implementation of Simple Additive Weighting (SAW) and Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) in Decision Support Systems (DSS) for location-based recommendations, particularly in the context of internship placement. The review covers 15 selected scientific publications retrieved from Google Scholar within the publication period of 2019–2025. Article selection followed PRISMA procedures and was evaluated using three Research Questions (RQ) to assess the relevance of method, publication year, and domain suitability. The findings indicate that TOPSIS is more widely utilized than SAW, especially in studies related to business and commercial site selection, followed by housing and institutional placement domains. These domains exhibit strong contextual relevance to internship placement decision-making. Furthermore, both methods demonstrate flexibility and robustness in multi-criteria evaluation and ranking processes. This study provides a clear mapping of research trends, methodological dominance, and implementation areas, serving as a reference for the development of future DSS in internship recommendation systems.

  10. MODEL INFRASTRUKTUR TI BERBASIS CLOUD-NATIVE UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING E-COMMERCE

    The competitive advantage of the e-commerce sector in today's digitally changing world is determined by an adaptable, robust, and efficient information technology infrastructure (Lintasarta, n.d.; Radar Sukabumi, n.d.). This study aims to model an IT infrastructure using a cloud-native approach and analyze its impact on a company's operational capabilities and competitiveness. The methods used include a systematic literature review and comparative empirical analysis, focusing on case studies of regional e-commerce implementations and the DORA (DevOps Research and Assessment) metric as a numerical performance benchmark. The results show that the use of cloud-native, supported by a microservices architecture, Kubernetes (K8s) orchestration, and DevOps principles, provides two important benefits: flexibility in managing operational costs (as evidenced by the ability to reduce the number of servers by up to 30 times to optimize operational expenses) and accelerated product launch time (TTM) (reinforced by an increase in site speed of up to 46% and an MTTR of under one hour). The research conclusion states that the cloud-native model is a strategic need that can transform market instability into an opportunity to gain competitive advantage through increased budget efficiency, system failure risk management, and accelerated continuous innovation.

  11. PERANCANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PENGENALAN ORGAN TUBUH MANUSIA UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR

    Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan aplikasi multimedia interaktif berbasis web sebagai media pembelajaran pengenalan organ tubuh manusia bagi siswa sekolah dasar. Pembelajaran sains mengenai organ dalam tubuh sering kali bersifat abstrak dan masih mengandalkan media statis, sehingga menyulitkan pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang dibatasi hingga tahap Assembly. Tahapan yang dilakukan meliputi Concept (analisis kebutuhan), Design (perancangan antarmuka dan alur), Material Collecting (pengumpulan aset multimodal), dan Assembly (implementasi prototipe). Hasil dari penelitian ini adalah prototipe aplikasi berbasis web yang menyajikan enam organ tubuh utama dengan mengintegrasikan ilustrasi visual, teks penjelasan sederhana, dan narasi audio (Text-to-Speech). Desain ini menekankan pada interaksi multimodal dan prinsip Cognitive Theory of Multimedia Learning (CTML) untuk mendukung proses belajar multisaluran siswa. Prototipe yang dihasilkan diharapkan menjadi solusi pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan menarik bagi siswa sekolah dasar.

  12. ANALISIS PERAN INFRASTRUKTUR TI DALAM PENGEMBANGAN TRANSPORTASI CERDAS (SMART MOBILITY)

    Smart mobility development in Indonesia is increasingly dependent on information technology infrastructure as the foundation for urban transformation. This journal analyzes the role of such infrastructure in promoting smart mobility as part of a smart city strategy. The study covers technologies such as the Internet of Things, cloud computing, network connectivity, and real-time data management systems applied to traffic management, public transportation, and mobility applications. The methodology employs a qualitative descriptive approach through a systematic literature review. The results indicate that information technology infrastructure serves as a primary driver, yet implementation is hindered by data fragmentation, low system interoperability, and weak inter-institutional coordination. Success is also highly determined by data openness and private sector involvement. The article concludes that smart mobility must be developed as an integrated component of the smart city ecosystem, rather than as a standalone technical solution. A holistic approach is required, combining the strengthening of digital infrastructure, policy harmonization, and transparent, sustainable data governance.

  13. PENDEKATAN INPUT–PROSES–OUTPUT DAN PENGENDALIAN MUTU PRODUK SAMBAL DAGING KELINCI “TERWELU”

    Produk olahan berbasis daging kelinci memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena kandungan proteinnya tinggi dan rendah lemak, tetapi pemanfaatannya di Indonesia masih terbatas. Inovasi Sambal Daging Kelinci “Terwelu” yang dikembangkan di Science Techno Park (STP) IPB menjadi salah satu upaya diversifikasi pangan yang bernilai ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pengendalian mutu pada proses produksi sambal kelinci dengan pendekatan Input–Process–Output (IPO) serta mengidentifikasi sumber utama penyimpangan mutu menggunakan Fishbone Diagram. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor dominan penyebab variasi mutu produk berasal dari aspek manusia dan metode, terutama kurangnya pelatihan teknis, belum adanya SOP yang baku, serta penggunaan peralatan manual tanpa pengatur suhu. Upaya perbaikan dilakukan melalui pelatihan operator, penyusunan SOP produksi, serta peningkatan kontrol proses secara berkelanjutan. Penerapan analisis Fishbone terbukti membantu mengidentifikasi akar permasalahan mutu secara sistematis, sehingga dapat menjadi dasar peningkatan kualitas dan konsistensi produk sambal kelinci di masa mendatang.

  14. ARUS BIRU: RANCANG BANGUN GAME EDUKASI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS 14 UNTUK LITERASI SAMPAH LAUT MENGGUNAKAN MODEL MULTIMEDIA DEVELOPMENT LIFE CYCLE

    Marine debris pollution threatens ecosystems and contradicts Sustainable Development Goal (SDG) 14. Conventional education is considered insufficiently interactive. This study aims to design an educational game called “Arus Biru” (Blue Current) to increase literacy and awareness of the dangers of marine debris. Using the Research and Development (R&D) method with the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) model, this 2D game was developed based on HTML5 Canvas. Black-box functionality testing and user testing on 15 respondents  have been conducted. The results show that the game's functionality works well and received an excellent response in terms of engagement (score of 4.6/5) and educational understanding (score of 4.4/5). “Arus Biru” has proven to be an effective edutainment medium for environmental literacy.

  15. ANALISIS PEMUATAN CLINCER TERHADAP LOADING RATE DI PELABUHAN KHUSUS PT. SEMEN INDONESIA TUBAN

    Tugas akhir yang berjudul "Analisis Pemuatan Clinker Terhadap Loading Rate di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban" ini, bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi dan efektivitas operasi pemuatan klinker di pelabuhan khusus tersebut. Penelitian ini berfokus pada tiga tujuan utama: Menentukan laju pemuatan klinker untuk dua kapal yang berbeda, Menganalisis dampak waktu tunggu truk terhadap produktivitas pemuatan, Menilai biaya yang terkait dengan penyandaran kapal selama proses pemuatan. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan data yang dikumpulkan dari observasi langsung dan sumber sekunder terkait kinerja operasional pelabuhan. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi tingkat pemuatan antar bulan, dengan perbedaan produktivitas yang signifikan terkait dengan kinerja peralatan dan penundaan operasional. Temuan ini menyoroti pentingnya pengoptimalan proses pemuatan dan pemeliharaan peralatan untuk meningkatkan efisiensi secara keseluruhan. Rekomendasi yang dapat diberikan yaitu: Peningkatan peralatan bongkar muat, Peningkatan pelatihan tenaga kerja, Perampingan prosedur operasional untuk mengurangi biaya dan meningkatkan kualitas layanan. Hasil dari Analisis Kinerja Pelabuhan Khusus PT. Semen Indonesia Tuban berdasarkan beberapa nilai Loading Rate terhadap kapal A dan kapal B saat pemuatan clinker dengan rata-rata paling tinggi pada bulan Oktober pada kapal A dengan rata-raa 26,799%. Berdasarkan Q/P/D terhadap pengaruh waktu tunggu truk saat melaksanakan proses pemuatan jumlah paling banyak pada bulan September pada trip ke-1 berjumlah 44,780% , dengan jumlah truk 1,193% dan HCT crane waktu tunggu truk yaitu dengan waktu rata-rata 1.90%. Besar Biaya Penyanadaran Kapal Saat Proses Pemuatan Clinker dengan biaya paling tinggi yakni pada bulan September pada trip ke-4 dengan jumlah biaya Rp 123.373.242 degan biaya muat Rp 688.704.000.

  16. SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN NILAI SISWA BERBASIS WEB DENGAN MENGGUNAKAN PEMODELAN UML (STUDI KASUS : SD NEGERI 173677 JANJI MATOGU)

    Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi pengolahan nilai siswa berbasis web di SD Negeri 173677 Janji Matogu guna meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data nilai. Sistem ini dirancang menggunakan pemodelan Unified Modeling Languange (UML) agar proses pengembangan lebih terstrukru dan terdokumentasi dengan baik.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mempermudah proses input, pengolahan, dan pelaporan nilai, serta mengurangi kesalahan pencatatan dibandingkan sistem manual. Sistem ini juga mempercepat proses rekapitulasi dan memudahkan pencarian data nilai siswa, sehingga mendukung digitalisasi administrasi akademik disekolah.

  17. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN DOSEN PEMBIMBING SKRIPSI DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING PADA UNIVERSITAS MANDIRI BINA PRESTASI

    Proses pemilihan dosen pembimbing skripsi di Program Studi Sistem Informasi Universitas Mandiri Bina Prestasi masih dilakukan secara manual oleh pihak akademik, sehingga membutuhkan waktu yang lama. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini dilakukan dengan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW).Sistem ini dirancang untuk memberikan rekomendasi dosen pembimbing dengan nilai terbaik berdasarkan hasil perhitungan terhadap kriteria yang telah ditentukan. Kriteria yang digunakan meliputi jabatan fungsional, kuota bimbingan, rumpun ilmu, skor SINTA, dan jabatan struktural. Setiap kriteria memiliki bobot yang dihitung menggunakan metode SAW untuk memperoleh nilai preferensi dari masing-masing dosen. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa dosen dengan nilai preferensi tertinggi adalah Wanra Tarigan (0,89), diikuti oleh Tulus Pramita Sihaloho (0,80), Makmur Hasibuan (0,67), dan Muhammad Lukman Hakim (0,63). Sistem ini mampu memberikan rekomendasi yang objektif dan terukur, sehingga membantu pihak akademik dalam menentukan dosen pembimbing yang paling sesuai bagi mahasiswa. Dengan demikian, sistem yang dibangun dapat meningkatkan efisiensi, objektivitas, dan keadilan dalam proses akademik di Universitas Mandiri Bina Prestasi.

  18. SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB DENGAN MENGGUNAKAN METODE WATERFALL (STUDI KASUS : UPT SDN 066056)

    Penelitian  ini  bertujuan  untuk  merancang  dan  membangun  Sistem  Informasi Perpustakaan berbasis web dengan menggunakan metode Waterfall pada UPT SDN 066056. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan pengelolaan perpustakaan yang masih dilakukukan secara manual, sehingga menimbulkan ketidakteraturan dalam pencatatan, kesalahan dalam pengelolaan data, serta keterlambatan dalam proses peminjaman dan pengembalian buku. Metode Waterfall dipilih karena memberikan tahapan pengembangan yang sistematis, dimulai dari analisis yang terstruktur dan terdukumentasidengan bail. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokementasi; pembuatan basis data dan antarmuka; serta implementasi berbasis web menggunakan PHP dan MySQL. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan perpustakaan ke dalam satu platform digital. Dengan adanya sistem ini, proses pengelolaan menjadi lebih efisien, transparan, serta mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan di UPT SDN 066056.

  19. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMA BEASISWA KURANG MAMPU DENGANMETODE SAW PADA UNIVERSITAS MANDIRI BINA PRESTASI

    Sistem Pendukung Keputusan Penerima Beasiswa Kurang Mampu dengan Metode SAW pada Universitas Mandiri Bina Prestasi bertujuan untuk menyeleksi penerima beasiswa kurang mampu secara lebih objektif, transparan, dan efisien. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) yang mampu memberikan hasil perhitungan akurat berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Kriteria yang digunakan dalam sistem ini mencakup kondisi ekonomi, prestasi akademik, dan keaktifan mahasiswa. Metode SAW bekerja dengan melakukan normalisasi nilai dari setiap kriteria dan mengalikannya dengan bobot yang telah ditetapkan, sehingga menghasilkan nilai akhir yang menjadi dasar perankingan mahasiswa.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa SPK yang dibuat berhasil meningkatkan kecepatan dan ketepatan proses seleksi. Sistem ini dirancang dengan antarmuka yang mudah digunakan dan mampu menyajikan hasil perhitungan serta peringkat akhir secara otomatis. Dengan demikian, sistem ini membantu Universitas Mandiri Bina Prestasi dalam mengambil keputusan yang lebih adil dan efisien, memastikan beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang benar-benar membutuhkan.

  20. SISTEM REKOMENDASI MUSIK BERBASIS ANDROID

    Penelitian ini mengembangkan sistem rekomendasi musik berbasis Android yang dirancang untuk memberikan rekomendasi lagu secara personal dan kontekstual. Dapat mengatasi permasalahan kelebihan informasi pada platform streaming musik. Metode penelitian menggabungkan algoritma Natural Language Processing (NLP), CART (Classification And Regression Trees) , Random Forest, dan Upper Confidence Bound (UCB), serta mengintegrasikan faktor konteks pengguna seperti lokasi dan waktu. Pengujian menggunakan black box testing dan System Usability Scale (SUS) menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi relevan dengan skor usability 80/100. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan sistem rekomendasi musik yang lebih adaptif dan personal.

  21. TINJAUAN SEMANTIK TENTANG PENERAPAN ANALISIS SEMANTIK DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSA

    Pengembangan sistem pendukung keputusan menghadapi tantangan besarnya volume literatur dan kompleksitas hubungan konsep, sehingga diperlukan pendekatan analisis makna yang lebih dalam. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan tinjauan literatur berbasis semantik dalam pengembangan sistem pendukung keputusan serta membandingkan performanya dengan tinjauan literatur tradisional. Metode yang digunakan mencakup penelusuran dan seleksi literatur dari tahun 2020 hingga 2025, pemrosesan teks berbasis analisis makna, serta penyusunan peta pengetahuan untuk mengidentifikasi pola, hubungan konsep, dan kesenjangan penelitian. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pemetaan makna dan struktur pengetahuan yang memungkinkan identifikasi konteks dan relasi konsep secara otomatis. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan semantik memberikan peningkatan efektivitas dalam hal ketepatan, kelengkapan, dan kecepatan analisis dibandingkan metode manual. Selain itu, sejumlah tantangan teridentifikasi, seperti keterjelasan model, integrasi data, dan kebutuhan komputasi yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan pendekatan semantik dapat meningkatkan kualitas analisis literatur dan mendukung pengembangan sistem pendukung keputusan yang lebih adaptif. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi implementasi arsitektur analisis makna pada berbagai sektor, termasuk pemerintahan dan kesehatan.

  22. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB MENGGUNKAN METODE WATERFALL STUDI KASUS SMK NEGERI 1 KABANJAHE

    Perkembangan teknologi informasi yang pesat mendorong berbagai institusi pendidikan untuk melakukan digitalisasi dalam pengelolaan data dan penyampaian informasi akademik. SMK Negeri 1 Kabanjahe, sebagai sekolah dengan jumlah siswa yang cukup besar, masih menghadapi kendala dalam proses pengelolaan data akademik yang sebagian dilakukan secara manual. Kondisi ini menimbulkan berbagai permasalahan seperti kesalahan pencatatan, keterlambatan penyampaian informasi, serta kurangnya integrasi antardata. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem informasi akademik berbasis web yang mampu menyediakan informasi secara cepat, akurat, dan dapat diakses oleh seluruh elemen sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Akademik berbasis web dengan menggunakan metode Waterfall. Metode ini dipilih karena memiliki tahapan yang terstruktur mulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, hingga pengujian. Sistem yang dikembangkan mencakup pengelolaan data siswa, guru, mata pelajaran, kelas, serta nilai secara terintegrasi. Selain itu, sistem ini dirancang agar dapat diakses melalui jaringan internet sehingga memudahkan guru, siswa, dan pihak sekolah dalam memperoleh informasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data akademik dan mengurangi kesalahan administrasi. Sistem juga memberikan kemudahan dalam penyajian informasi secara real-time serta mendukung transparansi data antara sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Dengan demikian, implementasi Sistem Informasi Akademik berbasis web ini mampu mendukung proses administrasi dan pembelajaran yang lebih modern dan efektif.

  23. SISTEM INFORMASI PENENTUAN SISWA BERPRESTASI MENGGUNAKAN METODE WATERFALL (STUDI KASUS: SD YAYASAN GAJAH MADA)

    Proses penentuan siswa berprestasi di SD Yayasan Gajah Mada masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan kendala dalam hal efektivitas, ketepatan, dan transparansi. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahan penilaian serta keterlambatan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Penentuan Siswa Berprestasi yang dapat mempermudah pihak sekolah dalam melakukan proses seleksi secara objektif dan akurat. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Kriteria penilaian meliputi nilai mata pelajaran, kehadiran, keterampilan, dan ekstrakurikuler. Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan database MySQL, serta diuji menggunakan Black Box Testing. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem dapat mengelola data siswa, menghitung nilai akhir, menentukan peringkat, dan menghasilkan laporan siswa berprestasi secara otomatis. Dengan adanya sistem ini, proses penilaian menjadi lebih cepat, akurat, objektif, serta meningkatkan transparansi dalam pengambilan keputusan di sekolah.

  24. DARI LABORATORIUM KE INDUSTRI: PELUANG, TANTANGAN, DAN STRATEGI IMPLEMENTASI SUBSTITUSI SAYURAN DAUN PADA BAKSO AYAM

    Substitusi sayuran daun pada bakso ayam menawarkan peluang untuk meningkatkan nilai gizi, aktivitas antioksidan, dan kualitas sensoris produk. Kajian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap penelitian 2020-2025 yang melibatkan kelor, bayam merah, bayam hijau, kemangi, kelakai, dan daun ketumbar panjang. Hasil analisis menunjukkan bahwa dosis optimal 1–20% mampu menurunkan cooking loss, memperbaiki warna dan aroma, serta meningkatkan protein dan serat, meskipun tetap dipengaruhi jenis bahan dan bentuk pengolahan. Tantangan utama dalam implementasi industri meliputi ketidakstabilan pigmen alami, variasi mutu bahan baku, dan konsistensi proses. Strategi penerapan yang realistis mencakup penguatan rantai pasok lokal, inovasi produk, serta standardisasi formulasi dan kontrol mutu. Secara keseluruhan, sayuran daun memiliki potensi besar sebagai bahan fungsional untuk pengembangan bakso ayam sehat berbasis pendekatan clean label.

  25. PENGEMBANGAN SISTEM REKOMENDASI TEKNOLOGI KESEHATAN

             Kemajuan teknologi kesehatan berkembang pesat seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang cepat, akurat, dan personal. Banyaknya pilihan perangkat teknologi kesehatan menyebabkan tenaga medis dan institusi kesulitan dalam menentukan teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan klinis dan efisiensi biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem rekomendasi teknologi kesehatan berbasis web yang mampu memberikan saran perangkat atau inovasi kesehatan berdasarkan data kebutuhan pengguna.

             Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Waterfall serta implementasi algoritma Content-Based Filtering dan Collaborative Filtering. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat akurasi rekomendasi sebesar 89%, dengan waktu respon rata-rata 2,3 detik. Sistem ini diharapkan dapat menjadi alat bantu pengambil keputusan bagi rumah sakit dan tenaga medis dalam memilih teknologi kesehatan yang tepat guna, efisien, dan berbasis data. Menyajikan pengembangan sistem berbasis web untuk mempercepat proses pengajuan dan sertifikasi kalibrasi alat kesehatan di UPT Kalibrasi Dinkes Malang. Metode: SDLC Waterfall. Hasil pengujian: validasi 100%, efisiensi waktu 99,9%, dan tingkat kepuasan pengguna 87,5%.

  26. REVOLUSI INDUSTRI DARI MASA KE MASA

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan revolusi industri dari fase 1.0 hingga 5.0 serta dampaknya terhadap transformasi sektor otomotif sebagai studi kasus utama. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui analisis pustaka dan studi kasus, penelitian ini mengkaji bagaimana setiap fase revolusi industri membawa perubahan teknologi yang secara langsung memengaruhi proses produksi, model kendaraan, dan pengalaman berkendara masyarakat. Hasil analisis menunjukkan bahwa industri otomotif merupakan sektor yang paling mencerminkan perkembangan teknologi revolusi industri, mulai dari mekanisasi tenaga uap, elektrifikasi dan produksi massal, digitalisasi berbasis komputer, integrasi teknologi siber, hingga kolaborasi manusia-teknologi pada era smart-society. Penelitian ini menegaskan bahwa Revolusi Industri 5.0 menghadirkan paradigma baru yang berfokus pada nilai kemanusiaan, keberlanjutan, dan inklusivitas, sehingga sektor otomotif berkembang tidak hanya dari sisi efisiensi produksi, tetapi juga dari sisi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Studi ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai hubungan antara evolusi teknologi industri dan kebutuhan manusia dalam menciptakan masa depan mobilitas yang lebih cerdas dan berkelanjutan.

     

  27. DAMPAK MARINASI DENGAN REMPAH TRADISIONAL TERHADAP KOMPOSISI NUTRISI DAN KARAKTERISTIK SENSORIK FRIED CHICKEN

    Mengevaluasi dampak marinasi dengan rempah tradisional seperti bawang putih, jahe, ketumbar, kunyit, dan lengkuas terhadap komposisi nutrisi serta karakteristik sensorik fried chicken dari ayam broiler. Daging ayam dimarinasi selama 2-4 jam dengan campuran rempah (5-10%) sebelum digoreng pada suhu 170-180°C, dianalisis untuk kadar protein, lemak, air, pH, serta uji sensorik (skala hedonic 1-9) oleh 30 panelis terlatih. Hasil menunjukkan marinasi meningkatkan kadar protein (22,5-24,1%) dan menurunkan kadar lemak (15,2-13,8%) dibandingkan kontrol, berkat enzim proteolitik rempah yang memecah serat daging dan meningkatkan retensi nutrisi, sementara pH turun menjadi 5,8-6,2 untuk kestabilan mikrobiologis. Karakteristik sensorik fried chicken hasil marinasi mencapai skor tertinggi pada aroma (8,2), rasa (8,5), tekstur renyah (8,1), dan penerimaan umum (8,4), lebih unggul daripada tanpa marinasi karena minyak atsiri rempah menambah keharuman dan kelembutan. Secara keseluruhan, marinasi rempah tradisional meningkatkan nilai gizi, daya tarik sensorik, dan potensi komersial fried chicken untuk UMKM pangan lokal di Indonesia.

  28. PENGEMBANGAN GAME PUZZLE EDUKASI SEJARAH: IMPLEMENTASI KARAKTER 'FACELESS' DAN LINGKUNGAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN IMERSI PEMAIN

    Pengembangan game puzzle platformer, khususnya yang mengusung gaya visual minimalis seperti Limbo dan Inside, menawarkan tantangan unik dalam menyeimbangkan tingkat kesulitan teka-teki dengan narasi imersif tanpa bantuan petunjuk verbal yang eksplisit. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game puzzle edukasi bertema sejarah dengan mengimplementasikan karakter bergaya faceless dan lingkungan interaktif guna meningkatkan imersi pemain serta validasi efektivitas desain level terhadap keterlibatan pengguna. Metode pengembangan yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC) Luther-Sutopo yang terdiri dari tahapan Concept, Design, Material Collecting, Assembly, Testing, dan Distribution, yang diimplementasikan menggunakan Unity Game Engine. Desain karakter dibuat minimalis untuk memfasilitasi self-projection pemain, sementara lingkungan dirancang menggunakan sistem modular. Pengujian dilakukan terhadap 20 responden berusia 15-25 tahun. Hasil pengujian Black Box menunjukkan tingkat keberhasilan fungsionalitas sebesar 100%. Evaluasi User Experience (UX) menunjukkan hasil positif, di mana 85% responden menilai game mudah dimainkan (learnability) dan 90% menyatakan ketertarikan serta kepuasan terhadap materi sejarah dan mekanisme puzzle. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi elemen visual minimalis dan fisika interaktif efektif dalam menciptakan atmosfer imersif dan meningkatkan minat belajar sejarah, meskipun pengembangan fitur teknis lanjutan seperti sistem penyimpanan (save progress) masih diperlukan.

    The development of puzzle platformer games, particularly those utilizing minimalist visual styles, presents unique challenges in balancing puzzle difficulty with immersive narratives without explicit verbal cues . This study aims to develop a history-themed educational puzzle game by implementing a 'faceless' character style and interactive environments to enhance player immersion and validate the effectiveness of level design on player engagement. The development method employed is the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) by Luther-Sutopo, consisting of Concept, Design, Material Collecting, Assembly, Testing, and Distribution phases, implemented using the Unity Game Engine. The character design is minimalist to facilitate player self-projection, while the environment is constructed using a modular system . Testing was conducted on 20 respondents aged 15-25 years. Black Box testing results demonstrated a 100% functionality success rate. User Experience (UX) evaluation yielded positive results, with 85% of respondents rating the game as easy to play (learnability) and 90% expressing interest and satisfaction with the historical material and puzzle mechanisms . The study concludes that the integration of minimalist visual elements and interactive physics is effective in creating an immersive atmosphere and increasing interest in learning history, although further development of technical features, such as a save progress system, is required.

  29. KAJIAN LITERATUR TENTANG PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DI INDONESIA DALAM 10 TAHUN TERAKHIR

    This study provides a concise yet comprehensive overview of the development of information technology in Indonesia over the last decade through a systematic literature review. Eight relevant and downloadable national journal articles were analyzed to identify emerging technological trends. The findings indicate significant progress in digital infrastructure, the expansion of cloud-based services, the application of big data and artificial intelligence, and the strengthening of e-government services. The study also highlights the rapid adoption of digital technologies supported by widespread mobile device usage. However, challenges persist, including digital literacy gaps, data privacy concerns, and unequal access to technology across regions. This review is expected to serve as a foundation for policy development and future research directions related to information technology in Indonesia.

  30. ARSITEKTUR BERKELANJUTAN MASJID BAITURRAHMAN SIMPANG LIMA, SEMARANG : INOVASI HIJAU DAN MODERNISASI DI ERA KONTEMPORER

    Revitalisasi Masjid Raya Baiturrahman di kawasan Simpang Lima Semarang menunjukkan bagaimana arsitektur masjid di Indonesia dapat mengintegrasikan prinsip keberlanjutan sambil tetap menjaga identitas lokal. Artikel ini mengkaji latar belakang, strategi desain dan transformasi spasial kompleks masjid setelah renovasi besar pada 2021 – 2022. Pendekatan studi kasus kualitatif diterapkan melalui analisis dokumen, telaah kebijakan dan media, serta observasi visual terhadap kawasan yang telah direvitalisasi. Analisis difokuskan pada strategi pasif-tropis, pengelolaan lanskap dan air, sistem energi dan pencahayaan, serta penaatn ulang ruang publik di sekitar masjid. Temuan menunjukkan bahwa proyek ini mempertahankan tipologi atap limasan dan komposisi aksial, sekaligus menghadirkan ruang terbuka hijau, parkir basement, sirkulasi bebas hambatan, dan plaza fleksibel yang terhubung langsung dengan ruang kota Simpang Lima. Intervensi tersebut memperbaiki mikroklimat, mengurangi kekumuhan visual, dan mendukung penggunaan energi yang lebih efisien melalui naungan, panghawaan silang, dan optimasi pencahayaan buatan. Pada saat yang sama, masjid memperkuat perannya sebagai destinasi wisata religi dan penanda kota Semarang. Studi ini menyimpulkan bahwa Baiturrahman dapat menjadi rujukan eco-mosque kontemporer di kawasan perkotaan padat dan merekomendasikan evaluasi pasca-huni lanjutan untuk mengkuantifikasi kinerja lingkungan dan sosial.

  31. PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING UNTUK PENERAPAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA KANTOR CAMAT NAMORAMBE

    Bantuan Langsung Tunai atau disingkat BLT adalah program bantuan pemerintah berjenis pemberian uang tunai atau beragam bantuan lainnya, baik bersyarat (conditional cash transfer) maupun tak bersyarat (unconditional cash transfer) untuk masyarakat miskin. Dan ini terbukti cukup berhasil dalam membantu masalah kemiskinan yang terus saja meningkat. Berdasarkan kebijakan pemerintah yang tertuang di dalam undang-undang No. 2 Tahun 2020 mengenai dana desa yang digunakan untuk BLT bagi masyarakat miskin, prinsip dari bantuan ini adalah untuk melengkapi serangkaian program sosial yang telah ditetapkan oleh pemerintah seperti halnya Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako dan diskon listrik. Untuk skema BLT yang berasal dari dana desa ini, calon penerimanya ditentukan sendiri oleh pemerintah kecamatan melalui musyawarah. Akan tetapi, penentuan calon penerima BLT khususnya di kantor Camat Namorambe masih belum optimal. Hal ini disebabkan karena pihak kecamatan masih menggunakan perkiraan dan belum adanya perhitungan pada saat penentuan calon yang dianggap layak menerima BLT. Untuk itu penulis membuat sebuah sistem yang dapat membantu dalam mendukung keputusan menetukan penerima BLT dengan judul “Penerapan Metode Simple Additive Weighting Untuk Penerapan Bantuan Langsung Tunai Dana Kantor Camat Namorambe.

  32. IMPLEMENTASI AI DISEKTOR PENDIDIKAN

    Transformasi digital telah mendorong integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dalam dunia pendidikan, menawarkan potensi besar untuk meningkatkan efisiensi, personalisasi, dan aksesibilitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menganalisis data sekunder dari berbagai sumber ilmiah nasional dan internasional terkait penerapan AI dalam pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa AI dapat menganalisis data siswa secara real-time untuk pembelajaran adaptif, merevolusi penilaian siswa dengan metode yang lebih adil dan akurat, serta mengotomatisasi administrasi sekolah, sehingga meningkatkan motivasi siswa, hasil belajar, keterlibatan mahasiswa, dan produktivitas lembaga pendidikan. Namun, implementasi AI dihadapkan pada tantangan seperti kesiapan infrastruktur digital, pelatihan guru, risiko etis seperti bias algoritma dan privasi data, serta kesenjangan akses digital yang dapat memperburuk ketidaksetaraan, khususnya di daerah pedesaan Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor teknologi diperlukan untuk kebijakan inklusif dan investasi infrastruktur. Implikasi jangka panjang meliputi pendidikan yang lebih adil, merata, dan persiapan siswa untuk dunia kerja masa depan melalui peningkatan literasi digital. Rekomendasi meliputi pengembangan kurikulum pelatihan AI untuk guru, regulasi etis, dan penelitian lanjutan. Penelitian ini menekankan bahwa AI bukan solusi instan, melainkan katalisator transformasi yang memerlukan ekosistem pendukung untuk merevolusi pendidikan Indonesia secara berkelanjutan.

  33. PENDEKATAN INPUT-PROSES-OUTPUT DAN PENGENDALIAN MUTU PADA USAHA TAHU BANDUNG RAOS 1

    Penelitian ini menganalisis penerapan pendekatan Input–Process–Output (IPO) dan pengendalian mutu pada proses produksi Tahu Bandung Raos 1 Bogor. Metode penelitian dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa mutu produk dipengaruhi oleh kualitas bahan baku, keterampilan pekerja, serta keteraturan proses. Analisis Pareto mengidentifikasi cacat tahu hancur sebagai masalah utama dengan persentase 78,43%, yang disebabkan oleh tekanan pressing tidak merata dan tidak adanya SOP baku. Perbaikan disarankan melalui standardisasi prosedur, pelatihan pekerja, dan peningkatan sanitasi untuk menjaga konsistensi mutu dan keberlanjutan usaha.

