Vol. 24 No. 11 (2025): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi
Articles

ANALISIS PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA, TINGKAP PENGGANGGURAN DAN PANDEMI COVID – 19 TERHADAP DAYA BELI MASYARAKAT INDONESIA TAHUN 2000 – 2024

Nathania Br Tarigan
Universitas Jambi
Bio
Syamsurizal Tan
Universitas Jambi
Bio
Dearmi Artis
Universitas Jambi
Bio

Published 2025-10-23

Keywords

  • Inflasi,
  • Suku Bunga,
  • Pengangguran,
  • COVID-19,
  • Daya Beli

How to Cite

ANALISIS PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA, TINGKAP PENGGANGGURAN DAN PANDEMI COVID – 19 TERHADAP DAYA BELI MASYARAKAT INDONESIA TAHUN 2000 – 2024. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 24(11), 1071-1080. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga, tingkat pengangguran, dan pandemi COVID-19 terhadap daya beli masyarakat Indonesia pada periode 2000–2024. Daya beli merupakan indikator makroekonomi penting yang mencerminkan kemampuan masyarakat dalam mengakses barang dan jasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia. Analisis dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi, suku bunga, dan tingkat pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap daya beli masyarakat, sedangkan pandemi COVID-19 tidak berpengaruh signifikan. Nilai Adjusted R² menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan sebagian besar variasi daya beli selama periode penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian inflasi, pengelolaan suku bunga, dan peningkatan kesempatan kerja untuk menjaga daya beli masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Achmad, Kuncoro, (2001) Cara Menggunakan dan Memaknai Analisis Asumsi Klasik, Cetakan Pertama. Bandung: ALFABETA.
  2. Adiningsih, sri dkk. (1998) Perangkat Analisis dan Teknik Analisis di Pasar Modal Indonesia : PT. Bursa Efek Jakarta
  3. Ayus, D., & Nurmalah, D. (2016). Determinasi daya beli masyarakat Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Official Statistics, 2016, 987–996. Politeknik Statistika STIS.
  4. Alvarez, F., Lucas, R. E., & Weber, W. E. (2001). Interest Rates and Inflation. The American Economic Review, 91(2), 219–225. https://doi.org/10.1257/AER.91.2.219
  5. Badan Pusat Statistik (2025). Perkembangan inflasi umum, inti harga yang Diatur ppemerinta tahun 2009 – 2024.Badan Pusat statistik. Jakarta
  6. Badan Pusat Statistik (BPS) (2025). Nilai Inflasi. Badan Pusat Statistik. Jakarta
  7. Boediono (2018). Ekonomi Internasional. Edisi pertama. Yogyakarta : BPFE- Yogyakarta.
  8. Bonab, A. F. (2017). A review of inflation and economic growth. 5(02), 1–4. https://doi.org/10.24200/JMAS.VOL5ISS02PP1-4
  9. Dimas Prayogo (2020).Determinan Daya Beli Masyarakat Indonesia Selama Pandemi Covid – 19 Tahun 2020.Politeknik Statistik STIS
  10. Dominick Salvatore (2012) Managerial Economics dalam Perekonomian Global, Edisi Keempat, Jakarta: Erlangga
  11. Handayani, S., & Arifin, Z. (2017). Pengaruh Tingkat Pengangguran terhadap Daya Beli Masyarakat Perkotaan. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 25(2), 112–124.
  12. Nurjanah, R., & Fitriani, H. (2021). Dampak Pandemi COVID-19 terhadap Daya Beli Masyarakat Indonesia. Jurnal Sosial Ekonomi, 19(3), 78–90.
  13. Paulus Kurniawan (2018). Pengantar Ekonomi Mikro dan Makro. Edisi Revisi.Yogyakarta : Andi.
  14. Priyono & Teddy Candra (2016) Esensi Ekonomi Makro. Edisi ketiga. Jakarta: Zifatama Publisher.
  15. Prayogo, D., & Sukim, S. (2021). Determinan Daya Beli Masyarakat Indonesia Selama Pandemi Covid-19 Tahun 2020. Seminar Nasional Official Statistics, 2021(1), 631–640. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2021i1.987
  16. Putri, A. R., & Saputra, I. G. N. (2020). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga dan Pengangguran terhadap Konsumsi Rumah Tangga di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi, 15(1), 55– 66.
  17. Ramadhani, R., & Hasanah, N. (2024). Perekonomian Indonesia Khususnya Pada Tingkat Makro. Mutiara, Bau Bau/Mutiara, 2(2), 280–286. https://doi.org/10.59059/mutiara.v2i2.1147
  18. Rupasingha, A., Goetz, S. J., & Freshwater, D. (2000). Social Capital and Economic Growth: A County-Level Analysis. Journal of Agricultural and Applied Economics, 32(3), 565–572. https://doi.org/10.1017/S1074070800020654
  19. Sadono, Sukirno (2011). Teori Pengantar Mikro Ekonomi. Edisi Ketiga. Jakarta : Rajawali Pers
  20. Saragih, R. F., Nasution, J., & Daulay, A. N. (1970). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah dan Penyaluran Dana Zakat terhadap Daya Beli Masyarakat di Sumatera Utara. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 12(2), 157–166. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v12i2.19365
  21. Sari, S. P., & Nurjannah, S. (2023). Analisis Pengaruh Nilai Tukar, Jumlah Uang Beredar dan BI Rate Terhadap Inflasi di Indonesia dan Dampaknya Terhadap Daya Beli Masyarakat. AKTIVA: Journal of Accountancy and Management, 1(1), 21–29. https://doi.org/10.24260/aktiva.v1i1.1015
  22. Siregar, H., & Situmorang, M. (2020). Analisis Pengaruh Inflasi dan Pendapatan Per Kapita terhadap Daya Beli Masyarakat Indonesia Tahun 2005–2019. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 18(2), 112–125.
  23. Supardi, S., & Yulianto, M. R. (2024). Analysis of the Impact of Increased Pricesof Basic Necessities on Per Capita Income in Indonesia: A Review from a Domestic Economic Perspective. https://doi.org/10.61796/ijeirc.v1i2.63
  24. Todaro, M. P. (2011). Pembangunan Ekonomi. Edisi kesebelas. Jakarta: Erlangga