ANALISIS KOMPARATIF TINGKAT KESEHATAN BANK DENGAN METODE RGEC PADA BANK PERMATA TBK DAN BANK DANAMON INDONESIA TBK PERIODE 2020–2024
Published 2025-12-15
Keywords
- RGEC,
- Kesehatan Bank,
- Bank Permata,
- Bank Danamon,
- Profitabilitas
- Permodalan ...More
How to Cite
Abstract
Penelitian ini bertujuan menilai dan membandingkan tingkat kesehatan Bank Permata Tbk dan Bank Danamon Indonesia Tbk selama periode 2020-2024 dengan menggunakan pendekatan RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital). Data yang digunakan bersumber dari laporan keuangan tahunan serta publikasi resmi kedua bank. Hasil analisis memperlihatkan bahwa Bank Permata secara konsisten berada pada kategori sehat dengan peringkat komposit 2, yang antara lain ditunjukkan oleh rasio CAR yang berada pada kisaran 34-39% dan mencerminkan struktur permodalan yang kuat. Meski demikian, profitabilitas bank ini sempat tertekan pada tahun 2021. Di sisi lain, Bank Danamon juga menunjukkan kondisi yang cukup stabil, namun peringkat kesehatannya menurun menjadi komposit 3 pada tahun 2024 akibat melemahnya profitabilitas serta meningkatnya tekanan likuiditas. Secara keseluruhan, Bank Permata lebih unggul dari aspek permodalan dan likuiditas, sementara Bank Danamon memperlihatkan keunggulan pada profitabilitas di beberapa tahun pengamatan. Temuan tersebut menegaskan adanya perbedaan karakteristik kinerja antara kedua bank, meskipun keduanya tetap berada dalam kategori sehat
Downloads
References
- Cahyaningtyas, F., & Wahida, I. N. (2025). Analisis kesehatan bank umum syariah BUMN sebelum dan sesudah merger menjadi BSI dengan metode RGEC. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 9(1), 204-217.
- Gultom, S. A., & Siregar, S. (2022). Penilaian kesehatan Bank Syariah di Indonesia dengan metode RGEC. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(1), 315-327.
- Hartati, Z. (2023). Analisis tingkat kesehatan bank dengan menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings Dan Capital). Akuntabel: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 1(2), 41-55.
- Hayati, S. U., Tika, Y. U., Harahap, A. H., & Hasibuan, A. F. H. (2022). Analisis tingkat kesehatan Bank Syariah Indonesia menggunakan metode CAMEL (Tahun 2020-2021). Jurnal Ekobistek, 168-173.
- Kasmir. (2008). Bank dan lembaga keuangan lainnya (Edisi ke-4). Jakarta: Rajawali Pers.
- Modjo, M. I., & Giannina, S. R. (2024). The impact of BASEL III liquidity requirements on bank performance: Lesson from Indonesia. In The AI revolution: Driving business innovation and research: Volume 1 (pp. 413-424). Cham: Springer Nature Switzerland.
- Nindiani, I., Rapini, T., & Riawan, R. (2023). Analisis kesehatan bank menggunakan metode rgec pada bank syariah dan bank konvensional tahun 2018-2020. The Academy Of Management and Business, 2(1), 10-19.
- Oktariyani, A., Riana, D., Mayasari, V., & Syahputera, R. (2023). Analisis tingkat kesehatan bank umum persero yang terdaftar di bursa efek indonesia dengan pendekatan RGEC. MOTIVASI, 8(1), 35-41.
- Shonhadji, N., & Irwandi, S. A. (2023). Liquidity risk and basel III implementation in southeast asia banking. Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan, 13(2), 481-496.
- Zhafirah, N. F., & Yuniningsih, Y. (2021). Analisis tingkat kesehatan bank umum konvensional (pendekatan RGEC) yang terdaftar di BEI. Derivatif: Jurnal Manajemen, 15(2), 237-250.