IMPLEMENTASI KOLABORATIF LAYANAN BK DI SMPN 1 MATARAM DALAM MENGATASI PERMASALAHAN PRIBADI DAN SOSIAL SISWA
pdf

Keywords

Bimbingan dan Konseling, pendekatan empatik, perkembangan peserta didik, kolaborasi lintas pihak, pembinaan karakter

How to Cite

IMPLEMENTASI KOLABORATIF LAYANAN BK DI SMPN 1 MATARAM DALAM MENGATASI PERMASALAHAN PRIBADI DAN SOSIAL SISWA. (2025). Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 17(1), 121-130. https://cibjournal.com/index.php/liberosis/article/view/2914

Abstract

Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di SMP Negeri 1 berperan penting dalam membantu peserta didik menghadapi berbagai permasalahan pribadi, sosial, belajar, dan karier. Mayoritas masalah siswa tergolong ringan hingga sedang, sehingga diperlukan pendekatan yang tepat melalui bimbingan kelompok maupun konseling individu. Guru BK menggunakan pendekatan empatik sebagai dasar pendampingan, terutama bagi siswa yang mengalami konflik keluarga seperti broken home. Kajian ini bertujuan menganalisis praktik layanan BK secara komprehensif dengan meninjau strategi, teknik konseling, serta kolaborasi antara guru BK, guru mata pelajaran, orang tua, dan lembaga eksternal seperti LPA dan kepolisian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, disertai kajian pustaka mengenai layanan BK, perkembangan peserta didik, dan peran sekolah dalam pembinaan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa konseling berbasis empati, komunikasi terbuka, dan kerja sama lintas pihak efektif membantu siswa memahami diri, meningkatkan motivasi belajar, serta mengurangi perilaku negatif seperti bullying dan penyalahgunaan media sosial. Integrasi nilai agama dan moral turut membentuk karakter siswa serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Secara keseluruhan, layanan BK di SMP Negeri 1 terbukti relevan, humanis, dan efektif dalam mendukung perkembangan peserta didik secara holistik.

pdf

References

Halim, F., & Setiana, W., & Muksin, U. (2024). Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Siswa yang Mengalami Broken Home. Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam, 13(1).

Rahmadona, S. B., & Nikmarijal. (2023). Peran Guru BK dalam Memberikan Layanan Informasi untuk Mereduksi Dampak Negatif Media Sosial. IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education, 4(1), 34–37.

Khairuzzakiah, H., & Siregar, M. F. Z. (2024). Peran Guru BK dalam Mengatasi Ketidakstabilan Emosional Siswa di SMPN 12 Medan. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 1266–1277.

Angggraini, H. (2023). Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Menangani Kenakalan Siswa. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI), 1(1), 21–32.

Purwaningrum, R., Suryawati, C. T., & Kholili, M. I. (2023). Improving School Counselors’ Personal Quality Through Collaboration with Parents: A Phenomenological Study among Junior High Schools. KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(2).

Nanda Nur Alisa, Annisa, Z. N., Lesmana, D., Amarunnisa, S., & Farida, N. A. (2024). Implementasi Layanan BK untuk Menangani Permasalahan Siswa di MTs Syech Quro Al-Alawi. Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial, 9(2), 31–41.

Syah, E. F., & Ali, S. L. (2025). The Role of Guidance and Counseling Teachers in the Implementation of Responsive Services in Junior High Schools. Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi, 2(3), 20–33.

Usmaya, F., Fauzi, Z., & Heiriyah, A. (2024). Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Dampak Negatif Penggunaan Media Sosial di SMAN 12 Banjarmasin. Realita: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(1).