Abstract
Studi berikut dilakukan dengan tujuan demi menganalisis penerapan penggunaan media digital pada proses belajar-mengajar dan apa dampaknya atas motivasi belajar peserta didik di SDIT Asa Sumbawa. Memanfaatkan pendekatan metode kualitati deskriptif dengan keterlibatan guru dan siswa yang secara langsung mengikuti proses pembelajaran berbasis media digital sebagai subjek studi. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kegiatan observasi, interview mendalam, juga dokumentasi. Konsep interaktif Miles dan Huberman dimanfaatkan sebagai analisis data dimana mencakup penyeleksian data, pemaparan data, dan penetapan simpulan akhir. Validitas data diuji dengan kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, juga konfirmabilitas. Temuan penelitian mengindikasikan apabila pemanfaatan media digital, misalnya video pembelajaran, presentasi visual, dan media audio-visual bernuansa Islami memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan semangat belajar peserta didik berdasarkan model ARCS Keller, meliputi unsur perhatian (attention), relevansi (relevance), kepercayaan diri (confidence), dan kepuasan (satisfaction). Media digital membuat pembelajaran lebih menarik, interaktif, dan kontekstual sehingga siswa jauh lebih antusias, aktif, percaya diri, dan senang akan kegiatan belajar.
References
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Arsyad, A. (2019). Media pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Dhiya, R. A. H. M. A., Nada, N. I., & Nadila, S. H. (2024). Pengaruh penggunaan media digital sebagai media interaktif pada pembelajaran dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 4(2), 12-21.
Heinich, R., Molenda, M., Russell, J. D., & Smaldino, S. E. (2002). Instructional media and technologies for learning. New Jersey: Prentice Hall.
Jediut, M., Sennen, E., & Ameli, C. V. (2021). Manfaat media pembelajaran digital dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SD selama pandemi covid-19. Jurnal Literasi Pendidikan Dasar, 2(2), 1-5.
Keller, J. M. (1987). Development and use of the ARCS model of instructional design. Journal of Instructional Development, 10(3), 2-10.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Beverly Hills: Sage Publications.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis. Thousand Oaks: Sage Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Thousand Oaks: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Muhasim, M. (2017). Pengaruh tehnologi digital terhadap motivasi belajar peserta didik. Palapa: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan, 5(2), 53-77.
Munir. (2017). Pembelajaran digital. Bandung: Alfabeta.
Nurhalida, S., Rafiqa, S., & Aini, I. Q. (2025). Peran media digital dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Zaheen: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya, 1(1), 96-108.
Palyanti, M. (2023). Pengaruh media pembelajaran digital terhadap motivasi belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan, 8(2), 45-58.
Rahman, I., Amaliyah, N., Amaliyah, A. M., & Denggo, D. C. R. (2024). Pengaruh media pembelajaran digital terhadap motivasi belajar siswa: Kajian studi literatur. Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 2(2), 77-86.
Rais, M., Sukmawati, S., & Hijriyah, U. (2024). Pengaruh penggunaan media digital terhadap motivasi belajar siswa di lingkungan sekolah. JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia, 3(4), 46-52.
Rusdi, H., Ervianti, R., Adrias, A., & Zulkarnaini, A. P. (2025). Pengaruh media pembelajaran digital terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02).
Sadiman, A. S., et al. (2003). Media pendidikan: Pengertian, perkembangan, dan pemanfaatannya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Slameto. (2013). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanto, H., et al. (2022). Analisis penggunaan media digital dalam pembelajaran sejarah daring masa pandemi COVID-19. Jurnal Sejarah, 8(1).
Uno, H. B. (2011). Teori motivasi dan pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Usman, A. T., & Holis, A. (2025). Efektivitas penggunaan media digital Kahoot dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran Al-Qur'an Hadits. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12(1), 167-177.
Widiastari, N. G. A. P., & Puspita, R. D. (2024). Penggunaan media pembelajaran digital dalam mengembangkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Inpres 2 Nambaru. ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 4(4), 215-222.
Zulfim, E. (2022). Implementasi penggunaan media pembelajaran digital di masa pandemi COVID-19. Jurnal Penelitian Inovatif.