DARI CEMAS JADI TENANG: PENGELOLAAN MANAJEMEN STRESS BAGI SANTRI MENJELANG UJIAN MADRASAH
Keywords:
manajemen stres, kecemasan, santri, ujian Madrasah, pondok pesantrenAbstract
Ujian Madrasah merupakan tahapan evaluasi akademik yang
sangat menentukan bagi santri di lingkungan pondok pesantren.
Pada fase ini, santri sering menghadapi tekanan psikologis berupa
stres dan kecemasan yang bersumber dari tuntutan akademik,
target hafalan, ekspektasi orang tua dan guru, serta kewajiban
spiritual yang harus dijalani secara bersamaan. Kondisi tersebut
berpotensi menurunkan konsentrasi belajar, mengganggu
kestabilan emosi, serta berdampak pada kesehatan mental dan
hasil belajar santri apabila tidak dikelola secara tepat. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengelolaan
manajemen stres bagi santri menjelang ujian Madrasah dengan
mengintegrasikan pendekatan psikologis dan spiritual yang
relevan dengan karakteristik kehidupan pesantren. Metode
penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif
dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi
observasi aktivitas belajar santri, wawancara mendalam dengan
santri dan ustadz pembimbing, serta dokumentasi kegiatan
pendampingan manajemen stres. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa sebagian besar santri mengalami stres akademik pada
tingkat sedang hingga tinggi sebelum mengikuti program
pendampingan. Setelah diterapkannya strategi manajemen stres
yang meliputi pengaturan waktu belajar, teknik relaksasi,
pengelolaan emosi, serta penguatan nilai-nilai Islam seperti
dzikir, doa, muhasabah, dan tawakal, terjadi penurunan tingkat
kecemasan yang signifikan. Santri menjadi lebih tenang, fokus,
percaya diri, serta memiliki kesiapan mental yang lebih baik
dalam menghadapi ujian Madrasah. Penelitian ini menyimpulkan
bahwa pengelolaan manajemen stres yang dilakukan secara
terstruktur dan berkelanjutan memiliki peran penting dalam
menciptakan keseimbangan antara tuntutan akademik dan
spiritual santri. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan
praktis bagi pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam
dalam mengembangkan program pendampingan kesehatan
mental santri, khususnya pada masa-masa evaluasi akademik.
Downloads
References
Azwar, S. (2018). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Gunarsa, S. D., & Gunarsa, Y. S. D. (2017). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Hawari, D. (2016). Manajemen Stres, Cemas, dan Depresi. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.
Rahmawati, N. (2022). Stres akademik pada peserta didik menjelang ujian dan upaya penanganannya. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(2), 115–123.
Santrock, J. W. (2019). Educational Psychology (6th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2018). Health Psychology: Biopsychosocial Interactions. Hoboken: John Wiley & Sons.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2019). Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Pratama, I. A., & Priyambodo, A. G. (2021). Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda. Proceedings Series Master of Management Program, 322–332.

