PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) DALAM PENUNTASAN BUTA AKSARA DI DESA
Keywords:
pemberdayaan masyarakat, taman bacaan masyarakat, buta aksaraAbstract
Masalah buta aksara masih menjadi tantangan besar bagi pembangunan pendidikan di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan. Rendahnya kemampuan membaca dan menulis menyebabkan masyarakat sulit mengakses informasi dan kesempatan ekonomi. Salah satu upaya efektif untuk mengatasi permasalahan ini adalah melalui program Taman Bacaan Masyarakat (TBM) sebagai bentuk pendidikan nonformal yang berperan dalam memberdayakan masyarakat. TBM tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat kegiatan literasi, pelatihan keterampilan, dan sarana pemberdayaan sosial-ekonomi. Artikel ini membahas peran TBM dalam penuntasan buta aksara di desa, mencakup fungsi, strategi pelaksanaan, serta dampaknya terhadap peningkatan kemampuan literasi dan pemberdayaan masyarakat. Melalui pendekatan partisipatif dan pengelolaan berbasis masyarakat, TBM mampu menjadi wadah belajar sepanjang hayat (lifelong learning) yang berkontribusi terhadap pembangunan desa yang literat dan mandiri.
Downloads
References
Anwas, O, M. (2014). Pemberdayaan Masyarakat di Era Global. Bandung: Alfabeta.
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2015). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.
Solfema, Bartin, T, Pamungkas, A,H. (2019). Pelatihan Pengembangan Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Jurnal Pendidikan Luar Sekolah. 7(2) 147-153.

