ANALISIS FISHBONE SEBAGAI METODE IDENTIFIKASI AKAR MASALAH DALAM MANAJEMEN MUTU: TELAAH TEORITIS DAN IMPLIKASI PRAKTIS
pdf

Keywords

Fishbone Diagram, analisis akar masalah, manajemen mutu, studi literatur

How to Cite

ANALISIS FISHBONE SEBAGAI METODE IDENTIFIKASI AKAR MASALAH DALAM MANAJEMEN MUTU: TELAAH TEORITIS DAN IMPLIKASI PRAKTIS. (2026). Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 17(2), 1-10. https://cibjournal.com/index.php/liberosis/article/view/5187

Abstract

Peningkatan mutu organisasi dalam berbagai sektor menuntut adanya metode yang sistematis dan akurat dalam mengidentifikasi akar permasalahan. Kesalahan dalam menentukan penyebab utama suatu masalah berpotensi menghasilkan solusi yang tidak efektif dan berkelanjutan. Salah satu alat yang banyak digunakan dalam manajemen mutu adalah Fishbone Diagram atau Ishikawa Diagram, yang berfungsi memetakan hubungan sebab-akibat secara visual dan terstruktur. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep Fishbone Diagram sebagai metode identifikasi akar masalah dalam manajemen mutu, sekaligus menganalisis variasi implementasi, keunggulan, dan keterbatasannya dalam berbagai sektor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap berbagai publikasi ilmiah yang relevan, baik nasional maupun internasional. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi pola penggunaan Fishbone Diagram, kategori penyebab yang digunakan, serta research gap yang masih berkembang. Hasil kajian menunjukkan bahwa Fishbone Diagram memiliki fleksibilitas tinggi dan efektif sebagai alat awal dalam proses perbaikan mutu karena mampu mendorong analisis sistematis dan kolaboratif. Namun demikian, penggunaan diagram ini masih menghadapi keterbatasan, terutama terkait subjektivitas analisis, kurangnya validasi empiris, serta belum adanya standarisasi kategori penyebab yang kontekstual. Oleh karena itu, artikel ini menegaskan pentingnya adaptasi kategori Fishbone sesuai sektor yang dianalisis serta integrasi dengan metode analisis lain untuk meningkatkan akurasi hasil. Kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan teoretis dan praktis bagi peneliti dan praktisi dalam menerapkan Fishbone Diagram secara lebih efektif dalam manajemen mutu.

pdf

References

K. Ishikawa, Guide to Quality Control. Tokyo, Japan: Asian Productivity Organization, 1986.

D. C. Montgomery, Introduction to Statistical Quality Control, 7th ed. Hoboken, NJ, USA: John Wiley & Sons, 2013.

M. Kumah, J. A. Mensah, and E. Boateng, “Application of fishbone diagram for problem identification in quality improvement,” International Journal of Quality & Reliability Management, vol. 40, no. 2, pp. 345–360, 2023.

A. Hisprastin and M. Musfiroh, “Analisis sebab akibat menggunakan fishbone diagram dalam pengendalian kualitas,” Jurnal Teknik Industri, vol. 22, no. 1, pp. 45–54, 2021.

A. Sakdiyah, R. P. Lestari, and H. Kurniawan, “Fishbone diagram sebagai alat analisis pengambilan keputusan dalam organisasi,” Jurnal Manajemen dan Organisasi, vol. 13, no. 2, pp. 101–112, 2022.

L. Liliana, “Development of cause–effect diagram model to improve quality assessment accuracy,” International Journal of Industrial Engineering and Management, vol. 7, no. 3, pp. 123–131, 2016.

J. Heizer, B. Render, and C. Munson, Operations Management: Sustainability and Supply Chain Management, 13th ed. Boston, MA, USA: Pearson Education, 2020.

A. V. Feigenbaum, Total Quality Control, 4th ed. New York, NY, USA: McGraw-Hill, 2004.

D. Hoyle, ISO 9000 Quality Systems Handbook, 7th ed. Oxford, UK: Butterworth-Heinemann, 2017.

S. Zairi, “Effective benchmarking through a structured cause-and-effect analysis,” The TQM Magazine, vol. 10, no. 2, pp. 89–95, 1998.

Hisprastin, Y., & Musfiroh, I. (2021). Ishikawa Diagram dan Failure Mode Effect Analysis (FMEA) sebagai Metode yang sering digunakan dalam Manajemen Risiko Mutu di Industri. 6(1), 1–9. https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v6i1.27106

Kumah, A., Nwogu, C. N., Issah, A., Obot, E., Kanamitie, D. T., Sifa, J. S., & Aidoo, L. A. (2023). Cause-and-Effect ( Fishbone ) Diagram : A Tool for Generating and Organizing Quality Improvement Ideas. 00(00), 1–3. https://doi.org/10.36401/JQSH-23-42.This

Liliana, L. (2016). A new model of Ishikawa diagram for quality assessment. https://doi.org/10.1088/1757-899X/161/1/012099

Sakdiyah, S. H., Eltivia, N., & Afandi, A. (2022). Root Cause Analysis Using Fishbone Diagram : Company Management Decision Making. Journal of Applied Business , Taxation and Economics Research ( JABTER ), 1(6), 566–576. https://doi.org/10.54408/jabter.v1i6.103

Yusup, M., Purbawati, P., Atmaja, D. A. S. P., & Rosanti, I. (2025). Penerapan Diagram Sebab Akibat ( Fishbone Diagram ) pada Identifikasi Kerusakan Mekanisme Pengumpan dan Penyusuana Standard Operating Procedure Mesin Skrap. Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer, 3. https://doi.org/10.61132/mars.v2i6.619