Vol. 25 No. 1 (2025): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

EVALUASI PEMANFAATAN DANA ZAKAT UNTUK MENANGGULANGI NON PROFIT FINANCING PADA BAITUL MAAL WAT TAMWIL.

Muhammad Emirsyah Zikri Alfariz
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
Tubagus Sulthan Maulana Muhammad Fahlie
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
Nindya Pramadina
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
Fadhli Suko Wiryanto
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

Published 2025-12-01

Keywords

  • Baitul Maal wat Tamwil, Non-Profit Financing, Zakat

How to Cite

EVALUASI PEMANFAATAN DANA ZAKAT UNTUK MENANGGULANGI NON PROFIT FINANCING PADA BAITUL MAAL WAT TAMWIL. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(1), 121-130. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/2559

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemanfaatan dana zakat sebagai instrumen penanganan Non-Performing Financing (NPF) pada Baitul Maal wat Tamwil (BMT) melalui metode kajian literatur. NPF muncul akibat kelemahan analisis kelayakan, kurangnya monitoring, rendahnya kompetensi SDM, moral hazard, serta faktor eksternal seperti penurunan usaha dan bencana. Beberapa BMT menggunakan dana zakat untuk membantu nasabah kategori gharimin, namun praktik ini memunculkan risiko etika, tata kelola, dan reputasi karena dapat mengaburkan batas antara dana sosial dan komersial. Temuan studi menegaskan bahwa penggunaan zakat hanya dapat dibenarkan secara syariah dalam kondisi yang sangat selektif dan tidak untuk menutupi kerugian lembaga. Alternatif solusi yang lebih berkelanjutan meliputi penguatan manajemen risiko, penerapan prinsip 5C, pendampingan usaha, pembentukan unit khusus NPF, peningkatan literasi keuangan, serta pemisahan dana maal dan tamwil.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Abdullah, R., Hasan, S., & Rahman, A. (2019). Governance mechanisms and fund segregation in Baitul Maal wat Tamwil: Ensuring compliance and sustainability. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 10(4), 512–528.
  2. Achi, R., & Yulistia, D. (2024). Pengaruh literasi keuangan syariah terhadap kepercayaan muzakki pada lembaga pengelola zakat dengan akuntabilitas dan transparansi sebagai variabel intervening. Al-Mal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah.
  3. Achmad, N., & Firmansyah, E. (2021). Manajemen risiko pembiayaan pada lembaga keuangan mikro syariah. Jurnal Manajemen dan Bisnis.
  4. Ali, M., & Hatta, Z. (2021). Pengaruh reputasi lembaga syariah terhadap kepercayaan masyarakat dan keberlanjutan operasional. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 9(2), 134–145.
  5. Alim, M. N., & Firdaus, M. (2020). Strengthening risk management practices in Islamic microfinance institutions: An assessment of financing quality and 5C implementation. Journal of Islamic Finance, 9(1), 33–48.
  6. Anwar, S. (2020). Zakat dan problematika distribusinya dalam lembaga keuangan syariah. Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam.
  7. Ariyani, R. (2014). Faktor eksternal yang memengaruhi pembiayaan bermasalah pada BMT. Jurnal Ekonomi Syariah.
  8. Arofah, A., Zaenudinmansyur, Z., & Zulpawati, Z. (2023). Pengelolaan modal kerja dalam menjaga tingkat likuiditas dan profitabilitas pada BMT-Al Hidayah Lombok Timur. Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah, 8(2), 102–113.
  9. Aziz, A. (2019). Moral hazard dalam pengelolaan pembiayaan syariah. Jurnal Ekonomi Islam.
  10. Elpina, & Lubis, R. (2025). Transparansi dan akuntabilitas dalam membangun kepercayaan muzakki. Jurnal Akuntansi Multiparadigma.
  11. Fadilah, A., & Puspitasari, N. (2023). Pengaruh pemisahan dana maal dan dana tamwil terhadap integritas lembaga keuangan mikro syariah. Jurnal Iqtishadia.
  12. Fahlevi, R., & Huda, N. (2022). Reputational risks in Islamic microfinance institutions: Governance and compliance perspective. Journal of Islamic Finance and Management.
  13. Fajri, M. (2019). Kredibilitas lembaga zakat dalam tata kelola modern. Jurnal Ilmu Syariah.
  14. Fatmawati, H., & Aini, S. N. (2023). Pengaruh kemudahan pembayaran, transparansi, dan kepercayaan terhadap keputusan muzakki dalam membayar zakat. Filantropi: Jurnal Manajemen Zakat dan Wakaf.
  15. Hafidhuddin, D. (2019). Etika dan amanah dalam pengelolaan zakat. Jurnal Ekonomi Islam.
  16. Hafni, F., & Ramadhan, M. (2021). Penerapan analisis 5C dalam meminimalisir risiko pembiayaan bermasalah pada BMT. Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis.
