ANALISIS KLASTERISASI WILAYAH BERDASARKAN PENDAPATAN PERKAPITA DAN KEPADATAN POPULASI KABUPATEN/KOTA DI JAWA BARAT MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTER
Published 2025-12-14
Keywords
- K-Means Cluster; pendapatan per kapita; kepadatan penduduk; disparitas regional; Jawa Barat
How to Cite
Abstract
Penelitian ini bertujuan memetakan klasterisasi 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat berdasarkan pendapatan per kapita dan kepadatan penduduk dengan menggunakan metode K-Means Cluster sebagai alat analisis kuantitatif. Data sekunder yang digunakan bersumber dari publikasi resmi dan statistik daerah, kemudian diolah melalui analisis deskriptif dan algoritma K-Means untuk mengelompokkan wilayah menjadi tiga klaster tipologi kesejahteraan. Hasil penelitian menunjukkan adanya heterogenitas yang tinggi, dengan Klaster 3 sebagai wilayah metropolis dan pusat ekonomi utama yang memiliki pendapatan per kapita dan kepadatan tertinggi, Klaster 1 sebagai wilayah urban-menengah berpendapatan tinggi namun berkepadatan relatif rendah, serta Klaster 2 sebagai kelompok mayoritas wilayah perdesaan dengan pendapatan per kapita terendah dan kepadatan moderat. Jarak antar pusat klaster yang cukup besar mengindikasikan perbedaan struktur sosial-ekonomi yang signifikan, sementara dominasi Klaster 2 (sekitar 74% wilayah) menegaskan masih kuatnya karakter ekonomi berkembang di sebagian besar kabupaten/kota Jawa Barat. Temuan ini memberikan dasar empiris bagi pemerintah daerah untuk merumuskan strategi pemerataan pembangunan yang lebih terarah melalui prioritas kebijakan dan alokasi anggaran yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing klaster
Downloads
References
- Badan Pusat Statistik. (2025). Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat 2025. https://jabar.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/d906b36c4b300ab77908dfe2/provinsi-jawa-barat-dalam-angka-2025.html
- Darmayanti, L. D., & Rustariyuni, S. D. (2019). Pengaruh pendapatan per kapita, pengeluaran pemerintah bidang pendidikan dan kesehatan terhadap AHH Provinsi Bali. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 8(2), 125-146.
- Halim, P. R., Yusuf, A. A., Sumner, A., & Purnagunawan, R. M. (2025). Structural transformation and regional inequality differential in Indonesia. Regional Studies, Regional Science, 12(1), 790–815. https://doi.org/10.1080/21681376.2025.2565318
- Irham, A. R., & Putri, R. M. (2023). Kepadatan Penduduk terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Lampung. Media Komunikasi Geografi, 24(1), 91–100. https://doi.org/10.23887/mkg.v24i1.60261
- Karyana, Y., & Rusliana, N. (2021). PROYEKSI PENDUDUK JAWA BARAT TAHUN 2025 – 2035 MENGGUNAKAN METODE CAMPURAN DENGAN DATA DASAR SENSUS PENDUDUK 2020. Jurnal Ilmu Ekonomi, Volume 2 Nomor 1.
- Khotimah, T. (2014). PENGELOMPOKAN SURAT DALAM AL QUR’AN MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS. Jurnal SIMETRIS, 5. http://quranicaudio.com
- Oktaviani, N., Fauzan, A., & Widyastuti, G. (2024). Pengelompokan Kabupaten/Kota di Jawa Barat Berdasarkan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Menggunakan K-Means Cluster. Emerging Statistics and Data Science Journal, 2(2).
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (2023). Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat sepanjang tahun 2023 menunjukkan kinerja positif. https://opendata.jabarprov.go.id/id/infografik/pertumbuhan-ekonomi-jawa-barat-sepanjang-tahun-2023-menunjukkan-kinerja-positif
- Saputri, Y. G., & Arif, M. (2023). KETIMPANGAN WILAYAH URBAN DI PROVINSI JAWA BARAT DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA. JPEKBM (Jurnal Pendidikan Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis Dan Manajemen), 7(1), 125. https://doi.org/10.32682/jpekbm.v7i1.2899
- Sihite, R. (2022). ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN PERKAPITA, JUMLAH KONSUMSI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN/ KOTA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH. Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Pariwisata, Volume 2.