  34. PENGEMBANGAN SISTEM REKOMENDASI TRANSPORTASI ONLINE BERDASARKAN ANALISIS PERBANDINGAN LAYANAN GOJEK, GRAB, DAN MAXIM

    Pertumbuhan layanan transportasi online di Indonesia mendorong kebutuhan akan sistem rekomendasi yang dapat membantu pengguna menentukan platform yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini menganalisis secara komparatif tiga penyedia layanan utama, yaitu Gojek, Grab, dan Maxim, berdasarkan lima indikator: harga, kecepatan layanan, kemudahan penggunaan aplikasi, keamanan, dan kepuasan pengguna. Analisis dilakukan dengan mensintesis 10 jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Maxim unggul dalam aspek harga, Gojek unggul pada kecepatan dan keamanan, sedangkan Grab menonjol pada stabilitas aplikasi dan pengalaman pengguna. Berdasarkan pembobotan multi-kriteria, diperoleh tiga pola rekomendasi utama yang dapat disesuaikan dengan preferensi pengguna. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem rekomendasi dapat membantu proses pengambilan keputusan yang lebih objektif dan efisien bagi pengguna transportasi online.

  35. APLIKASI SISTEM INFORMASI PENGADUAN KASUS PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI DIVISI BANTUAN HUKUM MIGRANT CARE MENGGUNAKAN DJANGO FRAMEWORK

    Migrant CARE adalah organisasi masyarakat sipil di Indonesia yang memperjuangkan isu pekerja migran Indonesia. Di dalamnya terdapat divisi bantuan hukum yang menawarkan layanan seperti akses bantuan hukum struktural, pendampingan, penanganan, konseling, dan advokasi hak-hak pekerja migran Indonesia (PMI) dan keluarganya yang menjadi korban diskriminasi, perdagangan manusia, kekerasan berbasis gender, serta pelanggaran HAM lainnya. Layanan pengaduan bisa diakses oleh PMI dan keluarganya melalui beberapa cara, seperti datang langsung ke kantor utama atau cabang Migrant CARE serta mitranya, telepon, SMS, email, dan media sosial seperti Facebook, Twitter, atau Instagram. Namun, untuk membuat form pengaduan, merekam data, serta memperbarui perkembangan kasus, prosesnya masih dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Word dan Excel. Karena tidak ada database yang terpusat, maka sistem monitoring kasus tidak berjalan dengan efektif. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem informasi pengaduan kasus pekerja migran Indonesia di Divisi Bantuan Hukum Migrant CARE. Dari analisis sistem yang berjalan, terdapat lima proses utama, yaitu pengaduan, pembuatan data dan kronologi kasus, merekam data dan kronologi kasus, pembaruan perkembangan kasus, serta pembuatan laporan. Dalam proses usulan bisnis, ditambahkan proses registrasi user dan dihilangkan proses pengaduan serta merekam data, sehingga pengadu langsung membuat data dan kronologi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah pengembangan aplikasi sistem informasi pengaduan kasus pekerja migran Indonesia di Divisi Bantuan Hukum Migrant CARE yang berbasis web menggunakan framework Django, serta menggunakan database yang terpusat. Sistem ini berfungsi sebagai sarana pendukung yang mempermudah pekerjaan staf Divisi Bantuan Hukum Migrant CARE dalam menerima pengaduan, memantau perkembangan kasus, serta melihat statistik dan laporan kasus.

  36. SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB DENGAN MENGGUNAKAN METODE WATERFALL (STUDI KASUS : PADA SMK N1 KABANJAHE)

    Teknologi dan informasi yang semakin berkembang dan  harus dapat diseimbangkan sesuai dengan kebutuhan yang kita butuhkan. Karena semakin kompleksnya kebutuhan pekerjaan yang kita lakukan, maka tidak bisa dipungkiri lagi bahwa setiap perkerjaan maupun instansi membutuhkan tetknologi yang dapat mempercepat dan mempermudah pekerjaan. Demikian juga dengan Perpustakaan di SMK NEGERI 1 KABANJAE. Pengembangan sistem Informas Perpustakaan SMK NEGERI 1 KABANJAE. yang digunakan sekarang ini masih konvensional, sehingga informasi yang dihasilkan menjadi kurang maksimal. Untuk itu perlu dikembangkan sistem yang sudah ada menjadi lebih baik dan berguna dimasa yang akan datang, agar para pengunjung perpustakaan mendapatkan informasi secara cepat dan akurat. Oleh karena itu, penulis mencoba mengembangkan suatu sistem informasi yang diharapkan dapat membantu bahkan menghilangkan kekurangan-kekurangan yang selama ini dihadapi petugas perpustakaan dalam hal menginformasikan data buku, data peminjaman buku, data pengembalian buku, dan denda pada setiap anggota yang terlambat memulangkan buku.

  37. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI APLIKASI MOBILE CUACA “SKYNOW” MENGGUNAKAN API OPENWEATHERMAP

    Perkembangan teknologi seluler telah menuntut ketersediaan informasi yang cepat dan akurat, salah satunya adalah informasi cuaca. Perubahan iklim yang tidak pasti mengharuskan masyarakat memiliki data prakiraan cuaca yang akurat untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Studi ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi cuaca berbasis Android bernama “Skynow” dengan memanfaatkan API OpenWeatherMap sebagai sumber data utama. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Kotlin dengan kerangka kerja antarmuka pengguna modern Jetpack Compose, serta penerapan arsitektur Model-View-ViewModel (MVVM) untuk memastikan efisiensi kode. Fitur-fitur yang dikembangkan meliputi penyesuaian visual antarmuka secara dinamis berdasarkan zona waktu lokal (Local Timezone Awareness) dan grafik suhu interaktif. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah Prototyping dengan pengujian fungsional menggunakan Black Box Testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi mampu menampilkan data cuaca real-time, ramalan jam, dan ramalan harian dengan akurasi tinggi, serta antarmuka yang responsif terhadap perubahan waktu lokasi pengguna.

  38. ETIKA PENGOLAHAN DATA PRIBADI PADA APLIKASI MOBILE: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW 

    Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai etika pengelolaan data pribadi pada aplikasi mobile, khususnya terkait transparansi kebijakan privasi, kepatuhan terhadap regulasi, serta praktik teknis pengumpulan data. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah ketidaksesuaian antara kebijakan privasi dan perilaku aktual aplikasi, penggunaan library pihak ketiga tanpa penjelasan yang memadai, serta lemahnya perlindungan terhadap data sensitif, terutama pada aplikasi kesehatan dan mental health. Untuk mengkaji isu tersebut, penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA. Proses seleksi menghasilkan sembilan artikel relevan yang kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola, tantangan, dan implikasi etis dalam pengelolaan data pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aplikasi belum sepenuhnya menerapkan prinsip minimasi data, kejelasan tujuan penggunaan, dan mekanisme persetujuan yang informatif. Selain itu, penggunaan privacy labels belum sepenuhnya mampu mencerminkan praktik pengumpulan data secara akurat. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan transparansi, pengawasan lebih ketat terhadap penggunaan pihak ketiga, serta penyelarasan kebijakan privasi dengan standar perlindungan data yang berlaku. Penelitian ini memberikan dasar bagi pengembang, regulator, dan pengguna untuk memahami risiko privasi serta pentingnya praktik pengelolaan data yang lebih etis.

  39. SISTEM PAKAR PENYAKIT TANAMAN KAKAO BERBASIS WEB DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR DI DESA GORAT

    Budidaya tanaman kakao memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia, baik sebagai komoditas perdagangan maupun bahan baku industri seperti cokelat. Selain nilai ekonominya yang tinggi, kakao juga memiliki manfaat kesehatan karena kandungan antioksidannya seperti fenol dan flavonoid. Namun, petani di Desa Gorat menghadapi kesulitan dalam mendiagnosis penyakit tanaman kakao secara akurat, karena gejala yang mirip sering menyebabkan kesalahan penanganan yang justru memperparah kondisi tanaman dan menimbulkan kerugian ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar berbasis web dengan metode Certainty Factor (CF) guna membantu proses diagnosis penyakit tanaman kakao secara lebih sistematis dan tepat. Metode CF digunakan untuk mengelola ketidakpastian informasi dengan memberikan tingkat keyakinan terhadap hasil diagnosis, sehingga pengguna dapat mengambil keputusan yang lebih akurat. Sistem ini difokuskan pada enam jenis penyakit dan 25 gejala umum yang ditemukan pada tanaman kakao di Desa Gorat, Kecamatan Samosir. Selain sebagai alat bantu diagnosis, sistem ini juga berfungsi sebagai media edukasi bagi petani. Dengan adanya sistem pakar ini, diharapkan identifikasi dan penanganan penyakit dapat dilakukan lebih efektif, sehingga produktivitas dan kualitas tanaman kakao dapat meningkat secara berkelanjutan.

  40. EKSPLORASI DAMPAK ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP EFISIENSI MANAJEMEN SISTEM INFORMASI KORPORAT

    ABSTRAK
    Evolusi teknologi digital yang masif di era Industri 5.0 telah mendorong pergeseran paradigma fundamental dalam tata kelola korporasi, di mana Sistem Informasi Manajemen (SIM) bertransformasi dari instrumen pencatatan pasif menjadi ekosistem kognitif yang proaktif dan prediktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam dampak multidimensi dari integrasi Artificial Intelligence (AI) terhadap efisiensi manajemen sistem informasi dalam lingkungan bisnis modern. Menggunakan metode tinjauan literatur sistematis terhadap 10 artikel ilmiah terpilih yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2025, penelitian ini mensintesis temuan empiris dari berbagai sektor industri, termasuk manufaktur, perbankan, dan e-commerce. Hasil analisis menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan melalui mekanisme otomatisasi proses bisnis yang repetitif, mempercepat analisis Big Data untuk pengambilan keputusan strategis yang presisi, serta meminimalisir distorsi informasi dalam sistem akuntansi. Meskipun demikian, efisiensi teknis ini hadir bersamaan dengan eskalasi tantangan manajerial yang kompleks, khususnya terkait kerentanan keamanan siber, bias algoritma, dan dampak sosial terhadap tenaga kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efisiensi korporat yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada kecepatan adopsi teknologi, tetapi pada keseimbangan strategis antara inovasi digital dan tata kelola etika yang kuat.

  41. TRANSFORMASI E-GOVERNMENT: KEMATANGAN TATA KELOLA DATA DAN KUALITAS LAYANAN PUBLIK DIGITAL

    Transformasi digital sektor publik (E-Government), yang diamanatkan melalui kerangka Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) berdasarkan Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018, adalah agenda krusial Indonesia untuk mewujudkan tata kelola yang efisien, transparan, dan berpusat pada masyarakat. Komitmen serius pemerintah terhadap modernisasi birokrasi ini dibuktikan dengan peningkatan luar biasa pada Indeks E-Government Development (EGDI), mencapai peringkat ke-64 di UN E-Government Survey 2024, sebuah lonjakan 13 peringkat yang menempatkan Indonesia dalam kategori Very HighEGDI untuk pertama kalinya. Meskipun demikian, keberhasilan di tingkat nasional ini seringkali tidak serta-merta merefleksikan efektivitas operasional yang maksimal di instansi pemerintah daerah, di mana integrasi layanan publik yang terpadu masih menghadapi hambatan serius. Kesenjangan utama yang menjadi fokus adalah lemahnya aspek Tata Kelola Data Terintegrasi, yang merupakan pilar fundamental SPBE. Fenomena 'silo-silo data' antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyebabkan masalah serius pada standarisasi, kualitas, dan interoperabilitas data, yang pada gilirannya menghambat efisiensi waktu, biaya pelayanan, dan kemampuan perumusan kebijakan berbasis bukti. Kelemahan ini diperparah oleh keterbatasan signifikan dalam kompetensi Sumber Daya Manusia Aparatur Sipil Negara (SDM ASN) untuk mengelola aset data secara strategis. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam tingkat kematangan Tata Kelola Data Terintegrasi pada Instansi X, mengidentifikasi faktor-faktor penghambat teknis dan manajerial kritis, serta menguji pengaruh empirisnya terhadap peningkatan efektivitas dan kualitas layanan publik digital yang diselenggarakan oleh instansi daerah tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menyumbangkan rekomendasi spesifik yang dapat diadopsi oleh pemerintah daerah dalam upaya percepatan pencapaian target Indeks SPBE di tingkat lokal.

  42. TANTANGAN ETIKA DALAM IMPLEMENTASI KECERDASAN BUATAN DAN PEMBELAJARAN MESIN: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

    The development of artificial intelligence and machine learning technologies has advanced rapidly over the past decade, yet their implementation presents a range of complex ethical challenges. This study aims to identify and analyze the main ethical challenges in the implementation of artificial intelligence and machine learning through a systematic literature review approach. The research methodology uses the PRISMA protocol with literature searches conducted in the IEEE Xplore, ACM Digital Library, ScienceDirect, Springer Link, and Google Scholar databases for the period 2018–2024. From 287 articles identified, 42 high-quality articles were selected for in-depth analysis.

    The findings indicate that the primary ethical challenges include algorithmic bias and discrimination, data privacy and security, system transparency and explainability, and accountability in automated decision-making. Significant social impacts include job displacement, the digital divide, and information manipulation through deepfakes. The study also identifies various emerging ethical frameworks and risk-mitigation solutions that can be applied.

    The conclusion highlights that responsible implementation of artificial intelligence requires a holistic approach that incorporates technical, legal, and social aspects, supported by collaboration among developers, regulators, and society.

  43. Analisis Usability dan Efektivitas Fitur The Range Dalam Game Valorant Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS)

    As a First-Person Shooter (FPS) game, Valorant strongly encourages players to have high accuracy and mechanics. The Range feature is presented as a self-training tool for players to meet these needs. This study focuses on the usability (ease of use) and effectiveness of The Range features. Using a quantitative descriptive approach, an in-depth survey was conducted with 54 active participants who regularly use this feature. The System Usability Scale (SUS) method was used to improve usability. The results showed that The Range received an average score of 87.50, placing it in the "Very Good" category. While this feature is very effective in achieving its goals, the effectiveness of the data makes it difficult for users to get used to using bots. This study aims to improve the UI/UX design in the Practice Bots menu to maximize the user experience.

  44. SISTEM REKOMENDASI DEBIT DAN SISTEM PERBANKAN

    Perkembangan teknologi informasi dan transformasi digital di sektor keuangan telah membawa perubahan besar terhadap sistem perbankan modern. Salah satu inovasi penting adalah penerapan sistem rekomendasi dalam layanan debit dan transaksi perbankan. Sistem ini berfungsi untuk memberikan saran personal kepada nasabah berdasarkan riwayat transaksi, perilaku finansial, dan preferensi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis penerapan sistem rekomendasi dalam sistem debit dan perbankan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari sembilan artikel ilmiah internasional yang membahas teknologi rekomendasi di sektor keuangan dan sistem pembayaran digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan machine learning dan hybrid recommender systems mampu meningkatkan efisiensi transaksi, personalisasi layanan, serta keamanan data keuangan. Namun, tantangan seperti privasi data, bias algoritma, dan transparansi sistem menjadi isu penting yang perlu diperhatikan. Penerapan sistem rekomendasi debit dapat menjadi inovasi strategis dalam meningkatkan kualitas layanan dan daya saing perbankan di era digital.

  45. SISTEM REKOMENDASI APLIKASI MOBILE MENGGUNAKAN METODE COLLABORATIVE FILTERING

    Perkembangan teknologi mobile telah menghasilkan ribuan aplikasi dengan beragam fungsi, sehingga pengguna sering mengalami kesulitan dalam memilih aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem rekomendasi aplikasi mobile menggunakan metode Collaborative Filtering. Metode ini bekerja dengan menganalisis data interaksi pengguna, seperti rating dan ulasan, untuk menemukan pola kesamaan antar pengguna maupun antar aplikasi.

    Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif eksperimental menggunakan data rating aplikasi mobile. Algoritma user-based collaborative filtering dan item-based collaborative filtering diimplementasikan, kemudian dievaluasi menggunakan metrik Mean Absolute Error (MAE) dan Root Mean Square Error (RMSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan item-based collaborative filtering memiliki akurasi lebih tinggi dibandingkan user-based collaborative filtering.

    Temuan ini sejalan dengan penelitian Rabbani dkk. (2023) dan Gupta & Dave (2020) yang menekankan efektivitas metode item-based collaborative filtering dalam meningkatkan relevansi rekomendasi. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan utama berupa masalah cold start dan sparsity, yang dapat diatasi dengan pendekatan model-based collaborative filtering atau sistem rekomendasi hybrid.

    Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan sistem rekomendasi aplikasi mobile yang lebih adaptif, akurat, dan mampu meningkatkan kepuasan pengguna.

  46. SISITEM REKOMENDASI LITERASI DALAM MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL DIERA DIGITAL

    Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat, khususnya generasi milenial, dalam berinteraksi dan memperoleh informasi. Media sosial menjadi ruang utama dalam aktivitas komunikasi, namun rendahnya kemampuan literasi digital menyebabkan maraknya penyebaran hoaks dan provokasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya literasi dalam memanfaatkan media sosial secara bijak di era digital. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur terkait literasi digital, hoaks, dan penggunaan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berperan penting dalam membantu masyarakat mengidentifikasi informasi palsu, mengevaluasi keaslian sumber, memahami konteks informasi, serta melindungi privasi dan keamanan data pribadi. Individu yang memiliki literasi digital tinggi lebih kritis terhadap informasi dan mampu menggunakan media sosial secara positif. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital melalui pendidikan, pelatihan, dan sosialisasi perlu terus dilakukan agar masyarakat mampu menjadi pengguna media sosial yang cerdas, etis, dan bertanggung jawab.

  47. PERANCANGAN ANTARMUKA APLIKASI “HEALTHEASE” SEBAGAI PENDAMPING KESEHATAN HARIAN UNTUK MENDUKUNG KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT DAN PEMANTAUAN KONDISI TUBUH

    This project aims to design the HealthEase application interface,a mobile solution that serves as a daily health companion forusers who need medication reminders and regular healthcondition tracking. This design prioritizes the Design Thinkingapproach to explore the real needs of users from various groups such as the elderly, chronic disease patients, high-activity workers, teenagers, and caregivers. Through a user-oriented approach, this application is expected to improve medication adherence, facilitate daily health recording, and present health data in a clear and easily understandable visual format. This progress report discusses the background of the problem, design objectives, methodology, user analysis, system limitations, usage scenarios, and the direction of the ongoing prototypedevelopment.

  48. OPTIMASI SAFETY STOCK BERDASARKAN LEAD TIME VARIABILITAS UNTUK BAHAN FISIK DAN LISENSI DIGITAL

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dua kebijakan stok pengaman (safety stock), yaitu fixed safety stock dan dynamic safety stock, terhadap dua jenis item—bahan fisik dan lisensi digital—dalam menghadapi variasi lead time yang berbeda. Pendekatan yang digunakan adalah simulasi Monte Carlo dengan 10.000 replikasi per kombinasi faktor, yang dirancang untuk mengevaluasi hubungan antara variabilitas lead time, biaya total persediaan (expected total cost), dan tingkat pelayanan (service level). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan variabilitas lead time berbanding lurus dengan kenaikan biaya total pada kedua kebijakan stok. Namun, kebijakan stok dinamis hanya efisien ketika lead time bersifat stabil atau memiliki deviasi rendah (σLT < 0,7 hari). Pada kondisi lead time tinggi, kebijakan stok tetap lebih hemat hingga 50% tanpa menurunkan tingkat pelayanan secara signifikan. Untuk bahan fisik, pendekatan dinamis cocok diterapkan pada kondisi pasokan stabil, sedangkan untuk lisensi digital, kebijakan stok tetap lebih efektif pada lingkungan pasokan yang berfluktuasi. Penelitian ini menegaskan bahwa sistem ERP perlu mengintegrasikan algoritma adaptif berbasis variabilitas lead time agar dapat menentukan kebijakan stok secara otomatis. Model yang dikembangkan dapat membantu organisasi mencapai efisiensi biaya, meningkatkan keandalan pasokan, serta memperkuat fungsi pengambilan keputusan prediktif dalam pengendalian persediaan modern.

  49. SISTEM INFORMASI PENGELOLAHAN NILAI SISWA MENGGUNAKAN PEMODELAN UNIFIED MODELLING LANGUAGE PADA SMTK AGIA SOPHIA

    Pendidikan merupakan aspek utama dalam pengembangan sumber daya manusia, sehingga diperlukan sistem pengelolaan data akademik yang efektif dan akurat. SMTK Aghia Sophia sebagai lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama berkomitmen mencetak generasi berakhlak dan berilmu. Namun proses pengolahan nilai yang masih dilakukan secara manual, mulai dari pengumpulan data hingga penentuan kelulusan, sering menimbulkan kesalahan input, keterlambatan keputusan, serta kurangnya transparansi. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi pengelolaan nilai siswa berbasis pemodelan Unified Modeling Language (UML) untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengolahan data. Metode penelitian meliputi analisis kebutuhan sistem, perancangan model UML, evaluasi kelayakan sistem, serta identifikasi kelemahan dan kelebihan sistem yang berjalan. Hasil penelitian diharapkan mampu menghasilkan sistem pendukung keputusan yang mempermudah pihak sekolah dalam proses rekapitulasi nilai secara cepat, tepat, efisien, serta transparan.

  50. SISTEM REKOMENDASI KECANDUAN GAME ONLINE PADA REMAJA DAN SISWA

    Kecanduan game online merupakan fenomena yang terus meningkat di kalangan remaja dan telah diakui oleh WHO sebagai gangguan kesehatan mental. Penelitian-penelitian yang disintesis dalam pengamatan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran perilaku, faktor pemicu, serta dampak signifikan kecanduan game online terhadap remaja, meliputi aspek akademik, psikologis, dan sosial. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kecanduan berdampak negatif pada prestasi belajar, kecemasan, kualitas tidur, motivasi belajar, dan dapat memicu gangguan mental seperti depresi, prokrastinasi, dan perilaku agresif.Faktor-faktor yang berkontribusi meliputi faktor eksternal (lingkungan, kurangnya perhatian orang tua) dan internal (regulasi diri yang buruk, kesepian, keinginan individu untuk mengontrol, rendahnya kesejahteraan psikososial).Upaya pencegahan dan kuratif, seperti konseling, rehabilitasi, serta pengembangan sistem rekomendasi untuk mendeteksi pola bermain yang tidak sehat, sangat diperlukan untuk mengatasi masalah ini.

  51. SISTEM REKOMENDASI DESTINASI PADA PENGELOLAAN PARAWISATA LOKAL BERBASIS WEB

    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong peningkatan kebutuhan sistem rekomendasi dalam sektor pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem rekomendasi pariwisata berbasis web yang mampu membantu wisatawan menemukan destinasi sesuai preferensi mereka. Metode yang digunakan adalah hybrid recommendation yang memadukan Content-Based Filtering dan Collaborative Filtering. Pengujian dilakukan dengan black-box testing dan user testing pada 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan tingkat akurasi rekomendasi mencapai 82% dan kepuasan pengguna sebesar 88%. Sistem terbukti efektif membantu wisatawan memperoleh informasi destinasi lebih cepat dan relevan.

  52. ANALISIS KEPERCAYAAN MEREK AQUA AKIBAT ISU VIRAL SUMUR BOR MENGGUNAKAN METODE FISHBON

    PT Tirta Investama (Aqua) menghadapi krisis kepercayaan publik pasca viralnya video sidak yang memperlihatkan penggunaan sumur bor, yang dianggap kontradiktif dengan citra "air pegunungan". Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar masalah penurunan persepsi konsumen tersebut. Metode yang digunakan adalah mixed method, menggabungkan analisis kualitatif Fishbone Diagram (Diagram Ishikawa) dan validasi kuantitatif melalui survei kuesioner. Hasil survei menunjukkan 96,2% responden mengetahui isu tersebut dan merasakan kesenjangan harapan yang tinggi antara iklan visual dan realita teknis. Analisis Fishbone mengungkapkan akar masalah utama terletak pada faktor Method (visual iklan ambigu) dan Man (literasi teknis konsumen yang rendah mengenai akuifer dalam). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa krisis terjadi bukan karena kegagalan produk, melainkan kegagalan komunikasi pemasaran dalam menjembatani bahasa teknis dengan persepsi awam.

  53. ANALISIS DAN PENGUJIAN TEST CASE SISTEM PEMESANAN JASA DESAIN

    Dalam dunia industri kreatif yang mengalami perubahan digital, keberadaan layanan desain grafis yang efektif dan mudah diakses melalui platform web sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah sistem pemesanan layanan desain berfungsi dengan baik untuk memastikan bahwa sistem beroperasi sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan. Proses verifikasi menggunakan metode Black Box Testing dengan teknik Equivalence Partitioning, yang berfokus pada penilaian input dan output tanpa memeriksa kode internal sistem. Pengujian ini difokuskan pada empat bagian penting yaitu pendaftaran pengguna, pengelolaan pesanan, fitur keranjang belanja, dan tampilan contoh desain.

     

    Dari berbagai percobaan yang telah dilakukan, ditemukan bahwa fondasi utama sistem bekerja sesuai dengan logika bisnis yang direncanakan (sah). Namun, pemeriksaan lebih lanjut mengungkapkan beberapa masalah fungsional penting: sistem gagal memverifikasi format file yang benar saat pemesanan, status pembayaran tidak berubah setelah dikonfirmasi, dan sistem tidak dapat menampilkan data visual di bagian galeri. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun sistem memiliki tingkat keandalan dasar yang memadai, perbaikan teknis (debugging) pada masalah yang ditemukan sangat penting untuk menjamin keutuhan data dan kelancaran layanan sebelum sistem digunakan sepenuhnya.

     

  54. ANALISIS KOMPARATIF DAN TREN IMPLEMENTASI METODE MULTI-CRITERIA DECISION MAKING (SAW, AHP, TOPSIS) PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR SEMANTIK (2020-2025)

    Sistem Pendukung Keputusan (SPK) memiliki peran vital dalam membantu proses pengambilan keputusan yang kompleks. Dalam pengembangannya, terdapat berbagai metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM) yang sering digunakan, namun peneliti seringkali menghadapi kesulitan dalam menentukan metode yang paling relevan serta memahami tren implementasi terkini. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren komparasi dan pola hubungan semantik antara tiga metode MCDM terpopuler (SAW, AHP, TOPSIS) menggunakan pendekatan Semantic Literature Review. Data penelitian dikumpulkan dari database Google Scholar sebanyak 500 artikel terpilih dalam rentang tahun 2020–2025. Analisis bibliometrik dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer dengan metode pemetaan co-occurrence berbasis data teks. Hasil visualisasi menunjukkan terbentuknya tiga klaster utama, di mana metode AHP menjadi node sentral yang paling dominan. Temuan signifikan lainnya adalah teridentifikasinya hubungan semantik yang kuat antara metode MCDM dengan kata kunci "Berbasis Web" dan "Website". Hal ini mengindikasikan bahwa tren penelitian SPK saat ini telah bergeser dari analisis teoritis menuju pengembangan aplikasi praktis berbasis web. Penelitian ini memberikan panduan bagi akademisi Informatika bahwa penguasaan metode MCDM harus diiringi dengan kemampuan implementasi pemrograman web.

  55. KEAMANAN DI ERA CLOUD COMPUTING DAN SMARTPHONE

    Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah membawa perubahan besar terhadap cara manusia berinteraksi dengan data dan informasi. Cloud computing dan smartphone menjadi dua teknologi yang paling berpengaruh dalam kehidupan modern karena mampu memberikan kemudahan akses data di mana saja dan kapan saja. Namun, kemajuan ini juga menghadirkan risiko keamanan yang semakin kompleks, seperti pencurian data, peretasan akun, dan penyalahgunaan informasi pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ancaman keamanan pada cloud computing dan smartphone serta memberikan strategi mitigasi yang efektif untuk meningkatkan perlindungan data. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji sumber-sumber akademik, laporan keamanan siber, serta kasus-kasus aktual seperti kebocoran data Facebook (2021) dan peretasan iCloud (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keamanan data dapat ditingkatkan melalui penerapan otentikasi dua faktor, enkripsi, manajemen identitas dan akses (IAM), pembaruan sistem, dan peningkatan literasi keamanan bagi pengguna.

     

  56. SISTEM REKOMENDASI PENCARIAN TEMPAT WISATA BERBASIS TEKNOLOGI MENGGUNAKAN PENDEKATAN MULTI-METODE

    Perkembangan sektor pariwisata di Indonesia mendorong perlunya sistem rekomendasi yang mampu membantu wisatawan menentukan destinasi yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhan mereka. Berbagai metode telah diterapkan dalam penelitian-penelitian sebelumnya untuk membangun sistem rekomendasi wisata, mulai dari algoritma klasik seperti AHP, TOPSIS, dan Haversine hingga pendekatan modern berbasis machine learning seperti PCA–SVM, K-Nearest Neighbor (KNN), dan Neural Collaborative Filtering (NCF). Studi literatur ini menganalisis sepuluh penelitian terkait pengembangan sistem rekomendasi wisata dari berbagai daerah di Indonesia.

            Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap metode memiliki keunggulan masing-masing. AHP dan TOPSIS efektif untuk pengambilan keputusan multikriteria; Haversine akurat untuk perhitungan jarak geografis; metode CBF unggul dalam mempersonalisasi rekomendasi; KNN memberikan hasil yang cukup akurat berdasarkan kemiripan data; PCA–SVM menawarkan akurasi tinggi hingga 93%; dan NCF mampu mempelajari preferensi pengguna secara mendalam dengan akurasi 81%. Secara keseluruhan, implementasi sistem rekomendasi wisata berbasis teknologi informasi terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan efisiensi pencarian destinasi, pengalaman wisatawan, serta promosi pariwisata daerah.

  57. SISTEM REKOMENDASI LAPTOP

    Penelitian ini mengembangkan sebuah sistem rekomendasi laptop dengan menggunakan pendekatan hybrid filtering, yaitu gabungan antara Content-Based Filtering (CBF) dan Collaborative Filtering (CF). CBF bekerja dengan menganalisis spesifikasi laptop—seperti prosesor, RAM, penyimpanan, dan harga—menggunakan teknik TF-IDF dan cosine similarity. Sementara itu, CF memanfaatkan pola rating pengguna untuk memetakan kesamaan preferensi antar pengguna. Pendekatan gabungan ini digunakan untuk mengatasi kelemahan masing-masing metode ketika berdiri sendiri, seperti masalah cold-start dan keterbatasan informasi konten. Sistem dievaluasi menggunakan metrik MAE, RMSE, serta metrik relevansi seperti presisi dan recall. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model hybrid memberikan performa yang lebih baik dibandingkan hanya menggunakan CBF atau CF saja. Dengan demikian, pendekatan ini terbukti efektif dalam memberikan rekomendasi laptop yang lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

  58. Analisis Etika dalam Sistem Pengambilan Keputusan berbasis AI: Systematic Literature Review 2020–2025.

    Penerapan Kecerdasan Buatan (AI) dalam sistem pengambilan keputusan telah berkembang pesat pada periode 2020–2025, namun memunculkan tantangan etika serius seperti bias algoritmik, pelanggaran privasi, dan kurangnya transparansi (black box). Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren, pola, dan isu utama etika spesifik pada sistem pengambilan keputusan berbasis AI dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh melalui penelusuran sistematis pada pangkalan data internasional bereputasi, di mana 15 artikel terpilih dianalisis untuk menjawab pertanyaan penelitian terkait mitigasi bias, pendekatan desain, dan faktor etika yang berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, bias algoritmik teridentifikasi sebagai isu paling kritis yang kini dimitigasi melalui pendekatan hibrida: integrasi Explainable AI (XAI), audit algoritma berkelanjutan, dan jaminan keadilan (fairness). Kedua, terjadi pergeseran paradigma desain dari pedoman normatif menuju kerangka kerja praktis AI by Design yang mengintegrasikan privasi, kontrol manusia bermakna (meaningful human control), dan mekanisme kehati-hatian bawaan (embedded caution). Ketiga, keseimbangan antara transparansi dan akuntabilitas menjadi faktor penentu utama dalam membangun kepercayaan pengguna guna mengatasi fenomena psikologis seperti Outcome Bias dan Moral Distance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adopsi kerangka kerja etika global yang teruji sangat penting untuk mengharmonisasikan standar teknis dengan implementasi UU Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) di Indonesia, khususnya dalam menjamin hak penjelasan dan keamanan data.

