Process Safety Information (PSI) merupakan elemen penting dalam pengelolaan keselamatan proses di industri, khususnya dalam mencegah kecelakaan dan insiden berbahaya. Salah satu acuan yang digunakan adalah Process Safety Management OSHA 29 CFR 1910.119 (D). Standar tersebut mengharuskan perusahaan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan memberikan penjelasan spesifik mengenai bahaya bahan Kimia. PSI mencakup informasi lengkap tentang bahan kimia berbahaya, teknologi proses, dan peralatan yang digunakan dalam operasional industri. Sebagai bagian integral dari Process Safety Management (PSM), PSI berfungsi sebagai dasar dalam mengidentifikasi, memahami, dan mengendalikan risiko yang mungkin timbul dalam proses yang terjadi dengan tujuan utama adalah mengidentifikasi risiko potensial dan memberikan pedoman kepada pengguna, pekerja, dan personel terkait untuk menghindari kecelakaan dan cedera. Selain itu, PSI memberikan informasi mengenai spesifikasi teknis material dari peralatan. Hal tersebut juga meliputi teknis material contohnya pada pipa, bahan baku, bahan pendukung, dan lain lain. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengamatan PSI pada 4-unit utama di fasilitas pemrosesan gas PT. X, yaitu GSU (Gas Separation unit), Acid gas Removal unit (AGRU), Caustic Treater Unit (CTU), dan Dehydration Unit (DHU). Bahan bahan berbahaya yang digunakan Pada Unit unit tersebut antara lain adalah Ucarsol, Dissulfide oil, dan berbagai bahan berbahaya kimia lainnya. Dampak yang diakibatkan berupa paparan bahaya yang dapat menganggu kesehatan apabila terpapar dalam jumlah yang melewati batas.
You may also start an advanced similarity search for this article.