Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 10 No. 8 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

REVIEW JURNAL : ANALISIS KOMPREHENSIF TERHADAP KEBIJAKAN HILIRISASI MINERAL LOGAM DAN NON-LOGAM MENURUT PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 96 TAHUN 2021

Submitted
January 2, 2026
Published
2026-01-03

Abstract

Transformasi industri pertambangan mineral menuju ekonomi berbasis nilai tambah merupakan strategi pembangunan yang semakin penting bagi negara-negara pengekspor sumber daya alam. Dengan memperkuat proses pengolahan dan pemurnian mineral di dalam negeri, Indonesia memiliki kesempatan untuk meningkatkan daya saing global dan menciptakan lapangan kerja berketerampilan tinggi. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Mineral dan Batubara menetapkan kerangka regulasi yang komprehensif untuk mendorong transisi menuju hilirisasi mineral. Penelitian ini menganalisis kerangka kebijakan hilirisasi mineral logam dan non-logam dalam konteks regulasi tersebut, dengan menyelidiki potensi sumber daya mineral, tantangan industri ekstraktif, dan strategi peningkatan nilai tambah melalui pengolahan dan pemurnian di dalam negeri. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kombinasi analisis dokumen kebijakan, tinjauan literatur akademik, dan evaluasi data industri dari sumber resmi pemerintah serta organisasi internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi regulasi PP No 96 menawarkan peluang signifikan untuk meningkatkan kompetitivitas industri mineral nasional, namun memerlukan koordinasi lintas-sektor, investasi infrastruktur yang substansial, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami lanskap kebijakan mineral Indonesia kontemporer dan implikasinya terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, serta menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan dalam merancang strategi pengembangan mineral jangka panjang.

References

  1. Asmara, P., & Lindarto, D. (2023). Strategi pengembangan industri baterai kendaraan listrik berbasis nikel Indonesia. Jurnal Teknologi dan Inovasi, 10(3), 234-258.
  2. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2023). Data sumber daya mineral Indonesia. Laporan Tahunan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
  3. Chen, W., & Kumar, R. (2022). Mineral value addition in Southeast Asian economies: A comparative analysis. Asian Economic Review, 45(3), 256-289.
  4. Firmansyah, R., & Pratama, Y. (2021). Pentingnya sumber daya manusia dalam implementasi hilirisasi mineral. Jurnal Pengembangan SDM Pertambangan, 12(1), 56-79.
  5. Hermanto, R., & Suharno, B. (2023). Infrastruktur pendukung hilirisasi mineral di era transisi energi. Jurnal Infrastruktur dan Pembangunan, 25(2), 167-195.
  6. International Council on Mining and Metals. (2022). Mining contribution to economic development. Retrieved from https://www.icmm.com
  7. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2022). National mineral development strategy 2022-2027. Jakarta: Government of Indonesia.
  8. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2023). Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Mineral dan Batubara. Lembaran Negara Republik Indonesia.
  9. Pemerintah Republik Indonesia. (2023). Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Mineral dan Batubara. Lembaran Negara Republik Indonesia.
  10. Purnomo, E. W. (2023). Keberlanjutan lingkungan dalam hilirisasi mineral non-logam Indonesia. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 18(1), 78-102.
  11. Salim, A., & Pratama, H. (2021). Hilirisasi mineral logam: Strategi pembangunan industri berkelanjutan. Jurnal Kebijakan Mineral, 8(4), 312-335.
  12. Santoso, D. A., & Mulyadi, I. (2022). Analisis dampak ekonomi hilirisasi nikel terhadap pertumbuhan regional Indonesia. Jurnal Ekonomi Regional, 22(2), 189-215.
  13. Soetondo, S., & Wijaya, B. (2022). Transformasi industri pertambangan mineral menuju ekonomi digital. Jurnal Ekonomi Sumber Daya Alam, 15(2), 145-168.
  14. U.S. Geological Survey. (2023). Mineral commodity summaries. U.S. Department of the Interior, Geological Survey.
  15. Widodo, S., & Handoko, B. (2021). Peran teknologi dalam peningkatan efisiensi industri ekstraktif mineral. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Mineral, 45-62.
  16. World Bank. (2022). Indonesia economic outlook: Natural resource management. Washington, DC: World Bank Group.

Similar Articles

31-40 of 178

You may also start an advanced similarity search for this article.