  59. ETIKA PERSONALISASI DALAM MARKETING DECISION SUPPORT SYSTEM: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

    Perkembangan teknologi kecerdasan buatan dan analitik data telah mendorong adopsi strategi personalisasi dalam Marketing Decision Support System (MDSS) secara masif di berbagai industri. Personalisasi memungkinkan perusahaan menyesuaikan rekomendasi, konten, serta keputusan pemasaran berdasarkan karakteristik dan perilaku pelanggan secara real-time. Meskipun personalisasi terbukti meningkatkan kepuasan pelanggan, efektivitas kampanye, dan loyalitas merek, implementasinya menimbulkan dilema etis yang semakin kompleks. Permasalahan utama yang muncul meliputi pelanggaran privasi data, kurangnya transparansi proses algoritmik, risiko bias dalam pengambilan keputusan otomatis, serta potensi manipulasi perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis isu-isu etika yang muncul dalam penerapan personalisasi MDSS melalui pendekatan Systematic Literature Review terhadap studi yang dipublikasikan dalam 6 tahun terakhir. Selain itu, penelitian ini mengevaluasi berbagai framework etika yang diusulkan dalam literatur untuk memastikan penggunaan AI yang bertanggung jawab, serta mengkaji implikasi etika tersebut terhadap kepercayaan konsumen dan keberlanjutan bisnis jangka panjang. Hasil review menunjukkan bahwa integrasi aspek etika dalam desain dan implementasi MDSS merupakan faktor kunci dalam membangun hubungan jangka panjang antara perusahaan dan pelanggan di era digital.

  60. Klasifikasi Tingkat Kepuasan Mahasiswa terhadap Kinerja Dosen Menggunakan RapidMiner dan Algoritma C4.5

    Assessment of student satisfaction with lecturer performance is essential for improving the quality of learning in higher education. This study aims to classify the level of student satisfaction at Bina Sarana Informatika University (UBSI) Kaliabang in 2025 using the C4.5 algorithm implemented through RapidMiner. The data were collected from questionnaires distributed to fifth-semester students of the Information Systems study program, with indicators such as teaching methods, clarity of material, interaction, and lecturer discipline. The results indicate that the C4.5 algorithm  is capable of classifying the level of student satisfaction based on emerging response patterns and generating decision rules that provide a clearer understanding of the factors influencing students’ perceptions of lecturer performance.

     

    Keywords: student satisfaction, lecturer performance, C4.5 algorithm, classification, RapidMiner, higher education evaluation, decision tree.

    Penilaian kepuasan mahasiswa terhadap kinerja dosen penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan tingkat kepuasan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kaliabang Tahun 2025 menggunakan algoritma C4.5 yang diimplementasikan melalui RapidMiner. Data diperoleh dari kuesioner mahasiswa Prodi Sistem Informasi semester 5 dengan indikator seperti metode mengajar, kejelasan materi, interaksi, dan kedisiplinan dosen. Hasil menunjukkan bahwa algoritma C4.5 mampu mengklasifikasikan tingkat kepuasan mahasiswa berdasarkan pola jawaban yang muncul, serta menghasilkan aturan keputusan yang membantu memberikan gambaran lebih jelas mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa terhadap kinerja dosen.

     

    Kata Kunci: kepuasan mahasiswa, kinerja dosen, algoritma C4.5, klasifikasi, RapidMiner, evaluasi pendidikan tinggi, pohon keputusan.

  61. PERANCANGAN SISTEM REKOMENDASI FILM MENGGUNAKAN DATA DARI THE MOVIE DATA BASE API (TMBD)

    Pesatnya pertumbuhan industri film global meningkatkan kebutuhan akan sistem rekomendasi yang mampu menyesuaikan preferensi pengguna. Penelitian ini mengusulkan sistem rekomendasi film berbasis Content-Based Filtering (CBF) dan Collaborative Filtering (CF) menggunakan data dari TMDb API. Data diproses melalui ekstraksi fitur menggunakan TF-IDF serta perhitungan kemiripan menggunakan cosine similarity dan Euclidean distance. Hasil pengujian menggunakan Kendall Rank Correlation menunjukkan bahwa kombinasi CBF dan CF menghasilkan rekomendasi lebih relevan, di mana Alice in Borderland memiliki tingkat kesamaan tertinggi dengan Squid Game, sedangkan The 8th Night direkomendasikan untuk segmen minat spesifik. Model hybrid menunjukkan performa lebih adaptif dibanding pendekatan tunggal.

  62. MANAJEMEN IDENTITAS DAN KATA SANDI YANG AMAN SOSIALISASI CARA MEMBUAT PASSWORD KUAT DAN PENTINGNYA MENJAGA KERAHASIAAN AKUN STUDI KASUS AFTER VISUAL AGENCY

    Penelitian ini membahas manajemen identitas dan keamanan kata sandi sebagai upaya menjaga kerahasiaan akun digital di After Visual Agency. Kurangnya pemahaman pengguna terhadap praktik keamanan dasar, seperti penggunaan password lemah, kebiasaan berbagi kredensial, serta tidak mengaktifkan autentikasi dua faktor, menyebabkan meningkatnya risiko kompromi akun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, kuesioner, dan kegiatan sosialisasi untuk memperoleh gambaran perilaku karyawan terkait pengelolaan identitas digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi sebagian besar karyawan masih menggunakan password sederhana dan menyimpan atau membagikan kredensial melalui aplikasi pesan instan. Setelah dilakukan sosialisasi mengenai pembuatan password kuat, pentingnya kerahasiaan akun, serta pemanfaatan autentikasi dua faktor, terjadi peningkatan signifikan pada tingkat kesadaran dan perubahan perilaku. Sebanyak 85% akun mulai memenuhi standar password kuat dan penggunaan 2FA meningkat secara konsisten. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi dan intervensi terstruktur berperan penting dalam meningkatkan keamanan identitas digital serta membangun budaya keamanan informasi di lingkungan organisasi.

  63. SISTEM PAKAR DIAGNOSA HAMA TANAMAN WORTEL BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING PADA KANTOR DINAS PERTANIAN KABANJAHE KABUPATEN KARO

    Sistem pakar adalah sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta, dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh pakar bidang tertentu. Kelebihan sistem pakar diantaranya adalah memungkinkan orang awam dapat mengerjakan pekerjaan para pakar (ahli). Indonesia memiliki sektor pertanian yang sangat luas sehinggga banyak masyarakat Indonesia yang sumber penghasilannya di bidang pertanian. Wortel (Daucus carota) adalah tanaman hortikultura penyimpan karbohidrat dalam jumlah besar untuk dapat tumbuh dan berbunga. Wortel termasuk tanaman umbi akar yang dikategorikan ke dalam sayuran. Salah satu kelemahan tanaman hortikultura adalah rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Munculnya hama dan penyakit pada tanaman hortikultura seperti wortel dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pemilihan benih wortel yang tak sehat, kebersihan lahan yang tak dilakukan secara teratur, dan tidak melakukan rotasi tanaman pada lahan. Selain itu, ada pula faktor karena kurangnya pengetahuan petani tentang cara mengatasi serangan hama dan penyakit tanaman wortel akibat terbatasnya waktu penyuluh pertanian untuk melakukan penyuluhan setiap hari guna mengedukasi para petani dan karena ketidaktersediaan sumber data yang kredibel untuk diakses setiap saat. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah perangkat lunak Hama Tanaman Wortel Berbasis Web Menggunakan Metode Forward Chaining.

  64. Pengembangan Web Restorasi Citra Menggunakan Metode Non-Local Means dan Wiener Filter

    Kualitas citra digital sering mengalami penurunan akibat noise dan blur yang muncul dari getaran kamera, kondisi pencahayaan yang buruk, maupun keterbatasan sensor. Pada penelitian ini dikembangkan ClearPix, aplikasi web yang mampu melakukan restorasi citra melalui proses denoising dan deblurring secara langsung di browser tanpa instalasi perangkat lunak tambahan. Metode Non-Local Means (NLM) digunakan untuk menghilangkan noise berdasarkan kemiripan patch piksel di seluruh citra, sedangkan Wiener Filter digunakan untuk meningkatkan ketajaman tepi dan memulihkan area buram. Hasil pengujian pada citra tulisan tangan menunjukkan peningkatan ketajaman garis dan pengurangan noise secara signifikan. Dengan pendekatan client-side, aplikasi ini menawarkan proses cepat, privasi pengguna terjaga, serta kemudahan akses.

  65. PENGELOMPOKAN PENILAIAN PENGGUNA TRANSPORTASI ONLINE DI DKI JAKARTA:ANALISIS CLUSTER ATAS KELENGKAPAN, HARGA, KUALITAS, DAN PELAYANAN

    The advancement of technology and the increasing use of
    smartphones have driven the growth of online transportation
    services in DKI Jakarta, making it essential for service providers
    to understand the elements that influence user perceptions. This
    study aims to group users based on their views regarding
    completeness, price, quality, and service using the K-Means
    analysis. The research employs a quantitative approach through
    the collection of primary data using a closed questionnaire
    administered to 50 respondents and secondary data sourced from
    relevant literature. The analysis process includes determining the
    initial centroid, calculating Euclidean distances, and updating
    cluster centers until they stabilize. The findings reveal the
    formation of three clusters: Cluster 1 emphasizes completeness
    and service, Cluster 2 gives the highest ratings across all
    variables, while Cluster 3 focuses more on quality and price
    suitability. ANOVA results indicate that all variables significantly
    distinguish the clusters, with price emerging as the most
    dominant factor. This segmentation provides a strategic
    foundation for service providers to develop improvements in
    features, quality, and pricing policies that are more targeted.

  66. Pembuatan Website Kitchen Inventory PT Andromeda Multi Teknotama (AMTEK)

    Accurate and structured inventory management is an essential aspect of maintaining smooth operational processes within a company, including the management of kitchen raw materials at PT. Andromeda Multi Teknotama (AMTEK). The current manual stock management process has caused several issues such as stock discrepancies, errors in recording Purchase Orders (PO) and Delivery Orders (DO), as well as delays in information that affect decision-making. This study aims to design and develop a Kitchen Inventory Website to improve the efficiency and accuracy of stock management. The Agile Development method was used through iterative stages, including planning, system design, development, testing, and implementation. Data were collected through field observations, interviews, and literature studies. The implemented system integrates stock recording, PO and DO creation, vendor price tracking, and real-time reporting. The system reduces input errors, accelerates stock verification, and provides more accurate reports to support managerial decisions. Overall, the Kitchen Inventory Website enhances operational efficiency, data transparency, and inventory management accuracy at PT. Andromeda Multi Teknotama.

  67. ANALISIS CLUSTER PENILAIAN PENGGUNA TRANSPORTASI ONLINE BERDASARKANKELENGKAPAN, HARGA, KUALITAS, DAN PELAYANAN DI DKI JAKARTA

    This study investigates user segmentation in online transportation
    services in DKI Jakarta as a foundation for developing effective
    service optimization strategies amid increasing digital mobility
    competition. Using a quantitative method with the K-Means
    Cluster algorithm applied to 50 respondents, users were grouped
    based on the aspects of Completeness, Price, Quality, and Service.
    The findings reveal three distinct user categories: Cluster 1 (30%)
    identified as “Completeness-Oriented Users,” Cluster 2 (36%) as
    “Value and Service Seekers” with the highest potential for
    loyalty, and Cluster 3 (34%) as “Quality-Focused Users.”
    Statistical results confirm that all four variables are valid
    distinguishing factors, with Price emerging as the primary
    determinant and Service receiving the highest average score.
    Therefore, it is concluded that platform providers need to adopt
    segmented service strategies tailored to the unique characteristic
    profiles of each user cluster.

  68. IMPLEMENTASI PROTOKOL TRANSMISI DATA AKUSTIK ZERO-INSTALL BERBASIS WEB AUDIO API DAN WEBASSEMBLY UNTUK KOMUNIKASI PADA LINGKUNGAN AIR-GAPPED

    Lingkungan sistem terisolasi (air-gapped) pada infrastruktur kritis memerlukan metode transfer data yang aman tanpa melanggar prinsip isolasi fisik. Metode konvensional seperti media penyimpanan USB rentan terhadap malware, sedangkan solusi transmisi akustik yang ada umumnya berbasis aplikasi natif yang memerlukan instalasi, sehingga sering kali terkendala kebijakan keamanan yang ketat. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan protokol transmisi data akustik berbasis Web Audio API dan WebAssembly (WASM) yang memungkinkan komunikasi teks terenkripsi secara real-time melalui peramban web tanpa memerlukan instalasi perangkat lunak (zero-install). Sistem dikembangkan menggunakan pustaka ggwave untuk modulasi sinyal Frequency Shift Keying (FSK) dan diuji kinerjanya berdasarkan parameter latensi, integritas data, dan jarak fisik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu beroperasi secara lintas platform (cross-platform) dengan efektif. Protokol transmisi cepat (fastest protocol) menawarkan latensi 40% lebih rendah dibandingkan protokol standar, namun mengalami peningkatan tingkat kesalahan karakter (Character Error Rate) yang signifikan pada kondisi bising. Sistem terbukti bekerja optimal sebagai metode komunikasi jarak dekat (near-field) dengan tingkat keberhasilan 100% pada jarak di bawah 50 cm. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan berbasis web valid sebagai solusi jembatan komunikasi praktis dan aman untuk lingkungan air-gapped.

  69. Rancang Bangun Sistem Multimedia Interaktif Berbasis Web Menggunakan Google Sheets API untuk Manajemen Data Arsip

    Sistem manajemen arsip digital menjadi solusi krusial dalam era transformasi digital untuk mengatasi tantangan pengelolaan dokumen fisik yang tidak efisien dan rentan terhadap kerusakan atau kehilangan. Penelitian ini mengembangkan sistem multimedia interaktif berbasis web menggunakan Google Sheets API sebagai infrastruktur pengelolaan data arsip. Metodologi penelitian menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) yang mencakup lima tahap sistematis. Sistem didesain dengan fitur-fitur interaktif untuk memfasilitasi pengunggahan, pengelolaan, pencarian, dan tampilan dokumen digital secara real-time. Integrasi Google Sheets API memungkinkan sinkronisasi data otomatis antara aplikasi web dan spreadsheet berbasis cloud, mengurangi ketergantungan pada infrastruktur database tradisional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem meningkatkan efisiensi manajemen arsip sebesar 78%, mengurangi waktu pencarian dokumen hingga 85%, dan menjamin keamanan serta integritas data melalui enkripsi dan kontrol akses berbasis peran. Implementasi antarmuka pengguna yang intuitif menggunakan HTML5, CSS3, dan JavaScript responsif memberikan pengalaman pengguna yang optimal di berbagai perangkat. Kesimpulannya, sistem multimedia interaktif berbasis web dengan Google Sheets API tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga menyediakan solusi berkelanjutan untuk pengelolaan arsip yang dapat diskalakan dan aman.

  70. KORELASI ANTARA TINGKAT SANITASI HIGIENE PERSONIL DAN KONTAMINASI SILANG BAKTERI PATOGEN (SALMONELLA SPP.) PADA KARKAS AYAM PASCA PEMERIKSAAN POSTMORTEM

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara tingkat sanitasi dan higiene personil dengan kontaminasi silang Salmonella spp. pada karkas ayam pasca pemeriksaan postmortem melalui pendekatan studi literatur deskriptif naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap prosedur higiene, seperti mencuci tangan, penggunaan sarung tangan, kebersihan pakaian kerja, serta penerapan desinfeksi tangan dan permukaan kerja, berperan penting dalam menurunkan prevalensi kontaminasi mikrobiologis. Sebaliknya, ketidakpatuhan terhadap prosedur tersebut meningkatkan risiko perpindahan patogen melalui kontak langsung maupun peralatan yang tidak higienis. Pemeriksaan postmortem terbukti penting dalam memastikan karkas layak konsumsi, tetapi tidak mampu sepenuhnya mencegah kontaminasi apabila sanitasi personil diabaikan. Oleh karena itu, penerapan prinsip sanitasi dan higiene secara konsisten, didukung oleh pengawasan dan budaya keselamatan pangan, menjadi strategi utama dalam pengendalian kontaminasi silang Salmonella spp. dan peningkatan keamanan pangan produk unggas.

  71. TINJAUAN LITERATUR: ANALISIS CACAT PADA COLD FORGING DENGAN FOKUS PADA PEMODELAN NUMERIK DAN PREDIKSI KERUSAKAN MATERIAL

    Cold forging merupakan proses pembentukan logam yang banyak digunakan pada industri manufaktur karena mampu menghasilkan komponen dengan presisi tinggi dan efisiensi material yang baik. Selain itu, proses ini juga memiliki tantangan berupa munculnya berbagai jenis cacat yang dapat menurunkan kualitas produk serta mengganggu stabilitas proses. Penelitian ini menyajikan tinjauan komprehensif terhadap lima studi terkait cacat pada proses cold forging yang meliputi retak permukaan, retak internal, chevron cracking, cacat akibat piercing, serta deformasi tidak stabil berupa inelastic buckling. Sintesis dari kelima jurnal menunjukkan bahwa cacat tersebut pada umumnya dipengaruhi oleh sifat material, kondisi mikrostruktur, parameter proses, geometri cetakan, dan kondisi tribologi pada antarmuka material dengan cetakan. Tinjauan ini juga menyoroti perkembangan metode prediksi modern, termasuk analisis akar masalah, simulasi numerik berbasis metode elemen hingga, dan model kerusakan anisotropik yang dapat memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai mekanisme kegagalan. Selain itu, studi kasus yang dikaji menegaskan bahwa cacat sering muncul pada tahap awal pembentukan dan dapat berkembang pada tahap selanjutnya apabila tidak dikendalikan dengan tepat. Tinjauan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi optimasi proses cold forging serta mendukung upaya menuju sistem produksi yang lebih stabil dan bebas cacat.

  72. RANCANG BANGUN MESIN PEMISAH SERABUT TAPAS KELAPA DAN COCOPEAT

    Serbuk sabut kelapa (cocopeat) merupakan hasil samping pengolahan kelapa yang memiliki nilai guna tinggi di berbagai bidang. Material ini dapat dimanfaatkan sebagai media tanam hortikultura, penyerap kotoran dalam peternakan, hingga bahan pendukung industri dan pengolahan lingkungan. Selain memperluas pemanfaatan limbah kelapa, cocopeat juga menjadi alternatif ramah lingkungan sebagai pengganti bahan tidak terbarukan seperti gambut. Dengan kemampuan menyimpan air, memperbaiki struktur tanah, serta menyerap zat kimia, cocopeat mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi pencemaran. Oleh karena itu, cocopeat berpotensi besar dalam mendukung pertanian berkelanjutan, pengolahan limbah, serta pengembangan industri hijau.

    Kata kunci: cocopeat, serabut kelapa, cocofeaber, mesin pengayak.

     

    Abstract

    Coconut coir powder (cocopeat) is a by-product of the coconut processing industry with high value and versatile applications. It can be used as a horticultural growing medium, an absorber of livestock waste, and as a supporting material in industrial and environmental management processes. In addition to utilizing coconut waste, cocopeat serves as an eco-friendly alternative to non-renewable materials such as peat. With its ability to retain moisture, improve soil structure, and absorb chemicals, cocopeat effectively enhances agricultural productivity and reduces pollution. Therefore, cocopeat holds great potential in supporting sustainable agriculture, waste management, and the development of environmentally friendly industries.

    Keywords: cocopeat, coconut fiber, cocofeaber, screening machine.

  73. RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI KUALITAS MINYAK KAYU PUTIH DI KABUPATEN BURU BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT)

    This research is research and development (R&D). The purpose of this study was to design an Internet of Things (IoT)-based eucalyptus oil quality detection system in Buru Regency and to determine the results of system development testing using a tool testing method. This development involved the implementation of an ESP32, a DS18b20 temperature sensor, a pH sensor, an MQ3 sensor, an Arduino, and a Telegram application for user information. Test results showed the physical characteristics of the eucalyptus oil quality detector performed well, with a functionality suitability rating of 100%, indicating the system was suitable for use. Furthermore, the usability evaluation results, based on user feedback, were categorized as very good, ranging from 81 to 100%.

  74. ANALISIS PROSES LAJU KOROSI PELAT TANK TOP PADA KAPAL BULK CARRIER MV TRIFOSA DI GALANGAN JANATA MARINA INDAH SEMARANG

    Penelitian ini membahas analisis proses laju korosi pelat tank top pada kapal bulk carrier MV Trifosa di Galangan Janata Marina Indah Semarang. Tank top merupakan komponen struktural penting yang berfungsi menopang beban muatan curah, sehingga ketahanan terhadap korosi sangat krusial bagi keselamatan dan umur pakai kapal. Masalah utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana laju korosi pada material baja ASTM A36 dan A572 ketika terpapar air hujan maupun air laut, serta apakah tingkat kekerasan pelat memengaruhi laju korosi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan studi lapangan, uji laboratorium, serta studi literatur. Data primer diperoleh melalui pengujian langsung pada material pelat baja, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari dokumen teknis dan referensi pustaka. Analisis dilakukan dengan menghitung laju korosi menggunakan rumus standar serta uji kekerasan Rockwell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju korosi pada baja A36 dan A572 berbeda ketika direndam dalam media korosif, dengan kecenderungan material yang lebih rendah kekerasannya mengalami laju korosi yang lebih cepat. Selain itu, uji Rockwell memperlihatkan bahwa nilai kekerasan pelat berpengaruh signifikan terhadap tingkat ketahanan korosi. Dapat disimpulkan bahwa pemilihan material, perlakuan permukaan, dan metode perlindungan seperti coating menjadi faktor penting untuk mengurangi risiko korosi pada pelat tank top. Temuan ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi industri galangan kapal dalam upaya optimalisasi perawatan dan perbaikan kapal, khususnya dalam meningkatkan efisiensi dan umur pakai struktur pelat tank top.

  75. ANALISIS SISTEM INFORMASI QR CODE BERBASIS WEB UNTUK PRESENSI DAN AKSES MEMBER DALAM TINGKAT KEPUASAN MEMBER DI WIJAYA  FITNESS CENTER KOTA LUBUKLINGGAU

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalsis pengaruh system Code QR berbasis web terhadap krpuasan member pada fitness center Wijaya. Metode penelitian pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, dan observasi melalui anggota gym. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem QR Code berbasis web memberikan dampak positif terhadap kepuasan member, terutama dalam aspek kecepatan akses, keamanan data,  dan keakuratan kehadiran. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa implementasi sistem QR Code berbasis web berperan penting dalam meningkatkan kepuasan member dan mendukung efektivitas operasiomal pada fitness center Wijaya.

  76. ANALISIS PENGARUH HARGA, KUALITAS, DAN PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN MASYARAKAT DALAM MEMILIH LAYANAN TRANSPORTASI ONLINE DI DEPOK

    This study aims to analyze the influence of price, quality, and service on community decisions in choosing online transportation services in Depok City. The rapid development of online transportation has encouraged people to consider various factors when selecting a service, particularly price, service quality, and overall service performance. This research employs a quantitative approach, with data collected through questionnaires distributed to users of online transportation services in Depok. The collected data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of statistical software. The results indicate that price, quality, and service have a significant partial and simultaneous effect on people’s decisions to choose online transportation services. These findings are expected to provide valuable insights for online transportation service providers in improving service quality and implementing competitive pricing strategies to enhance user interest and loyalty.

  77. KESADARAN KEAMANAN DIGITAL DI ERA CLOUD COMPUTING DAN SMARTPHONEPADA SENAT MAHASISWA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UIN SULTAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

    Perkembangan teknologi cloud computing dan smartphone sangat membantu meningkatkan efisiensi kinerja organisasi, namun juga hal ini tentunya membawa risiko kejahatan digital yang bisa mengancam keamanan data. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis tingkat kesadaran keamanan digital pada anggota Senat Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi serta mengukur efektivitas sosialisasi yang dilakukan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan kuisioner, penelitian melibatkan 20 responden sebagai peserta sosialisasi. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian besar anggota belum memahami jenis kejahatan digital maupun cara penanggulangannya. Setelah sosialisasi, terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan, terutama terkait ancaman digital, penggunaan autentikasi dua faktor (2FA), serta praktik keamanan perangkat dan layanan cloud. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi mampu meningkatkan literasi keamanan digital, namun upaya edukasi lanjutan dan penyusunan langkah-langkah penerapan keamanan masih diperlukan agar kesadaran keamanan dapat diterapkan secara konsisten dalam aktivitas organisasi sehari-hari.

  78. SISTEM REKOMENDASI FAKTOR E-COMMERCE YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN MAKANAN

    Perkembangan teknologi digital mendorong pertumbuhan layanan pesan-antar makanan berbasis online, salah satunya ShopeeFood, yang semakin diminati oleh konsumen khususnya mahasiswa dan masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian makanan melalui ShopeeFood, meliputi kualitas pelayanan, intensitas promosi, persepsi risiko, serta pengalaman pengguna aplikasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dengan menelaah artikel jurnal ilmiah terkait layanan pesan-antar makanan dan perilaku konsumen digital. Teknik analisis meliputi reduksi data, pengelompokan temuan penelitian, dan sintesis terhadap hasil-hasil penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa dimensi kualitas layanan, terutama reliabilitas dan responsivitas, promosi berbasis diskon dan gratis ongkir, kemudahan penggunaan aplikasi, serta kepercayaan konsumen memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Persepsi risiko yang rendah juga meningkatkan peluang pembelian ulang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan strategi peningkatan layanan ShopeeFood di tengah persaingan e-commerce yang ketat.

  79. SISTEM  REKOMENDASI  TEMPAT  MAKAN  MENGGUNAKAN  ALGORTIMA  TYPICALITYBASED  COLLABORATIVE  FILTERING

    Penelitian  ini  mencakup  spektrum  luas  studi  mengenai  Sistem  Rekomendasi  Kuliner  dan  Pemilihan  Lokasi  Tempat  Makan  di  berbagai  wilayah  di  Indonesia,  termasuk  Pekanbaru,  Batubara,  Makassar,  Gunungkidul,  dan  Karangasem.  Tujuan  utama  dari  keseluruhan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengatasi  tantangan  dalam  menemukan  lokasi  kuliner  yang  optimal  dan  relevan  bagi  pengguna,  baik  berdasarkan  kebutuhan  spesifik  (Halal),  ketersediaan  jalur  terpendek,  maupun  preferensi  pribadi.  Secara  kolektif,  hasil  dari  studi-studi  ini  memberikan  bukti  tentang  efektivitas  penerapan  berbagai  algoritma  dan  model  kecerdasan  buatan  dalam  menciptakan  sistem  pendukung  keputusan  yang  akurat,  personal,  dan  efisien  bagi  pengguna  dalam  memilih  tempat  makan.

  80. SEGMENTASI PENGGUNA OJEK ONLINE MENGGUNAKAN ANALISIS CLUSTER PADA VARIABEL KUALITAS LAYANAN, PERSEPSI NILAI, HARGA DAN PROMOSI, PERCEIVED DIFFERENTIATION, DAN KEPUASAN PENGGUNA

    The rapid development of online motorcycle taxi services in Indonesia has caused competition between platform providers to be more intense, so understanding of user characteristics and perceptions is important. This study aims to identify the segmentation of online motorcycle taxi users based on the perception of service quality, perception of value, price and promotion, perceived differentiation, and user satisfaction. This study uses a quantitative approach with an exploratory descriptive method. Data was collected through an online questionnaire from 100 respondents using online motorcycle taxis in Indonesia with a five-point Likert measurement scale, then analyzed using the K-Means Cluster method. The results of the study show the formation of two clusters of online motorcycle taxi users with different characteristics. The first cluster consists of users with a moderate level of perception and satisfaction with online motorcycle taxi services, while the second cluster is users with a high level of perception and satisfaction with all research variables. The results of the ANOVA test showed that service quality, value perception, price and promotion, perceived differentiation, and user satisfaction provided significant differences between clusters, with perceived differentiation as the most dominant variable. This study concludes that online motorcycle taxi users are heterogeneous, so different service and marketing strategies are needed for each segment to increase user satisfaction and loyalty in a sustainable manner.

  81. SEGMENTASI PENGGUNA UNTUK STRATEGI PENINGKATAN LAYANAN MENGGUNAKAN ANALISIS CLUSTER BERDASARKAN VARIABEL KEAMANAN TRANSAKSI,PENGALAMAN EMOSIONAL,KUALITAS PRODUK, DAN KEPUASAN

    This study aims to segment users based on Transaction Security, Emotional Experience, Product Quality, and Satisfaction as a basis for developing service improvement strategies. The k-means cluster method was applied to data collected from 50 respondents. The results revealed two distinct clusters. The first cluster represents users with highly positive perceptions regarding emotional experience, product quality, and satisfaction, while the second cluster consists of users with moderate evaluations on these variables. Emotional Experience, Product Quality, and Satisfaction significantly differentiate the clusters, whereas Transaction Security does not contribute to cluster separation due to the absence of response variation. These findings provide a clear segmentation of users, offering valuable insights for designing targeted service improvement strategies.

  82. ANALISIS K-MEANS CLUSTERING DALAM MENGELOMPOKKAN PENGGUNA ONLINE GROCERY PLATFORM BERDASARKAN VARIABEL KEAMANAN TRANSAKSI, KEAMANAN DATA, KECEPATAN PENGIRIMAN, KETEPATAN WAKTU PENGIRIMAN, DAN BIAYA PENGIRIMAN

    This study aims to segment users of an Online Grocery Platform based on their perceptions of service quality, particularly regarding transaction security, data security, delivery timeliness, delivery speed, and shipping costs. Using the K-Means clustering method with 50 respondents, the analysis successfully formed three distinct clusters that represent different patterns of customer satisfaction. Cluster 1 consists of users who report very high satisfaction across all service attributes, particularly in transaction security, data protection, and delivery performance. Cluster 2 represents users with moderate and stable evaluations on all variables. Meanwhile, Cluster 3 includes users who express low satisfaction related to security and shipping costs but show relatively positive perceptions of delivery speed and timeliness. The segmentation illustrates that user perceptions toward the Online Grocery Platform are diverse and can be classified into clearly differentiated groups. These findings provide insights for companies in identifying priority segments and designing targeted strategies to improve service performance, especially in enhancing security aspects and optimizing shipping cost structures.

  83. ANALISIS EFISIENSI PROSES KERJA PADA USAHA LAUNDRY RUMAHAN MENGGUNAKAN OPERATION PROCESS CHART (OPC) DAN DIAGRAM ALIR DI KECAMATAN CIPOCOK JAYA, SERANG, BANTEN

    Kesibukan masyarakat modern yang semakin tinggi membuat jasa laundry menjadi solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan mencuci pakaian, terutama di daerah perkotaan. Usaha laundry rumahan berkembang pesat karena menawarkan efisiensi waktu dan kemudahan bagi konsumen. Namun, dalam praktiknya, banyak usaha laundry yang belum mengelola proses kerjanya secara sistematis, sehingga menimbulkan berbagai inefisiensi seperti waktu tunggu yang lama, penumpukan cucian, dan pembagian kerja yang tidak optimal.Penelitian ini bertujuan untuk memetakan proses kerja laundry rumahan menggunakan metode Operation Process Chart (OPC) dan Diagram Alir, guna mengidentifikasi aktivitas yang tidak bernilai tambah serta hambatan dalam alur kerja. Melalui analisis tersebut, dapat diketahui bagian-bagian proses yang perlu disederhanakan atau diperbaiki untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang aplikatif untuk perbaikan sistem kerja pada usaha laundry rumahan agar pelayanan menjadi lebih cepat, terstruktur, dan memuaskan pelanggan.

  84. PERANCANGAN SISTEM REKOMENDASI HYBRID UNTUK TOKO ONLINE KECIL DAN MENENGAH

    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong peningkatan penggunaan platform e-commerce pada sektor usaha kecil dan menengah (UKM). Namun, keterbatasan dalam memberikan rekomendasi produk yang relevan menjadi tantangan utama bagi toko online berskala kecil. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem rekomendasi hybrid yang menggabungkan metode content-based filtering dan collaborative filtering untuk meningkatkan kualitas rekomendasi produk. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan model Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Sistem dirancang untuk memproses informasi produk serta preferensi pengguna secara konseptual tanpa menggunakan data dalam jumlah besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan hybrid mampu mengatasi kelemahan yang terdapat pada masing-masing metode tunggal, seperti masalah overspecialization pada content-based filtering dan cold start pada collaborative filtering. Pengujian black box menunjukkan bahwa sistem mampu menjalankan fungsi utamanya sesuai kebutuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem rekomendasi hybrid dapat menjadi solusi potensial bagi toko online kecil dan menengah untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji sistem menggunakan data aktual dan mengembangkan algoritma yang lebih adaptif untuk meningkatkan akurasi rekomendasi.

  85. REKOMENDASI: LAPTOP MENGGUNAKAN CALLABORATIVE FILTERING DAN CONTENT BASED FILTERING

    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perangkat komputasi seperti laptop. Banyaknya variasi merek, tipe, dan spesifikasi sering membuat pengguna kesulitan memilih perangkat yang sesuai kebutuhan. Sistem rekomendasi menjadi solusi untuk memberikan rekomendasi produk yang relevan dan personal. Penelitian ini mengembangkan sistem rekomendasi laptop dengan metode Collaborative Filtering dan Content-Based Filtering. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan sistem rekomendasi hybrid yang mampu memberikan rekomendasi akurat berdasarkan kesamaan perilaku pengguna dan kesesuaian spesifikasi laptop. Hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan dan memberikan rekomendasi yang lebih tepat sasaran.

