MIND AND HEART MATTERS: SAATNYA KENALI DAN KENDALIKAN DIRI
Keywords:
Remaja, Kesehatan Mental, Pengenalan Emosi, Goal Setting, Integritas, Konsep Diri, Psikoedukasi, KKN BerdampakAbstract
Masa remaja merupakan periode perkembangan yang rentan terhadap berbagai permasalahan psikologis, seperti kesulitan mengenali dan mengelola emosi, rendahnya pengendalian diri, serta lemahnya konsep diri dan integritas. Kondisi tersebut dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis dan perilaku siswa di lingkungan sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil program pengabdian masyarakat melalui KKN Berdampak di Sekolah bertajuk “Mind and Heart Matters: Saatnya Kenali dan Kendalikan Diri” yang berfokus pada penguatan pengenalan emosi, goal setting, integritas, dan konsep diri pada siswa sekolah menengah. Metode yang digunakan adalah pendekatan psikoedukasi partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, refleksi diri, permainan edukatif, serta latihan penetapan tujuan pribadi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih mampu mengenali dan mengekspresikan emosi, memiliki kesadaran awal terhadap tujuan hidup, memahami pentingnya integritas, serta mulai membangun konsep diri yang lebih positif. Selain itu, kegiatan reflektif mengungkap adanya permasalahan psikologis yang dialami siswa, seperti stres akademik, kecemasan, kesepian, dan pengalaman bullying, sehingga program ini juga berfungsi sebagai asesmen awal nonformal. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa intervensi psikoedukatif berbasis KKN dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung kesejahteraan psikologis dan pembentukan karakter remaja di lingkungan sekolah.
Downloads
References
Brackett, M. A., Rivers, S. E., & Salovey, P. (2011). Emotional intelligence: Implications for personal, social, academic, and workplace success. Social and Personality Psychology Compass, 5(1), 88–103. https://doi.org/10.1111/j.1751-9004.2010.00334.x
Harter, S. (2012). he construction of the self: Developmental and sociocultural foundations (2nd ed.). Guilford Press.
Lickona, T. (2013). Education for character: How our schools can teach respect and responsibility (Rev. ed.). New York: Bantam Books.
Locke, E. A., & Latham, G. P. (2002). Building a practically useful theory of goal setting and task motivation: A 35-year odyssey. American Psychologist, 57(9), 705–717. https://doi.org/10.1037/0003-066X.57.9.705
Marsh, H. W., & Craven, R. (2006). Reciprocal effects of self-concept and performance: Self-enhancement processes revisited. In A. Wigfield & J. S. Eccles (Eds.), Development of achievement motivation (pp. 83-104). Academic Press.
Nucci, L. P., Narvaez, D., & Krettenauer, T. (2014). Handbook of moral and character education (2nd ed.). Routledge.
Prayitno, B. A., & Sari, D. (2020). Pengaruh Program Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Kesehatan Mental Remaja. Jurnal Kesehatan Mental Dan Pendidikan, 6(3), 155–164. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/jkmp.2020.663
Rahayu, A., Nugroho, A., & Putri, D. (2022). Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai media penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jpmi.v4i1.245
Santrock, J. W. (2019). Psikologi perkembangan remaja. Erlangga.
WHO. (2025). Mental health of adolescents. Https://Www.Who.Int. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health
Widiyanto, A. A., Dewi, N. K., & Astuti, P. N. (2021). Peran KKN dalam Pemberdayaan Kapasitas Psikologis Masyarakat Desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 112–119. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/jpm.v7i2.801

