PERAN KONSELING KELUARGA DALAM MENANGANI DAMPAK PERCERAIAN
pdf

Keywords

perceraian
dampak perceraian
pola asuh
kesehatan emosional
konseling keluarga
hubungan orang tua–anak
ketahanan keluarga

How to Cite

PERAN KONSELING KELUARGA DALAM MENANGANI DAMPAK PERCERAIAN. (2025). Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 17(1), 421-430. https://cibjournal.com/index.php/liberosis/article/view/3561

Abstract

Perceraian dipahami sebagai krisis keluarga yang berdampak pada kesejahteraan emosional, sosial, dan psikologis seluruh anggota keluarga, terutama anak. Perubahan struktur dan dinamika keluarga setelah perceraian sering menimbulkan ketidakstabilan emosi, konflik berkelanjutan, serta hambatan komunikasi yang dapat mengganggu perkembangan anak dan kualitas hubungan keluarga. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran konseling keluarga dalam meminimalkan dampak negatif perceraian melalui kajian literatur yang merujuk pada temuan empiris dan konsep dasar bimbingan konseling keluarga. Hasil kajian menunjukkan bahwa perceraian dapat memicu kecemasan, depresi, penurunan kinerja akademik, perilaku bermasalah, dan kesulitan penyesuaian sosial pada anak. Bagi orang tua, perceraian membawa tekanan psikologis, perubahan peran, dan tantangan dalam menata kembali pola pengasuhan. Konseling keluarga menjadi intervensi penting melalui penguatan komunikasi, pengelolaan emosi, dan dukungan emosional. Konseling juga membantu membangun ketahanan keluarga dengan menata ulang peran serta menciptakan pola pengasuhan yang lebih stabil.

pdf

References

Adhani Nst, N. F. (2024). Peran konseling keluarga dalam memperbaiki hubungan orang tua dan anak di lingkungan keluarga. Journal of Educational Research and Humaniora, 2(2), 43–54.

Alimuddin, N., & Rahmi, S. (2021). Peran bimbingan konseling Islam dalam menangani dampak psikologis remaja akibat perceraian. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 7(3), 98–104.

Anwar, T. A., Andini, S., Siregar, S. R., & Saragih, S. D. S. (2021). Proses bimbingan dan konseling terhadap anak korban perceraian. PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 115–121.

Asa'diah, A., & Syarifuddin, M. (2025). Peran Bimbingan Perkawinan Kantor Urusan Agama dalam Mencegah Perceraian dan Membangun Kebahagiaan Keluarga. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 9(1), 1–22.

Hermansyah. (2024). Faktor-faktor penyebab perceraian dalam perspektif hukum Islam. As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 6(1), 16–27.

Kaway, S. S., Hutagalung, S. M., & Sanjaya, Y. (2019). Strategi konseling kognitif dalam mencegah perceraian berdasarkan Matius 19:6. REAL DIDACHE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 4(2).

Kusaini, U. N., & Syelvita, R. (2025). Dampak Perceraian Orang Tua terhadap Kesehatan Mental Anak: Pendekatan Psikologis dan Perspektif Hukum. Jurnal Pendidikan Tambusai.

Maheswari, L. R., Dewi, S., Ramadhan, D. D., Rahmawati, D. N., & Zakiya, N. Z. (2024). Peran konseling keluarga dalam membangun ketahanan keluarga. Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan, 4(1), 28–31.

Meyrina, L., Achdiani, Y., & Nastia, G. I. P. (2024). Dampak perceraian terhadap psikologis anak. Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS), 3(2), 911–914.

Mulyono, P., Apriyanto, H., Hajati, K., Haryanti, T., Fitriana, A., Agustini, D., Luthfa, I., Haryanto, S., & Pasaribu, W. (2025). Bimbingan konseling keluarga: Konsep dan implementasinya. Lingkar Edukasi Indonesia.

Ningrum, D. S. W., & Hafidah, R. (2020). Dampak perceraian orang tua terhadap perkembangan emosi anak. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, 2(2), 83–89.

Purba, K. H., Turnip, N. L., Simajuntak, M., Munthe, D., Lumbantobing, R., & Sitanggang, R. (2023). Dinamika hubungan orang tua-anak: Peran konseling keluarga dalam meningkatkan komunikasi. Jurnal Ilmiah Multidisiplin (MERDEKA), 1(2), 219–222.

Putri, J. E., Mudjiran, M., Nirwana, H., & Karneli, Y. (2022). Peranan konselor dalam konseling keluarga untuk meningkatkan keharmonisan keluarga. Journal of Counseling, Education and Society, 3(1), 28–31.

Sarah, D., Putri, N., Suryani, N., Aminah, S., & Siregar, Y. E. Y. (2024). Analisis perceraian dalam pernikahan. Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora, 2(2), 285–290.

Sembiring, M., Muhazir, & Mahrani, L. (2022). Perkembangan emosi pada anak korban perceraian orang tua pada Lingkungan 1 Kelurahan Damai Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai. Jurnal Serunai Bimbingan dan Konseling, 11(2), 45–52.

Subhi, M. R., & Sunyoto. (2025). Peran bimbingan dan konseling Islam dalam membangun keharmonisan rumah tangga. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 7(1), 71–81.

Titalessy, A., & Kusumiati, R. Y. E. (2021). Dampak perceraian orang tua terhadap perkembangan sosial-emosi remaja. JIBK Undiksha: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling, 12(3), 362–369.