Warga Dusun Mangrih Guyub Rukun dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan

Authors

  • Ellena Kusuma Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Jihan Fahrial Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Gina Zakya Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Abdul Rahman Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author

Keywords:

Gotong Royong, Kebersihan Lingkungan, Pemberdayaan Masyarakat, Mutual Cooperation, Environmental Cleanliness, Community Empowerment

Abstract

Kebersihan lingkungan merupakan faktor penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat, nyaman, dan berdaya saing. Namun, rendahnya partisipasi sebagian warga dalam kegiatan kebersihan lingkungan masih menjadi permasalahan yang perlu diatasi. Program “Guyub Rukun Mangrih” dilaksanakan sebagai upaya untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong masyarakat Dusun Mangrih, Desa Mojopuro, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini melibatkan masyarakat secara langsung melalui kerja bakti membersihkan lingkungan, sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan, serta kegiatan makan bersama sebagai simbol kebersamaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan proses pelaksanaan kegiatan dan dampaknya terhadap masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan dokumentasi lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan memperhatikan partisipasi warga dan perubahan kondisi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan “Guyub Rukun Mangrih” mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mempererat hubungan sosial antarwarga, serta memperkuat nilai-nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan. Kesimpulannya, kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam kegiatan ini berhasil mendorong perubahan positif baik dari aspek lingkungan maupun sosial. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan dapat diterapkan di wilayah lain dengan karakter serupa.

Environmental cleanliness is an essential aspect in creating a healthy, comfortable, and sustainable community. However, the low level of public participation in maintaining environmental hygiene remains a challenge that must be addressed. The “Guyub Rukun Mangrih” program was implemented to revive the spirit of mutual cooperation among the people of Mangrih Hamlet, Mojopuro Village, Wonogiri Regency. This activity involved direct community participation through communal work to clean the environment, socialization on the importance of cleanliness, and a communal meal as a symbol of togetherness. This study employed a descriptive qualitative method to describe the implementation process and its impact on the community. Data were collected through direct observation and documentation, then analyzed descriptively by examining community participation and environmental changes. The results showed that the “Guyub Rukun Mangrih” activity successfully increased public awareness of environmental cleanliness, strengthened social relationships among residents, and revitalized the traditional value of mutual cooperation within the rural community. In conclusion, collaboration between students and local residents effectively promoted positive changes in both environmental and social aspects. This program is expected to serve as a sustainable community empowerment model applicable to other regions with similar characteristics.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmadi, U. F. (2011). Dasar-dasar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Rajawali Pers.

Andari, S. (2017). “Peran Gotong Royong dalam Memperkuat Solidaritas Masyarakat Desa.” Jurnal Sosiologi Pedesaan, 2(1), 45–53. Universitas Negeri Surabaya.

Chandra, B. (2007). Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Derung, Theresia N. (2020). “Gotong Royong dan Indonesia.” Jurnal Sapa, 5(2), 1–10. Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang.

Effendi, F. (2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas: Teori dan Praktik dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Hanifa, S., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2024). “Analisis Fenomena Degradasi Budaya Gotong Royong di Era Modernisasi.” Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 3(1), 34–44.

Mardikanto, T. (2010). Konsep-Konsep Pemberdayaan Masyarakat. Surakarta: UNS Press.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pamungkas, S. K., Isawati, & Yuniyanto, T. (2021). “Implementasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Gotong Royong dalam Kehidupan Sosial.” Jurnal Candi, 5(1), 1–8. Universitas Sebelas Maret.

Rahmaningrum, M., Khalifah, N., Tambunan, S. M. G., & Suharjo, R. A. R. (2024). “Strategi Penguatan Gotong Royong Berbasis Kearifan Lokal dalam Meningkatkan Pengelolaan Wisata Danau Kalpataru.” Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 10(3), 1615–1625.

Rahmawati, L., & Putra, M. D. (2023). “Gotong Royong sebagai Instrumen Sosial dalam Pembangunan Masyarakat Desa.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN), 4(1), 15–24. Universitas Negeri Yogyakarta

Sembel, T., Gosal, R., & Pangemanan, S. (2020). “Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan di Desa Bumi Rahayu.” Jurnal Ilmu Pemerintahan (JIP) STP Mataram, 3(2), 45–54.

Suarubun, Alfons Luis, “Bunga rampai problematika pendidikan di Indonesia : Mengkaji Pendidikan Nilai, Kurikulum dan Teknologi Pembelajaran”, (Academia Publication, 2025)

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharto, E. (2009). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat: Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Sulaeman, E.S. (2012). Pendidikan Kesehatan: Strategi untuk Mencapai Target Perubahan Perilaku. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sumardjo. (2013). Penyuluhan Pembangunan: Pilar Pendukung Kemajuan dan Kemandirian Masyarakat. Bogor: IPB Press.

Umrati, dkk. (2020). “Analisis Data Kualitatif Teori Konsep dalam Penelitian Pendidikan”. Makasar: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Wibisono, G., & Nurhidayati, S. (2022). “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam Meningkatkan Kepedulian Lingkungan.” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM), 4(2), 99–108. Universitas Muhammadiyah Malang.

Downloads

Published

2025-11-15

How to Cite

Warga Dusun Mangrih Guyub Rukun dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan. (2025). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(4), 371-380. https://cibjournal.com/index.php/krepa/article/view/1519

Similar Articles

1-10 of 483

You may also start an advanced similarity search for this article.