ECO-ENZYME SEBAGAI INOVASI PELESTARIAN LINGKUNGANDAN UPAYA PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK

Authors

  • Sabrina Salma Fida Universitas Sebelas Maret Author
  • Namira Shifa Chaerunnisa Universitas Sebelas Maret Author
  • Nur Rahma Nugraheni Universitas Sebelas Maret Author
  • Muhammad Ridwan Maulana Universitas Sebelas Maret Author
  • Nita Dwi Ariyanti Universitas Sebelas Maret Author

Keywords:

Ecoenzyme, Limbah Organik, Pasar Tradisional, Pengabdian Masyarakat, Ecoenzyme, Organic Waste, Traditional Market, Community Service

Abstract

Permasalahan sampah organik, khususnya yang berasal dari pasar tradisional, masih menjadi tantangan serius dalam upaya pelestarian lingkungan. Limbah sisa buah dan sayuran yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan. Salah satu alternatif solusi yang dapat diterapkan adalah pemanfaatan limbah organik menjadi ecoenzyme melalui proses fermentasi sederhana. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan serta menganalisis dampak kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan ecoenzyme sebagai inovasi pelestarian lingkungan dan upaya pemanfaatan limbah organik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi partisipatif yang dilaksanakan dalam bentuk simulasi kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran peserta terhadap pengelolaan limbah organik menjadi ecoenzyme yang bernilai guna dan ramah lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong perubahan sikap peserta dalam memandang limbah organik sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dengan demikian, ecoenzyme berpotensi diterapkan sebagai solusi pengelolaan sampah organik di lingkungan pasar guna mengurangi timbunan sampah serta meningkatkan kebersihan dan kualitas lingkungan.

The issue of organic waste management remains an environmental challenge that requires an educational and sustainable approach. One environmentally friendly alternative for managing organic waste is eco-enzyme, a liquid produced from the fermentation of fruit and vegetable scraps that has various ecological benefits. This article aims to describe the implementation of a simulation of socialization and training in eco-enzyme production as a model for community service activities, while also analyzing its impact on increasing students' knowledge, skills, and environmental awareness. This study employs a qualitative descriptive approach, utilizing data collection techniques that include participatory observation, documentation, and participant reflection. The simulation results show an increase in students' understanding of the concept and benefits of eco-enzymes, mastery of basic skills in the manufacturing process, and a change in attitude towards organic waste management. This simulation also illustrates that the model of socialization and training in eco-enzyme production has the potential to be directly applied in the community as an effort to manage organic waste sustainably. Thus, this simulation contributes to equipping students with relevant educational experiences and strengthening their role as agents of change in environmental conservation.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2016). Models of Teaching (9th ed.). Boston: Pearson Education.

Juniartini, N. L. P. (2020). Pengelolaan Sampah Dari Lingkup Terkecil dan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Bentuk Tindakan Peduli Lingkungan. Jurnal Bali Membangun Bali, 1(1), 27–40. https://doi.org/10.51172/jbmb.v1i1. 106

Luthfiah, T., Lullaeyni, L., Husnia, R., & Alia, S. (2024). Sosialisasi dan Pelatihan Pengolahan serta Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Eco-enzyme di Dusun Dendengan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(2), 277–284. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.2160

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Prabekti, Y. S. (2020). Eco-Fermentor: Alternatif Desain Wadah Fermentasi Eco-Enzyme. Bogor Agricultural University (IPB), 43(1), 7728. https://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789/44120/2/INTIECOFERMENTOR.pdf

Santoso, R., Rahayu, S. M., Istiqomah, A. N., Andriansyah, I., & Sobandi, M. M. (2023). Program Pemanfaatan Timbunan Sampah Organik di Pasar Induk Gedebage Kota Bandung Menjadi Eco Enzyme dan Kompos Organik. IKRA-ITH ABDIMAS, 7(3), 255-264.

Sinaga, C. O., Fahmi, M. N., Andari, S., Harefa, M. S., & Hidayat, S. (2024). The pembuatan eco-enzyme dari limbah organik buah dan sayur sebagai pupuk organik cair: Studi kasus Pasar Raya Medan Mega Trade Centre (MMTC). Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara, 3(2), 30-35.

Sitohang, M., Nainggolan, M. F., Stefanus Tarigan, R., & Sembiring, H. E. B. (2025). Pemanfaatan Limbah Organik menjadi Eco-Enzyme sebagai Pupuk Organik Cair di Desa Tangkahan, Namorambe, Kabupaten Deli Serdang. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 2618–2622.

Sujarwo, Tristanti, & Widyaningsih. (2014). Pengelolaan Sampah Organik & Anorganik. Pengelolaan Sampah Organik & Anorganik, 7–8.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sulastri, S., Atmono, A., Tetanika, D., Citra, D., Saputra, M. A., Jesika, N. T., ... & Novitri, I. (2025). Penerapan Edukasi Ecoenzym Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Masyarakat Di Pekon Kalisari, Kabupaten Tanggamus. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 3(6), 242-248.

Downloads

Published

2026-01-13

How to Cite

ECO-ENZYME SEBAGAI INOVASI PELESTARIAN LINGKUNGANDAN UPAYA PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(6), 651-660. https://cibjournal.com/index.php/krepa/article/view/6371

Similar Articles

1-10 of 466

You may also start an advanced similarity search for this article.