PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK KEGIATAN PERTAMBANGAN
Kegiatan penggalian pasir merupakan salah satu aktivitaspertambangan yang penting untuk mendukung pembangunan. Namun,aktivitas-aktivitas ini dapat berdampak buruk terhadap lingkungan,masyarakat, dan perekonomian setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan dan bagaimana masyarakat mempersepsikan dampak dari kegiatan penggalian pasir di Kampung Nangoh RT 01 RW 09, Kelurahan Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Strategi yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengamatan lapangan digunakan untuk mengumpulkan data, dan penyebaran kuesioner tertutup kepada masyarakat di sekitar lokasi penggalian pasir. Metode yang digunakan adalah dengan mengambil sampel kuota responden sebanyak dua puluh kepala rumah tangga. Instrumen penelitian diuji dengan pengujian validitas korelasi momen produk dan uji reliabilitas pada data responden. Hasil uji validitas tersebut menunjukkan enam item pernyataan valid dan satu item tidak valid. Hasil uji reliabilitas tersebut mendapatkan nilai Cronbach’s Alpha 0,57, yang berada di bawah nilai acuan 0,6, sehingga instrumen penelitian belum reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kegiatan penggalian pasir bervariasi. Persepsi ini dipengaruhi oleh manfaat ekonomi serta Dampak lingkungan dan sosial. Diharapkan supaya penelitian ini ditunjukkan sebagai bahan ajar. terkait dalam mengelola kegiatan penggalian pasir secara berkelanjutan dan ramah lingkungan untuk masyarakat sekitar.