DIMENSI LINGKUNGAN DALAM PEMBANGUNAN: EKSTERNALITAS, DEGRADASI SUMBER DAYA ALAM, DAN VALUASI EKONOMI LINGKUNGAN
Published 2026-01-05
Keywords
- sustainable development, environmental externalities, natural resource degradation, environmental economic valuation,
- pembangunan berkelanjutan, eksternalitas lingkungan, degradasi sumber daya alam, valuasi ekonomi lingkungan
How to Cite
Abstract
Economic development aims to improve societal welfare; however, in practice it often exerts significant pressure on the environment. Development activities that overlook environmental carrying capacity give rise to various problems, including environmental externalities, natural resource degradation, and the exclusion of environmental economic values from policy decision-making. This article examines the environmental dimensions of development by focusing on environmental externalities, natural resource degradation, and environmental economic valuation. The study employs a literature review method by analyzing relevant academic sources. The findings indicate that negative externalities and natural resource degradation are consequences of market failure and weak development control, while environmental economic valuation plays a strategic role as an analytical instrument to internalize environmental costs into development policies. The article emphasizes that integrating environmental considerations into development planning is a fundamental prerequisite for achieving sustainable development.
Pembangunan ekonomi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun dalam praktiknya sering menimbulkan tekanan terhadap lingkungan hidup. Aktivitas pembangunan yang tidak mempertimbangkan daya dukung lingkungan memunculkan berbagai permasalahan seperti eksternalitas lingkungan, degradasi sumber daya alam, serta pengabaian nilai ekonomi lingkungan dalam pengambilan kebijakan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual dimensi lingkungan dalam pembangunan dengan menitikberatkan pada eksternalitas lingkungan, degradasi sumber daya alam, dan valuasi ekonomi lingkungan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa eksternalitas negatif dan degradasi sumber daya alam merupakan konsekuensi dari kegagalan pasar dan lemahnya pengendalian pembangunan, sementara valuasi ekonomi lingkungan berperan penting sebagai instrumen untuk menginternalisasi biaya lingkungan ke dalam kebijakan pembangunan. Artikel ini menegaskan bahwa integrasi dimensi lingkungan dalam perencanaan pembangunan merupakan prasyarat utama bagi terwujudnya pembangunan berkelanjutan.
Downloads
References
- Akbar, R. A., Fauzan, M., Asy, A., Arsyad, J., & Barki, K. (2023). Potential-based economic development. Journal of Economic Studies, 5(1), 65–76.
- Irham, F., Fauzan, R. G., Pramasha, R. R., & Islam, U. (2024). Peran sumber daya alam dalam mendorong perekonomian nasional. Jurnal Pembangunan, 2(11).
- Julianti, Magriasti, L., & Yulhendri. (2025). Efisiensi alokasi sumber daya alam dan degradasi lingkungan serta aktivitas ekonomi. Jurnal Ekonomi Lingkungan, 2(2), 15–38.
- Laudie, G., Arjuna, B. S., Ghufran, F., & Pangestoeti, W. (2025). Pengaruh eksternalitas negatif dan positif dalam kebijakan ekonomi publik. Jurnal Ekonomi Publik.
- Lovenda, E. (2025). Kajian ekonomi lingkungan: Biaya eksternal dalam aktivitas industri pertambangan.
- Lubis, M. R. K., & Fau, F. (2020). Studi literatur valuasi ekonomi lingkungan di Indonesia. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan.
- Nababan, A. A., Hutabarat, W. B., Simanjuntak, R. P., & Yudi, M. (2025). Strategi pengelolaan berkelanjutan sumber daya alam berbasis pembangunan. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 4(2).
- Nelwan, D., Parinusa, S. M., & Tewernussa, K. I. (2021). Analisis dampak eksternalitas terhadap kehidupan masyarakat. Jurnal Sosial Ekonomi, 15, 80–103.
- Purba, B., Pakpahan, G., Manihuruk, S. D., Sihombing, L. V. F., & Simamora, A. O. (2025). Pengaruh valuasi ekonomi SDA terhadap kebijakan lingkungan berkelanjutan. Jurnal Ekonomi Lingkungan, 4(2).
- Sari, D. P. (2025). Aktivitas pembangkit listrik tenaga panas bumi dalam mewujudkan SDGs di Indonesia.
- Silvia, L., Febrianti, R. P., Zahra, V., & Pramasha, R. R. (2024). Ekonomi lingkungan dan sumber daya: Pendekatan kebijakan. Indonesian Journal of Economy and Education, 2(2), 445–458.
- Studi, P., Syariah, A., Ekonomi, F., Bisnis, D., & Intan, R. (2025). Analisis integrasi akuntansi lingkungan dan CSR.
- Sumber, P., & Alam, D. (2020). Hubungan sumber daya alam dan pertumbuhan ekonomi serta pandangan Islam. Jurnal Ekonomi Islam, 20(1), 41–58.