  86. ETIKA PENGAMBILAN KEPUTUSAN OTOMATIS: ANALISIS SISTEMATIS TENTANG TANTANGAN MULTIDIMENSI DALAM SISTEM KECERDASAN BUATAN

    Tantangan etika dalam pengambilan keputusan otomatis oleh kecerdasan buatan dan sistem algoritma semakin mendesak seiring percepatan adopsi teknologi di berbagai sektor. Penelitian ini mengataasi kesenjangan kritis dalam memahami isu etika berdimensi banyak ini, khususnya dalam konteks Indonesia. Studi ini menganalisis 23 artikel akademik yang diterbitkan antara tahun 2021 dan 2025 menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, dengan fokus pada tiga tantangan inti: bias, transparansi, dan akuntabilitas. Penelitian mengidentifikasi enam domain etika yang saling terkait: bias dan diskriminasi algoritmik, transparansi dan explainability, akuntabilitas dan tanggung jawab, privasi dan keamanan data, tata kelola dan regulasi, serta hak asasi manusia dan keadilan sosial. Domain-domain ini membentuk ekosistem masalah etika kompleks yang memerlukan pendekatan holistik bukan fragmentaris. Penelitian mengidentifikasi gap regulasi spesifik di Indonesia, termasuk ketiadaan standar audit algoritma nasional dan badan pengawas kecerdasan buatan yang independen. Tantangan etika AI bukan sekadar isu teknis tetapi persoalan praktis yang mempengaruhi masyarakat Indonesia. Integrasi nilai-nilai lokal seperti musyawarah dan gotong royong dalam kerangka kerja etika sangat penting untuk membangun kepercayaan dan legitimasi publik. Pendekatan komprehensif yang melibatkan pengembang, pembuat kebijakan, dan peneliti diperlukan untuk membangun struktur tata kelola yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel dengan menempatkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial di pusat pengembangan teknologi.

  87. Analisis Kepuasan Pengguna Transjakarta Koridor B13 (Summarecon Bekasi – Blok M) Menggunakan Metode K-Means Clustering

    Transportasi publik memiliki peran penting dalam mendukung
    mobilitas masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk
    menganalisis tingkat kepuasan pengguna Transjakarta pada Koridor
    B13 (Summarecon Bekasi – Blok M) menggunakan metode K-Means
    Clustering. Subjek penelitian mencakup pengguna aktif
    Transjakarta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan pekerja.
    Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert
    1–5 yang mencakup indikator kualitas pelayanan dan fasilitas.
    Pengolahan data dilakukan menggunakan aplikasi RapidMiner
    untuk mengelompokkan tingkat kepuasan pengguna. Hasil analisis
    menunjukkan terbentuknya tiga cluster utama yang
    merepresentasikan kategori puas, cukup, dan tidak puas. Faktor
    ketepatan waktu dan kenyamanan menjadi aspek yang paling
    berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pengguna. Penelitian ini
    diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengelola
    Transjakarta dalam meningkatkan kualitas layanan di Koridor B13.

  88. ANALISIS POSTUR KERJA DAN RISIKO MSDS PADA INDUSTRI UMKM KELAPA PARUT DENGAN PENDEKATAN RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT (REBA)

    Industri kelapa parut melibatkan aktivitas manual berulang yang berpotensi menyebabkan gangguan musculoskeletal disorders (MSDs) akibat postur kerja tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan menganalisis postur kerja pekerja pada proses pengupasan, pemarutan, dan pengemasan kelapa parut menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk mengidentifikasi tingkat risiko MSDs. Pendekatan ini dikombinasikan dengan Nordic Body Map (NBM) untuk memetakan keluhan pada berbagai bagian tubuh.

     

  89. UJI ORGANOLEPTIK PENAMBAHAN EKSTRAK JERUK NIPIS & KUNYIT TERHADAP PRODUK PANGAN ROTI BERPENGAWET DAN NON PENGAWET

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekstrak jeruk nipis dan kunyit terhadap produk pangan roti yang berpengawet dan non pengawet. Tujuan dari penelitian untuk mengevaluasi perbedaan roti berpengawet dan non pengawet serta efektivitas ekstrak jeruk nipis dan kunyit sebagai pengawet alami. Metode yang digunakan adalah pengujian organoleptik kepada panelis yang tidak terlatih pada roti yang diberi ekstrak jeruk nipis dan kunyit serta tanpa ekstrak. Kriteria yang diuji yaitu warna, aroma, dan tekstur. Roti dibagi menjadi dua kelompok, yaitu berpengawet dan non pengawet, dan disimpan pada suhu ruang 27°C selama 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa roti berpengawet dengan ekstrak jeruk nipis dan kunyit menunjukkan perubahan warna dan tekstur yang lebih stabil dibandingkan dengan roti tanpa ekstrak. Roti non pengawet dengan ekstrak jeruk nipis memiliki tekstur lebih keras dan bebas, sementara ekstrak kunyit menghasilkan warna kuning dan tekstur yang lebih keras.

  90. PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP DAYA BELI PADA SOSIALISASI INOVASI PRODUK BAWANG MERAH TERHADAP MINAT BELI PEGAWAI DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN KABUPATEN BREBES

    Inovasi produk bawang merah menjadi salah satu strategi yang diupayakan Pemerintah Kabupaten Brebes untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah. Namun, keberhasilan inovasi tersebut sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan sikap pegawai sebagai bagian dari internal stakeholder. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pengetahuan dan Sikap terhadap daya beli terhadap Minat Beli pegawai terhadap inovasi produk bawang merah. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 101 responden, instrumen penelitian telah melewati uji validitas dan reliabilitas dengan hasil yang menunjukkan instrumen layak digunakan. Analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa Pengetahuan dan Sikap terhadap daya beli berpengaruh signifikan, baik secara simultan maupun parsial, terhadap Minat Beli; dengan Pengetahuan menjadi faktor yang paling dominan. Model regresi terbukti memenuhi seluruh asumsi klasik sehingga hasil penelitian dapat dipercaya. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan edukasi dan sosialisasi terkait inovasi produk bawang merah untuk memperkuat minat beli pegawai sebagai langkah awal dalam mendorong keberhasilan implementasi inovasi di lingkungan instansi.

  91. Integrasi Dimensi Etika Profesi dalam Sistem Pendukung Keputusan Adopsi Kecerdasan Buatan Generatif di Perguruan Tinggi

    Adopsi Kecerdasan Buatan Generatif (GenAI) di perguruan tinggi 
    menuntut pengambilan keputusan strategis yang tidak hanya 
    didasarkan pada kelayakan teknis, tetapi juga pada kepatuhan 
    terhadap standar etika profesi. Penelitian ini bertujuan untuk 
    membangun basis pengetahuan bagi Sistem Pendukung Keputusan 
    (SPK) tata kelola GenAI dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip 
    etika profesional. Menggunakan pendekatan semantic literature 
    review terhadap 595 publikasi peer-reviewed dan 3.808 artikel 
    Scopus, studi ini mengidentifikasi dan memvalidasi lima kriteria 
    etis utama sebagai parameter keputusan: (1) integritas akademik, 
    (2) privasi data, (3) bias algoritma, (4) transparansi sistem, dan 
    (5) kesetaraan akses. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelima 
    dimensi ini merupakan variabel kritis yang harus dipertimbangkan 
    oleh administrator dan pendidik dalam merumuskan kebijakan 
    adopsi teknologi yang bertanggung jawab. Penelitian ini 
    merekomendasikan sebuah kerangka kerja SPK multikriteria yang menempatkan etika profesi sebagai landasan utama dalam 
    evaluasi dan seleksi alat GenAI dalam ekosistem pendidikan 
    digital.

  92. SISTEM REKOMENDASI PEMILIHAN PRODUK SKINCARE BERBASIS PREFERENSI DAN KARAKTERISTIK KULIT

    Perkembangan industri skincare yang sangat pesat menyebabkan konsumen dihadapkan pada banyak pilihan produk dengan berbagai kandungan, fungsi, dan klaim manfaat. Kondisi ini sering menimbulkan kebingungan dalam menentukan produk yang sesuai dengan jenis dan permasalahan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membahas sistem rekomendasi pemilihan produk skincare yang mampu memberikan saran produk secara personal berdasarkan karakteristik kulit dan preferensi pengguna. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data pengguna, pengolahan data karakteristik kulit, serta penerapan metode sistem rekomendasi seperti content-based filtering dan rule-based system. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem rekomendasi dapat membantu pengguna dalam memilih produk skincare yang lebih tepat, mengurangi risiko ketidaksesuaian produk, serta meningkatkan kepuasan pengguna. Dengan adanya sistem ini, diharapkan proses pemilihan produk skincare menjadi lebih efektif, efisien, dan berbasis data.

     

  93. PROTOTIPE POMPA AIR MINI BERBASIS MOTOR DCDENGAN MENGGUNAKAN ENGINEERING DESIGN METHODUNTUK MENINGKATKAN SIRKULASI DAN KEBERSIHAN AIR PADA AKUARIUM MINI DI RUMAH

    This research aims to design and develop a DC motor-based mini water pump prototype by implementing the Engineering Design Method. The primary objective is to enhance water circulation and cleanliness in mini aquariums, addressing the issue of rapid water turbidity caused by minimal circulation and the absence of an automatic filtration system that necessitates frequent manual cleaning. The prototype is controlled by an Arduino Uno R3 and utilizes a DC motor regulated by an L298N motor driver. The system operates entirely based on time-based logic without sensors, in which the pump activates for ten minutes and deactivates for five minutes repeatedly. Testing results indicate that the prototype functions stably according to the programmed schedule and effectively maintains water flow in aquariums with a capacity of less than 8 liters. The success of this automatic circulation system significantly delays the water clouding process and reduces the frequency of manual maintenance. Given its relatively affordable cost, this device is concluded to be a practical solution for maintaining the ecosystem and hygiene of mini household aquariums.

    Keywords: Mini water pump, DC motor, Arduino Uno, automatic circulation, mini aquarium, Engineering Design Method.

     

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun prototipe mesin pompa air mini berbasis motor DC dengan menerapkan Engineering Design Method. Tujuan utamanya adalah meningkatkan sirkulasi dan kebersihan air pada akuarium mini, mengatasi masalah air cepat keruh akibat minimnya sirkulasi dan tidak adanya sistem filtrasi otomatis yang menuntut pembersihan manual rutin. Prototipe ini dikendalikan oleh Arduino Uno R3 dan menggunakan motor DC yang diatur dayanya oleh driver motor L298N. Sistem ini beroperasi sepenuhnya berdasarkan logika waktu, tanpa sensor, di mana pompa menyala selama sepuluh menit dan mati selama lima menit secara berulang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe mampu bekerja secara stabil sesuai program waktu dan efektif menjaga aliran air pada akuarium berkapasitas di bawah 8 liter. Keberhasilan sistem sirkulasi otomatis ini secara signifikan memperlambat proses pengeruhan air dan mengurangi frekuensi pembersihan manual. Dengan biaya yang relatif terjangkau, alat ini disimpulkan sebagai solusi praktis untuk menjaga ekosistem dan kebersihan akuarium mini di rumah tangga

    Kata kunci: Pompa air mini, motor DC, Arduino Uno, sirkulasi otomatis, akuarium mini, Engineering Design Method

  94. ANALISIS DAN PENGUJIAN APLIKASI WEB PEMESANAN CAFÉMENGGUNAKAN METODE ISO/IEC 29119

    Perkembangan teknologi informasi mendorong pelaku usaha cafe untuk mengadopsi aplikasi web sebagai media pemesanan guna meningkatkan efisiensi layanan dan kepuasan pelanggan. Namun, kualitas aplikasi web harus dijamin agar sistem dapat berfungsi sesuai kebutuhan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji aplikasi web pemesanan cafe menggunakan standar pengujian perangkat lunak ISO/IEC 29119. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kebutuhan sistem, perancangan skenario pengujian, pelaksanaan pengujian fungsional, serta evaluasi hasil pengujian berdasarkan dokumen uji ISO/IEC 29119. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar fungsi utama aplikasi berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna, meskipun masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian minor yang perlu diperbaiki. Dengan penerapan standar ISO/IEC 29119, proses pengujian menjadi lebih terstruktur dan terdokumentasi dengan baik sehingga dapat meningkatkan kualitas aplikasi web pemesanan cafe.

    Kata kunci: Aplikasi Web, Pemesanan Cafe, Pengujian Perangkat Lunak, ISO/IEC 29119.

     

    Abstract

    Developments in information technology are encouraging cafe businesses to adopt web applications as ordering tools to improve service efficiency and customer satisfaction. However, the quality of the web application must be guaranteed to ensure the system functions according to user needs. This study aims to analyze and test a cafe ordering web application using the ISO/IEC 29119 software testing standard. The research methods used were system requirements analysis, test scenario design, functional testing, and evaluation of test results based on the ISO/IEC 29119 test documentation. The results indicate that most of the application's main functions function according to user requirements, although some minor inconsistencies were identified that needed to be corrected. By implementing the ISO/IEC 29119 standard, the testing process becomes more structured and well-documented, thereby improving the quality of the cafe ordering web application.

    Keywords: Web Application, Cafe Ordering, Software Testing, ISO/IEC 29119.

  95. PENGARUH SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS APLIKASI DIGITAL TERHADAP KECEPATAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana sistem informasi akuntansi berbasis aplikasi digital mempengaruhi kecepatan pembuatan laporan keuangan pada mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Bina Insan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya penggunaan aplikasi digital seperti Accurate Lite, BukuKas, dan Microsoft Excel dalam proses pembelajaran akuntansi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan melakukan survei terhadap delapan puluh responden.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi digital berdampak positif dan signifikan terhadap kecepatan penyusunan laporan keuangan, dengan koefisien regresi sebesar 0,73 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 67,4%. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1–5. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi digital mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyusunan laporan keuangan. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran akuntansi sebagai sarana peningkatan kompetensi dan produktivitas mahasiswa di era informasi.

  96. ANALISIS KUALITAS SISTEM DAN KEPUASAN PENGGUNA APLIKASI DOMPET DIGITAL BERDASARKAN ULASAN GOOGLE PLAYSTORE

    Pertumbuhan layanan dompet digital di Indonesia sangat mengesankan, seperti yang terlihat dari tingginya jumlah unduhan dan ulasan di Google PlayStore. Tingginya penggunaan tidak selalu sejalan dengan tingkat kepuasan pengguna, meskipun demikian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas sistem dan kepuasan pengguna berdasarkan ulasan pengguna aplikasi dompet digital di Google PlayStore. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang memanfaatkan teknik analisis teks pada 500 ulasan terbaru aplikasi dompet digital seperti DANA, OVO, dan ShopeePay. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem, termasuk kecepatan akses, keandalan, keamanan, dan keramahan pengguna, adalah faktor utama yang memengaruhi kepuasan. Namun, keluhan tentang kesalahan, transaksi yang gagal, dan waktu verifikasi yang lama masih banyak terjadi dan menurunkan peringkat aplikasi. Penelitian ini berkontribusi kepada pengembang aplikasi dengan meningkatkan kinerja sistem berdasarkan pengalaman pengguna yang sebenarnya.

  97. PENINGKATAN LITERASI KEAMANAN SIBER MAHASISWA SISTEM INFORMASI MELALUI SOSIALISASI FIREWALL, ANTIVIRUS, DAN ENKRIPSI

    Perkembangan cepat teknologi informasi beriringan dengan meningkatnya ancaman kejahatan siber yang dapat memberikan risiko pada keamanan serta kerahasiaan informasi. Mahasiswa, terutama yang sedang belajar di Program Studi Sistem Informasi, merupakan kelompok yang aktif menggunakan teknologi digital, tetapi tingkat pemahaman mereka tentang keamanan siber masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang keamanan siber di kalangan mahasiswa melalui kegiatan sosialisasi yang menitikberatkan pada pengenalan konsep dasar tentang firewall, antivirus, dan enkripsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan penyuluhan, yang mencakup penyampaian materi secara interaktif, praktik dan refleksi sederhana, serta evaluasi melalui diskusi dan tanya jawab. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan untuk mahasiswa Program Studi Sistem Informasi kelas E di Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi dengan total 42 peserta. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai dasar-dasar keamanan siber, fungsi firewall dalam melindungi jaringan, peran antivirus dalam mencegah malware, serta pentingnya enkripsi untuk menjaga privasi. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran dan sikap mahasiswa untuk menerapkan praktik keamanan digital dengan cara yang lebih aman dan bertanggung jawab.

  98. SERANGAN SIBER DAN DAMPAKNYA TERHADAP INFRASTRUKTUR DIGITAL

    Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong percepatan digitalisasi di berbagai sektor, termasuk pemerintahan, industri, pendidikan, dan layanan publik. Infrastruktur digital menjadi tulang punggung utama dalam mendukung aktivitas tersebut. Namun, meningkatnya ketergantungan terhadap sistem digital juga diikuti oleh tingginya risiko serangan siber. Serangan siber seperti malware, ransomware, phishing, dan Distributed Denial of Service (DDoS) dapat mengganggu ketersediaan layanan, merusak integritas data, serta mengancam kerahasiaan informasi. Dampak serangan siber terhadap infrastruktur digital tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi, penurunan kepercayaan publik, serta potensi ancaman terhadap keamanan nasional. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji jenis-jenis serangan siber yang umum terjadi serta menganalisis dampaknya terhadap stabilitas dan keandalan infrastruktur digital. Selain itu, dibahas pula pentingnya penerapan strategi keamanan siber yang komprehensif, mencakup aspek teknologi, kebijakan, dan peningkatan kesadaran sumber daya manusia. Dengan upaya pencegahan dan mitigasi yang tepat, risiko serangan siber dapat diminimalkan sehingga infrastruktur digital dapat berfungsi secara aman dan berkelanjutan.

  99. IMPLEMENTASI ALGORITMA BUBBLE SORT DALAM PENGURUTAN DATA STOK PRODUK YANG PALING BANYAK TERJUAL (STUDI KASUS: FRESH SMOOTHIE)

    Penelitian ini mengkaji penerapan algoritma Bubble Sort dalam pengurutan data stok produk Fresh Smoothie berdasarkan jumlah stok yang terjual. Algoritma ini digunakan untuk mengurutkan data penjualan secara otomatis dalam urutan menaik (ascending) dan menurun (descending), sehingga memudahkan pengelolaan stok produk. Sistem ini dibangun dengan menggunakan PHP, CSS, dan JavaScript, serta MySQL sebagai database untuk penyimpanan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan algoritma Bubble Sort dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan stok dan penjualan, mengurangi kesalahan manusia, serta mempercepat proses pengambilan keputusan terkait pengelolaan inventaris produk.

  100. BIJAK MENGELOLA INFORMASI : MENCEGAH PENYALAHGUNAAN DATA DILINGKUNGAN DESA (STUDI KASUS RT 16 KELURAHAN SUKA KARYA, KOTA BARU, KOTA JAMBI)

    Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kemudahan dalam pengelolaan dan penyebaran informasi di lingkungan desa, namun juga meningkatkan risiko penyalahgunaan data pribadi masyarakat. Rendahnya literasi digital dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan data menjadi faktor utama terjadinya kebocoran dan penyalahgunaan informasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam mengelola informasi secara bijak guna mencegah penyalahgunaan data di lingkungan desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif lapangan yang dilaksanakan di RT 16 Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan masyarakat serta pihak terkait. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi mengenai pengelolaan informasi dan risiko penyalahgunaan data mampu meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya dalam mengenali jenis data pribadi, potensi risiko penyalahgunaan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan edukasi ini, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima, menyimpan, dan membagikan informasi sehingga dapat meminimalkan risiko penyalahgunaan data di lingkungan desa.

  101. ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA UMKM USAHA NASI GORENG SUKUR MENDALO MENGGUNAKAN ISO 31000

    UMKM Usaha Nasi Goreng Sukur Mendalo merupakan unit usaha kuliner yang sangat bergantung pada kecepatan proses produksi, mutu bahan baku, serta kualitas pelayanan kepada pelanggan. Namun demikian, pemanfaatan peralatan elektronik, pengelolaan data digital sederhana, dan sistem transaksi daring turut menimbulkan berbagai potensi risiko, baik dari sisi operasional maupun teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan manajemen risiko pada UMKM tersebut dengan menggunakan kerangka kerja ISO 31000. Metode penelitian yang diterapkan meliputi tahapan identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, serta penanganan risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama yang dihadapi meliputi kerusakan peralatan memasak, gangguan ketersediaan bahan baku, serta kesalahan dalam pencatatan transaksi. Berdasarkan temuan tersebut, disusun rekomendasi pengendalian risiko guna meminimalkan dampak gangguan yang berpotensi menghambat kelangsungan operasional usaha.

  102. OPTIMALISASI KINERJA SISTEM INFORMASI MELALUI IMPLEMENTASI MANAJEMEN BASIS DATA TERINTEGRASI

    The advancement of information technology requires information systems capable of managing data quickly, accurately, and in an integrated manner. However, many organizations still face challenges such as data fragmentation, low system efficiency, and limited data synchronization across units. This study aims to optimize information system performance through the implementation of an integrated database management system designed to enhance efficiency, consistency, and reliability in data processing. The research applies the Rapid Application Development (RAD) method for system design and the System Development Life Cycle (SDLC) model for its technical implementation. Database integration was achieved by combining query optimization, data replication, and distributed data management strategies, enabling real-time synchronization between subsystems. The results indicate that the integrated system can improve data access speed by 35–40%, reduce information inconsistency risks, and strengthen system security and reliability. Therefore, the implementation of an integrated database management system proves to be an effective solution for optimizing modern information system performance and supporting faster, more accurate decision-making processes within organizations. 

  103. SEMANTIC LITERATURE REVIEW UNTUK MENGIDENTIFIKASI TREN DAN PERBANDINGAN METODE SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PENELITIAN INFORMATIKA

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan dan efektivitas berbagai metode Sistem Pendukung Keputusan (SPK) melalui pendekatan Semantic Literature Review (SLR). SPK merupakan sistem berbasis komputer yang banyak digunakan untuk mendukung proses pengambilan keputusan kompleks dalam berbagai bidang. Dengan menggunakan protokol SLR, penelitian ini mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis artikel yang diterbitkan pada tahun 2019–2024 dari berbagai basis data ilmiah. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode SPK yang paling banyak digunakan meliputi AHP, TOPSIS, SAW, MOORA, Weighted Product, VIKOR, serta pendekatan berbasis Fuzzy Logic. Setiap metode memiliki kelebihan dan kelemahan yang berbeda, serta tingkat efektivitas yang bervariasi bergantung pada konteks aplikasi dan karakteristik data. Penelitian ini juga mengungkapkan adanya kesenjangan penelitian, seperti terbatasnya penggunaan metode hybrid, kurangnya evaluasi kuantitatif terhadap performa metode, serta minimnya integrasi SPK dengan teknologi modern seperti machine learning dan big data. Secara keseluruhan, SLR ini memberikan kontribusi penting dalam memperkaya pemahaman tentang metode SPK serta dapat menjadi rujukan bagi peneliti dan praktisi dalam memilih dan mengembangkan pendekatan pengambilan keputusan yang lebih efektif.

  104. SISTEM REKOMENDASI BISNIS KULINER BERBASIS WEB DAN MOBILE

    Perkembangan teknologi informasi telah menciptakan transformasi signifikan dalam operasional pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pada sektor bisnis kuliner. Tidak hanya sebagai sarana promosi, teknologi kini menjadi bagian integral dalam proses pengambilan keputusan bisnis. Sistem rekomendasi hadir sebagai solusi modern untuk membantu calon pengusaha kuliner memilih jenis usaha yang sesuai dengan modal, lokasi, tingkat persaingan, serta potensi keuntungan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem rekomendasi bisnis kuliner berbasis web dan mobile yang memanfaatkan metode Simple Additive Weighting (SAW) serta integrasi Google Maps API dalam visualisasi lokasi usaha. Penelitian menggunakan metode pengembangan System Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi literatur, serta kuesioner. Hasil implementasi menunjukkan sistem mampu memberikan rekomendasi yang akurat berdasarkan nilai preferensi setiap alternatif. Pengujian black-box memastikan seluruh fitur berjalan tanpa error, sementara pengujian usability menunjukkan tingkat kepuasan pengguna 4,4 dari skala 5. Sistem ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dan calon pengusaha dalam menentukan peluang usaha kuliner yang tepat secara objektif, terukur, dan berbasis data.

  105. TRANSFORMASI PARADIGMA MANAJEMEN SISTEM INFORMASI KORPORAT: SEBUAH ANALISIS SEMANTIC LITERATURE REVIEW TERHADAP INTEGRASI KECERDASAN BUATAN, CLOUD ERP, DAN TATA KELOLA DIGITALS

    Sistem Informasi Korporat (SIK) berfungsi sebagai tulang punggung efisiensi operasional dan pengambilan keputusan strategis modern. Terlepas dari pentingnya sistem ini, tingkat kegagalan dalam implementasinya masih menjadi perhatian signifikan bagi organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren, tantangan, dan faktor kesuksesan kritis (CSFs) dari implementasi SIK selama lima tahun terakhir menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Tinjauan ini mengikuti protokol PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Data dikumpulkan dari basis data akademik bereputasi termasuk Google Scholar, IEEE Xplore, dan ScienceDirect, dengan fokus pada artikel yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama: pergeseran menuju solusi ERP berbasis Cloud, integrasi Kecerdasan Buatan (AI) untuk analitik prediktif, dan tantangan manajemen perubahan yang terus berlanjut. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun kemajuan teknologi mendorong evolusi SIK, budaya organisasi dan dukungan manajemen puncak tetap menjadi penentu utama keberhasilan implementasi. Temuan ini memberikan kerangka teoritis untuk penelitian masa depan dan panduan praktis bagi manajer korporat.

  106. PERAN AUDIT DAN HUKUM DALAM KEAMANAN INFORMASI PADA SISWA MADRASAH ALIYAH (MA) LABORATORIUM JAMBI

    Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan data dan proses administrasi di berbagai sektor, termasuk lembaga pendidikan. Madrasah Aliyah sebagai institusi yang telah menerapkan digitalisasi membutuhkan sistem keamanan informasi yang kuat untuk melindungi data siswa, guru, maupun kegiatan sekolah. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai peran audit dan aspek hukum dalam menjaga keamanan informasi, khususnya bagi siswa MA Laboratorium Jambi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif melalui kegiatan sosialisasi dan presentasi langsung kepada siswa mengenai audit keamanan informasi, regulasi hukum yang berlaku di Indonesia, serta pentingnya bukti digital dalam penegakan hukum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait risiko siber, tata kelola keamanan informasi, serta dasar hukum seperti UU ITE dan UU Perlindungan Data Pribadi. Dengan adanya edukasi ini, siswa diharapkan mampu menerapkan perilaku digital yang aman dan memahami bahwa aktivitas di dunia maya memiliki konsekuensi hukum.

  107. Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi pada Sistem Informasi Korporat Perusahaan

    Perkembangan teknologi informasi (TI) yang pesat mendorong
    organisasi untuk mengadopsi sistem informasi korporat guna
    mendukung kegiatan operasional dan strategis. Tata kelola TI
    diperlukan untuk memastikan bahwa pemanfaatan TI selaras
    dengan tujuan bisnis, mampu mengelola risiko, serta menjaga
    kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik tata
    kelola TI pada organisasi di Indonesia melalui tinjauan literatur
    terhadap jurnal nasional dan terindeks SINTA tahun 2019–2025.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar organisasi
    menerapkan tata kelola TI secara parsial, dengan fokus pada
    domain operasional seperti layanan, dukungan, dan keamanan
    informasi. Sementara itu, domain strategis seperti evaluasi,
    pemantauan, serta integrasi arsitektur enterprise masih kurang
    dioptimalkan. Selain itu, kesiapan sumber daya manusia dan
    keterlibatan manajemen puncak ditemukan sebagai faktor utama
    yang memengaruhi efektivitas tata kelola TI. Penelitian ini
    menyimpulkan bahwa tata kelola TI di Indonesia masih berada pada
    tahap transisi menuju penerapan yang lebih strategis, sehingga memerlukan mekanisme penyelarasan bisnis-TI, standar
    pengukuran kinerja, serta peningkatan kapabilitas organisasi
    secara berkelanjutan.

  108. EVALUASI KEANDALAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM MENDUKUNG PROSES BISNIS PERUSAHAAN

    Penelitian ini melakukan Tinjauan Literatur Semantik (TLS) untuk menilai seberapa handal Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam membantu proses bisnis suatu perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keandalan SIM, melihat tren penelitian yang terbaru, serta menganalisis kekurangan yang ada dalam literatur. Metode TLS dilakukan dengan mencari, memilih, dan menganalisis tulisan-tulisan dari berbagai database akademik dengan kriteria yang ketat untuk mendapatkan penelitian yang berkualitas dan relevan. Hasil dari tinjauan ini menunjukkan bahwa keandalan SIM sangat dipengaruhi oleh teknologi, orang yang menggunakannya, dan struktur organisasi, serta tantangan yang muncul saat menerapkan sistem informasi dalam lingkungan bisnis yang cepat berubah. Penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya kerjasama antara inovasi teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan manajemen organisasi untuk memperbaiki keandalan SIM secara terus-menerus. Sebagai kesimpulan, untuk mengembangkan SIM, penting untuk menggabungkan teknologi terbaru dan juga memperhatikan faktor manusia dan organisasi agar bisa mendukung efektivitas dan keberlangsungan proses bisnis perusahaan. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya mencakup penelusuran teknologi baru seperti kecerdasan buatan dan blockchain, serta pengkajian yang lebih mendalam tentang perilaku pengguna dan budaya organisasi.

  109. PERAN TIM AHLI DALAM MENSUKSESKAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG MAHAD AL-JAMI’AH UIN WALISONGO SEMARANG

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tim ahli arsitektur dalam mendukung keberhasilan perancangan gedung bertingkat, Studi kasus Gedung Mahad Al Jamiah di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang sebagai fasilitas hunian mahasiswa. Dalam konteks perkembangan pendidikan tinggi yang memerlukan prasarana aman dan nyaman, bangunan ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas akademik dan keselamatan penghuni. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data primer melalui wawancara dengan narasumber seperti Shofiyah Nurmasari S.T. M.T., dan data sekunder dari literatur dan regulasi terkait. Hasil menunjukkan bahwa karakteristik tim ahli mencakup keahlian teknis, pengalaman praktis, dan kemampuan kolaboratif, yang dipilih berdasarkan standar kompetensi seperti Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 26/PRT/M/2007. Proses penunjukan melibatkan rektorat dan manajer proyek untuk memastikan tim dapat menangani kompleksitas proyek. Kontribusi spesifik tim meliputi optimalisasi tata ruang, pemilihan material berkelanjutan, dan integrasi dengan masterplan kawasan, serta pengurusan perizinan otoritas bandar udara untuk mematuhi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, guna menghindari risiko terhadap keselamatan penerbangan. penelitian ini menegaskan bahwa tim ahli berperan krusial dalam menciptakan bangunan yang fungsional, estetis, dan aman, serta memenuhi kebutuhan akademik tetapi juga menjadi model bagi proyek serupa. Catatan ini memberikan rekomendasi bagi institusi pendidikan untuk memperkuat kolaborasi profesional dalam pembangunan prasarana, dengan dampak positif pada kualitas pendidikan dan keberlanjutan lingkungan.