  17. Harahap, P. M. S., Lubis, A., & Nasution, H. F. (2020). Analisis strategi penanganan pembiayaan bermasalah di Baitul Mal Wat Tamwil (BMT) Insani Sadabuan. Journal of Islamic Social Finance Management, 1(1), 88–103.
  18. Hasibuan, R., & Munandar, A. (2022). Strategi penanganan pembiayaan bermasalah pada BMT melalui restrukturisasi dan pendampingan. Jurnal Keuangan Syariah.
  19. Hazmi, F., Sofwan, A., & Hidayat, S. (2024). Strategi penyelesaian non performing financing pada KSPPS BMT di Kabupaten Jepara. Al-Intaj: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 9(1), 124–134.
  20. Hidayat, T. (2021). Gharimin sebagai mustahik zakat: Telaah fikih kontemporer. Jurnal Al-Falah.
  21. Iskandar, F. (2019). Krisis reputasi pada industri BMT: Analisis persepsi publik. Jurnal Ekonomi Syariah.
  22. Iskandar, F., & Rohim, A. (2020). Moral hazard and governance issues in Islamic microfinance institutions. International Journal of Islamic Economics.
  23. Ismail, A., & Ridwan, M. (2022). Pengelolaan dana sosial pada lembaga keuangan mikro syariah dalam kondisi darurat. Jurnal Keuangan Syariah, 14(2), 115–128.
  24. Karim, A. A. (2018). Akuntansi syariah: Prinsip dan praktik. Rajawali Pers.
  25. Karim, A., Prasetyo, H., & Lestari, R. (2021). Financial literacy and entrepreneurial mentoring as determinants of MSME repayment performance in Islamic microfinance. International Journal of Islamic Economics and Business, 6(2), 112–129.
  26. Koswara, A., & Herlina, L. (2025). Penyimpangan etika dalam instrumen syariah pada aktivitas ekonomi. Research of Islamic Economics.
  27. Mardhatillah, & Rahman, U. (2023). Zakat governance dan implikasinya terhadap reputasi lembaga. Jurnal Iqtishaduna.
  28. Nasution, A. (2020). Kepercayaan muzakki terhadap lembaga zakat: Analisis faktor penentu. Jurnal Ekonomi Syariah.
  29. Pratiwi, A., Harahap, R. S. P., & Dores, E. (2023). Implementasi manajemen risiko reputasi pengelolaan zakat pada BAZNAS Kabupaten Langkat. Al-Multazim: Jurnal Ekonomi Syariah.
  30. Ratnasari, S., Ramdani, A., & Yusuf, M. (2022). Kriteria mustahik gharimin dalam pembiayaan bermasalah. Jurnal Fiqh Kontemporer.
  31. Riyaldi, M. H., & Yusra, M. (2022). Mengukur tingkat kepercayaan muzakki kepada Baitul Mal Aceh. Iqtisaduna: Journal of Islamic Economics.
  32. Rofi, M. (2021). Karakter nasabah dan hubungannya dengan pembiayaan bermasalah pada BMT. Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis.
  33. Sa’diyah, M. (2019). Strategi penanganan Non Performing Finance (NPF) pada pembiayaan murabahah di BMT. In Proceeding of Conference on Islamic Management, Accounting, and Economics (pp. 179–189).
  34. Saib, N. (2016). Kompetensi SDM BMT dalam manajemen risiko syariah. Jurnal Manajemen Keuangan Syariah.
  35. Sari, D. P., & Kurniawan, A. (2022). Good governance dan kepercayaan publik pada lembaga pengelola zakat. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam.
  36. Setyawan, D. (2018). Nasabah bangkrut sebagai mustahik zakat: Analisis fiqih zakat kontemporer. Jurnal Zakat & Wakaf.
  37. Solekha, Y., Murdianah, A. Q., Lestari, N. S., & Asytuti, R. (2021). Baitul Maal Wa Tamwil sebagai lembaga keuangan mikro syariah pemberdaya ekonomi umat (konsep dan teori). Velocity: Journal of Sharia Finance and Banking, 1(1), 44–58.
  38. Suryati, R., Hadi, M., & Lestari, N. (2022). Penggunaan dana zakat untuk membantu gharimin di lembaga keuangan mikro syariah. Jurnal Pengelolaan Zakat Modern.
  39. Syafri, F., & Narulita, S. (2021). Peran literasi keuangan syariah dan pendampingan usaha dalam peningkatan kinerja UMKM binaan BMT. Jurnal Pengabdian Masyarakat.
  40. Wibowo, R., Harahap, B., & Purwadi, H. (2021). Management of zakat funds as a source of qardh financing in Baitul Maal wat Tamwil (BMT) in Indonesia zakat regulations. International Journal of Law, 7(2), 98–103.
  41. Widayati, D. (2014). Lemahnya monitoring sebagai penyebab pembiayaan macet pada BMT. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam.
  42. Yaqin, A. (2021). Fungsi sosial baitul maal wa tamwil (BMT) pasca UU no 1 tahun 2013 tentang lembaga keuangan mikro. Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah, 3(2), 146–163.
  43. Zebua, S. (2022). Peranan Baitul Maal Wa Tamwil meningkatkan usaha mikro melalui pembiayaan mudharabah. Jurnal Al-Amar: Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Agama Islam, Manajemen dan Pendidikan, 3(2), 200–211.