Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP WUS TERHADAP KEIKUTSERTAAN PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASETAT (IVA)

Abstract

 

          Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di Indonesia. Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) berperan penting sebagai metode deteksi dini yang efektif dan terjangkau. Namun, tingkat keikutsertaan Wanita Usia Subur (WUS) dalam pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Mentok masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap WUS terhadap keikutsertaan dalam pemeriksaan IVA. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah 8.806 wanita usia subur. Sampel penelitian berjumlah 109 WUS yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan keikutsertaan WUS dalam pemeriksaan IVA (p-value = 0,000; POR = 20,500; 95% CI = 5,740–73,214). Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara sikap WUS dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA (p-value = 0,000; POR = 20,367; 95% CI = 6,931–59,849). WUS dengan pengetahuan kurang dan sikap negatif memiliki peluang lebih besar untuk tidak mengikuti pemeriksaan IVA dibandingkan dengan mereka yang berpengetahuan baik dan bersikap positif. Kesimpulannya, pengetahuan dan sikap merupakan faktor penting yang memengaruhi keikutsertaan WUS dalam pemeriksaan IVA. Disarankan peningkatan edukasi dan promosi kesehatan secara berkelanjutan oleh tenaga kesehatan.

          Cervical cancer is one of the leading causes of death among women in Indonesia. The Visual Inspection with Acetic Acid (VIA) test plays an important role as an effective and affordable method of early detection. However, the participation rate of women of reproductive age (WRA) in VIA screening at the Mentok Community Health Center remains low. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge and attitudes of WRA toward participation in VIA screening. This study was quantitative with a cross-sectional design. The study population was 8.806 women of childbearing age. The study sample consisted of 109 women of childbearing age selected using purposive sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the Chi-Square test at a significance level of α = 0.05. The results showed a significant relationship between the level of knowledge and participation of WRA in VIA screening (p-value = 0.000; POR = 20.500; 95% CI = 5.740–73.214). Moreover, there was also a significant relationship between attitude and participation in VIA screening (p-value = 0.000; POR = 20.367; 95% CI = 6.931–59.849). WRA with low knowledge and negative attitudes were more likely not to participate in VIA screening compared to those with good knowledge and positive attitudes. In conclusion, knowledge and attitude are important factors influencing women’s participation in VIA screening. Continuous education and health promotion efforts by healthcare providers are strongly recommended.

Keywords

Inspeksi Visual Asetat, Pengetahuan, Sikap, Wanita Usia Subur, Visual Inspection with Acetic Acid, Knowledge, Attitude, Women of Reproductive Age