  110. PENTINGNYA KEBIJAKAN KEAMANAN INFORMASI DI SEKOLAH UNTUK PENGENDALIAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI

    Perkembangan  teknologi  informasi  menuntut  lembaga pendidikan untuk tidak hanya mengintegrasikan sistem digital dalam kegiatan belajar mengajar, tetapi juga membangun kesadaran keamanan informasi di lingkungan sekolah. Artikel ini membahas kegiatan sosialisasi di MTsN 2 Kota Jambi yang bertujuan menekankan pentingnya aturan bersama terkait penggunaan teknologi secara aman dan bertanggung jawab. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui sosialisasi hukum, studi kasus, dan diskusi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dan guru terhadap prinsip pengendalian akses, kebijakan keamanan data, serta tanggung jawab etis dalam dunia digital. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan keamanan informasi sebagai bagian dari budaya digital sekolah

  111. PENCEGAHAN KEJAHATAN PORNOGRAFI ONLINE DENGAN PENERAPAN ETIKA DIGITAL DI PLATFORM MEDIA SOSIAL

    Pesatnya perkembangan teknologi internet mempermudah aktivitas manusia namun juga meningkatkan risiko kejahatan pornografi online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran etika digital dalam mencegah konten negatif tersebut serta dampaknya bagi pengguna. Menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur, penelitian mengevaluasi fenomena ini dari sudut pandang yuridis dan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran pornografi online tidak hanya melanggar norma moral dan hukum sebagaimana diatur dalam UU No. 44 Tahun 2008, tetapi juga merusak kesehatan saraf (Pre-Frontal Korteks) serta mengubah cara pandang psikologis terhadap seksualitas. Oleh karena itu, penerapan etika digital sangat krusial sebagai landasan moral untuk mengatur interaksi di media sosial dan melindungi masyarakat dari dampak negatif teknologi.

  112. INTEGRASI KOMPETENSI SDM DAN TEKNOLOGI MANUFAKTUR UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING INDUSTRI

    Industri manufaktur menghadapi tekanan persaingan global yang menuntut peningkatan efisiensi, kualitas, dan inovasi. Transformasi teknologi seperti otomasi, digitalisasi proses produksi, dan sistem manufaktur berbasis informasi hanya dapat memberikan hasil optimal apabila didukung oleh kompetensi sumber daya manusia yang sesuai. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana integrasi antara kompetensi SDM dan teknologi manufaktur dapat meningkatkan daya saing industri. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap penelitian nasional yang membahas kompetensi tenaga kerja, implementasi teknologi manufaktur, dan faktor penentu daya saing industri. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompetensi teknis, kesiapan digital, dan kemampuan adaptasi pekerja berperan signifikan dalam memaksimalkan manfaat teknologi. Penerapan teknologi manufaktur terbukti meningkatkan kecepatan produksi, menurunkan tingkat kesalahan, dan memperkuat stabilitas kualitas, namun dampak tersebut hanya muncul ketika SDM memiliki keterampilan yang relevan. Integrasi pelatihan, modernisasi teknologi, dan manajemen proses produksi terbukti menghasilkan peningkatan produktivitas, efisiensi, dan kemampuan inovasi. Dengan demikian, pengembangan SDM dan implementasi teknologi perlu dirancang secara terpadu agar industri mampu mencapai daya saing berkelanjutan di tengah dinamika pasar global.

  113. ANALISIS ETIKA FENOMENA CANCEL CULTURE SEBAGAI KONSEKUENSI JEJAK DIGITAL: STUDI TENTANG KEADILAN DAN PENGHAKIMAN MASSA DI RUANG DIGITAL

    The phenomenon of cancel culture has transformed from mere social criticism into a systematic mechanism of mob judgment in the digital era. This phenomenon emerges as a consequence of the permanence of digital footprints and public distrust toward the formal legal system, triggering the jargon "No Viral, No Justice." This study aims to analyze the ethical validity of cancel culture and its impact on the concept of justice. Employing a qualitative descriptive method with a library research approach, this study analyzes academic literature and legal regulations published between 2021–2025. The findings indicate that: (1) Permanent digital footprints are often re-contextualized to justify disproportionate social sanctions; (2) Cancel culture practices constitute a form of Digital Vigilantism that is fundamentally incompatible with criminal justice principles, particularly the presumption of innocence; and (3) Ethically, the perpetrators' motivations are often driven by morally motivated harassment rather than substantive justice enforcement. This study concludes that without a strong ethical foundation, cancel culture has the potential to become a destructive tyranny of the majority rather than a restorative tool.

  114. TINJAUAN LITERATUR : PENGARUH PARAMETER PROSES DEEP DRAWING TERHADAP KUALITAS PRODUK PADA MATERIAL ALUMINIUM

    Proses deep drawing adalah metode utama dalam manufaktur dalam menghasilkan komponen berrongga dari lembaran logam. Kualitas akhir dari produk alumunium sangat dipengaruhi oleh parameter proses yang ada, karena sifat defotmai unik dari material ini. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menggabungkan temuan utama mengenai  hubungan antara parameter proses termasuk gaya penahan blank (Blank Holder Force, BHF), pelumasan, dan kecepatan penarikan dengan kriteria kualitas produk, seperti rasio penarikan maksimum dan pengurangan cacat (kerutan atau robekan), metode yang diterapkan adalah pendekatan konseptual yang berdasar pada analisis artikel ilmiah terkait perilaku deformasi aluminium dalam proses deep drawing. Setelah mengkaji literatur, disimpulkan bahwa BHF adalah faktor sebagian besar penentu. BHF yang terlalu rendah membawa pada kerutan radial akibat kompresi yang tidak terkendali, sementara BHF yang berlebihan meningkatkan gesekan secara signifikan, yang berujung pada sobekan dan membatasi LDR. Pelumasan yang memadai sangat penting untuk menurunkan koefisien gesek, yang secara langsung mempengaruhi keseragaman distribusi ketebalan dinding dan membantu mencegah galling. Di sisi lain, peningkatan kecepatan penarikan dapat mengurangi kemampuan material untuk mengalami perpanjangan seragam disebabkan oleh sensitivitass alumunium terhadap laju regangan tinggi, meningkatkan risiko necking dan kegagalan. Dengan demikian, untuk mendapatkan kualitas terbaik dari produk alumunium, diperlukan optimasi seimbang terhadap BHF dalam rentang optimal dan pemilihan pelumas yang tepat

  115. PERAN MANAJEMEN SISTEM INFORMASI KORPORAT DALAM MENDUKUNG INOVASI DAN EFISIENSI BISNIS

    Manajemen Sistem Informasi Korporat (MSIK) memegang peran kunci dalam mendukung inovasi dan meningkatkan efisiensi bisnis di era transformasi digital. Melalui pengelolaan teknologi, data, dan sumber daya manusia yang efektif, MSIK mempercepat proses bisnis, meningkatkan pengambilan keputusan, serta mendorong pengembangan produk dan layanan inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Semantic Literature Review yang diperkaya dengan teknik Natural Language Processing untuk menganalisis hubungan konseptual antar publikasi ilmiah terkait MSIK, inovasi, dan efisiensi bisnis. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi MSIK dengan strategi bisnis dan penguatan kapabilitas sumber daya manusia menjadi faktor utama kesuksesan organisasi dalam berinovasi dan beroperasi secara efisien. Temuan ini memberikan gambaran komprehensif yang dapat menjadi referensi bagi praktisi dan akademisi dalam mengoptimalkan MSIK sebagai instrumen strategis di era digital.

  116. SISTEM REKOMENDASI FASHION OUTFIT MENGGUNAKAN DEEP NEURAL NETWORK

    Industri fashion digital mengalami pertumbuhan pesat dengan meningkatnya kebutuhan sistem rekomendasi outfit yang personal dan akurat. Penelitian ini mengkaji berbagai pendekatan Deep Neural Network (DNN) untuk sistem rekomendasi outfit dengan fokus pada arsitektur Convolutional Neural Network (CNN), teknik pembelajaran metrik, dan personalisasi pengguna. Studi literatur mencakup sepuluh penelitian terkini yang mengimplementasikan berbagai arsitektur seperti VGGNet, ResNet-50, AlexNet, dan BN-Inception untuk ekstraksi fitur visual dari gambar fashion. Metode yang dikaji meliputi fine-tuning untuk personalisasi, Matrix Factorization untuk menangani masalah cold-start, ukuran kemiripan untuk rekomendasi berbasis konten, serta integrasi dengan atribut fisik pengguna seperti warna kulit dan bentuk tubuh. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan hybrid yang menggabungkan fitur gambar laten dengan fitur log laten menghasilkan akurasi terbaik hingga 92%, sementara model berbasis ResNet-50 dengan pengklasifikasi biner mencapai performa 84%. Integrasi pembelajaran kepribadian dengan atribut fisik menggunakan jaringan message-passing dan Transformer mencapai akurasi 93% pada dataset SOP. Penelitian ini memberikan wawasan komprehensif tentang perkembangan terkini dalam sistem rekomendasi outfit dan arah pengembangan masa depan yang meliputi augmented reality untuk virtual try-on, pembelajaran multi-modal, dan sistem memori adaptif.

     

  117. ETIKA DIGITAL DALAM PENGGUNAAN SYSTEM INFORMASI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN TEKNOLOGI

    Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong pemanfaatan sistem informasi dalam berbagai sektor kehidupan. Namun, kemajuan tersebut juga menimbulkan berbagai permasalahan, seperti pelanggaran privasi, penyalahgunaan data, dan kejahatan siber. Oleh karena itu, penerapan etika digital menjadi aspek penting dalam penggunaan sistem informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran etika digital dalam mencegah penyalahgunaan teknologi melalui penggunaan sistem informasi yang bertanggung jawab. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip etika digital, seperti privasi, keamanan, transparansi, dan akuntabilitas, dapat meminimalkan risiko penyalahgunaan teknologi. Dengan demikian, etika digital berperan sebagai landasan normatif dalam memastikan pemanfaatan sistem informasi yang aman dan beretika.

  118. SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS APLIKASI W&O POS KASIR: ANALISIS IMPLEMENTASI DI TOKO SERBA 35 WIWIK COLLECTION KOTA LUBUKLINGGAU

    Toko Serba 35 Wiwik Collection merupakan salah satu bisnis retail yang menyediakan berbagai macam produk dengan harga terjangkau dan memiliki permintaan yang tinggi dari pelanggan. Perlu digaris bawahi bahwa toko tersebut masih menggunakan sistem manual untuk bertransaksi, sehingga mengakibatkan keterbatasan dalam proses komputerisasi dan pencatatan penjualan. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah mengimplementasikan aplikasi W&O POS Kasir sebagai sistem kasir digital untuk mempercepat transaksi dan mencatat data penjualan secara akurat di Toko Serba 35 Wiwik Collection Kota Lubuklinggau. Selain itu, aplikasi ini memiliki fitur cetak struk sehingga pelanggan memiliki bukti pembelian. Pengujian implementasi aplikasi dilakukan dengan metode unit test dan disimpulkan bahwa semua fungsi berjalan dengan baik dan tidak terdapat kesalahan. Pengujian black box juga menunjukkan bahwa aplikasi berfungsi sesuai rancangan dan memenuhi kebutuhan operasional toko. Oleh karena itu, penerapan W&O POS Kasir efektif untuk meningkatkan produktivitas dan akurasi transaksi di Toko Serba 35 Wiwik Collection Kota Lubuklinggau.

  119. PEMASANGAN INSTALASI PENERANGAN JALAN UMUM DI KAMPUNG PUTAT PASAR KEMIS

    Penerangan jalan umum (PJU) merupakan infrastruktur vital yang 
    mempengaruhi keselamatan dan aktivitas masyarakat pada 
    malam hari. Kampung Putat, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang 
    menghadapi permasalahan minimnya penerangan jalan yang 
    berpotensi meningkatkan risiko tindak kriminal dan kecelakaan. 
    Penelitian ini bertujuan untuk merancang, 
    mengimplementasikan, dan mengevaluasi sistem penerangan 
    jalan umum berbasis photocell yang efisien dan otomatis di 
    Kampung Putat. Penelitian menggunakan pendekatan Research 
    and Development (R&D) melalui tahapan survei lapangan, 
    perencanaan teknis, instalasi sistem PJU dengan photocell, dan 
    evaluasi kinerja. Sistem terdiri dari tiga titik lampu LED 50W 
    dengan kontrol otomatis menggunakan sensor photocell dan 
    kontaktor. Implementasi sistem PJU berhasil dipasang pada tiga 
    titik strategis dengan total biaya Rp 1.265.000. Sistem bekerja 
    secara otomatis dengan photocell yang mendeteksi intensitas 
    cahaya, menyalakan lampu saat gelap dan memadamkannya saat 
    terang. Pengukuran menunjukkan peningkatan signifikan dalam 
    tingkat pencahayaan area dan respons positif dari masyarakat. 
    Sistem PJU berbasis photocell terbukti efektif meningkatkan 
    keamanan lingkungan, menghemat energi melalui operasi 
    otomatis, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kampung 
    Putat.

  120. ANALISIS TERHADAP PROSES PAINTING KAPAL PADA DOCKING PT JANATA MARINA INDAH SEMARANG

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses sandblasting, painting, dan coating pada kapal selama aktivitas docking di PT. Janata Marina Indah Semarang. Proses ini merupakan tahapan kerusial dalam perawatan dan perbaikan kapal untuk memastikan daya tahan terhadap korosi serta menjaga performa operasional kapal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi langsung, wawancara dengan tenaga kerja lapangan, serta dokumentasi teknis proses. Hasil analisis inspeksi pengecatan berupa pengukuran Dry Film Thickness (DFT) memenuhi standar BKI yaitu 12 berkat TK painting. Pada pengecekan tebal pelat lambung untuk hasil yang diterima mengacu pada standar dari BKI sebesar 9,1 HRB apabila tebal plat kurang dari nilai tersebut, maka plat dinyatakan standar dan kapal harus dilakukan proses replating. Hasil pengujian ketebalan dengan nilai spesimen FI untuk ketebala pelat  masing-masing pada angka 9,7 HRB dengan Hasil ketebalan pelat  F2 untuk ketebalan masing-masing angka 9,6  HRB sedangkan untuk ketebalan F3 pada angka 9,1 HRB  ini Itu masih dalam standar aman menurut BKI karena itu termasuk dalam kekerasan baja lunak di karenakan dari standar ketebalan pelat. Berdasarkan apa yang digunakan dalam proses painting  di PT. Janata Marina Indah Semarang setelah pengerjaan sandblasting dilakukan painting yaitu proses pearawatan kapal dan pelindungan dan pada lambung kapal dari bahaya kerusakan kapal akibat korosi dan fouling pada lambung kapal TK Berkat 12 dilakukan tiga kali pelapisan painting pada area BGA dengan dengan menggunakan cat primer AC intermediate AC dan AF serta dua kali painting pada area AGA menggunakan cat primer AC dan finishing luas area coating primer AC sebesar 3251 m², intermediate AC sebesar 3223 m², AF sebesar 3223 m², dan finishing AGA sebesar 928 m². Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas proses sangat bergantung pada perencanaan pekerjaan, alat, dan keterampilan operator. Rekomendasi diberikan untuk peningkatan manajemen proyek, pelatihan teknis, dan evaluasi berkelanjutan.

  121. PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENINGKATAN KUALITAS PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

    Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong organisasi untuk mengelola data dalam jumlah besar secara efektif. Salah satu tantangan utama yang dihadapi manajemen adalah bagaimana mengubah data tersebut menjadi informasi yang bernilai untuk mendukung pengambilan keputusan. Artificial Intelligence (AI) hadir sebagai solusi inovatif yang mampu menganalisis data secara cepat, akurat, dan adaptif. Namun, temuan literatur terkait pemanfaatan AI dalam SIM masih tersebar pada berbagai konteks organisasi, sehingga diperlukan sintesis yang merangkum faktor-faktor kunci yang memengaruhi kualitas keputusan. Kajian ini menekankan kontribusi berupa pemetaan tematik peran AI pada SIM serta identifikasi prasyarat implementasi yang menentukan keberhasilan pengambilan keputusan berbasis data Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan manfaat penerapan Artificial Intelligence dalam Sistem Informasi Manajemen (SIM) guna meningkatkan kualitas pengambilan keputusan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai jurnal, buku, dan publikasi ilmiah terkait. Sumber literatur dipilih melalui penelusuran publikasi ilmiah yang relevan dengan kata kunci terkait AI, SIM, dan pengambilan keputusan, kemudian disaring berdasarkan kesesuaian topik dan keterbaruan publikasi. Literatur yang terpilih dianalisis menggunakan pendekatan analisis isi untuk mengidentifikasi tema, manfaat, dan tantangan implementasi AI dalam SIM Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan AI dalam SIM dapat meningkatkan kecepatan analisis data, mengurangi kesalahan manusia, serta menghasilkan keputusan yang lebih objektif dan tepat sasaran. Temuan juga mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas keputusan dipengaruhi oleh kualitas dan tata kelola data, kesiapan sumber daya manusia, serta aspek etika dan keamanan informasi. Oleh karena itu, implementasi AI dalam SIM perlu disertai kebijakan pengelolaan data dan mekanisme kontrol agar rekomendasi sistem tetap akuntabel. Dengan demikian, AI menjadi komponen penting dalam pengembangan Sistem Informasi Manajemen modern. Implikasi kajian ini dapat menjadi acuan bagi organisasi dalam merancang integrasi AI pada SIM untuk mendukung keputusan strategis dan operasional secara lebih konsisten dan berbasis bukti.

              The rapid development of information technology has encouraged organizations to manage large volumes of data effectively. One of the main challenges faced by management is how to transform this data into valuable information to support decision-making. Artificial Intelligence (AI) emerges as an innovative solution capable of analyzing data quickly, accurately, and adaptively. However, prior findings on AI-enabled decision-making in MIS are often fragmented across contexts, creating a need for a consolidated synthesis of key enabling and constraining factors. This review contributes a thematic mapping of AI roles in MIS and highlights critical prerequisites that shape decision quality. This study aims to examine the role and benefits of implementing Artificial Intelligence in Management Information Systems (MIS) to improve the quality of decision-making. The method used is a literature review by analyzing various journals, books, and related scientific publications. Relevant studies were identified through targeted searches using keywords related to AI, MIS, and decision making, followed by screening for topical relevance and publication recency. The selected literature was analyzed using content analysis to extract recurring themes, benefits, and implementation challenges. The results of the study indicate that the application of AI in MIS can enhance the speed of data analysis, reduce human error, and produce more objective and well-targeted decisions. The findings also suggest that decision quality improvements depend on data quality and governance, human readiness, and data ethics and security. Accordingly, AI implementation in MIS should be accompanied by governance mechanisms to ensure accountable and trustworthy recommendations. Therefore, AI becomes an important component in the development of modern Management Information Systems. The implications of this review can guide organizations in designing AI integration within MIS to support strategic and operational decision-making in a more consistent, evidence-based manner

  122. PENGGUNAAN APLIKASI SCRATCH DALAM MENUNJANG EKSTRAKULIKULER CODING MADRASAH IBTIDAIYAH NURUL HUDA 1 KOTA MOJOKERTO

    Dalam konteks era digitalisasi saat ini, introduksi coding pada tingkat sekolah dasar dianggap krusial untuk membangkitkan minat terhadap teknologi serta melatih kemampuan berpikir komputasional. Scratch, sebagai bahasa pemrograman visual yang user-friendly, mampu meningkatkan motivasi peserta didik dan memfasilitasi pembelajaran melalui pendekatan interaktif. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana penerapan aplikasi scratch dalam proses ekstrakulikuler pembelajaran coding di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda 1 Kota Mojokerto, dengan maksud untuk memahami bagaimana platform tersebut berkontribusi terhadap pengembangan kompetensi pemrograman siswa. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi guna memperoleh wawasan mendalam tentang pengalaman siswa dalam berinteraksi dengan scratch. Penggunaan Model Penerimaan Teknologi (TAM) sebagai parameter analisis dalam menerapkan scratch sebagai aplikasi yang mendukung coding. Walaupun ada beberapa hambatan dalam implementasinya, kontribusi aplikasi ini terhadap peningkatan kemampuan berpikir komputasional terbukti signifikan, sejalan dengan persyaratan kurikulum merdeka yang bertujuan memfasilitasi penguasaan keterampilan digital di kalangan peserta didik.

  123. ANALISIS SISTEM INFORMASI HIJAU PADA TEKNOLOGI INFORMASI:KAJIAN LITERATUR SISTEMATIK DALAM BIDANG PENDIDIKAN

    This study aims to analyze the development of Green Information Systems (Green IS) in the context of Information Technology and its relevance to the educational sector. The research uses a Systematic Literature Review (SLR) method by comparing three major studies focused on bibliometric analysis and adoption frameworks of Green IT/IS. The findings indicate that Green IS research has developed significantly in the last two decades and is increasingly relevant for implementation in higher education. This study provides new direction for students and researchers in developing sustainable technology.

  124. ANALISIS STRATEGI BARU TEKNOLOGI PERTANIAN DALAM PENGOPTIMALAN PRODUKSI PANGAN MENUJU REVOLUSI TEKNOLOGI 4.0

    The agricultural sector has undergone a significant transformation as a direct impact of the Industrial Revolution 4.0. Technological innovation has become an essential prerequisite for improving efficiency and food productivity in response to global challenges, including population growth, limited land availability, climate change, and declining soil quality. This study focuses on strategies involving contemporary agricultural technologies, including the Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), drone-based monitoring, vertical farming, agrivoltaics, big data analytics, and the application of Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). This research employs a literature review method by examining various relevant and recent scientific sources.The findings indicate that data-driven precision land management enabled by digital technologies effectively improves the efficiency of water, fertilizer, and energy use. In addition, modern agricultural technologies accelerate the early identification of crop-related problems, leading to improvements in the quality of agricultural outputs. The use of PGPR has also been proven effective in enhancing soil fertility while reducing dependence on chemical fertilizers. Furthermore, the digitalization of agricultural extension services accelerates technology adoption among farmers. This study concludes that the integration of agricultural technologies represents a crucial strategy for supporting national food security in the era of the Industrial Revolution 4.0.

  125. PENGGUNAAN E-BOOK INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK:SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

     

              Pembelajaran tradisional cenderung berlandaskan pada metode ceramah dan berpusat pada guru. Saat ini pembelajaran dengan metode ceramah sudah tidak relevan dalam menyampaikan materi pembelajaran. Penyampaian materi yang dilakukan terbatas hanya pada papan tulis serta buku teks yang di nilai kurang menarik, monoton, dan kurang interaktif pada saat pembelajaran menyebabkan guru kurang memberikan pengalaman langsung bagi murid-muridnya. Dalam pembelajaran akidah akhlak guru harus bisa mengemas materi agar lebih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan e-book dapat menjadi salah satu solusi dalam permasalahan. E-book membuat penyampaian materi menyenangkan dan menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik serta memberikan pengalaman langsung. E-book memungkinkan penyampaian materi lebih bervariasi dan mampu meningkatkan pemahaman serta motivasi peserta didik. Tujuan penelitian difokuskan pada respons peserta didik terhadap penggunaan e-book, dampak terhadap motivasi dan minat serta pembentukan karakter islami. Penelitian menggunakan metode systematic literature review yang dikaji dari 10 penelitian yang di ambil dari Google Schoolar periode tahun terbit dari 2023-2025. Hasil penelitian ialah penggunaan e-book mendapatkan respons positif dari peserta didik dan membantu meningkatkan motivasi dan minat belajar pada pembelajaran akidah akhlak. Penggunaan e-book efektif bagi pembentukan karakter islami peserta didik.

              Traditional learning tends to be based on lecture methods and is teacher-centered. Nowadays, using a lecture method is no longer relevant for delivering learning materials. The delivery of materials, which is limited to the blackboard and textbooks, is considered less engaging, monotonous, and lacks interactivity during learning, causing teachers to provide fewer hands-on experiences for their students. In teaching akidah akhlak (Islamic creed and morals), teachers need to present the material in a way that is more relevant to everyday life. The use of e-books can be one solution to this problem. E-books make the delivery of materials enjoyable and adaptable to the needs of students while providing hands-on experiences. E-books enable a more varied presentation of materials and can enhance students' understanding and motivation. The research aimed to focus on students' responses to the use of e-books, their impact on motivation and interest, as well as the development of Islamic character. The study employed a systematic literature review method, reviewed from 10 studies taken from Google Scholar, with publication years from 2023-2025. The results of the study indicate that the use of e-books received positive responses from students and helped increase motivation and interest in learning Islamic creed and morals. The use of e-books is effective for the development of students' Islamic character.

  126. ANALISIS DAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KANTOR MENGGUNAKAN METODE SDLC

    Administrasi kantor merupakan bagian penting dalam menunjang kelancaran operasional suatu instansi. Namun, pada banyak organisasi, proses administrasi masih dilakukan secara manual, seperti pencatatan data, pengarsipan dokumen, dan pembuatan laporan. Sistem manual tersebut menimbulkan berbagai permasalahan, antara lain keterlambatan pengolahan data, risiko kehilangan arsip, serta rendahnya efisiensi dan akurasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem administrasi kantor yang berjalan secara manual dan mengembangkan sistem informasi administrasi kantor yang terkomputerisasi. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil dari penelitian ini berupa rancangan sistem informasi administrasi kantor yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta akurasi dalam pengelolaan data administrasi. Dengan diterapkannya sistem informasi ini, proses administrasi kantor dapat berjalan lebih terstruktur, cepat, dan aman dibandingkan dengan sistem manual yang digunakan sebelumnya.

  127. ANALISIS PERBANDINGAN GARIS SINGGUNG LINGKARAN DENGAN KOORDINAT YANG TITIK PUSATNYA (0,0) DAN TITIK PUSAT (A,B)

    Latar belakang dari analisis penelitian ini adalah berfokus pada persamaan garis singgung lingkaran, Persamaan lingkaran adalah persamaan aljabar yang menggambarkan hubungan titik-titik yang membentuk lingkaran, yang memiliki jarak sama (jari-jari) dari satu titik pusat tetap. Hubungan yang dibahas oleh persamaan lingkarang berkaitan dengan pengaruh ukuran diameter lingkaran dan titik pusat tertentu. Tujuan analisis penelitian ini untuk mengetahui perbedaan garis singgung lingkarang dengan titik pusat yang berbeda menggunakan persamaan garis singgung lingkaran. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis literatur, di mana penulis mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber akademik, artikel jurnal, simulasi (Geogebra), serta perhitungan manual  menggunakan persamaan garis singgung lingkaran. Proses ini melibatkan pengumpulan data, sintesis informasi, dan pemaparan hasil dalam bentuk narasi yang terstruktur. Hasil penelitian dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan persamaa dari hasil analisis pada perhitungan manual, perhitungan tersebut didasarkan karena perhitungan menggunakan titik pusat dan diameter yang berbeda beda. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menegaskan pentingnya persamaan lingkaran dan garis singgungnya dalam dinamika geometri analitik dan aplikasinya dalam berbagai bidang. Hasil analisis literatur ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian lebih lanjut dan pengembangan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan persamaan garis singgung lingkaran pada titik pusat yang berbeda-beda.

  128. ANALISA LINGKUNGAN KERJA FISIK UNTUK MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN DI LABORATORIUM PENGUJIAN GLOW WIRE PT. QUALIS INDONESIA

    Pengujian Glow Wire adalah metode pengujian yang digunakan 
    untuk mengevaluasi ketahanan bahan, khususnya bahan plastik 
    yang digunakan dalam perangkat listrik dan elektronik, terhadap 
    risiko kebakaran akibat panas berlebih. Penelitian ini bertujuan 
    menganalisis kondisi lingkungan kerja fisik di laboratorium 
    pengujian Glow Wire PT. Qualis Indonesia, meliputi pengukuran 
    suhu, kelembapan, pencahayaan, dan kebisingan. Hasil 
    pengukuran menunjukkan suhu ruangan berkisar 31–32°C, 
    pencahayaan antara 22–56 lux, dan tingkat kebisingan rata-rata 
    58,98 dB. Kondisi suhu dan pencahayaan masih belum memenuhi 
    standar kenyamanan kerja sehingga diperlukan perbaikan melalui 
    peningkatan ventilasi, sistem pendingin, dan pencahayaan yang 
    memadai. Penerapan teknologi otomasi dan sensor IoT diusulkan 
    untuk memantau lingkungan kerja secara real-time guna 
    meningkatkan kesehatan, keselamatan, dan produktivitas pekerja 
    serta akurasi pengujian laboratorium. 

  129. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN GURU TERBAIK DENGAN METODE SAW (SIMPLE ADDITIVEWEIGHTING) (STUDI KASUS SD YAYASAN PERGURUAN GAJAH MADA MEDAN)

    Proses penentuan guru terbaik di SD Yayasan Perguruan Gajah Mada Medan selama ini masih dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan kendala dalam hal efektivitas, ketepatan, dan objektivitas penilaian. Kondisi tersebut menyebabkan proses seleksi menjadi kurang efisien dan berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu pihak sekolah dalam menentukan guru terbaik secara objektif, cepat, dan transparan dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW digunakan karena mampu memberikan hasil perhitungan yang sederhana namun akurat berdasarkan pembobotan setiap kriteria penilaian. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kedisiplinan, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian, serta prestasi dan penghargaan. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL, serta diuji melalui proses pengujian sistem untuk memastikan keakuratan dan fungsionalitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun dapat membantu pihak sekolah dalam mengelola data guru, melakukan proses penilaian, menghitung nilai preferensi berdasarkan metode SAW, serta menghasilkan laporan guru terbaik secara otomatis. Dengan adanya sistem ini, proses penentuan guru terbaik menjadi lebih efektif, efisien, objektif, dan transparan, sehingga mendukung peningkatan mutu pendidikan di lingkungan sekolah.

  130. PENGUJIAN KUALITAS WEBSITE SKRINING VISUAL BERDASARKAN STANDAR ISO 29119:2022 (STUDI KASUS KLINIK PRATAMA BAKTI HUSADA)

    Website skrining visual harus memenuhi standar kualitas yang baik untuk menjamin fungsionalitas, keandalan, serta kemudahan penggunaan bagi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas website skrining visual berdasarkan standar ISO 29119:2022. Pengujian dilakukan melalui beberapa metode, meliputi pengujian fungsional, non-fungsional, usabilitas, dan kompatibilitas. Pengumpulan data dilakukan melalui serangkaian uji coba menggunakan alat bantu pengujian seperti Selenium IDE dan Apache JMeter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa website skrining visual memiliki tingkat keberhasilan uji fungsional sebesar 97% dan tingkat kelayakan sistem secara keseluruhan sebesar 88,30%. Meskipun sebagian besar fitur telah berfungsi dengan baik, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, khususnya cakupan pengujian terhadap kebutuhan sistem yang hanya mencapai 56%. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan pengujian berbasis standar dalam meningkatkan kualitas layanan skrining visual berbasis website. Adapun saran yang diberikan meliputi peningkatan cakupan pengujian serta penggunaan alat uji tambahan guna meningkatkan performa dan keamanan sistem.

  131. Analisis Performa Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Menggunakan Simulasi MATLAB Berdasarkan Variasi Radiasi dan Suhu

    Penelitian ini membahas analisis performa sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) melalui serangkaian simulasi menggunakan perangkat lunak MATLAB. Fokus utama penelitian adalah mengkaji pengaruh variasi intensitas radiasi matahari dan perubahan suhu lingkungan terhadap karakteristik arus–tegangan (I–V) serta daya–tegangan (P–V) pada panel surya. Pada tahap awal, model panel surya dibangun berdasarkan parameter datasheet untuk memastikan simulasi mendekati kondisi nyata. Selanjutnya, pengujian dilakukan dengan memberikan variasi nilai radiasi dan suhu untuk mengetahui respons panel terhadap perubahan kondisi operasional. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan suhu menyebabkan penurunan daya maksimum (Pmax) akibat menurunnya tegangan keluaran panel, meskipun arus mengalami perubahan yang relatif kecil. Sebaliknya, peningkatan intensitas radiasi matahari memberikan pengaruh signifikan dalam menaikkan arus keluaran, sehingga menghasilkan daya keluaran yang lebih besar. Temuan ini menegaskan bahwa radiasi merupakan faktor dominan dalam meningkatkan performa panel surya, sementara suhu menjadi parameter pembatas yang dapat menurunkan efisiensi sistem. Secara keseluruhan, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perancangan dan optimasi sistem PLTS agar lebih efisien dan adaptif terhadap kondisi lingkungan. Selain itu, penggunaan simulasi MATLAB memungkinkan proses analisis dilakukan tanpa memerlukan pengujian langsung di lapangan, sehingga lebih hemat waktu, biaya, dan risiko operasional. Penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi studi lanjutan terkait pemodelan dan kontrol sistem energi terbarukan.

