Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

GAMBARAN DISTRESS AKADEMIK DAN POLA TIDUR MAHASISWA KEPERAWATAN SEMESTER AKHIR

Abstract

Masa akhir studi merupakan periode kritis yang rentan menimbulkan distres akademik dan gangguan pola tidur pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat distres akademik dan pola tidur serta menganalisis hubungannya. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan *cross-sectional*. Sampel penelitian berjumlah 89 mahasiswa S1 dan D3 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Semarang yang dipilih dengan teknik *purposive sampling*. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68,5% mahasiswa mengalami distres akademik dan 68,5% memiliki pola tidur yang baik. Meskipun secara persentase sama, temuan mengungkap bahwa distres akademik merupakan masalah sistemik yang dialami mayoritas mahasiswa, sementara proporsi mahasiswa dengan gangguan pola tidur (31,5%) masih signifikan dan memerlukan perhatian. Disimpulkan bahwa distres akademik dan gangguan pola tidur merupakan masalah kesehatan yang prevalen di kalangan mahasiswa keperawatan tingkat akhir. Oleh karena itu, institusi pendidikan disarankan untuk mengembangkan program intervensi yang holistik, seperti konseling akademik, pelatihan manajemen stres, dan edukasi kebersihan tidur untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesiapan profesional mahasiswa.

Keywords

Distres Akademik, Pola Tidur, Mahasiswa Keperawatan, Tingkat Akhir, Kesehatan Mental

pdf

References

  1. F. M. Ibrahim, R. N. Salmi, M. A. Saif, dan A. Mohammed, “Sleep Disorders’ Prevalence and Impact on Academic Performance among Undergraduate Nursing Students in a Selected University, United Arab Emirates,” SAGE Open Nursing, vol. 10, pp. 1–9, 2024. doi: 10.1177/23779608241274229.
  2. J. I. Gallego-Gómez et al., “Relationship between sleep habits and academic performance in university nursing students,” BMC Nursing, vol. 20, no. 1, p. 100, 2021. doi: 10.1186/s12912-021-00635-x.
  3. L. Larasati dan M. Haro, “Hubungan stres akademik dengan kualitas tidur mahasiswa keperawatan yang menyusun tugas akhir,” JOTING: Jurnal Ilmiah Keperawatan Tingkat Tinggi, vol. 6, no. 1, 2025.
  4. M. C. Pascoe, S. E. Hetrick, dan A. G. Parker, “The impact of stress on students in higher education,” International Journal of Adolescence and Youth, vol. 25, no. 1, pp. 104–112, 2020. doi: 10.1080/02673843.2019.1596823.
  5. O. F. D. Marta et al., “Gender differences in the relationships between sleep disturbances and academic performance among nursing students,” Nurse Education Today, vol. 85, p. 104270, 2021. doi: 10.1016/j.nedt.2019.104270.
  6. G. Freona dan F. Sabrian, “Hubungan Resiliensi Akademik dengan Distres Psikologis Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Keperawatan Universitas Riau dalam Menyusun Skripsi,” Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, vol. 8, no. 3, 2024. [Online]. Available: https://ejournal.upnvj.ac.id/Gantari/article/view/9433
  7. M. E. Riyadi dan S. N. Ahmad, “Stress is Related to the Sleep Quality of Final-Level Nursing Students,” Jurnal Pendidikan Kesehatan (e-Journal), vol. 13, no. 1, pp. 113–121, 2024.
  8. N. M. Yusuf dan J. M. W. Yusuf, “Faktor-faktor yang mempengaruhi stres akademik,” Psyche 165 Journal, pp. 235–239, 2020. doi: 10.35134/jpsy165.v13i2.84.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >> 

Similar Articles

21-30 of 301

You may also start an advanced similarity search for this article.