GERAKAN SOSIAL PENDIDIKAN LITERASI JALANAN SEBAGAI, UPAYA MEMBANGUN BUDAYA MEMBACA
Keywords:
Gerakan Sosial, Pendidikan Literasi, Budaya MembacaAbstract
Gerakan sosial pendidikan literasi merupakan upaya nyata untuk menumbuhkan budaya membaca sejak dini, khususnya bagi anak-anak di daerah dengan keterbatasan akses pendidikan. Penelitian ini menggambarkan pelaksanaan program literasi yang berkolaborasi dengan komunitas lokal di Binalatung RT 11, Tarakan, Kalimantan Utara. Kegiatan tidak hanya berfokus pada membaca, tetapi juga mencakup aktivitas edukatif dan kreatif seperti bermain, menggambar, mewarnai, serta menulis nama. Pemberian materi edukatif dan apresiasi sederhana, seperti pembagian bubur kacang hijau, dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan minat baca, keterampilan dasar, serta terciptanya suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Dukungan masyarakat dan antusiasme anak-anak membuktikan bahwa pendekatan literasi berbasis komunitas mampu mempererat hubungan sosial serta menumbuhkan budaya membaca di wilayah pesisir.
Downloads
References
Amalia, R. (2022). Gerakan Literasi Jalanan dan Penguatan Karakter Anak di Era Digital. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 6(2), 45–52
Arum, N. W., Candradewi, W. A. (2019). Meningkatkan Minat Membaca melalui Gerakan Literasi Membaca bagi Siswa Sekolah Dasar. Journal : Proceeding of Biology Education, 3(1), 26–31. https://doi.org/10.21009/pbe.3-1.4
Devianty, R., & Sari, Y. (2022). Peran Keluarga dalam Mengoptimalkan Literasi Anak Usia Dini.
Farida, S. (2021). Membangun Budaya Membaca melalui Literasi Publik. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Fitriani, N. (2019). Peran Literasi dalam Penguatan Sosial Anak. Bandung: Alfabeta.
Halim, T. (2024). Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah dalam Pengembangan Literasi Sosial. Yogyakarta: Deepublish.
Hidayat (2024). https://eprints.ahmaddahlan.ac.id/id/eprint/152/1/Manajemen%20Operasi%20dan%20Produksi.pdf
Hidayat (2024). Pengabdian kepada masyarakat tentang menggali cita rasa nusantara: Barobbo sebagai solusi meningkatkan gizi di tengah masyarakat. KREPA, (volume), (halaman). Diakses dari https://ejournal.warunayama.org/index.php/krepa/article/view/7053
Hidayat (2024). Pengabdian masyarakat dalam memajukan usaha donat Ibu Rumah Tangga di wilayah Lingkas Ujung. JMPM – Jurnal Pengabdian Masyarakat, (volume), (halaman). Diakses dari https://jurnal-pharmaconmw.com/jmpm/index.php/jmpm/article/view/358
Hidayat (2024). Pengembangan program peningkatan gizi melalui konsumsi bubur sayur untuk masyarakat sebagai upaya meningkatkan pendapatan Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kelurahan Kampung Baru Kota Tarakan. JAIM, (volume), (halaman). Diakses dari https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/JAIM/article/view/11257
Hidayat, M. (2021). Dampak Teknologi terhadap Interaksi Sosial Anak. Jurnal Psikologi Pendidikan, 5(1), 23–31.
Ikawati, E. (2013). Upaya Meningkatkan Minat Membaca Pada Anak Usia Dini. Logaritma Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan dan Sains, 1(2), 1-12. https://doi.org/10.24952/logaritma.v1i02.219
Kemendikbud. (2017). Panduan Gerakan Literasi Nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kurniawan, A. (2020). Interaksi Sosial Anak di Era Digital. Surabaya: Airlangga Press.
Lestari, D. (2019). Akses Literasi di Daerah Terpencil Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(3), 12–18.
Mustika, N. (2021). Minat Baca dan Dampaknya terhadap Generasi Muda. Malang: Universitas Negeri Malang Press.
Nugroho, B. (2020). Keterbatasan Fasilitas Literasi di Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Nuraini, F. (2023). Nilai Sosial dalam Gerakan Literasi Masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 8(1), 66–74.
Pratama, D. (2021). Peran Pemerintah dalam Pengembangan Budaya Membaca Anak. Bandung: Refika Aditama.
Pusat Bahasa. 2021. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Keempat. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Putra, Y. (2020). Anak dan Gadget: Tantangan Sosial di Era Modern. Jakarta: Prenada Media.
Putra, Y. (2020). Anak dan Gadget: Tantangan Sosial di Era Modern. Jakarta: Prenada Media.
Rahmawati, L. (2020). Literasi dan Tantangan Digitalisasi. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(2), 78–85.
Ramadhan, I. (2021). Aktivitas Literasi di Ruang Publik. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Rohman, A. (2019). Perubahan Perilaku Sosial Anak Akibat Teknologi. Yogyakarta: Ombak.
Santoso, A. (2020). Gerakan Literasi Jalanan sebagai Solusi Sosial. Jurnal Literasi Indonesia, 4(2), 34–41.
Sari, E. (2019). Media Sosial dan Penurunan Minat Baca Anak. Bandung: Alfabeta.
Sukmawati, L. (2021). Pendidikan Karakter dan Literasi Sosial. Yogyakarta: Deepublish.
Suryani, H. (2018). Interaksi Sosial Anak di Lingkungan Masyarakat Tradisional. Bandung: UPI Press.
Tarigan, H. G. (2015). Pengajaran Literasi dan Bahasa. Bandung: Angkasa.
Utami, D. (2020). Lingkungan dan Perkembangan Literasi Anak. Surakarta: UNS Press.
Wahyuni, F. (2017). Krisis Interaksi Sosial di Kalangan Anak Modern. Jurnal Sosial Humaniora, 3(1), 15–21.
Yuliani, T. (2018). Kebijakan Pemerintah dalam Penguatan Literasi Nasional. Jakarta: Kencana.
Yusuf, A. (2022). Membangun Lingkungan Literasi Inklusif untuk Anak. Jakarta: Prenada Media.