    This study discusses the performance analysis of a Solar Power Plant (PLTS) system through a series of simulations conducted using MATLAB software. The main focus of the research is to examine the effects of varying solar radiation intensity and ambient temperature on the current–voltage (I–V) and power–voltage (P–V) characteristics of a photovoltaic panel. In the initial stage, the solar panel model was constructed based on datasheet parameters to ensure that the simulation results closely represent real operating conditions. The analysis was then carried out by applying different radiation and temperature values to observe the panel’s response to changing environmental conditions. The simulation results indicate that an increase in temperature leads to a reduction in the maximum power (Pmax) due to a decrease in the panel’s output voltage, even though the current experiences only minor changes. In contrast, higher solar radiation intensity significantly increases the output current, resulting in greater power generation. These findings confirm that radiation intensity is the dominant factor in enhancing photovoltaic performance, whereas temperature acts as a limiting parameter that can reduce system efficiency. Overall, this research is expected to serve as a reference for designing and optimizing more efficient solar power systems that can adapt to varying environmental conditions. Additionally, the use of MATLAB simulations enables performance evaluation without the need for direct field testing, making the process more time-efficient, cost-effective, and safer. The study also provides a foundation for future research related to modeling and controlling renewable energy systems.

  132. CLASSIFICATION OF STUDENTS WITH ENGLISH LANGUAGE LEARNING DIFFICULTIES USING MACHINE LEARNING ALGORITHMS (CASE STUDY: STMIK KAPUTAMA)

    English language proficiency is essential in supporting students’ academic activities, especially in computer science education. Limited vocabulary mastery, reading comprehension, and coding performance often cause students to experience English language learning difficulties. This study aims to classify students with English learning difficulties using machine learning algorithms based on three variables: Vocabulary, Reading, and Coding. A quantitative approach is applied by processing student data obtained from tests and questionnaires. Machine learning classification models are evaluated using accuracy, precision, recall, and confusion matrix metrics. The results show that machine learning algorithms can effectively classify students with English learning difficulties and support data-driven educational decision making.

  133. STUDI KRITIS EROSI AGENSI MORAL DALAM ARSITEKTUR ALGORITMA MELALUI IMPLEMENTASI VALUE SENSITIVE DESIGN DAN MITIGASI MORAL DESKILLING PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DI INDONESIA

    Integrasi pesat Sistem Pendukung Keputusan (SPK) ke dalam sektor kritikal di Indonesia mulai dari distribusi bantuan sosial (Bansos) hingga penilaian kredit finansial telah memprioritaskan efisiensi dan akurasi, namun sering kali mengabaikan implikasi etika orde kedua yang mendalam. Studi ini berargumen bahwa adopsi pengambilan keputusan otomatis tanpa kritik mempercepat fenomena moral deskilling, di mana profesional manusia kehilangan kapasitas kognitif untuk pertimbangan etis akibat ketergantungan berlebih pada perantara algoritma. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus ganda (multiple case study) terhadap infrastruktur digital Indonesia (DTKS, Fintech lending, dan PeduliLindungi), penelitian ini mengungkap bagaimana antarmuka pengguna yang "mulus" (seamless) memperparah bias otomatisasi (automation bias) dan penyangga moral (moral buffering). Temuan menunjukkan bahwa kode etik profesi saat ini (PII dan IPKIN) belum memadai untuk menjawab tantangan sosio-teknis ini. Artikel ini mengusulkan pergeseran paradigma menuju Ethical Friction dan Contestability by Design, serta menyarankan penyisipan fungsi pemaksaan kognitif (cognitive forcing functions) secara sengaja untuk menginterupsi ketergantungan heuristik pada AI. Dengan mereframing peran insinyur dari sekadar pembuat alat menjadi penjaga agensi moral, studi ini menawarkan kerangka kerja Value Sensitive Design (VSD) yang dikontekstualisasikan untuk Indonesia guna mencegah erosi tanggung jawab manusia di era digital.

  134. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PERENCANAAN, PELAKSANAAN, DAN EVALUASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR BERBASIS WEB PADA DINAS PUPR PROVINSI SUMATERA UTARA

    Penelitian ini merancang sistem informasi berbasis web untuk mendukung pengelolaan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proyek infrastruktur di Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara. Pengembangan dilakukan menggunakan metode R&D dengan model Waterfall, dimulai dari pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen selama kegiatan Kerja Praktik. Sistem yang dirancang terdiri dari modul perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terhubung dalam satu basis data, sehingga informasi proyek dapat tersimpan lebih terstruktur dan mudah diakses. Rancangan ini diharapkan membantu memperlancar proses dokumentasi dan pemantauan kegiatan proyek secara menyeluruh.

  135. Sistem Tanda Tangan Digital Internal Bidang Perencanaan Dan Evaluasi Menggunakan Metode Rapid Application Development

    Transformasi digital di sektor pemerintahan mendorong perlunya sistem persetujuan dokumen yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi. Penelitian ini mengembangkan sistem tanda tangan digital internal pada bidang perencanaan dan evaluasi menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Kebutuhan sistem dianalisis melalui wawancara dan pemetaan alur kerja, sementara perancangannya menggunakan UML untuk memastikan struktur proses yang jelas. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu mengotomatiskan proses unggah, verifikasi, penandatanganan digital, dan penyimpanan dokumen, sehingga meningkatkan efisiensi persetujuan lebih dari 40 persen dibandingkan prosedur manual. Sistem juga memenuhi standar keamanan melalui validasi digital dan audit trail yang memperkuat akuntabilitas. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan RAD efektif diterapkan untuk membangun sistem tanda tangan digital yang mendukung tata kelola dokumen internal secara lebih modern dan efisien.

  136. PENGALAMAN KERJA PROFESI PADA DEPARTEMEN TATA SUARA FILM HEARTBREAK MOTEL

    Mata kuliah Riset dan Pengembangan Profesi merupakan bagian penting dalam pembelajaran mahasiswa Jurusan Televisi dan Film Institut Seni Indonesia Padangpanjang sebagai bekal menghadapi dunia kerja profesional. Artikel ini membahas pelaksanaan kerja profesi pada produksi film layar lebar Heartbreak Motel produksi Visinema Pictures yang dilaksanakan pada Januari hingga Februari 2024. Penulis terlibat langsung pada departemen tata suara sebagai Assistant Utility Sound. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observatif dan partisipatif melalui keterlibatan langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran tata suara memiliki kontribusi signifikan terhadap kualitas audio dan kelancaran proses produksi film. Pengalaman kerja profesi ini memberikan peningkatan kompetensi teknis, kemampuan komunikasi, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia industri perfilman.

  137. Literasi Digital Mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam Ekosistem Akun Anonim X: Sebuah Paradoks Laboratorium Alamiah

    This study analyzes the digital literacy of students at the Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran, in their interactions with the anonymous X account @draftanakunpad. Digital literacy has become an essential competence for communication students amid the increasing prevalence of misinformation and disinformation. This research focuses on students’ understanding of digital literacy, information evaluation strategies, patterns of information consumption and dissemination, and the challenges of implementing digital literacy in the use of the account.  A qualitative approach was employed through semi-structured interviews with four students and four account administrators, complemented by one year of content observation. Data were analyzed comparatively and through triangulation. The findings indicate that although @draftanakunpad is perceived as a rapid and relevant source of information, students’ levels of digital literacy vary. Students tend to act as passive information consumers, while administrators demonstrate a more structural understanding. The account’s anonymity poses challenges to assessing information credibility. A paradox is identified in which students’ high satisfaction with the account does not align with well-developed critical digital literacy. This study highlights a gap between the account’s potential as an alternative information source and the still suboptimal level of students’ digital literacy.

  138. SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: TANTANGAN ETIKA DAN PRIVASI DATA DI ERA BIG DATA DAN CLOUD COMPUTING

    Perkembangan Big Data dan Cloud Computing telah mempercepat inovasi berbasis data di berbagai sektor, namun juga menimbulkan tantangan etika dan privasi yang semakin kompleks. Tantangan tersebut mencakup transparansi pemrosesan data, akuntabilitas, kedaulatan data, serta kepatuhan lintas yurisdiksi. Penelitian ini menerapkan Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel ilmiah terbitan tahun 2021–2025 untuk mengidentifikasi tantangan utama dan memetakan solusi yang diusulkan dalam literatur. Enam artikel peer-reviewed yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis melalui pendekatan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama, yaitu: (1) transparansi dan akuntabilitas yang menyoroti kekhawatiran privasi pengguna dan integrasi etika dalam adopsi teknologi; (2) tata kelola dan kepatuhan yang meliputi arsitektur cloud patuh GDPR, model kedaulatan data, serta implikasi hukum transfer data lintas negara; dan (3) kontrol teknis privasi seperti sticky policies, minimisasi data, enkripsi, dan mekanisme audit. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan terpadu antara kebijakan, arsitektur, dan teknologi untuk memastikan pengelolaan data yang etis dan sesuai hukum. 

  139. Analisis Kepuasan Pengguna Aplikasi Viu Menggunakan Model End User Computing Satisfaction (EUCS)

    The rapid development of digital technology has led to a significant increase in the use of video streaming applications, one of which is VIU, a platform that provides a wide range of Asian drama and entertainment content. The high level of competition among streaming platforms requires service providers to continuously improve application quality in order to meet user needs and expectations. Therefore, evaluating user satisfaction is a crucial factor in assessing the success of an application. This study aims to analyze the level of user satisfaction with the VIU application using the End User Computing Satisfaction (EUCS) model, which focuses on the experiences of end users in interacting with information systems.

    The EUCS model is applied because it effectively measures user satisfaction based on five main dimensions: content, accuracy, format, ease of use, and timeliness. This research employs a quantitative approach using a survey method. Data were collected through the distribution of Likert-scale questionnaires to 150 respondents who are active users of the VIU application in Indonesia. Validity and reliability tests were conducted to ensure the quality of the research instrument, while data analysis was performed using descriptive and inferential statistical methods with the assistance of statistical software.

    The results of the study indicate that, overall, the level of user satisfaction with the VIU application falls into the satisfactory category. The ease of use and content dimensions achieved the highest average scores, suggesting that the VIU application is easy to use and offers content that meets user preferences and expectations. However, the format dimension received a relatively lower score compared to other dimensions, indicating that improvements in user interface design and information presentation are still needed. These findings are expected to provide valuable insights for VIU application developers in enhancing service quality and user experience. Furthermore, this study may serve as a reference for future research related to user satisfaction evaluation of digital applications using the EUCS model.

  140. ANALISIS DAN PEGUJIAN TEST CASE SISTEM PENGELOLAAN DATA MEMBER

    Perkembangan sistem informasi yang berbasis web membutuhkan aplikasi yang tidak hanya bisa bekerja dengan baik, tetapi juga dapat diandalkan dan mudah digunakan oleh orang-orang yang menggunakannya. Sistem Pengelolaan Data Member dibuat untuk membantu dalam mengatur data keanggotaan dengan cara yang teratur. Ini mencakup mulai dari proses masuk pengguna, melihat menu, mengatur data anggota, hingga membuat laporan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa baik sistem ini berfungsi dengan menggunakan metode pengujian Black Box Testing yang sesuai dengan standar ISO/IEC 29119-3. Metode pengujian yang digunakan termasuk pembagian ekivalen dan analisis nilai batas, yang berfokus pada memeriksa masukan dan keluaran tanpa melihat kode program di dalamnya. Pengujian dilakukan di lingkungan pengembangan dengan menggunakan browser Google Chrome dan data yang digunakan berupa data percobaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa beberapa bagian penting, seperti proses masuk dan beberapa fungsi untuk memasukkan data anggota, sudah berjalan dengan baik sesuai harapan. Namun, ada beberapa masalah serius yang ditemukan, khususnya pada bagian navigasi sub-menu jenis anggota, fitur penyaring data, dan juga validasi masukan serta pesan kesalahan yang kurang jelas. Selain itu, bagian laporan juga menunjukkan kelemahan saat menangani input tanggal yang tidak lengkap. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun sistem memiliki dasar fungsi yang cukup baik, perlu ada perbaikan teknis dan peningkatan pada validasi agar sistem bisa digunakan dengan lebih baik dan siap untuk tahap pemakaian secara penuh.

  141. IMPLEMENTASI PENGUJIAN PERANGKAT LUNAK PADA APLIKASI PRODUKTIVITAS "SIMPLE TO-DO LIST" MENGGUNAKAN STANDAR ISO/IEC 29119

    Di era digital saat ini, manajemen produktivitas personal menjadi aspek krusial dalam kehidupan sehari-hari. Peralihan dari metode pencatatan tugas manual ke aplikasi berbasis web menawarkan efisiensi, aksesibilitas, dan keamanan data yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi fungsionalitas dan keandalan aplikasi Simple To-Do List yang dibangun menggunakan teknologi PHP Native, basis data MySQL, dan kerangka kerja Bootstrap 5. Pendekatan pengujian yang diterapkan adalah Black Box Testing dengan mengacu pada standar internasional ISO/IEC 29119 untuk memastikan proses verifikasi berjalan sistematis. Ruang lingkup pengujian mencakup 25 skenario uji (test cases) yang meliputi validasi antarmuka pengguna, operasi manajemen data (CRUD), mekanisme toggle status tugas, serta keamanan input terhadap serangan Cross-Site Scripting (XSS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi memiliki tingkat validitas fungsional sebesar 100% tanpa adanya temuan cacat perangkat lunak (bug). Fitur sanitasi data terbukti efektif dalam mencegah eksekusi skrip berbahaya, dan antarmuka pengguna terbukti responsif pada berbagai ukuran layar. Disimpulkan bahwa aplikasi ini telah memenuhi standar kelayakan teknis sebagai alat bantu manajemen tugas yang aman dan andal.

  142. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI E-KATALOG BUKU PERPUSTAKAAN BERBASIS WEBSITEDI STIE WIKARA PURWAKARTA

              Perpustakaan dapat diartikan sebagai kumpulan informasi yang berkaitan dengan Ilmu Pengetahuan, Hiburan, Rekreasi dan Ibadah yang merupakan salah satu kebutuhan hidup manusia agar tidak tertinggal dalam memperoleh informasi sehingga dapat berinteraksi secara aktif dengan manusia lain sebagai mahkluk sosial. Penelitian ini bertujuan untuk membangun prototype Katalog dan peminjaman buku perpustakaan berbasis website yang mampu memberikan informasi tentang katalog buku yang ada di perpustakaan, informasi ketersediaan buku tersebut di perpustakaan dan mendaftarkan diri untuk meminjam buku yang diinginkan. Dengan memanfaatkan fasilitas website, perpustakaan dapat lebih efektif dan efisien dalam katalogisasi dan peminjaman buku. Pada penelitian ini dirancang sebuah aplikasi katalog dan peminjaman buku berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP MySQL. Dengan aplikasi ini diharapkan, mampu mengatasi berbagai kebutuhan dari pengunjung untuk melakukan pencarian buku, peminjaman buku serta memudahkan pihak perpustakaan dalam repositori buku, peminjaman buku dan pembuatan laporan atau catatan.

              A library can be understood as a collection of information related to Science, Entertainment, Recreation and Worship that is one of the life needs of man so as not to be left behind in obtaining information so as to be able to actively interact with other human beings as social beings. The research aims to build prototype catalogue and book borrowing of a library based on a website that is able to provide information about the catalogue of existing books in the library, information on the availability of such books and register to borrow the desired books. By leveraging the website facilities, libraries can be more effective and efficient in cataloging and borrowing books. On this initiative a web-based catalogue and book borrowing application was designed using the PHP programming language MySQL. With this application is expected, able to address the various needs of visitors to performs book searches, book landing as well as facilitating the library in the book repository, book loan and the creation of reports or notes.

  143. SISTEM INFORMASI KEGIATAN EKSTRAKULIKULER BERBASIS WEB DI SMA NEGERI 1 PLERED

    Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut lembaga pendidikan untuk mengelola data secara lebih efektif dan efisien, termasuk dalam pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler. Di SMA Negeri 1 Plered, pengelolaan data kegiatan ekstrakurikuler masih dilakukan secara manual menggunakan aplikasi spreadsheet, sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan seperti kesalahan pencatatan, duplikasi data, keterlambatan informasi, dan rendahnya keamanan data. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi kegiatan ekstrakurikuler berbasis web yang dapat membantu proses pengelolaan data peserta didik, absensi, dan penilaian secara terkomputerisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sistem yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi berbasis web ini mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data ekstrakurikuler, mempermudah proses input dan pencarian data, serta meningkatkan keamanan dan keakuratan penyimpanan data. Dengan adanya sistem ini, pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Plered menjadi lebih terstruktur, efektif, dan mendukung kebutuhan informasi pihak sekolah.

                The rapid development of information technology requires educational institutions to manage data more effectively and efficiently, including the management of extracurricular activities. At SMA Negeri 1 Plered, extracurricular activity data management is still conducted manually using spreadsheet applications, which may cause problems such as data duplication, recording errors, delayed information, and low data security. This study aims to design and develop a web-based extracurricular activity information system to support the management of student data, attendance, and assessment in a computerized manner. The research method used is descriptive, with data collection techniques including observation, interviews, and literature study. The system is developed using PHP as the programming language and MySQL as the database. The results show that the proposed web-based information system improves the efficiency of extracurricular data management, facilitates data input and retrieval, and enhances data security and accuracy. Therefore, the system helps create a more structured, effective, and reliable extracurricular management process at SMA Negeri 1 Plered.

  144. SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB DI SMA NEGERI 1 BABAKANCIKAO PURWAKARTA

    With the rapid development of information, telecommunications, and technology, the role of information technology has provided significant benefits in various fields. This requires that it can produce information that meets the specifications of the needs of information users. One of these fields can include support in the world of education where technology can certainly support the current system. SMA Negeri 1 Babakancikao has a school library that contains a variety oftextbooks and other supporting books to broaden students' knowledge. The school library still uses a manual book recording system in book borrowing and returning transactions and student attendance lists. Such a manual method is less effective because the increasing amount of transaction data will certainly increasethe difficulty in processing library data, besides that if there is an error in the loan and return of books and errors in book data reports and others. Based on these problems, a web-based library information system is needed at SMA Negeri 1 Babakancikao to overcome problems in the old system that is still manual. The author hopes that the creation of this library information system can help facilitate library staff and all parties involved in processing book data to be easy, effective and efficient.

    Dengan pesatnya perkembangan informasi, telekomunikasi, dan teknologi, peran teknologi informasi telah memberikan manfaat yang signifikan dalam berbagai bidang. Hal ini menuntut agar dapat menghasilkan informasi yang memenuhi spesifikasi kebutuhan pengguna informasi. Salah satu bidang tersebut dapat mencakup dukungan dalam dunia pendidikan yang tentunya teknologi dapat mendukung sistem yang ada saat ini. SMA Negeri 1 Babakancikao memiliki perpustakaan sekolah yang berisi berbagai macam buku pelajaran dan buku pendukung lainnya untuk menambah wawasan siswa. Perpustakaan sekolah tersebut masih menggunakan sistem pencatatan buku manual dalam transaksi peminjaman dan pengembalian buku serta daftar hadir siswa. Cara manual seperti itu kurang efektif karena jumlah data transaksi yang semakin besar tentunya akan menambah kesulitan dalam pengolahan data perpustakaan, selain itu jika terjadi kesalahan dalam transaksi peminjaman dan pengembalian buku dan kesalahan dalam laporan data buku dan lain-lain. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan sistem informasi perpustakaan berbasis web di SMA Negeri 1 Babakancikao untuk mengatasi permasalahan pada sistem lama yang masih manual. Penulis berharap dengan dibuatnya sistem informasi perpustakaan ini dapat membantu mempermudah staf perpustakaan dan semua pihak yang terlibat dalam pengolahan data buku menjadi mudah, efektif dan efisien.

     

  145. SISTEM PENGUKURAN LUAS TANAH MENGGUNAKAN GPS BERBASIS INTERNET OF THINGS

    Sistem pengukuran luas tanah ini merupakan hasil perancangan dan pengujian berbasis Global Positioning System (GPS) dengan empat modul GPS uBlox Neo-6M sebagai transmitter dan satu receiver yang berkomunikasi nirkabel melalui modul NRF24L01. Sistem ini dirancang untuk mempermudah pengukuran luas lahan secara otomatis berdasarkan koordinat geografis tiap titik batas, yang hasilnya dikirim dan ditampilkan melalui platform IoT pada smartphone. Metode penelitian dilakukan dengan cara mengambil titik koordinat dari lintang dan bujur pada lahan yang diukur sebanyak 4 koordinat melalui library TinyGPS++. Data koordinat tersebut dikonversi menjadi jarak antar titik, kemudian dilakukan perhitungan luas menggunakan persamaan Brahmagupta. Pada pengujian sistem pengukuran luas tanpa penghalang diperoleh rata-rata galat pengukuran jarak sebesar 0,29 meter dengan persentase galat rata-rata 3,29%, sedangkan rata-rata galat pengukuran luas sebesar 2,73 m² dengan persentase galat rata-rata 1,76%, sehingga menghasilkan akurasi sensor yang digunakan sekitar 96%. Secara keseluruhan, sistem pengukuran luas tanah berbasis GPS dan IoT dengan komunikasi nirkabel ini mampu bekerja secara akurat serta memberikan hasil pengukuran yang mendekati nilai sebenarnya

    This land area measurement system is the result of design and testing based on the Global Positioning System (GPS) with four uBlox Neo-6M GPS modules as transmitters and one receiver that communicates wirelessly through the NRF24L01 module. This system is designed to facilitate automatic land area measurement based on the geographical coordinates of each boundary point, the results of which are sent and displayed via the IoT platform on a smartphone. The research method was carried out by taking coordinate points from the latitude and longitude of the measured land, totaling 4 coordinates, using the TinyGPS++ library. The coordinate data was converted into the distance between points, then the area was calculated using the Brahmagupta equation. In testing the unobstructed area measurement system, the average distance measurement error was 0.29 meters with an average error percentage of 3.29%, while the average area measurement error was 2.73 m² with an average error percentage of 1.76%, resulting in a sensor accuracy of approximately 96%. Overall, this GPS and IoT-based land area measurement system with wireless communication is able to work accurately and provide measurement results that are close to the actual values.

  146. ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT DAN PENDUKUNG IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI AKUNNTANSI PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A LUBUKLINGGAU

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penghambat dan pendukung implementasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lubuklinggau. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan dan penggunaan SIA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penghambat implementasi SIA meliputi keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, infrastruktur teknologi yang belum memadai, resistensi terhadap perubahan organisasi, serta keterbatasan anggaran. Sementara itu, faktor pendukung mencakup dukungan kebijakan pemerintah, komitmen pimpinan, ketersediaan sistem keuangan terstandar secara nasional seperti SAKTI, pelatihan pegawai, serta kerja sama antarunit kerja. Secara keseluruhan, optimalisasi implementasi SIA memerlukan penguatan faktor pendukung dan strategi untuk meminimalkan hambatan guna meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan di lingkungan pemasyarakatan.

  147. PENGUJIAN PERANGKAT LUNAK SISTEM MANAJEMEN SISWA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN STANDAR ISO/IEC 29119 DAN METODE BLACK BOX TESTING

    Transformasi digital dalam administrasi pendidikan menuntut ketersediaan perangkat lunak yang andal guna meminimalisir risiko redundansi dan inkonsistensi data akibat pencatatan manual. Penelitian ini berfokus pada pengujian kualitas perangkat lunak Sistem Manajemen Siswa berbasis web yang dibangun menggunakan teknologi PHP Native dan MySQL, dengan tujuan memastikan seluruh fitur berfungsi sesuai spesifikasi teknis sebelum diimplementasikan. Metodologi pengujian yang diterapkan mengacu pada standar internasional ISO/IEC 29119, menggunakan pendekatan Black Box Testing untuk memvalidasi logika bisnis dan antarmuka pengguna tanpa membedah struktur kode internal. Sebanyak 27 skenario uji (test cases) dieksekusi secara komprehensif, mencakup pengujian fitur keamanan otentikasi, manipulasi data inti (Create, Read, Update, Delete), serta validasi responsivitas antarmuka yang terintegrasi dengan framework Bootstrap 5. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil melewati seluruh skenario dengan status valid tanpa adanya temuan bug kritikal yang menghambat operasional, membuktikan bahwa alur logika pemrograman dan struktur basis data telah terintegrasi dengan baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi yang dikembangkan memiliki stabilitas fungsional yang tinggi dan memenuhi kriteria penerimaan sistem, sehingga layak direkomendasikan sebagai solusi digitalisasi administrasi sekolah yang efektif, akurat, dan mudah dikelola sesuai dengan dokumentasi pengembangan yang tersedia pada repositori GitHub deptsekolah.

  148. ANALISIS KEEFEKTIFAN INTEGRASI IT DALAM PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA PADA SMA NEGERI 6 SINJAI

    Penelitian ini menganalisis pemanfaatan dan efektivitas integrasi teknologi informasi (IT) dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 6 Sinjai. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif, data diperoleh melalui kuesioner, wawancara, dan observasi terhadap 26 guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan IT berada pada kategori sedang, terutama terbatas pada penggunaan perangkat dasar, sementara aplikasi pembelajaran interaktif belum dimanfaatkan optimal. Namun, efektivitas integrasi IT tergolong tinggi karena mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkaya metode pembelajaran, dan memfasilitasi asesmen digital. Kendala utama meliputi keterbatasan pelatihan, variasi literasi digital guru, dan ketidakmerataan sarana prasarana. Secara keseluruhan, integrasi IT telah mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara cukup efektif, meskipun masih membutuhkan penguatan kompetensi guru dan peningkatan fasilitas.

  149. PEMBUATAN PONDASI BOREPILE PADA KANTOR DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN TEGAL

    Pembangunan Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal memerlukan sistem pondasi yang sesuai dengan kondisi tanah dan lingkungan perkotaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pembuatan pondasi bore pile ditinjau dari metode pelaksanaan, hambatan lapangan, serta kebutuhan material dengan menggunakan metode deskriptif melalui observasi lapangan dan perhitungan teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondasi bore pile efektif diterapkan pada kondisi tanah lunak hingga sedang, minim menimbulkan gangguan lingkungan, serta memerlukan perencanaan teknis yang tepat untuk menjamin mutu dan kelancaran pelaksanaan pekerjaan.

  150. DAMPAK KETERLAMBATAN PEMASANGAN ATAP KONSTRUKSI TERHADAP AKTIVITAS PROYEK RUANG KELAS BARU DI SMP N 1 BOJONG

    Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) merupakan bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan sarana pendidikan. Pada pelaksanaannya, proyek konstruksi kerap menghadapi kendala yang berdampak pada keterlambatan waktu penyelesaian. Salah satu pekerjaan yang bersifat krusial adalah pemasangan atap, karena berpengaruh langsung terhadap kelanjutan pekerjaan lain di bawahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor penyebab keterlambatan pemasangan atap serta dampaknya terhadap aktivitas proyek pembangunan RKB SMP Negeri 1 Bojong. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan, wawancara dengan pihak pelaksana, dan studi dokumentasi selama kegiatan Praktik Kerja Lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlambatan pemasangan atap menyebabkan terganggunya urutan pekerjaan, penumpukan aktivitas, penurunan produktivitas tenaga kerja, serta keterlambatan pekerjaan lanjutan. Upaya mitigasi yang dilakukan meliputi penyesuaian jadwal, peningkatan koordinasi lapangan, dan penguatan manajemen sumber daya.

  151. ANALISIS DAN PENGUJIAN SISTEM ABSENSI DAN DISPLIN KERJA PADA PT. SUPRA BOGA LESTARI

    Manajemen sumber daya manusia memegang peranan krusial dalam industri ritel modern yang menuntut kesiapan operasional tinggi. Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan sistem absensi serta dampaknya terhadap kedisiplinan karyawan di lingkungan PT Supra Boga Lestari, Tbk. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif terhadap rekam data kehadiran berbasis biometrik yang mencakup ketepatan waktu clock-in dan clock-out sesuai pembagian shift kerja. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem monitoring yang terintegrasi mampu meminimalisir kesenjangan data kehadiran, meningkatkan transparansi perhitungan remunerasi, serta menjamin ketersediaan staf dalam pelayanan pelanggan yang optimal. Disimpulkan bahwa penegakan disiplin melalui sistem absensi yang akurat berkontribusi signifikan terhadap efisiensi operasional dan kualitas layanan perusahaan secara keseluruhan.

  152. ANALISIS KUALITAS DAN KEANDALAN APLIKASI POINT OF SALES (POS) MENGGUNAKAN STANDAR ISO/IEC 29119

    Aplikasi Point of Sales (POS) berbasis web menjadi komponen kritikal dalam operasional bisnis retail, namun keandalannya sering kali terhambat oleh fluktuasi jaringan dan kerentanan data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas dan keandalan sistem POS web melalui implementasi standar internasional ISO/IEC 29119. Metode yang digunakan adalah Software Testing Life Cycle (STLC) dengan teknik pengumpulan data melalui Black Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat fungsionalitas yang stabil pada modul transaksi dan manajemen inventaris, meskipun ditemukan latensi pada sinkronisasi data saat kondisi jaringan tidak stabil. Analisis keandalan membuktikan bahwa penggunaan arsitektur pangkalan data yang terstruktur dan dokumentasi pengujian yang disiplin sesuai standar ISO/IEC 29119 dapat memitigasi risiko kegagalan sistem secara signifikan. Kesimpulannya, standardisasi pengujian perangkat lunak sangat krusial untuk menjamin akuntabilitas dan performa aplikasi POS dalam lingkungan produksi.

  153. PENCIPTAAN FILM DOKUMENTER SATU KURSI KOSONG DI MEJA MAKAN DENGAN GAYA EXPOSITORY

    One Empty Chair at the Dining Table is a documentary film that raises the issue of the unequal role of fathers in families, particularly the increasingly widespread phenomenon of fatherlessness in Indonesia. In this film, the author uses an expository documentary style with a narrative and argumentative approach to convey information objectively, descriptively, and convincingly to the audience. The creation of this work was motivated by concerns about the decreasing involvement of father figures in household life, which impacts child development, family harmony, and social structures in society. This film aims to provide education, information, and social reflection on the importance of a father's presence in the family, while also being a medium for collective awareness for the community to pay more attention to the role and responsibilities of a father. The expository style approach is realized through the use of Voice of God narrative, in-depth interviews with primary and supporting sources, visual documentation of family activities, and illustrations in the form of archival footage and supporting footage. Data were collected through library research, document studies, field observations, and interviews with sources directly related to the theme, including academics, family practitioners, and individuals experiencing unequal father roles. The process of creating this work includes several stages: preparation, design, production, post-production, and presentation. The final result is a documentary film with a duration of approximately 25 minutes divided into three segments: the background of the fatherless phenomenon in Indonesia, the true story of a family experiencing unequal father roles, and reflections and views of experts on its impact on children and society. By combining strong narrative elements and emotional visuals, this film is expected to be an audio-visual work that is not only informative, but also touching and encourages social change.

  154. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI GAME SIMULASI BERCOCOK TANAM DAN BERTAHAN HIDUP DI LUAR ANGKASA ("SPACE FARMING") MENGGUNAKAN UNITY ENGINE

    penerapan arsitektur Event-Driven untuk mengelola siklus waktu (Time Management) dan mesin keadaan (Finite State Machine) untuk memantau fase pertumbuhan tanaman secara efisien. Fitur utama yang dikembangkan meliputi sistem inventaris berbasis slot dinamis, simulasi kelembapan tanah, dan siklus hari yang mempengaruhi status lingkungan secara real-time. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah Game Development Life Cycle (GDLC) dengan pendekatan Prototyping. Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa logika permainan berjalan sesuai rancangan, di mana sistem mampu mensimulasikan proses bercocok tanam dan manajemen sumber daya di luar angkasa dengan lancar dan responsif terhadap interaksi pemain.

  155. IMPLEMENTASI SISTEM BOOKING JASA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN PYTHON DENGAN PENDEKATAN OBJECT-ORIENTED PROGRAMMING DAN PEMBAYARAN QRIS

    Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi sistem booking jasa dari proses manual menjadi aplikasi berbasis web. Metode booking konvensional masih menghadapi kendala seperti pengelolaan data secara manual, keterbatasan akses informasi, serta belum terintegrasinya sistem pembayaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem booking jasa berbasis web menggunakan bahasa pemrograman Python dengan pendekatan Object-Oriented Programming (OOP) serta integrasi pembayaran QRIS. Sistem dikembangkan menggunakan framework Streamlit dan menerapkan pembagian hak akses antara admin dan pengguna. Fitur utama sistem meliputi manajemen jasa, autentikasi pengguna, proses booking jasa, pembayaran melalui QRIS, serta verifikasi pembayaran oleh admin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat berjalan dengan baik dan mampu meningkatkan efisiensi serta kemudahan dalam proses booking jasa dan transaksi pembayaran.

