ANALISIS INTEGRASI INVESTASI, KONSUMSI, DAN PDB DENGAN UANG BEREDAR, SUKU BUNGA, KREDIT, DAN NILAI TUKAR DI INDONESIA
Published 2026-01-05
Keywords
- investasi, konsumsi, PDB, uang beredar, suku bunga, kredit, nilai tukar
How to Cite
Abstract
Perekonomian Indonesia dipengaruhi oleh keterkaitan yang erat antara sektor riil dan sektor moneter. Investasi, konsumsi, dan Produk Domestik Bruto (PDB) merupakan indikator utama yang mencerminkan kinerja ekonomi nasional, sementara uang beredar, suku bunga, kredit, dan nilai tukar berperan sebagai instrumen moneter yang mengendalikan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Ketidakseimbangan pada instrumen moneter dapat berdampak pada melemahnya aktivitas sektor riil dan ketidakstabilan makroekonomi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi antara investasi, konsumsi, dan PDB dengan uang beredar, suku bunga, kredit, dan nilai tukar di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif untuk mengidentifikasi pola dan keterkaitan antar variabel makroekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uang beredar dan kredit memiliki hubungan positif terhadap investasi, konsumsi, dan PDB, yang menandakan pentingnya peran likuiditas dan penyaluran kredit dalam mendorong aktivitas ekonomi. Suku bunga memiliki pengaruh signifikan terhadap investasi dan kredit, sedangkan nilai tukar berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung kinerja PDB. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi kebijakan moneter dan penguatan sektor riil sangat diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.
Downloads
References
- Bank Indonesia. (2020). Laporan Perekonomian Indonesia 2020. Jakarta: Bank Indonesia.
- Bank Indonesia. (2021). Laporan Kebijakan Moneter. Jakarta: Bank Indonesia.
- Bank Indonesia. (2022). Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI). Jakarta: Bank Indonesia.
- Badan Pusat Statistik. (2021). Produk Domestik Bruto Indonesia Menurut Pengeluaran. Jakarta: BPS.
- Badan Pusat Statistik. (2022). Indikator Ekonomi Indonesia. Jakarta: BPS.
- Boediono. (2014). Ekonomi Makro. Yogyakarta: BPFE.
- Case, K. E., Fair, R. C., & Oster, S. M. (2017). Principles of Macroeconomics (12th ed.). Boston, MA: Pearson Education.
- Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
- Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2013). Basic Econometrics (5th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.
- Mankiw, N. G. (2019). Macroeconomics (10th ed.). New York, NY: Worth Publishers.
- Mishkin, F. S. (2016). The Economics of Money, Banking, and Financial Markets (11th ed.). Boston, MA: Pearson Education.
- Nopirin. (2012). Ekonomi Moneter. Yogyakarta: BPFE.
- Samuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (2010). Economics (19th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.
- Sukirno, S. (2016). Makroekonomi: Teori Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
- Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic Development (12th ed.). Boston, MA: Pearson Education.
- Warjiyo, P., & Juhro, S. M. (2019). Kebijakan Bank Sentral: Teori dan Praktik. Jakarta: Rajawali Pers.