TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MANAJEMEN STRATEGIK: SINERGI ANTARA AKUNTABILITAS, TRANSPARANSI, DAN KEUNGGULAN KOMPETITIF
Published 2025-12-14
Keywords
- Tata kelola perusahaan; manajemen strategik; akuntabilitas; transparansi; keunggulan kompetitif; pemangku kepentingan
How to Cite
Abstract
Tata kelola perusahaan (corporate governance) merupakan pilar penting dalam manajemen strategik modern yang menjamin akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan organisasi. Dalam konteks strategis, tata kelola perusahaan bukan hanya mekanisme pengawasan, tetapi juga instrumen untuk menciptakan nilai jangka panjang dan memperkuat keunggulan kompetitif. Artikel ini menganalisis peran tata kelola perusahaan sebagai bagian integral dari proses perumusan dan implementasi strategi, dengan fokus pada sinergi antara dewan komisaris, manajemen eksekutif, pemegang saham, dan pemangku kepentingan lainnya. Melalui pendekatan studi literatur, penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi dengan tata kelola yang kuat cenderung lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan, memiliki risiko strategis yang lebih rendah, serta mampu mencapai kinerja berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi prinsip tata kelola perusahaan ke dalam kerangka manajemen strategik bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis di era transparansi dan akuntabilitas global.
Downloads
References
- AAOIFI (Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions). (2015). Shari’ah Governance Framework for Islamic Financial Institutions. Bahrain: AAOIFI.
- David, F. R. (2017). Strategic Management: A Competitive Advantage Approach, Concepts and Cases (16th ed.). Pearson.
- Development)., O. (Organisation for E. C. and. (2015). G20/OECD Principles of Corporate Governance. OECD Publishing.
- Kaplan, R. S., & Norton, D. P. (1996). The Balanced Scorecard: Translating Strategy into Action. Harvard Business Review Press.
- McLean, B., & Elkind, P. (2003). The Smartest Guys in the Room: The Amazing Rise and Scandalous Fall of Enron. Portfolio.
- SEC (U.S. Securities and Exchange Commission). (2002). WorldCom Accounting Scandal Investigation Report. Washington, DC: SEC.
- Aguilera, R. V., & Cuervo-Cazurra, A. (2016). Corporate governance in emerging markets: A selective review and research agenda. In A. Rasheed & T. Yoshikawa (Eds.), The Routledge companion to corporate governance (pp. 287–306). Routledge.
- Djamaluddin, A. (2018). Tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dalam perspektif Indonesia. Prenadamedia Group.
- Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2014). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Emiten atau Perusahaan Publik. OJK.
- Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2021). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15/POJK.05/2021 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank. OJK.
- Johnson, G., Whittington, R., Regnér, P., Angwin, D., & Scholes, K. (2017). Exploring strategy: Text and cases (11th ed.). Pearson Education.
- OECD. (2015). G20/OECD principles of corporate governance. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264236882-en
- Sihotang, H. (2020). Manajemen strategik: Konsep dan aplikasi. Rajawali Pers.
- Siregar, S. V. (2016). Good corporate governance: Teori dan implementasi di Indonesia. Salemba Empat.
- Yin, R. K. (2017). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
- Zahra, S. A., & Pearce, J. A. (2014). Boards of directors and corporate governance: A behavioral perspective. Academy of Management Perspectives, 28(4), 342–357. https://doi.org/10.5465/amp.2013.0097