Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEJALA INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA KELOMPOK PETANI PADI DI DESA TANJUNG ILIR

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang sering terjadi di negara berkembang, termasuk Indonesia. Di wilayah kerja Puskesmas Tanjung, Desa Tanjung Ilir menunjukkan prevalensi tertinggi kasus ISPA (26,49%), dengan mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gejala ISPA pada kelompok petani padi di Desa Tanjung Ilir Tahun 2025, khususnya penggunaan pestisida, penggunaan APD, dan tingkat pengetahuan petani. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian adalah petaniyang ada di Desa Tanjung Ilir sebanyak 56 petani. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan lembar checklist, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 47,9% responden mengalami kelelahan kerja tingkat tinggi, 58,3% responden memiliki beban kerja berat, 97,9% responden bekerja dengan masa kerja kategori lama, 58,3% responden melakukan aktivitas monoton. Hasil analisis bivariat menemukan ada hubungan antara penggunaan pestisida (p-value=0,016), penggunaan APD (p-value=0,038) dan pengetahuan (p-value=0,008) dengan gejala ISPA pada petani padi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gejala ISPA berhubungan dengan penggunaan pestisida, penggunaan APD dan pengetahuan. Diperlukan edukasi tentang penggunaan pestisida dan APD serta tentang ISPA sehingga dapat melakukan pencegahan ISPA.

Keywords

Gejala ISPA, Penggunaan Pestisida, APD, Pengetahuan

pdf

References

  1. Amalia, R. N., Asnifatima, A., & Parinduri, S. K. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Subjektif Gangguan Pernapasan ISPA pada Petani di Kampung Cideruem Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor Tahun 2022. PROMOTOR : Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 6(3), 197–203.
  2. Dinkes Kabupaten Muaro Jambi. (2024). Data ISPA di Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2023. Sengeti: Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi.
  3. Dinkes Provinsi Jambi. (2024). Prevalensi ISPA di Provinsi Jambi. Jambi: Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.
  4. Djojosumarto, P. (2008). Pestisida & Aplikasinya. Jakarta: Agromedia Pustaka.
  5. Kemenkes RI. (2015). Pedoman Pengendalian Infeksi Saluran Pernafasan Akut. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.
  6. Kemenkes RI. (2017). Laporan Kinerja Kementerian Kesehatan Tahun 2017. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
  7. Kemenkes RI. (2019). Laporan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  8. Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Retrieved from https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-Tahun-2021.pdf
  9. Kemenkes RI. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  10. Lantong, J. F., Asfian, P., & Erawan, P. E. M. (2017). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Pekerja Penggilingan Padi di Desa Wononggere Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka Tahun 2016. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 2(6), 1–11.
  11. Lisniawati, E., Handayani, L. T., & Putri, F. (2016). Hubungan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan Gangguan Pernapasan Pada Petani Yang Menggunakan Pestisida di Wilayah Puskesmas Balung. Repository Unmuh Jember, 27.
  12. Meihindra, Setyowati, E., Wijayanti, N., & Katmini. (2021). Teori Praktis Penyakit Berbasis Kesehatan Lingkungan. Kediri: Strada Press.
  13. Ningsih, J. A., & Setiyabudi, R. (2020). Faktor ISPA pada Pekerja Penggilingan Padi. Jurnal Kesehatan, 11(2), 105–110.
  14. Pimpie, M. R. A., Yasnani, & G, F. N. (2022). Hubungan Pola Penyemprotan Pestisida Terhadap Keluhan Gejala Penyakit ISPA Pada Petani di Wilayah Kerja Puskesmas Rarowatu Utara Kabupaten Bombana. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 2(4), 48–54.
  15. Puskesmas Kumpeh. (2024). Profil Puskesmas Kumpeh tahun 2024. Muaro Jambi: Puskesmas Kumpeh.
  16. Putra, A. P. (2024). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Dengan Keluhan Kesehatan Akibat Paparan Pestisida Pada Petani Cabai Di Desa Blang Mancung Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah Pendahuluan Petani merupakan salah satu pekerja di sektor informal yang perlu diperhatikan keseh. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA, 7(2), 382–388. https://doi.org/10.32524/jksp.v7i2.1342
  17. Rullah, I., Arlianti, N., & Arbi, A. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecenderungan Gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Pekerja Kilang Padi Di Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022. Journal of Health and Medical Science, 2(1), 123–132.
  18. Siregar, S. N., Suhartono, & Budiyono. (2024). Literature Review: Penggunaan Pestisida Dengan Gangguan Kesehatan Petani. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 15(01), 51–60. https://doi.org/10.34305/jikbh.v15i01.1008
  19. Wardana, A. S., Ma’rufi, I., & Y, R. W. E. (2020). Kebiasaan Merokok dan Umur terhadap kejadian ISPA pada Petani di Kecamatan Ijen Bondowoso. Multidisciplinary Journal, 3(2), 87–86.
  20. WHO. (2024). Laporan Bulanan WHO Health Emergencies.

Similar Articles

41-50 of 128

You may also start an advanced similarity search for this article.