Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENYEBAB DAN DAMPAK STUNTING : LITERATURE REVIEW

Abstract

Kajian pustaka ini bertujuan untuk menganalisis penyebab utama serta dampak stunting berdasarkan sembilan artikel ilmiah terpilih yang diterbitkan pada periode 2020–2025. Penelusuran artikel dilakukan melalui Google Scholar menggunakan kata kunci “stunting”, “penyebab stunting”, dan “dampak stunting”. Dari 25 artikel yang ditemukan, sembilan studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan empat faktor utama penyebab stunting, yaitu kondisi gizi ibu yang kurang (70%) meliputi kekurangan energi kronis, LILA <23 cm, tinggi badan ibu <150 cm, serta berat badan lahir rendah, infeksi berulang yang signifikan (p<0,05) seperti diare, ISPA, dan kecacingan akibat sanitasi yang tidak memadai, pola pengasuhan yang tidak tepat, termasuk pemberian MP-ASI terlalu dini dan rendahnya pengetahuan ibu, serta faktor sosial ekonomi berupa pendapatan rendah dan keterbatasan akses layanan kesehatan. Dampak stunting meliputi keterlambatan perkembangan motorik (80%), gangguan kognitif (75%), penurunan IQ rata-rata 11 poin, serta kerugian ekonomi nasional sebesar 0,27–1,21% PDB per tahun. Studi ini merekomendasikan intervensi komprehensif berbasis 1000 Hari Pertama Kehidupan melalui suplementasi gizi, promosi ASI dan MP-ASI tepat waktu, perbaikan sanitasi, serta edukasi pengasuhan lintas sektor.

Keywords

Dampak Stunting, Penyebab Stunting, Stunting

pdf

References

  1. Anwar, S., Rahayu, D., & Putri, N. (2022). Tinjauan sistematis faktor risiko dan dampak stunting pada anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(2), 145–154.
  2. Aini, N., & Sari, R. (2022). Hubungan pola asuh dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 9(1), 33–41.
  3. Fauziah, J., Trisnawati, K. D., & Putri, S. U. (2024). Stunting: Penyebab, gejala, dan pencegahan. Jurnal Parenting dan Anak, 1(2), 1–11.
  4. Hidayat, F., & Wahyuni, S. (2021). Hubungan pendapatan dan sanitasi lingkungan terhadap kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(3), 210–218.
  5. Khotimah, K. (2022). Dampak stunting dalam perekonomian di Indonesia. Jurnal Inovasi Sektor Publik, 2(1), 113–132.
  6. Khodijah, S., Amelia, N., & Rahayu, D. (2023). Pengetahuan ibu dan pemberian MP-ASI terhadap kejadian stunting. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 5(2), 89–97.
  7. Maharani, A., & Wulandari, H. (2022). Dampak stunting terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Nusantara Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(4), 1667–1674.
  8. Mulyani, A. T., Santoso, B., & Widodo, T. (2025). Memahami stunting: Dampak, penyebab, dan strategi percepatan penurunan. Jurnal Kesehatan Nasional, 9(1), 52–64.
  9. Nirmalasari, N. O. (2020). Penyebab dan faktor risiko stunting di Indonesia. Qawwam, 14(1), 19–28.
  10. Nirmalasari, N. O. (2025). Status gizi ibu hamil dan kaitannya dengan pertumbuhan anak. Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 44–53.
  11. Oktia, N. (2020). Stunting pada anak dan faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Gizi Indonesia, 8(2), 120–129.
  12. Pratiwi, A., & Dewi, S. (2022). Pengetahuan ibu tentang gizi dan kejadian stunting pada balita. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(1), 55–63.
  13. Putri, A., & Ramadhani, N. (2024). Praktik pemberian MP-ASI dan risiko stunting pada balita. Jurnal Ilmu Gizi Terapan, 6(1), 30–38.
  14. Rahman, A., & Yusuf, M. (2023). Infeksi berulang dan kegagalan tumbuh pada anak. Jurnal Kesehatan Anak Indonesia, 4(3), 201–209.
  15. Sari, M., & Handayani, T. (2021). Pola menyusui dan status gizi balita. Jurnal Kebidanan, 10(2), 145–152.
  16. Suryani, D., Hasanah, N., & Yusuf, A. (2023). Analisis faktor penyebab kejadian stunting. Jurnal Penelitian Kesehatan, 11(1), 25–33.
  17. UNICEF. (2021). Keadaan anak di dunia: Gizi dan pertumbuhan. UNICEF.
  18. UNICEF. (2023). Stunting pada anak usia dini: Tantangan dan strategi penanggulangan. UNICEF.
  19. Wahyuni, S., & Hidayat, F. (2021). Sanitasi lingkungan dan pertumbuhan anak balita. Media Kesehatan Masyarakat, 9(2), 155–163.
  20. Widyawati, M. N., Sumarni, S., & Wijayanti, K. (2024). Kebijakan percepatan penurunan stunting di Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 13(3), 159–169.
  21. WHO. (2020). Malnutrisi: Fakta utama. World Health Organization.
  22. WHO. (2022). Pedoman penurunan stunting pada anak. World Health Organization.
  23. Wigati, A., Sari, F. Y. K., & Suwarto, T. (2022). Edukasi gizi seimbang untuk pencegahan stunting. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(2), 155–162.
  24. Yuwanti, D., Prasetyo, A., & Laila, N. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi stunting pada balita. Cendekia Utama Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 10(1), 74–84.
  25. Zulkifli, A., & Rahman, F. (2020). Ketahanan pangan keluarga dan status gizi anak. Jurnal Nutrisi Kesehatan Indonesia, 5(1), 60–68.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1-10 of 72

You may also start an advanced similarity search for this article.