Vol. 24 No. 11 (2025): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi
Articles

IMPLIKASI GHARAR, MAYSIR, DAN RIBA TERHADAP PRAKTIK EKONOMI SYARIAH: DEFINISI, DASAR HUKUM, DAN KLASIFIKASI

Afaf Priangga Nindyakirana
Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
Marsela Salsabilla
Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
Muhamad Zeshan Zhafana
Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
Tia Anggraini
Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Published 2025-10-24

Keywords

  • Ekonomi Islam, Gharar, Maysir, Riba, Prinsip Syariah, Keadilan Ekonomi,
  • Islamic Economics, Gharar, Maysir, Riba, Sharia Principles, Economic Justice

How to Cite

IMPLIKASI GHARAR, MAYSIR, DAN RIBA TERHADAP PRAKTIK EKONOMI SYARIAH: DEFINISI, DASAR HUKUM, DAN KLASIFIKASI. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 24(11), 1151-1160. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/662

Abstract

Studi ini menyelidiki secara menyeluruh tiga konsep ekonomi Islam utama—Gharar, Maysir, dan Riba—dari segi definisi, dasar hukum, dan klasifikasi berdasarkan perspektif hukum Islam. Data diperoleh dari berbagai referensi akademik dan literatur ilmiah melalui metode kualitatif yang menggunakan studi pustaka dan analisis deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa Gharar, Maysir, dan Riba adalah komponen yang dilarang dalam sistem ekonomi Islam karena dapat menimbulkan spekulasi, ketidakpastian, dan ketidakadilan dalam transaksi. Menjaga integritas ekonomi yang berbasis kejujuran, transparansi, dan keadilan sosial adalah tujuan dari larangan terhadap ketiganya. Diharapkan penelitian ini akan membantu memperluas penerapan prinsip syariah di industri keuangan dan asuransi syariah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya praktik ekonomi yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

This study comprehensively investigates three key Islamic economic concepts—Gharar, Maysir, and Riba—in terms of their definitions, legal basis, and classification from an Islamic legal perspective. Data were obtained from various academic references and scientific literature through qualitative methods employing desk research and descriptive analysis. The results indicate that Gharar, Maysir, and Riba are prohibited components in the Islamic economic system because they can lead to speculation, uncertainty, and unfairness in transactions. Maintaining economic integrity based on honesty, transparency, and social justice is the goal of prohibiting these three. It is hoped that this research will help expand the application of Sharia principles in the Islamic finance and insurance industry and raise public awareness of the importance of economic practices in accordance with Islamic values.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Abdullah, D. V., & Saiti, B. (2020). Operationalization of riba-free financing in Islamic banks. Journal of Islamic Accounting and Business Research.
  2. Ahmed, M., & Hassan, M. K. (2022). Contemporary application of riba prohibition in modern banking. Islamic Economic Studies.
  3. Dewi, F. (2024). Tinjauan Ulang Konsep Riba dalam Sistem Keuangan Modern. Jakarta: UIN Press.
  4. El-Ashkar, A. (1995). Menuju Pasar Keuangan Islami: Studi tentang Perbankan dan Keuangan Syariah. Jeddah: Islamic Research and Training Institute.
  5. Fitriani, D., & Nisa, F. L. (2024). Analisis praktek larangan maysir, gharar, dan riba dalam asuransi syariah di Indonesia. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(3), 181–190.
  6. Hamidi, A. (2012). Kajian Kontemporer Fiqh Muamalah: Teori dan Implementasi. Bandung: Alfabeta.
  7. Hidayat, M. (2015). Konsep Gharar, Maysir, dan Riba dalam Hukum Ekonomi Islam. Yogyakarta: Deepublish.
  8. Latif, M. (2020). Riba: Makna dan Aplikasinya dalam Ekonomi Islam. Surabaya: Airlangga University Press.
  9. Majid, A. (2020). Dasar-Dasar Ekonomi Syariah: Teori dan Praktik. Jakarta: Rajawali Pers.
  10. Muchtar, S. (2017). Telaah Kritis tentang Praktik Maysir dan Dampaknya terhadap Ekonomi Umat. Bandung: Pustaka Setia.
  11. Nurhasanah, R. (2023). Perspektif Syariah terhadap Riba dan Relevansinya dalam Ekonomi Modern. Jakarta: Prenada Media Group.
  12. Rahman, A. A., & Ismail, S. (2021). Riba and its classification in digital economy. International Journal of Islamic Finance.
  13. Rizki, M., Rahman, A., & Sari, D. (2023). Pemaknaan Konsep Maysir dalam Transaksi Keuangan Modern. Jurnal Ekonomi Syariah dan Hukum Islam, 8(2), 115–127.
  14. Saratian, R., Yusuf, I., & Nurdin, M. (2019). Praktik Perjudian dalam Transaksi Modern dan Pandangan Fiqh terhadapnya. Jurnal Fiqh dan Muamalah Kontemporer, 5(1), 33–45.
  15. Susanti, E., Rahmawati, N., & Syaifuddin, L. (2024). Unsur Spekulatif dalam Investasi Modern: Analisis Maysir menurut Fiqh Muamalah. Journal of Islamic Economic Studies, 9(1), 45–60.