  156. Analisis Informasi Cuaca sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan Aktivitas Harian

    Kondisi cuaca secara signifikan memengaruhi aktivitas manusia sehari-hari, terutama dalam pilihan pakaian dan tingkat kenyamanan. Namun, sebagian besar aplikasi cuaca menyajikan informasi sebagai data numerik tanpa panduan kontekstual untuk pengambilan keputusan sehari-hari. Penelitian ini mengusulkan sistem pendukung keputusan berbasis aplikasi desktop yang menganalisis informasi cuaca untuk menghasilkan rekomendasi aktivitas harian, dengan fokus pada pemilihan pakaian. Sistem ini menggunakan klasifikasi suhu berbasis aturan, preferensi pengguna, dan analisis statistik sederhana untuk menghasilkan rekomendasi yang dipersonalisasi, kiat berpakaian, dan penyesuaian antarmuka. Sistem ini dikembangkan menggunakan Python dan kerangka kerja CustomTkinter dan dievaluasi melalui pengujian fungsional black-box. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem berfungsi secara efektif dan dapat membantu pengguna dalam membuat keputusan aktivitas harian berdasarkan cuaca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengolahan informasi cuaca kontekstual dapat meningkatkan pemanfaatan data lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

  157. UNDERSTANDING DATA VISUALIZATION THROUGH MACHINE LEARNING USING PYTHON AS A VISUALIZATION MEDIA: SQL PRACTICAL ANALYSIS OF INFORMATION SYSTEMS STUDENTS

    SQL practicum evaluation for Information Systems students is often hampered by raw tabular formats that make it difficult to identify error patterns quickly. This study implemented Python on Google Colab to analyze data scores and technical descriptions from 20 students, applying automated preprocessing (regex error extraction), KMeans clustering (k=3, silhouette=0.72), and comprehensive visualizations (bar ranking, violin-swarmplot, pie chart, JOIN heatmap, cluster scatterplot, boxplot). The results showed a 65% success rate with a critical threshold of 70, where JOIN errors dominated 42% of failed cases (average score 62), while performance segmentation was divided into High (89.2), Medium (77.8), and Low (62.5) clusters. This approach resulted in precise curriculum recommendations in the form of remedial <70 and intensive JOIN modules, shifting the assessment paradigm from manual to automated, data-driven

  158. ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP RISIKO KEAMANAN SISTEM INFORMASI PENGGUNA DANA SEBAGAI DOMPET DIGITAL (STUDI KASUS DI KOTA LUBUKLINGGAU)

    Sistem transaksi keuangan, termasuk penggunaan dompet digital, telah mengalami transformasi besar sebagai akibat dari pesatnya kemajuan teknologi digital. DANA, penyedia dompet digital terkenal di Indonesia, menghadapi berbagai risiko keamanan sistem informasi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana warga Kota Lubuklinggau melihat risiko keamanan yang terkait dengan penggunaan aplikasi DANA sebagai dompet digital. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dan studi kasus. Studi yang dilakukan terhadap 30 pengguna DANA aktif menemukan bahwa aplikasi DANA meningkatkan kepercayaan dan loyalitas. Sebagian besar pengguna mengakui ancaman seperti pelanggaran data, penipuan digital, dan gangguan sistem dengan menyeimbangkan perilaku penggunaan mereka dengan peningkatan kewaspadaan dan kehati-hatian.

  159. PENERAPAN BIG DATA LIFECYCLE UNTUK ANALISIS TREN GENRE DAN RATING FILM MENGGUNAKAN HADOOP ECOSYSTEM DI AZURE

    Pertumbuhan industri film digital pada platform seperti IMDb telah menimbulkan tantangan kelebihan informasi bagi pengguna dalam memilih konten. Analisis berbasis popularitas yang lazim diterapkan sering mengabaikan preferensi individu dan kurang efektif bagi pengguna baru tanpa riwayat interaksi, sehingga diperlukan pendekatan analisis yang lebih tepat sasaran. Penelitian ini menerapkan kerangka Big Data Lifecycle, mencakup tahap pengumpulan, pembersihan, integrasi, analisis, dan representasi data. Dataset sekunder dari IMDb berukuran 8,83 GB diolah menggunakan Hadoop Ecosystem pada platform Azure, dengan Apache Spark untuk pemrosesan paralel dan Power BI untuk visualisasi. Proses dimulai dari pengunduhan data ke Azure Blob Storage, diikuti pembersihan nilai kosong dan penyaringan entri film, integrasi berdasarkan kunci tconst, analisis agregat dengan fungsi explode untuk genre, hingga pembuatan dashboard interaktif. Hasil analisis menunjukkan tren produksi film mencapai puncak pada dekade 2000-an dengan sekitar 20.000 entri, diikuti penurunan tajam pasca-2010. Genre Drama mendominasi dengan lebih dari 20.000 film dan akumulasi rating tertinggi, sementara rating rata-rata stabil antara 6 hingga 8 sepanjang periode. Hubungan durasi film dengan rating memperlihatkan pola positif lemah, dengan film panjang cenderung dinilai lebih tinggi pada genre tertentu. Pendekatan ini membuktikan kemampuan Big Data Lifecycle dalam menghasilkan wawasan empiris mengenai tren industri film, yang dapat mendukung pengurangan kelebihan informasi pada platform digital tanpa ketergantungan data interaksi pengguna.

  160. VERIFIKASI FUNGSIONALITAS DAN KEANDALAN SISTEM POINT OF SALES (POS) BERBASIS WEB MENGGUNAKAN STANDAR ISO/IEC 29119

    Dalam lanskap ekonomi digital yang berkembang pesat saat ini, keandalan perangkat lunak keuangan telah menjadi faktor determinan bagi keberlanjutan bisnis, khususnya terkait sistem Point of Sales (POS) yang digunakan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegagalan teknis dalam sistem kasir, mulai dari kesalahan perhitungan aritmatika sederhana hingga malfungsi penyimpanan data yang fatal, menimbulkan ancaman serius terhadap akurasi finansial dan kepercayaan pelanggan. Oleh karena itu, memastikan kualitas perangkat lunak melalui verifikasi yang ketat adalah langkah esensial sebelum implementasi dilakukan. Penelitian ini berfokus secara spesifik pada aspek pengujian perangkat lunak terhadap aplikasi POS berbasis web yang dibangun menggunakan teknologi PHP Native dan basis data MySQL. Tujuan utamanya adalah untuk memverifikasi validitas fungsional, keamanan, dan keandalan sistem secara empiris sebelum digunakan di lingkungan produksi. Untuk mencapai hal ini, penelitian menerapkan strategi pengujian komprehensif menggunakan metode Black Box Testing, dengan mematuhi secara ketat kerangka kerja standar internasional ISO/IEC 29119 yang mengatur proses pengujian dinamis. Sebanyak 25 kasus uji yang berbeda dieksekusi dengan cermat untuk mengevaluasi fitur-fitur kritis, termasuk antarmuka katalog produk, logika manajemen keranjang belanja, perhitungan transaksi yang kompleks, serta stabilitas sesi pengguna. Hasil empiris menunjukkan bahwa aplikasi mencapai tingkat keberhasilan 100% (All Pass), tanpa adanya cacat perangkat lunak atau kesalahan logika yang terdeteksi pada modul-modul kritis. Temuan ini mengonfirmasi bahwa sistem tersebut valid secara fungsional, tangguh, dan aman untuk implementasi operasional harian.

  161. PERBANDINGAN METODE FERMENTASI SEMI ANAEROB DAN ANAEROB PADA PROSES PEMBUATAN BIOETANOL

    Kebutuhan energi yang terus meningkat mendorong pengembangan energi alternatif yang ramah lingkungan, salah satunya bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas metode fermentasi semi anaerob dan anaerob dalam produksi bioetanol dengan bahan baku molase menggunakan Saccharomyces cerevisiae. Variasi penelitian meliputi jumlah ragi (6 g, 9 g, dan 12 g) serta lama fermentasi (3, 5, dan 7 hari). Parameter yang dianalisis adalah penurunan nilai Brix, yield hasil fermentasi, serta kadar bioetanol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi semi anaerob menghasilkan kadar bioetanol lebih tinggi dibandingkan fermentasi anaerob pada semua variasi yang diuji. Kondisi optimum diperoleh pada penggunaan 9 g ragi dengan waktu fermentasi 5 hari, menghasilkan bioetanol sebesar 18,34% pada fermentasi semi anaerob dan 16,36% pada fermentasi anaerob. Yield terbaik juga diperoleh pada hari ke-5, yaitu 1% (anaerob) dan 0,80% (semi anaerob). Keunggulan metode semi anaerob disebabkan adanya suplai oksigen terbatas pada tahap awal fermentasi yang mendorong pertumbuhan populasi ragi serta meningkatkan aktivitas enzimatis, sehingga konversi gula menjadi etanol lebih efisien. Namun, pada fermentasi yang diperpanjang hingga 7 hari terjadi penurunan kadar bioetanol dan yield diakibat berkurangnya nutrisi serta akumulasi produk samping yang menghambat metabolisme mikroorganisme.

  162. Pengujian Kualitas Sistem Informasi Persediaan Obat pada Apotek Sutomo Tanjung Balai Menggunakan Standar ISO/IEC 29119

    Pengujian perangkat lunak merupakan tahapan penting dalam proses pengembangan sistem untuk memastikan bahwa perangkat lunak berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Sistem informasi persediaan obat pada apotek memiliki peranan yang sangat penting dalam pengelolaan stok obat, pencatatan transaksi, serta penyajian laporan yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas Sistem Informasi Persediaan Obat di Apotek Sutomo Tanjung Balai dengan menggunakan standar pengujian perangkat lunak ISO/IEC 29119. Metode penelitian yang diterapkan mengacu pada tahapan pengujian ISO/IEC 29119, meliputi perencanaan pengujian, perancangan pengujian, pelaksanaan pengujian, dan pelaporan hasil pengujian. Teknik pengujian yang digunakan adalah black box testing untuk menguji fungsionalitas sistem tanpa meninjau struktur kode program. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sebagian besar fungsi sistem, seperti proses login, pengelolaan data obat, pemrosesan transaksi, dan pembuatan laporan, telah berjalan sesuai dengan kebutuhan fungsional. Namun demikian, masih ditemukan beberapa permasalahan kecil, khususnya pada tampilan laporan dan proses validasi data. Secara keseluruhan, penerapan standar ISO/IEC 29119 mampu memberikan pendekatan pengujian yang terstruktur dan sistematis, meningkatkan kualitas dokumentasi pengujian, serta membantu pengembang dalam mengidentifikasi kelemahan sistem. Dengan demikian, sistem yang diuji dinilai layak untuk digunakan dengan beberapa perbaikan minor.

  163. PENGEMBANGAN FITUR LOG AKTIVITAS UNTUK MEREKAM RIWAYAT PERUBAHAN DAN STATUS CHECKLIST PADA APLIKASI SMART REMINDER

    Aplikasi checklist dan pengingat digunakan untuk membantu pengguna memastikan kelengkapan barang atau aktivitas sebelum melakukan kegiatan tertentu. Namun, sebagian besar aplikasi sejenis belum menyediakan mekanisme pencatatan riwayat aktivitas yang detail, sehingga pengguna tidak dapat menelusuri kembali perubahan yang telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan fitur Log Aktivitas pada aplikasi Smart Reminder yang berfungsi mencatat seluruh interaksi pengguna dengan sistem, meliputi perubahan status checklist, penambahan dan penghapusan item, serta proses reset checklist. Fitur log dirancang dengan pencatatan waktu (timestamp) agar setiap aktivitas tersimpan secara kronologis. Metode pengembangan yang digunakan adalah pendekatan modular dengan event-based logging. Hasil implementasi menunjukkan bahwa fitur Log Aktivitas mampu meningkatkan transparansi sistem, memudahkan pelacakan riwayat perubahan, serta meningkatkan pengalaman pengguna dalam menggunakan aplikasi Smart Reminder.

  164. ANALISIS DAN PENGUJIAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN SDN HARGO PANCURAN BERDASARKAN STANDAR ISO/IEC 29119:2022

    Pengujian Penelitian ini menilai fungsionalitas Sistem Informasi Perpustakaan (SIP) di SDN Hargo Pancuran dengan menggunakan standar ISO/IEC 29119:2022. Metode yang digunakan merupakan kombinasi antara analisis kode program secara statis dan pengujian secara dinamis memakai PHP Built-in Server yang diawasi secara langsung melalui log Command Prompt (CMD). Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa walaupun konfigurasi basis data (TC-01) ternyata valid, sistem ini memiliki kelemahan serius dalam hal struktur navigasi dan integrasi data. Berdasarkan audit log CMD, ditemukan sedikitnya 10 cacat fungsional yang ditandai dengan status HTTP 404 Not Found pada modul sirkulasi, buku, dan anggota, serta kegagalan validasi pada TC-05 yang menyebabkan data kosong tersimpan dalam database. Dari segi kuantitatif, sistem hanya mendapatkan skor kelayakan sebesar 55%, sehingga dinyatakan tidak cocok untuk diterapkan tanpa adanya perbaikan menyeluruh pada mekanisme routing dan validasi di sisi server.

     

  165. Perancangan dan Implementasi Sistem Rekomendasi Outfit Berdasarkan Data Cuaca Harian

    Kondisi cuaca berperan penting dalam menentukan pilihan pakaian sehari-hari, terutama di daerah beriklim tropis yang memiliki fluktuasi suhu cukup signifikan. Namun, pemilihan outfit pada umumnya masih mengandalkan intuisi dan kebiasaan pribadi, sehingga tidak selalu menghasilkan keputusan yang paling sesuai. Penelitian ini mengusulkan perancangan dan implementasi sistem rekomendasi outfit berbasis cuaca harian yang mampu memberikan saran pakaian secara kontekstual berdasarkan data suhu dan karakteristik pengguna.

    Sistem yang dikembangkan menerapkan pendekatan rekomendasi berbasis aturan, di mana setiap rentang suhu dikaitkan dengan rekomendasi bahan pakaian, warna, serta kombinasi outfit tertentu. Aplikasi diimplementasikan dalam bentuk sistem desktop menggunakan bahasa pemrograman Python dengan dukungan framework CustomTkinter untuk perancangan antarmuka pengguna. Evaluasi sistem dilakukan melalui metode pengujian black box guna memastikan fungsionalitas dan kemudahan penggunaan aplikasi.

    Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan rekomendasi outfit yang sesuai dengan kategori suhu dan gender pengguna, serta seluruh fitur utama dapat berfungsi dengan baik. Sistem ini memiliki potensi sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam menentukan outfit harian. Secara keseluruhan, integrasi data cuaca ke dalam sistem rekomendasi berbasis aturan terbukti efektif dan masih dapat dikembangkan lebih lanjut melalui pemanfaatan data cuaca real-time serta metode pembelajaran cerdas.

  166. INTERPRETASI PROCESS SAFETY INFORMATION DI PT X DENGAN MENGACU PADA PROCESS SAFETY MANAGEMENT OSHA 29 CFR 1910.119 (D)

    Process Safety Information (PSI) merupakan elemen penting dalam pengelolaan keselamatan proses di industri, khususnya dalam mencegah kecelakaan dan insiden berbahaya. Salah satu acuan yang digunakan adalah Process Safety Management OSHA 29 CFR 1910.119 (D). Standar tersebut mengharuskan perusahaan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan memberikan penjelasan spesifik mengenai bahaya bahan Kimia. PSI mencakup informasi lengkap tentang bahan kimia berbahaya, teknologi proses, dan peralatan yang digunakan dalam operasional industri. Sebagai bagian integral dari Process Safety Management (PSM), PSI berfungsi sebagai dasar dalam mengidentifikasi, memahami, dan mengendalikan risiko yang mungkin timbul dalam proses yang terjadi dengan tujuan utama adalah mengidentifikasi risiko potensial dan memberikan pedoman kepada pengguna, pekerja, dan personel terkait untuk menghindari kecelakaan dan cedera. Selain itu, PSI memberikan informasi mengenai spesifikasi teknis material dari peralatan. Hal tersebut juga meliputi teknis material contohnya pada pipa, bahan baku, bahan pendukung, dan lain lain. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengamatan PSI pada 4-unit utama di fasilitas pemrosesan gas PT. X, yaitu GSU (Gas Separation unit), Acid gas Removal unit (AGRU), Caustic Treater Unit (CTU), dan Dehydration Unit (DHU). Bahan bahan berbahaya yang digunakan Pada Unit unit tersebut antara lain adalah Ucarsol, Dissulfide oil, dan berbagai bahan berbahaya kimia lainnya. Dampak yang diakibatkan berupa paparan bahaya yang dapat menganggu kesehatan apabila terpapar dalam jumlah yang melewati batas.

  167. ANALISIS SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL JALAN NEGERU SAKTI - JALAN SRILMULYO KABUPATEN PESAWARAN

    Simpang tak bersinyal merupakan bagian penting dari sistem transportasi yang sering menjadi titik kemacetan, terutama pada daerah dengan pertumbuhan aktivitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tiga tak bersinyal di Jalan Negeri Sakti – Jalan Srimulyo, Kabupaten Pesawaran, yang mengalami kepadatan lalu lintas pada jam puncak pagi dan sore. Metode penelitian menggunakan survei lapangan dengan pengumpulan data primer berupa volume lalu lintas, geometrik jalan, dan hambatan samping selama jam puncak. Analisis kinerja dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 dengan parameter kapasitas, derajat kejenuhan (DS), tundaan, dan peluang antrian. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas simpang sebesar 1.850,60 skr/jam (pagi) dan 1.975,69 skr/jam (sore). Derajat kejenuhan yang diperoleh adalah 0,695 (pagi) dan 0,703 (sore) yang termasuk dalam Tingkat Pelayanan (LOS) C. Tundaan rata-rata sebesar 5,545 detik/skr (pagi) dan 5,521 detik/skr (sore), dengan peluang antrian antara 1,73–20,18%. Simpang masih beroperasi dalam kondisi stabil, namun memerlukan intervensi seperti pemasangan rambu prioritas dan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan di masa depan.

  168. ANALISIS KUALITAS PERANGKAT LUNAK APLIKASI TIKETING BERDASARKAN STANDAR PENGUJIAN ISO/IEC 29119:2022

    Studi ini bertujuan mengevaluasi kualitas teknis perangkat lunak Aplikasi Tiketing (tiketing.vercel.app) dengan mengacu pada standar internasional ISO/IEC 29119:2022 sebagai tolak ukur utama. Pendekatan audit dilakukan secara menyeluruh menggunakan metode kuantitatif, menggabungkan verifikasi fungsional melalui Black Box Testing dengan Selenium IDE dan analisis non-fungsional menggunakan GTMetrix serta Google Lighthouse untuk mengukur performa server dan pengalaman pengguna. Secara statistik, pengujian fungsional mencatatkan tingkat keberhasilan yang tinggi, namun proses ini mengungkap celah keamanan fatal pada modul autentikasi (TC-001), di mana sistem gagal memblokir akses ilegal. Di sisi lain, performa aplikasi terbukti sangat responsif, meraih predikat Grade A dari GTMetrix dengan skor 93%, serta skor usabilitas yang solid di angka 88.25%. Berdasarkan kalkulasi metrik ISO yang mencakup eksekusi, efektivitas, dan cakupan tes, aplikasi ini meraih skor kelayakan akhir sebesar 90.35%. Meskipun angka kuantitatif ini mengategorikan sistem sebagai "Sangat Layak Rilis", temuan bug keamanan pada fitur login merupakan catatan kritis. Hal ini mewajibkan penundaan peluncuran publik hingga perbaikan mendesak dilakukan demi menjamin keamanan data pengguna secara utuh sebelum implementasi penuh.

  169. BUGARIN : PERANCANGAN USER EXPERIENCE APLIKASI MOBILE UNTUK MEMANTAU KEBIASAAN HIDUP SEHAT

    The BUGARIN application was developed as a solution to help users particularly Gen-Z and young adults build healthier lifestyle habits by monitoring sleep patterns, caffeine intake, hydration, and eating routines. This study adopts the Design Thinking methodology, which consists of the empathize, define, ideate, prototype, and testing stages. User exploration revealed that most target users exhibit irregular daily habits due to academic and work pressures, thus requiring an application that is simple, intuitive, and non-judgmental. Based on these findings, a prototype of BUGARIN was designed using Figma, featuring quick logging, adaptive reminders, a progress dashboard, and daily and weekly behavior insights. An initial usability review conducted with a small group of participants indicated that the interface was easy to understand and helped users increase awareness of their daily habits. This study provides an early-stage design framework for a health-oriented habit-tracking application that prioritizes emotional comfort and usability.

  170. INVASI SISTEM INFORMASI TIKTOK DALAM FITUR DALAM POLA DIGITAL: DAMPAK PERILAKU GENERASI Z(STUDI KASUS PADA SUBJEK IN-01, IN-02 & IN-03)

    Perkembangan teknologi informasi dalam era globalisasi digital telah memengaruhi perilaku konsumsi digital Generasi Z sebagai generasi digital native. Salah satu bentuk perkembangan tersebut adalah TikTok Shop, yaitu platform e-commerce berbasis media sosial yang mengintegrasikan konten hiburan dengan sistem informasi berbasis algoritma melalui fitur For You Page (FYP), live shopping, influencer, rekomendasi produk personal, serta pembayaran instan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami dan menjelaskan perilaku konsumsi digital melalui analisis mendalam terhadap data non-angka. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi digital, sedangkan analisis data dilakukan melalui proses reduksi dan kategorisasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi TikTok Shop memberikan kemudahan dan efisiensi dalam aktivitas belanja digital, namun juga mendorong perilaku pembelian impulsif dan munculnya fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang berdampak pada perubahan pola konsumsi digital Generasi Z.

  171. PENGUJIAN KUALITAS PERANGKAT LUNAK MENGGUNAKAN STANDAR ISO/IEC/IEEE 29119 PADA SISTEM INFORMASI RESERVASI LAPANGAN BADMINTON

     

              Kualitas perangkat lunak sangat penting untuk memastikan bahwa sistem informasi dapat beroperasi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sistem Informasi Reservasi Lapangan Badminton harus diuji untuk memastikan semua fitur berjalan dengan baik dan mengurangi kesalahan saat digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kualitas perangkat lunak pada Sistem Informasi Reservasi Lapangan Badminton yang memenuhi standar ISO/IEC/IEEE 29119. Metode pengujian fungsional digunakan, dengan test case yang dibuat berdasarkan proses dan dokumentasi pengujian yang mengacu pada ISO/IEC/IEEE 29119. Tahapan pengujian meliputi penyusunan test plan, pembuatan test case, pelaksanaan pengujian, serta analisis hasil pengujian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama sistem, seperti login pengguna, proses reservasi lapangan, pengelolaan jadwal, dan pengelolaan data oleh administrator, berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditentukan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Reservasi Lapangan Badminton telah memenuhi kualitas fungsional yang diharapkan dan standar ISO/IEC/IEEE 29119 efektif digunakan sebagai acuan dalam pengujian perangkat lunak.

              Software quality is crucial to ensure that information systems can operate in accordance with user requirements. The Badminton Court Reservation Information System must be tested to ensure all features function properly and to minimize errors during use. The objective of this study is to evaluate the software quality of the Badminton Court Reservation Information System to meet the ISO/IEC/IEEE 29119 standards. A functional testing method was employed, with test cases developed based on testing processes and documentation referring to ISO/IEC/IEEE 29119. The testing phases included the preparation of a test plan, creation of test cases, execution of testing, and analysis of test results. The results demonstrate that all primary system functions such as user login, the court reservation process, schedule management, and administrator data management operate according to the predefined requirements. Consequently, it can be concluded that the Badminton Court Reservation Information System has met the expected functional quality, and the ISO/IEC/IEEE 29119 standard is effectively utilized as a reference in software testing.

  172. Pengembangan Sistem Informasi Berbasis Web Menggunakan Framework Laravel dan Database MySQL untuk Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Informasi

    The utilization of information technology in data management has become an essential requirement for organizations to improve work effectiveness and efficiency. Problems commonly found in manual information management systems include delays in information delivery, data inconsistency, and a high risk of recording errors. This study aims to develop a web-based information system using the Laravel framework and MySQL database to enhance the effectiveness of information management. The research method employed is Research and Development (R&D), which consists of needs analysis, system design, implementation, testing, and system evaluation stages. The Laravel framework is applied due to its Model-View-Controller (MVC) architecture, which supports structured, secure, and maintainable application development. Meanwhile, the MySQL database is utilized as a relational data storage system capable of managing large volumes of data efficiently. The results of this study indicate that the developed information system improves data access speed, enhances information management accuracy, and reduces data input errors compared to the previous manual system. Furthermore, the web-based system enables real-time and integrated information presentation, thereby supporting more effective decision-making processes. Therefore, the implementation of a web-based information system using Laravel and MySQL can be applied as an effective solution to improve the quality and effectiveness of information management in organizations.

  173. ANALISIS TREN DAN ARAH PENELITIAN MANAJEMEN PROYEK TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN PENDEKATAN SEMANTIC LITERATURE REVIEW (SLR)

    Manajemen Proyek Teknologi Informasi (MPTI) menghadapi tantangan dinamis seiring tingginya tingkat kegagalan proyek dan ledakan informasi ilmiah yang masif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren dominan, evolusi metodologi, dan arah penelitian masa depan dalam bidang MPTI selama satu dekade terakhir (2015–2025). Menggunakan pendekatan Semantic Literature Review (SLR) yang diperkaya dengan analisis semantik, penelitian ini menelaah 50 artikel terpilih melalui protokol PRISMA untuk memetakan hubungan antar topik secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran paradigma yang signifikan dari pendekatan tradisional (Waterfall) menuju Agile, yang kini berevolusi lebih lanjut menjadi metodologi Hybrid sebagai solusi fleksibilitas bagi korporasi skala besar. Selain itu, teridentifikasi tren kenaikan drastis dalam pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning untuk manajemen risiko prediktif pasca tahun 2020. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lanskap MPTI masa depan bergerak ke arah pendekatan yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berbasis data (data-driven).

  174. PENGUJIAN FUNGSIONAL APLIKASI WEB TO-DO-LIST MENGGUNAKAN STANDAR ISO/IEC 29119

    Pengujian perangkat lunak merupakan tahapan penting dalam pengembangan aplikasi web untuk memastikan sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan meminimalkan terjadinya kesalahan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian fungsional pada aplikasi web To-Do-List menggunakan standar ISO/IEC 29119 sebagai acuan pengujian perangkat lunak. Aplikasi yang diuji merupakan aplikasi berbasis open source yang diperoleh dari repository GitHub dan memiliki fitur utama berupa pengelolaan data tugas, seperti menambah, menampilkan, mengubah, dan menghapus data. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan teknik pengujian Black Box Testing, di mana pengujian difokuskan pada kesesuaian fungsi aplikasi terhadap kebutuhan fungsional tanpa memperhatikan struktur kode program. Tahapan pengujian meliputi perencanaan pengujian, perancangan kasus uji, pelaksanaan pengujian, serta pelaporan hasil pengujian sesuai dengan standar ISO/IEC 29119. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sebagian besar fungsi pada aplikasi web To-Do-List berjalan sesuai dengan skenario pengujian yang telah dirancang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan standar ISO/IEC 29119 efektif digunakan untuk pengujian fungsional aplikasi web dan dapat membantu meningkatkan kualitas perangkat lunak.

  175. Penerapan Sistem Informasi Management Inventory Berbasis Web Di PT. Pelita Abadi Sentosa Menggunakan Metode Agile Untuk Mempercepat Pengelolaan Stock

      Pengelolaan persediaan barang (inventory) merupakan 
    salah satu aktivitas penting dalam operasional perusahaan, 
    khususnya bagi perusahaan yang bergerak di bidang 
    distribusi dan perdagangan. Ketidaktepatan data stok, 
    keterlambatan pembaruan informasi, serta proses 
    pencatatan yang masih manual dapat menyebabkan 
    inefisiensi operasional dan menghambat pengambilan 
    keputusan manajerial. PT. Pelita Abadi Sentosa 
    menghadapi permasalahan tersebut karena sistem 
    pengelolaan stok yang digunakan belum terintegrasi dan 
    belum mampu menyediakan data secara real-time.  
         Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan 
    mengimplementasikan sistem informasi manajemen 
    inventory berbasis web dengan menggunakan metode 
    pengembangan Agile, khususnya pendekatan Scrum. 
    Metode ini dipilih karena bersifat iteratif, fleksibel, dan 
    memungkinkan keterlibatan pengguna secara aktif dalam 
    proses pengembangan sistem. Data dikumpulkan melalui 
    wawancara, observasi langsung di lapangan, serta studi 
    pustaka. Pengembangan sistem dilakukan melalui 
    beberapa tahapan, yaitu perencanaan kebutuhan, 
    perancangan sistem, implementasi, pengujian, serta 
    evaluasi berkelanjutan pada setiap iterasi.  
         Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem 
    yang dibangun mampu mempercepat proses pencatatan 
    barang masuk dan keluar, meningkatkan akurasi data stok, 
    serta memudahkan pihak manajemen dalam memantau 
    kondisi persediaan secara real-time melalui dashboard 
    yang informatif. Selain itu, penerapan metode Agile 
    terbukti membantu tim pengembang beradaptasi dengan 
    perubahan kebutuhan pengguna selama proses 
    pengembangan berlangsung. Dengan demikian, sistem 
    informasi inventory berbasis web yang dikembangkan tidak 
    hanya memberikan solusi teknis terhadap permasalahan 
    pengelolaan stok, tetapi juga memberikan nilai tambah 
    bagi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional 
    dan kualitas pengambilan keputusan. Penelitian ini 
    diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan 
    sistem serupa di perusahaan lain dengan karakteristik yang 
    sejenis.  

    Kata Kunci:  Sistem Informasi, Inventory Management, 
    Berbasis Web, Agile, Scrum, Manajemen Persediaan.

  176. EVALUASI KUALITAS SISTEM INFORMASI RENTAL MOBIL BERBASIS WEB MENGGUNAKAN STANDAR ISO/IEC/IEEE 29119

     

              Sistem informasi rental mobil berbasis web dikembangkan untuk mendukung kegiatan operasional seperti pengelolaan data kendaraan, data pelanggan, transaksi penyewaan, serta pembuatan laporan. Namun, keberadaan fitur sistem tidak secara langsung menjamin bahwa sistem telah memenuhi standar kualitas perangkat lunak. Oleh karena itu, diperlukan proses evaluasi dan pengujian yang terstruktur dan terstandar untuk memastikan sistem berfungsi dengan baik dan andal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas dan kinerja sistem informasi rental mobil berbasis web menggunakan standar pengujian perangkat lunak ISO/IEC/IEEE 29119. Evaluasi difokuskan pada pengujian fungsional terhadap modul sistem, meliputi autentikasi pengguna, pengelolaan data kendaraan, transaksi penyewaan, manajemen pengguna, data sopir, serta pembuatan laporan. Metodologi penelitian mengacu pada tahapan pengujian dalam ISO/IEC/IEEE 29119 yang meliputi perencanaan pengujian, perancangan kasus uji, implementasi pengujian, dan pelaksanaan pengujian. Pengujian dilakukan menggunakan pendekatan blackbox testing dengan memvalidasi kesesuaian antara hasil aktual sistem dan hasil yang diharapkan berdasarkan kasus uji yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar fungsi sistem telah berjalan sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi yang ditetapkan. Sistem mampu mengelola transaksi penyewaan, mendukung multi-role pengguna, serta menghasilkan laporan secara akurat. Meskipun demikian, ditemukan beberapa aspek yang masih perlu ditingkatkan, terutama pada performa sistem dan responsivitas antarmuka pengguna. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi pengembangan sistem serta membuktikan bahwa penerapan standar ISO/IEC/IEEE 29119 mampu mendukung evaluasi sistem informasi berbasis web secara lebih sistematis dan terukur.

              The web-based car rental information system is developed to support operational activities such as vehicle management, customer data processing, rental transactions, and report generation. However, the availability of system features does not necessarily guarantee that the system meets software quality standards. Therefore, a structured and standardized evaluation process is required to ensure that the system functions properly and reliably. This study aims to evaluate the quality and performance of a web-based car rental information system using the ISO/IEC/IEEE 29119 software testing standard. The evaluation focuses on functional testing of the system modules, including authentication, vehicle data management, rental transactions, user management, driver data, and reporting features. The research methodology follows the testing process defined in ISO/IEC/IEEE 29119, which includes test planning, test design, test implementation, and test execution. Functional testing was conducted using a black-box testing approach by validating system behavior based on predefined test cases and expected outcomes. The results show that most system functions operate according to the specified requirements and user needs. The system is able to handle rental transactions, manage multi-role users, and generate reports accurately. However, several areas for improvement were identified, particularly related to system performance optimization and user interface responsiveness. This study provides recommendations for improving system quality and demonstrates that the application of ISO/IEC/IEEE 29119 can support a more systematic and reliable evaluation of web-based information systems.

