ABSTRACT
The development of information technology has encouraged the transformation of various educational services, including guidance and counseling services in schools. Conventional counseling services are often constrained by limited time, low student participation, and non-integrated documentation systems. This study aims to design and implement a web-based guidance and counseling information system to support student mental health services using the Borg and Gall research and development model. The research was conducted at SMA Al-Hasra Kota Depok as a case study. Data collection techniques included observation, interviews, questionnaires, and documentation. The results indicate that the proposed system improves service accessibility, efficiency, and data management accuracy. Furthermore, the system enhances confidentiality and supports systematic monitoring of students’ mental health conditions. These findings demonstrate that the integration of information technology into guidance and counseling services can significantly improve service quality and effectiveness in secondary education institutions.
Keywords: Guidance and Counseling Information System, Information Technology, Mental Health, Borg and Gall Model, Web-Based Application
ABSTRAK
Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi berbagai layanan pendidikan, termasuk layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Layanan bimbingan dan konseling secara konvensional masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan waktu, rendahnya partisipasi siswa, serta sistem pencatatan yang belum terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi bimbingan dan konseling berbasis website guna mendukung layanan kesehatan mental siswa dengan menggunakan model penelitian dan pengembangan Borg dan Gall. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Al-Hasra Kota Depok sebagai studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan aksesibilitas layanan, efisiensi proses, serta akurasi pengelolaan data. Selain itu, sistem ini mendukung aspek kerahasiaan dan pemantauan kondisi kesehatan mental siswa secara lebih terstruktur. Dengan demikian, integrasi teknologi informasi dalam layanan bimbingan dan konseling terbukti dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas layanan di lingkungan sekolah menengah.
Kata Kunci: Sistem Informasi Bimbingan Konseling, Teknologi Informasi, Kesehatan Mental, Model Borg dan Gall, Aplikasi Berbasis Website
You may also start an advanced similarity search for this article.