OPTIMALISASI KOLABORASI ANTARA GURU BIMBINGAN KONSELING DAN ORANG TUA DALAM MENANGANI KECEMASAN SISWA TERHADAP KEMANDIRIAN PASCA KELULUSAN DI SMA MUHAMMADIYAH 1 TAMAN
pdf

Keywords

Kecemasan; Kemandirian; Kolaborasi Guru BK dan Orang Tua; Pasca Kelulusan

How to Cite

OPTIMALISASI KOLABORASI ANTARA GURU BIMBINGAN KONSELING DAN ORANG TUA DALAM MENANGANI KECEMASAN SISWA TERHADAP KEMANDIRIAN PASCA KELULUSAN DI SMA MUHAMMADIYAH 1 TAMAN. (2025). Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 17(1), 641-650. https://cibjournal.com/index.php/liberosis/article/view/4666

Abstract

Masa transisi pasca kelulusan SMA sering kali memicu kecemasan pada siswa terkait kesiapan hidup mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kecemasan siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Taman dan mengkaji optimalisasi kolaborasi antara guru Bimbingan Konseling (BK) dan orang tua dalam menanganinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi siswa, guru BK, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan siswa muncul dalam bentuk ketakutan salah memilih jurusan, ketidaksiapan hidup terpisah dari orang tua, dan tekanan ekspektasi keluarga. Kolaborasi antara guru BK dan orang tua ditemukan masih berjalan parsial. Optimalisasi kolaborasi diperlukan melalui komunikasi rutin, penyamaan persepsi, dan kegiatan terpadu untuk meningkatkan efikasi diri dan kemandirian siswa. Sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga terbukti krusial dalam mereduksi kecemasan siswa menghadapi masa depan.

 

pdf

References

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W.H. Freeman and Company.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Epstein, J. L. (2001). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools (2nd ed.). Westview Press.

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. Norton.

Glickman, R. R. (2014). Leadership for learning: How to help teachers succeed. ASCD.

Handayani, R., & Suharto, T. (2020). Peran dukungan sosial keluarga dan sekolah dalam pembentukan kemandirian siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 6(2), 120–130.

Horner, R. H., & Thompson, D. L. (2015). Collaboration in school counseling: Effective strategies for working with parents and teachers. Professional School Counseling, 18(1), 42–49.

Kohlberg, L. (1981). The philosophy of moral development: Moral stages and the idea of justice. Harper & Row.

Mulyadi, R. (2019). Analisis peran orang tua dalam mendukung kemandirian siswa SMA. Jurnal Pendidikan Sosial, 12(1), 87-95.

Park, J., & Kim, H. (2020). Emotional support and academic anxiety in high school students. Youth & Society, 52(3), 358–377.

Puspitasari, R. (2022). Kolaborasi sekolah dan orang tua dalam menangani kecemasan siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 16(2), 101-109.

Putri, N., & Kurniawan, A. (2021). Hubungan antara self-efficacy dengan kecemasan karier siswa. Jurnal Psikologi UIN Raden Fatah, 13(1), 25–34.

Rahmah, T., Mahmudah, S., & Ramadani, R. (2020). Kecemasan siswa dalam menghadapi masa depan. Psikopedagogia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(2), 80–88.

Rosen, L. A., & D’Andrea, M. D. (2019). Anxiety, identity, and adolescent development: Implications for school-based counseling. Journal of Adolescence and Youth Counseling, 34(2), 85–93.

Smith, L., Johnson, M., & Roberts, A. (2018). Parental involvement and adolescent transition readiness. Journal of Adolescence, 67, 92–101.

Spielberger, C. D. (1983). Manual for the state-trait anxiety inventory (Form Y). Consulting Psychologists Press.

Suryani, D. (2022). Kecemasan eksistensial siswa kelas XII dalam menghadapi dunia kerja. Jurnal Konseling Religi, 13(1), 14–22.

Susanti, I., & Hidayat, R. (2019). Peran guru BK dalam menumbuhkan kemandirian belajar. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 4(1), 12–20.

Tinto, V. (1993). Leaving college: Rethinking the causes and cures of student attrition (2nd ed.). University of Chicago Press.

Yalom, I. D. (1980). Existential psychotherapy. Basic Books.

Yuliana, S. (2021). Efektivitas konseling kolaboratif dalam mengurangi kecemasan karier. Indonesian Journal of Guidance and Counseling, 10(2), 145–153.