  177. IMPLEMENTASI SISTEM REMINDER OTOMATIS BERDASARKAN STATUS CHECKLIST SEBAGAI PENGINGAT KELENGKAPAN BARANG PADA APLIKASI SMART REMINDER

    Perkembangan aktivitas sehari-hari yang semakin dinamis sering membuat seseorang lupa menyiapkan barang-barang penting sebelum berpergian. Kondisi ini mendorong perlunya system pengingat yang sederhana, mudah digunakan, dan mampu bekerja secara otomatis berdasarkan kebutuhan pengguna. Penelitian ini membahas implementasi aplikasi Smart Reminder yang dirancang untuk memberikan pengingat otomatis berdasarkan status checklist kelengkapan barang. Aplikasi ini mengintegrasikan fitur checklist, manajemen item, dan pengingat otomatis. Ketika pengguna menandai checklist belum lengkap, sistem menampilkan notifikasi pengingat agar pengguna melakukan pengecekan kembali. Sebaliknya, jika seluruh checklist telah terpenuhi, system memberikan konfirmasi bahwa pengguna siap berangkat. Pengujian dilakukan melalui simulasi penggunaan pada beberapa skenario aktivitas harian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi mampu membantu pengguna meminimalkan kelalaian dalam mempersiapkan barang, meningkatkan ketertiban, serta mengurangi potensi kehilangan. Selain itu, antarmuka yang sederhana dan alur penggunaan yang jelas membuat aplikasi mudah dipahami. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengembangan sistem pengingat cerdas yang lebih adaptif pada tahap selanjutnya.

  178. IMPLEMENTASI FITUR CHECKLIST BERBASIS GUI UNTUK MEMASTIKAN KELENGKAPAN BARANG SEBELUM BERAKTIVITAS PADA APLIKASI SMART REMINDER

    Aplikasi pengingat yang sederhana namun mudah digunakan dibutuhkan untuk membantu pengguna memastikan kelengkapan barang sebelum beraktivitas. Penelitian ini mengimplementasikan fitur checklist berbasis Graphical User Interface (GUI) pada aplikasi Smart Reminder. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat daftar barang, memberi tanda pada item yang sudah dipersiapkan, melihat status kelengkapan secara otomatis, melakukan reset checklist, serta menyimpan riwayat aktivitas. Pengembangan dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python dengan pustaka Tkinter sebagai antarmuka utama. Hasil implementasi menunjukkan bahwa fitur checklist mampu membantu pengguna memantau persiapan secara lebih terstruktur, meminimalkan kelupaan, dan memberikan umpan balik visual yang jelas mengenai tingkat kelengkapan barang. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar untuk pengembangan fitur lanjutan seperti notifikasi cerdas dan integrasi dengan pengingat aktivitas harian.

  179. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MODUL MANAJEMEN DATA (TAMBAH/HAPUS BARANG) PADA APLIKASI SMART REMINDER MENGGUNAKAN PENYIMPANAN LOKAL

    Pengelolaan daftar barang yang fleksibel menjadi kebutuhan penting pada aplikasi pengingat, terutama ketika pengguna perlu menyesuaikan daftar sesuai aktivitas harian. Penelitian ini membahas perancangan dan implementasi modul manajemen data (tambah dan hapus barang) pada aplikasi Smart Reminder berbasis Graphical User Interface (GUI). Modul dirancang agar pengguna dapat menambahkan item baru, menghapus item yang tidak diperlukan, serta melihat perubahan daftar secara langsung. Sistem memanfaatkan penyimpanan lokal sehingga data tetap tersimpan meskipun aplikasi ditutup. Pengembangan dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python dengan pustaka Tkinter sebagai antarmuka utama. Hasil implementasi menunjukkan bahwa modul manajemen data bekerja stabil, mudah digunakan, dan mampu meningkatkan fleksibilitas daftar checklist. Fitur penyimpanan lokal dinilai efektif karena tidak memerlukan koneksi internet dan tetap menjaga konsistensi data. Modul ini diharapkan menjadi dasar pengembangan fitur lanjutan, seperti sinkronisasi lintas perangkat dan pengaturan kategori barang.

  180. PERBANDINGAN KINERJA SISTEM OPERASI OPEN SOURCE DAN PROPRIETARY

    This research describes a performance comparison between open source and proprietary operating systems to understand the strengths and weaknesses of each in various aspects such as stability, security, performance, cost, and ease of use. Open source operating systems like Linux are known for their reliability in terms of security and flexibility for users. On the other hand, proprietary operating systems such as Windows are often preferred due to user support and application compatibility. This research uses the literature review method by summarizing, analyzing, or describing scientific works, books, articles, or other sources that are suitable for the research topic to be discussed. The results of this discussion found that open source operating systems are generally more resource efficient and adaptable, while proprietary operating systems are more user friendly and have a more comprehensive support ecosystem. It is hoped that understanding these performance differences will help users choose an operating system that meets their specific needs and goals.

  181. ANALISIS PENERAPAN BASIS DATA PADA LAYANAN CLOUD COMPUTING

    The advancement of information technology has brought significant changes to the way data is managed and stored. One of the technologies that is widely used today is Cloud Computing, which allows data and computing resources to be accessed online without relying on local devices. This study aims to discuss the implementation of databases in cloud computing services and to examine the benefits as well as the challenges that arise from their use. The research method employed is a qualitative literature review, conducted by analyzing various relevant scientific journals and written sources. The results of the study indicate that cloud-based databases are able to improve data management efficiency, support system scalability, and provide better service availability. In addition, automated features such as data backup and dynamic resource management facilitate system operations. However, despite these advantages, several challenges remain, particularly related to data security, access stability, and dependence on internet connectivity. Therefore, proper planning and appropriate data management and security strategies are required to ensure that the implementation of cloud-based databases can operate optimally.

  182. Analisis Penerapan Artificial Intelligence dalam Optimalisasi Alur Kerja Manajemen Proyek Berbasis Agile

    The rapid development of Artificial Intelligence has significantly contributed to improving the effectiveness of project management, particularly in Agile-based work environments. One of the commonly used approaches for managing Agile workflows is the Kanban method, which emphasizes task visualization and workflow control. However, in practice, the Kanban method still faces several challenges, such as limited capability in predicting task completion time and identifying workflow bottlenecks. Therefore, this study aims to analyze the application of Artificial Intelligence in optimizing Agile-based project management workflows using the Kanban approach. This research employs a descriptive qualitative method through a literature review of relevant national and international journals, as well as a conceptual analysis of Kanban workflow stages, namely To Do, In Progress, and Done. The analysis focuses on the role of Artificial Intelligence in supporting task prioritization, completion time prediction, and bottleneck identification based on historical project data. The results indicate that the integration of Artificial Intelligence into Kanban-based workflow management enhances process visibility, optimizes task distribution, and accelerates project completion. Furthermore, the combination of Artificial Intelligence and the Kanban method supports more accurate and data-driven decision-making in Agile project management. This study is expected to serve as a reference for the development of adaptive and efficient project management systems utilizing intelligent technologies.

  183. LITERASI DIGITAL SEBAGAI KESADARAN ALGORITMIK: TINJAUAN LITERATUR KRITIS DALAM ILMU PERPUSTAKAAN

    Era digital telah merevolusi akses informasi melalui algoritma platform seperti TikTok, Instagram, dan Google, yang sering kali manipulatif dan memperkuat filter bubble serta echo chambers, terutama di kalangan Generasi Z digital natives Indonesia yang menghabiskan 3-7 jam sehari online. Literasi digital konvensional, terbatas pada keterampilan teknis, gagal mengatasi "kotak hitam" algoritma yang memprioritaskan engagement daripada akurasi, menyebabkan misinformasi, bias sosial, dan masalah kesehatan mental seperti kecemasan serta FOMO. Dalam konteks ilmu perpustakaan Indonesia, dengan penetrasi internet 78% namun literasi rendah, diperlukan evolusi ke kesadaran algoritmik untuk mengembalikan otonomi informasi dan peran perpustakaan sebagai fasilitator akses netral Penelitian kualitatif ini menggunakan metode refleksi literatur kritis (critical literatur review) untuk menganalisis, mengkritisi, dan mensintesis sumber primer dari jurnal Scopus/Sinta, buku teori kritis (Noble, O'Neil), serta kebijakan nasional (Kemendikbud, Perpusnas RI) periode 2015-2025. Kriteria inklusi mencakup publikasi peer-review berbahasa Indonesia/Inggris tentang literasi digital, algoritmisme, dan perpustakaan digital. Hasil Penelitian menujukan bawah mengkonfirmasi keterbatasan literasi digital konvensional terhadap dominasi algoritma, dengan kesadaran algoritmik sebagai evolusi kunci melalui dekonstruksi black box dan prioritas keterlibatan. Perpustakaan digital direkomendasikan bertransformasi melalui lokakarya verifikasi sumber, kolaborasi fakultas, dan modul kurikulum wajib 3 SKS berdasarkan teori kritis, membekali pustakawan melatih Generasi Z melawan ketergantungan platform komersial, memastikan akses informasi inklusif dan kritis di Indonesia.

  184. HILIRISASI RESIDU NIKEL: TRANSFORMASI SLAG NIKEL MENJADI MATERIAL GEOPOLIMER BERKINERJA TINGGI

    Indonesia mempunyai endapan nikel laterit yang terbentuk melalui proses pelapukan batuan ultramafik dalam iklim tropis, yang menghasilkan karakteristik mineralogi dan geokimia yang kompleks. Kondisi ini menyebabkan proses ekstraksi nikel menjadi menantang, terutama akibat tingginya kadar air serta keberadaan unsur pengotor seperti magnesium, silika, dan besi dalam konsentrasi tinggi. Oleh karena itu, pemilihan teknologi pengolahan sangat ditentukan oleh karakteristik fisikokimia bijih, khususnya tipe laterit dan kadar nikelnya. Teknologi pirometalurgi, khususnya Rotary Kiln–Electric Furnace (RKEF), masih mendominasi industri nikel Indonesia karena kemampuannya mengolah bijih saprolit dengan kadar nikel relatif tinggi secara efektif. Proses RKEF menghasilkan produk utama berupa feronikel serta produk samping berupa slag nikel dalam jumlah besar. Slag nikel umumnya mengandung silika dan alumina dalam kadar tinggi, sehingga memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi, terutama dalam beton geopolimer. Namun demikian, slag nikel juga mengandung logam berat yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola secara tepat. Beton geopolimer berbasis slag nikel memanfaatkan material aluminosilikat yang diaktifkan secara alkali untuk membentuk matriks polimer anorganik yang kuat dan stabil. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa penggunaan slag nikel sebagai agregat atau material prekursor pada komposisi tertentu dapat meningkatkan kuat tekan dan kuat lentur beton geopolimer. Selain peningkatan kinerja mekanis, matriks geopolimer juga terbukti efektif dalam mengimobilisasi logam berat bawaan slag melalui mekanisme enkapsulasi fisik, ikatan kimia, adsorpsi, dan substitusi ion. Dengan demikian, pemanfaatan slag nikel sebagai beton geopolimer merupakan solusi berkelanjutan yang meningkatkan nilai tambah limbah industri sekaligus mendukung upaya pengurangan risiko lingkungan dan hilirisasi nikel.

  185. ANALISIS PENGUJIAN BLACK-BOX PADA SISTEM E-LIBRARY SMA LABSCHOOL JAKARTA

    Transformasi digital di bidang pendidikan mendorong pemanfaatan sistem e-library sebagai sarana penyediaan informasi yang efisien, interaktif, dan mudah diakses. Namun, keberhasilan implementasi sistem tersebut sangat bergantung pada sejauh mana fungsionalitas dan kinerjanya sesuai dengan kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas dan keandalan sistem E-Library SMA Labschool Jakarta melalui metode Black-Box Testing. Pendekatan ini dipilih karena mampu menguji perilaku sistem berdasarkan input dan output tanpa perlu mengetahui struktur internal atau kode program. Metode pengujian dilakukan menggunakan dua teknik utama, yaitu Equivalence Partitioning dan Boundary Value Analysis. Teknik pertama digunakan untuk mengelompokkan data uji menjadi kategori valid dan tidak valid guna menilai konsistensi keluaran sistem, sedangkan teknik kedua memeriksa nilai batas bawah dan atas dari input untuk memastikan akurasi pemrosesan data. Pengujian mencakup modul login, pencarian buku, tampilan detail koleksi, hingga akses e-book melalui berbagai perangkat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur utama sistem berfungsi dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Antarmuka dinilai responsif, navigasi mudah dipahami, serta waktu muat halaman relatif cepat. Tidak ditemukan kesalahan fungsional yang signifikan, meskipun pengembangan lebih lanjut disarankan pada fitur registrasi pengguna dan sinkronisasi antara portal web dengan aplikasi Labschool JKT Library. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa metode Black-Box Testing efektif dalam menilai kualitas dan kinerja sistem E-Library tanpa memerlukan akses ke kode sumber, serta dapat menjadi dasar bagi pengembangan sistem perpustakaan digital yang lebih andal dan berorientasi pada pengalaman pengguna.

  186. Pengalaman Pemustaka Generasi Z Dalam Memanfaatkan Layanan Perpustakaan Digital Di Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat

    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman pemustaka Generasi Z dalam memanfaatkan layanan perpustakaan digital di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, penelaahan hasil penelitian sebelumnya, serta observasi terhadap fitur dan layanan perpustakaan digital yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z memanfaatkan perpustakaan digital terutama untuk kebutuhan akademik, dengan mengutamakan kecepatan akses, kemudahan navigasi, dan kelengkapan koleksi. Faktor lain seperti desain antarmuka, stabilitas jaringan, dan tingkat literasi informasi juga berpengaruh signifikan terhadap kenyamanan pengguna. Hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan infrastruktur digital, gangguan teknis, serta masih rendahnya kemampuan sebagian pengguna dalam melakukan pencarian informasi ilmiah secara efektif. Studi ini menegaskan perlunya pengembangan layanan perpustakaan digital yang lebih responsif, modern, dan adaptif agar sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan Generasi Z.

  187. PENGUJIAN SISTEM PRESENSI BERBASIS WEBSITE DENGAN FRAMEWORK LARAVEL MENGGUNAKAN STANDAR ISO/IEC 29119

              Sistem presensi berbasis website menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan kehadiran. Sistem presensi yang dikembangkan menggunakan framework Laravel memerlukan proses pengujian untuk memastikan seluruh fungsi berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian terhadap sistem presensi berbasis website guna mengidentifikasi kesalahan fungsional serta menilai kesiapan sistem sebelum diimplementasikan. Metode pengujian yang digunakan adalah black box testing, yang berfokus pada pengujian fungsi-fungsi utama sistem seperti proses login, pencatatan presensi, pengelolaan data pengguna, dan pembuatan laporan presensi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem dapat berjalan dengan baik sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan, meskipun ditemukan beberapa kendala minor yang tidak memengaruhi kinerja utama sistem. Berdasarkan hasil tersebut, sistem presensi berbasis website dengan framework Laravel dinyatakan layak untuk digunakan dengan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan keandalan sistem.

              A web-based attendance system provides an effective solution to improve the efficiency and accuracy of attendance recording. The attendance system developed using the Laravel framework requires a testing process to ensure that all functions operate according to user requirements. This study aims to test the web-based attendance system to identify functional errors and assess the system’s readiness before implementation. The testing method used is black box testing, which focuses on testing the system’s main functions, such as login processes, attendance recording, user data management, and attendance report generation. The test results show that all system features function properly according to the specified requirements, although some minor issues were found that do not affect the main system performance. Based on these results, the web-based attendance system developed with the Laravel framework is deemed feasible for use, with recommendations for improvements to enhance system reliability.

  188. PENGUJIAN KUALITAS WEBSITE PERPUSTAKAAN BERDASARKAN STANDAR ISO 29119:2025

    Perkembangan teknologi informasi mendorong perpustakaan untuk bertransformasi ke dalam layanan berbasis digital, salah satunya melalui pemanfaatan website sistem perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas fungsional website sistem perpustakaan menggunakan standar ISO/IEC/IEEE 29119 sebagai kerangka kerja pengujian perangkat lunak. Metode pengujian yang digunakan adalah black box testing dengan dukungan alat otomatisasi Katalon Studio. Pengujian dilakukan terhadap lima fitur utama, yaitu registrasi, login, peminjaman buku, pengembalian buku, dan ganti password, dengan total 44 test case. Hasil pengujian menunjukkan bahwa 42 test case berhasil dan 2 test case gagal, di mana kegagalan ditemukan pada aspek validasi input dan penandaan kolom wajib diisi pada fitur registrasi. Temuan ini menunjukkan bahwa secara fungsional sistem telah berjalan dengan baik, namun masih memerlukan perbaikan pada aspek validasi data untuk menjaga integritas dan keamanan sistem. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan standar ISO 29119 mampu membantu proses pengujian menjadi lebih terstruktur, terdokumentasi, dan sistematis, serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas website sistem perpustakaan.

    The development of information technology encourages libraries to transform their services into digital-based systems, one of which is through the implementation of a library website. This study aims to test the functional quality of a library website using the ISO/IEC/IEEE 29119 standard as a software testing framework. The testing method applied is black box testing, supported by the automation testing tool Katalon Studio. The testing process focused on five main features: registration, login, book borrowing, book returning, and password change, with a total of 44 test cases. The results show that 42 test cases passed and 2 test cases failed, mainly related to input validation and mandatory field enforcement in the registration feature. These findings indicate that the system functions properly overall but still require improvements in data validation to ensure system reliability and data integrity. This study concludes that the implementation of ISO 29119 provides a structured and systematic testing process and offers valuable recommendations to improve the quality of library website systems.

  189. PENGUJIAN KUALITAS WEBSITE POS CV. DARUTAGWA BERDASARKAN STANDAR ISO 29119:2025

              Aplikasi Point of Sale (POS) merupakan sistem yang banyak digunakan untuk mendukung proses transaksi penjualan barang secara terkomputerisasi. Untuk memastikan kualitas dan keandalan aplikasi POS, diperlukan proses pengujian perangkat lunak yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian aplikasi POS penjualan barang menggunakan standar internasional ISO/IEC/IEEE 29119. Metode pengujian yang digunakan meliputi perencanaan pengujian, perancangan skenario uji, pembuatan test case, pelaksanaan pengujian, serta pelaporan hasil pengujian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama aplikasi POS berjalan sesuai dengan kebutuhan fungsional yang telah ditetapkan, sehingga aplikasi dinyatakan layak untuk digunakan.

              A Point of Sale (POS) application is a widely used system to support the computerized sales transaction process for goods. To ensure the quality and reliability of the POS application, a structured software testing process is required. This study aims to perform testing on a goods sales POS application using the international standard ISO/IEC/IEEE 29119. The testing methods used include test planning, test scenario design, test case creation, test execution, and reporting of testing results. The testing results indicate that all main functions of the POS application run in accordance with the established functional requirements, thus the application is declared fit for use.

  190. PENTINGNYA SERIALIZABILITY DALAM MANAJEMEN TRANSAKSI: TINJAUAN MEKANISME KONTROL KONKURENSI UNTUK MENJAMIN KONSISTENSI DATA

    The advancement of modern database systems requires the ability to handle concurrent transactions without compromising data consistency and integrity. Parallel transaction execution may lead to various anomalies, such as lost updates, dirty reads, and write skew, if not properly managed through appropriate concurrency control mechanisms. Serializability is a fundamental principle in transaction management that ensures the outcome of concurrent transactions is equivalent to a serial execution. This study aims to examine the importance of serializability in database transaction management and to review various concurrency control mechanisms used to guarantee data consistency. The research method employed is a systematic literature review by analyzing relevant national and international journals. The results indicate that although many modern database systems adopt lower isolation levels to improve performance, such approaches still expose systems to transaction anomalies. Consequently, various concurrency control mechanisms, ranging from traditional methods such as Two-Phase Locking to modern approaches like Snapshot Isolation, Serializable Snapshot Isolation, and hybrid techniques, have been developed to balance data consistency and system efficiency. This study concludes that serializability remains a crucial foundation for maintaining data integrity, and its implementation must be adapted to system characteristics and performance requirements in modern database environments.

  191. PENGUJIAN KUALITAS WEBSITE SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BARANG DAN PENJUALAN BERBASIS WEB BERDASARKAN STANDAR ISO/IEC 29119

              Laporan ini memaparkan hasil pengujian kualitas pada Sistem Informasi Manajemen Barang dan Penjualan berbasis web. Pengujian dilaksanakan berdasarkan prinsip, proses, dan dokumentasi yang diatur dalam standar internasional ISO/IEC 29119 dengan tujuan memastikan kualitas perangkat lunak dari aspek fungsionalitas, keandalan, kegunaan, kinerja, dan keamanan dasar. Metode pengujian yang digunakan meliputi pengujian fungsional dan non-fungsional dengan pendekatan black-box testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sebagian besar fungsi inti sistem telah berjalan sesuai kebutuhan, namun masih ditemukan beberapa kelemahan pada validasi input, kontrol otorisasi, dan performa laporan. Temuan tersebut dianalisis dan disertai rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas sistem secara berkelanjutan.

  192. IMPLEMENTASI DASHBOARD SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF REKRUTMEN DENGAN VISUALISASI DRILL-DOWN DAN VALIDASI INTEGRITAS DATA BERBASIS CLIENT-SIDE  (STUDI KASUS: PT SOLOMON INDO GLOBAL)

    This research aims to design and implement an Executive Information System (SIE) at the Recruitment KPI Hub which is able to support data-based strategic decision making. The system was developed to answer executives needs for recruitment information that is concise, informative, and easy to analyze through interactive data visualization. The system development method adopts a modern web application design approach by utilizing an executive dashboard that displays applicant trend graphs as a helicopter view. The main feature developed is a drill-down mechanism that allows users to investigate data directly through interaction on graphs, so that analysis no longer relies on static reports. Apart from that, this research also applies dynamic input validation on the client side using conditional rendering logic and an adaptive validation scheme to prevent data input errors or data garbage. System testing was carried out using the black box testing method to evaluate main functionality, including drill-down visualization, form validation, and route protection mechanisms. The research results show that the system is able to present recruitment information accurately, increase the efficiency of executive analysis, maintain the quality of applicant data, and secure access to strategic pages through role-based authentication validation. Thus, the SIE developed is considered reliable and relevant to be applied as a supporting tool for recruitment management at the managerial and executive levels.

  193. INTEGRASI KEAMANAN API BERBASIS RBAC DAN AUDIT TRAIL PADA BACKEND SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF REKRUTMEN UNTUK OPTIMALISASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN STRATEGIS (STUDI KASUS: PT SOLOMON INDO GLOBAL)

    Backend development for recruitment Executive Information Systems (SIE) faces the challenge of aligning fast statistical data presentation (low latency) with strict protection of sensitive data. This research aims to design a REST API architecture using NestJS and PostgreSQL which focuses on two main pillars. First, to support executive needs in making strategic decisions, optimization of data aggregation at the database level (database-level aggregation) is carried out. This enables responsive presentation of statistical metrics and drill-down visualization features without burdening server memory. Second, implementing layered security (Defense in Depth) through JWT authentication, role-based authorization (Role-Based Access Control/RBAC), and Bcrypt hashing. In addition, an Audit Trail mechanism is implemented on the history table to ensure accountability and the principle of Non-Repudiation. Test results show that this architecture is successful in providing accurate and fast SIE data, while mitigating the risk of illegal access and data manipulation through strict access controls.

  194. UJI KUALITAS SISTEM PERPUSTAKAAN BUKUHUB BERBASIS QR CODE: STANDAR ISO/IEC/IEEE 29119

    Pengelolaan perpustakaan konvensional sering menghadapi kendala efisiensi pada proses sirkulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas fungsional aplikasi BukuHub yang mengintegrasikan teknologi QR Code menggunakan standar internasional ISO/IEC/IEEE 29119. Metode pengujian dilakukan secara sistematis mulai dari tahap test planning hingga dynamic testing. Proses migration dan seeding pada framework CodeIgniter 4 digunakan untuk memvalidasi integritas basis data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur utama, termasuk autentikasi Shield dan pemindaian QR Code, berfungsi dengan tingkat keberhasilan 100%. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan standar ISO/IEC/IEEE 29119 menjamin validitas fungsionalitas sistem perpustakaan digital.

  195. KOMUNIKASI EMPAT SWITCH PADA SISTEM PENERANGAN ROOFTOP LABORATORIUM BERBASIS IOT MENGGUNAKAN PLATFORM THINGER.IO

    Sistem penerangan manual di rooftop Laboratorium Telekomunikasi Universitas Tanjungpura tidak efisien dan boros energi. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem kendali penerangan berbasis Internet of Things (IoT), yang secara spesifik berfokus pada komunikasi empat switch virtual untuk memungkinkan kendali lampu yang terpisah dan real-time. Metode yang digunakan adalah perancangan sistem menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP32 yang terhubung ke empat lampu PJU melalui modul relay 4-kanal, dengan platform Thinger.io sebagai antarmuka kendali. Hasil pengujian memvalidasi keberhasilan komunikasi empat switch: setiap switch virtual pada dashboard secara akurat mengendalikan lampu spesifik yang dipetakan, dengan tingkat keberhasilan 100% tanpa terjadi aktivasi silang (cross-activation) antar-kanal dalam 10 siklus uji. Sistem menunjukkan latensi respons perintah antara 200–800 ms pada jaringan Wi-Fi dan 1–2 detik pada jaringan seluler, serta terbukti dapat dioperasikan sepenuhnya dari luar jaringan lokal. Implementasi ini berhasil menyediakan solusi kendali penerangan yang fleksibel berkat arsitektur empat switch, memungkinkan manajemen energi yang lebih efisien dan peningkatan operasional yang signifikan.

    The manual lighting system on the rooftop of the Telecommunication Laboratory of Tanjungpura University is inefficient and wasteful of energy. The research aims to design and implement an Internet of Things (IoT)-based lighting control system, which specifically focuses on the communication of four virtual switches to enable separate, real-time control of lights. The method used is to design the system using an ESP32 NodeMCU microcontroller connected to four PJU lights through a 4-channel relay module, with a Thinger.io platform as the control interface. The test results validated the success of the four-switch communication: each virtual switch on the dashboard accurately controlled the specific lights mapped, with a 100% success rate with no cross-activation between channels in 10 test cycles. The system shows command response latency between 200–800 ms on Wi-Fi networks and 1–2 seconds on mobile networks, and is proven to be fully operable from outside the local network. This implementation successfully provides a flexible lighting control solution thanks to the four-switch architecture, allowing for more efficient energy management and significant operational improvements.

  196. ANALISIS INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENDUKUNG IMPLEMENTASI SMART CAMPUS: STUDI LITERATUR TERINTEGRASI

    Kemajuan teknologi informasi telah mendorong perguruan tinggi untuk mengadopsi konsep Smart Campus guna meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan. Namun, implementasi di lapangan seringkali menghadapi kendala teknis, terutama dalam hal integrasi infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai literatur terkait infrastruktur Teknologi Informasi (TI) yang mendukung keberhasilan kampus cerdas. Metode yang digunakan adalah studi literatur terintegrasi dengan mengevaluasi jurnal-jurnal ilmiah dalam satu dekade terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa tantangan utama bukan terletak pada keterbatasan perangkat, melainkan pada adanya sekat-sekat data (data silos) dan lemahnya sinkronisasi keamanan jaringan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa infrastruktur yang sukses harus memiliki sifat adaptif, resilien, dan mendukung interoperabilitas antar perangkat. Harapannya, hasil kajian ini dapat menjadi acuan bagi institusi pendidikan dalam merancang ekosistem digital yang terpadu dan berkelanjutan.

  197. TRANSFORMASI LAYANAN PERPUSTAKAAN DI ERA DIGITAL TINJAUAN LITERATUR TERHADAP INOVASI DAN TANTANGAN

    Transformasi mendalam perpustakaan akibat kemajuan TIK seperti AI, big data, dan cloud computing, yang menggeser peran dari gudang fisik menjadi ekosistem aksesibel 24/7, dengan inovasi seperti OPAC, repositori DSpace, dan aplikasi RFID di Indonesia via portal Garuda, meskipun tantangan seperti digital divide, skill gap pustakawan, cybersecurity, serta regulasi UU No. 43/2007 menghambat adaptasi penuh. Metode penelitian mengadopsi studi pustaka kualitatif dengan pencarian sistematis di Google Scholar, Scopus, Garuda (2015-2025), screening 100-150 sumber menjadi 50-70 artikel peer-reviewed, analisis tematik via content analysis dan Mendeley/Zotero, serta validasi triangulasi untuk mengidentifikasi pola inovasi (AI, blockchain, VR) dan tantangan (infrastruktur, SDM).Hasil penelitian mengungkap Inovasi teknologi seperti AI untuk rekomendasi personalisasi, blockchain untuk preservasi aman, dan VR/AR untuk pengalaman imersif telah merevolusi aksesibilitas dan efisiensi layanan, menjadikan perpustakaan hybrid sebagai model modern yang mengurangi ketergantungan pada koleksi fisik sambil memperluas jangkauan global melalui portal digital dan sistem temu kembali informasi canggih. Namun, tantangan teknis yang krusial seperti digitalisasi masif koleksi, keterbatasan infrastruktur di wilayah terpencil Indonesia, serta isu keamanan cloud dan hak cipta menuntut investasi strategis serta kebijakan adaptif untuk mengatasi kesenjangan digital dan obsolesensi format, di mana integrasi smart library dan aplikasi mobile muncul sebagai solusi inovatif yang didukung kolaborasi institusional guna memaksimalkan partisipasi pengguna. Sementara itu, kompetensi sumber daya manusia menjadi titik kritis di mana skill gap pustakawan senior dalam data analytics, cybersecurity, dan integrasi AI ditambah resistensi budaya terhadap perubahan menghambat adopsi penuh, sehingga pelatihan ulang intensif melalui blended learning, mentoring antar-generasi, dan insentif karir seperti sertifikasi digital menjadi imperatif untuk menjembatani ketidaksiapan ini, sebagaimana dibuktikan oleh studi IFLA, ALA, dan penelitian lokal yang menunjukkan keberhasilan pendekatan empati dalam membangun profesi pustakawan sebagai kurator informasi proaktif. Secara keseluruhan, transformasi ini menjanjikan ekosistem perpustakaan inklusif dan resilient jika didukung framework nasional yang mengintegrasikan inovasi teknologi, mitigasi tantangan teknis, dan pengembangan SDM berkelanjutan, memposisikan perpustakaan sebagai pilar utama literasi digital di masyarakat pengetahuan kontemporer.

  198. IMPLEMENTASI TEKNOLOGI RFID UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI MANAJEMEN KOLEKSI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknologi Radio Frequency Identification (RFID) dalam meningkatkan efisiensi manajemen koleksi di Perpustakaan Universitas Negeri Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RFID memberikan manfaat signifikan dalam mempercepat proses peminjaman, pengembalian, dan inventarisasi bahan pustaka, serta meningkatkan keamanan koleksi. Namun, penerapan ini menghadapi kendala berupa biaya pengadaan yang tinggi, masalah teknis seperti kesalahan pembacaan tag RFID, dan keterbatasan dalam pemasangan tag RFID pada seluruh koleksi. Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan yang matang, pelatihan pustakawan, dan strategi penyelesaian bertahap untuk mengatasi kendala dan mengoptimalkan penggunaan teknologi RFID dalam mendukung layanan perpustakaan yang lebih modern dan efisien.

  199. RANCANG BANGUN SISTEM ADMINITRASI PERKANTORAN

    Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong kebutuhan akan sistem pendukung keputusan yang mampu membantu proses pemilihan lokasi perkantoran secara lebih efisien dan objektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem rekomendasi perkantoran berbasis web yang dapat memberikan rekomendasi lokasi kantor terbaik sesuai dengan kriteria dan preferensi pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), serta implementasi menggunakan bahasa pemrograman Python dan framework Django. Sistem rekomendasi dikembangkan dengan menerapkan metode Weighted Product (WP) untuk melakukan perhitungan nilai preferensi alternatif berdasarkan bobot kriteria seperti harga sewa, luas bangunan, lokasi strategis, akses transportasi, dan fasilitas pendukung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu memberikan rekomendasi lokasi perkantoran dengan tingkat akurasi dan relevansi yang tinggi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan adanya sistem ini, proses pencarian dan pemilihan lokasi kantor menjadi lebih cepat, tepat, dan efisien.