pdf

Author Biography

Widya Ningrum Utami

Sarjana Kebidanan, Institut Citra Internasional,

Jl. Penjernihan E43, Komplek Peltim, Sungai Baru

Riza Savita

Sarjana Kebidanan, Institut Citra Internasional, Cengkong abang, Pangkalpinang


References

  1. Abushofa, Y., Azab, A. M., & Musa, A. (2022). “Hematological complications in advanced cervical cancer”. International Journal of Gynecologic Oncology, 18(2), 105–112.
  2. Akib, M., Rachmawati, D., & Permana, R. (2024). “Efektivitas IVA test sebagai skrining kanker serviks di layanan primer”. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(1), 45–51.
  3. Bhatla, N., Aoki, D., Sharma, D. N., & Sankaranarayanan, R. (2021). “Cancer of the cervix uteri: FIGO staging”. International Journal of Gynecology & Obstetrics, 152(1), 129–139.
  4. Dewi, R. (2021). “Hubungan pengetahuan wanita usia subur dengan pelaksanaan pemeriksaan IVA”. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(2), 67–74.
  5. Dewi, R., Wijayanti, D., & Hartini, S. (2021). “HPV sebagai faktor risiko utama kanker serviks: Tinjauan literatur”. Jurnal Ilmu Kedokteran, 14(1), 33–39.
  6. Digambiro, N. (2024). “Determinan risiko kanker serviks pada wanita usia subur”. Jurnal Gizi dan Kesehatan Reproduksi, 11(1), 12–18.
  7. Ehmann, D., Kohl, S., & Mebus, D. (2022). “Gastrointestinal complications of cervical cancer”. Oncology Letters, 24(5), 1–7.
  8. Girda, E., Laskey, R. A., & Shapira, I. (2023). “Urological complications in cervical cancer patients”. Journal of Lower Genital Tract Disease, 27(1), 45–52.
  9. Herlina, H., & Hartati, D. (2025). “Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat (IVA) Tes di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Babulu”. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(2), 3526-3538.
  10. Imelda, N., & Santoso, H. (2020). “Panduan pelaksanaan pemeriksaan IVA di fasilitas kesehatan”. Jurnal Pelayanan Kesehatan Primer, 5(2), 88–95.
  11. Leky, D., Marlina, S., & Yunita, R. (2024). “Tantangan deteksi dini kanker serviks di Indonesia”. Jurnal Epidemiologi Kesehatan, 15(1), 34–41.
  12. Malagón, T., Drolet, M., & Boily, M. C. (2024). “Condom effectiveness against HPV infection: A meta-analysis”. Sexually Transmitted Infections, 100(1), 1–10.
  13. Mayura, G. (2017). “Efektivitas tes IVA dalam mendeteksi lesi prakanker: Studi komparatif”. Jurnal Medika Indonesia, 5(3), 122–130.
  14. Mocellin, L. (2023). “Behavioral factors and cervical cancer risk: A review”. Journal of Women's Health, 32(2), 89–95.
  15. Nasution, S., Lubis, R., & Siregar, A. (2018). “Efektivitas pemeriksaan IVA dalam deteksi dini kanker serviks”. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), 122–128.
  16. Notoatmodjo, S. (2020). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
  17. Pratiwi, I., & Nawangsari, L. (2021). “Kanker serviks: Tinjauan etiologi dan patofisiologi”. Jurnal Ilmu Kedokteran, 6(1), 55–62.
  18. Pratiwi, M., & Rusmiyati, R. (2025). “Kanker serviks sebagai penyebab utama kematian perempuan di negara berkembang”. Jurnal Kesehatan Masyarakat Global, 12(1), 18–24.
  19. Putri, R. A., & Lestari, D. (2021). “Hubungan sikap wanita usia subur terhadap pemeriksaan IVA”. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 10(2), 88–95.
  20. Putri, T. M., Santika, D., & Amaliah, R. (2021). “Pemahaman wanita usia subur tentang pemeriksaan IVA di wilayah perkotaan”. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(1), 22–29.
  21. Rosanti, A., Nugraheni, R. M., & Yuliana, D. (2022). “Pengetahuan dan sikap wanita terhadap IVA test”. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(1), 44–52.
  22. Samaria, L. (2022). “Deteksi dini kanker serviks melalui IVA”. Jurnal Obstetri dan Ginekologi, 9(1), 23–30.
  23. Sari, R. D., & Wulandari, Y. (2020). “Pengetahuan WUS tentang pemeriksaan IVA dan keterlibatannya dalam skrining”. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(1), 45–53.
  24. Sari, W. P., & Astutik, E. (2021). “Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap WUS terhadap IVA test”. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(3), 123–130
  25. Siregar, E., Harahap, N., & Hasibuan, R. (2021). “Dampak tidak melakukan pemeriksaan IVA pada wanita usia subur”. Jurnal Medis Indonesia, 11(2), 55–60.
  26. Suryanti, E., & Harokan, M. (2022). “Pemeriksaan IVA sebagai skrining alternatif kanker serviks”. Jurnal Kebidanan Nasional, 8(1), 19–26.
  27. Voelker, R. (2023). “Recognizing symptoms of cervical cancer”. Journal of the American Medical Association, 329(5), 403–404.
  28. Widayanti, E., Sulastri, E., & Fadilah, S. (2023). “Pengaruh sikap terhadap pelaksanaan IVA test di Puskesmas”. Jurnal Kebidanan Indonesia, 6(2), 89–94.
  29. Yuliana, R., & Mahendradhata, Y. (2020). “Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap pelaksanaan deteksi dini kanker serviks”. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 9(2), 77–84.
  30. Yuliani, N., & Dewi, A. P. (2020). “Faktor-faktor yang mempengaruhi keikutsertaan WUS dalam pemeriksaan IVA”. Jurnal Kebidanan Semarang, 12(1), 54– 63.
  31. Zhou, S. (2020). “Cervical cancer metastasis patterns and clinical management”. Journal of Clinical Oncology, 38(3), 101–107.
  32. Zulfikar, A., Syahputra, M., & Hanum, R. (2023). “Desain penelitian kuantitatif dalam studi kesehatan masyarakat”. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(1), 11–20.

Similar Articles

1-10 of 169

You may also start an advanced similarity search for this article.