PENGARUH RASIO KEMANDIRIAN, RASIO EFISIENSI, RASIO EFEKTIVITAS, DAN RASIO PERTUMBUHAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2019-2024
Published 2025-10-17
Keywords
- rasio kemandirian,
- rasio efisiensi,
- rasio efektivitas,
- rasio pertumbuhan,
- financial distress
How to Cite
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Rasio Kemandirian, Rasio Efisiensi, Rasio Efektivitas, dan Rasio Pertumbuhan terhadap Financial Distress pada pemerintah daerah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2019–2024. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya mengukur kinerja keuangan daerah untuk mengantisipasi risiko kesulitan keuangan (financial distress) yang dapat mengganggu kelangsungan pembangunan daerah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Populasi penelitian mencakup 1 pemerintah kota dan 4 pemerintah kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara, dengan teknik pengambilan sampel saturated sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS, meliputi uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji F, uji t, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, Rasio Kemandirian, Rasio Efisiensi, Rasio Efektivitas, dan Rasio Pertumbuhan berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress. Secara parsial, hanya Rasio Efisiensi yang berpengaruh signifikan, sedangkan Rasio Kemandirian, Rasio Efektivitas, dan Rasio Pertumbuhan tidak berpengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa keempat variabel independen mampu menjelaskan variasi Financial Distress secara cukup besar. Implikasi penelitian ini adalah perlunya pemerintah daerah meningkatkan efisiensi pengelolaan anggaran, mengoptimalkan pendapatan asli daerah, dan menjaga pertumbuhan pendapatan yang stabil untuk meminimalkan risiko financial distress.
Downloads
References
- [1] Agustina, R. (2020). Manajemen Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: Deepublish.
- [2] Arifin, M. (2023). Keuangan Daerah dan Otonomi Fiskal. Bandung: Fokus Media.
- [3] Choi, S., & Park, H. (2021). Resource Dependence and Organizational Power: A Structural Analysis. Journal of Public Administration Research and Theory, 31(2), 205–220.
- [4] DJPB Kemenkeu. (2024). Laporan Kinerja dan Efisiensi Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah. Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan RI.
- [5] Elfiyana, N., & Arza, F. I. (2022). Pengaruh Rasio Efisiensi, Kemandirian Keuangan, dan Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah terhadap Financial Distress. Jurnal Akuntansi Publik, 4(1), 45–60.
- [6] Fadilah, N. (2022). Analisis Rasio Keuangan untuk Menilai Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 8(2), 45–56.
- [7] Fatmawati, L., & Wardhaningrum, F. (2023). Pengaruh Rasio Keuangan terhadap Financial Distress pada Pemerintah Daerah di Indonesia. Jurnal Akuntansi Sektor Publik, 11(1), 45–57.
- [8] Handoko, T. H. (2020). Dasar-Dasar Manajemen. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.
- [9] Illahi, M. F., Wardhani, R., & Purnamasari, Y. (2021). Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Financial Distress pada Pemerintah Daerah di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 12(1), 33–45.
- [10] Kukuh, H., Wulandari, I. N., & Andriyani, A. D. (2022). Analisis efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Toraja Utara. Jurnal Ilmu Ekonomi (JIE), 14(1), 1–10.
- [11] Lailiyah, N., & Desitama, R. (2023). Rasio Keuangan dan Dampaknya terhadap Financial Distress Pemerintah Daerah. Jurnal Ilmu Akuntansi dan Keuangan Daerah, 15(2), 101–115.
- [12] Mahmudi. (2021). Manajemen Kinerja Sektor Publik (Edisi Revisi). Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
- [13] Puspitasari, R., & Wulandari, F. (2022). Analisis Rasio Keuangan terhadap Financial Distress pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Jurnal Akuntansi dan Kebijakan Publik, 9(3), 89–101.
- [14] Sari, M., & Arza, F. I. (2021). Analisis Rasio Keuangan dan Pengaruhnya terhadap Financial Distress pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 12(2), 101–115.
- [15] Supriyono. (2020). Manajemen Kinerja. Jakarta: Erlangga.