Vol. 24 No. 11 (2025): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi
Articles

PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIOAL BRUTO SEKTOR PERTANIAN, INFLASI, DAN NILAI TUKAR PETANI TERHADAP KESEMPATAN KERJA SEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI JAMBI

Putri Putri
Universitas Jambi
Bio
Hardiani Hardiani
Universitas Jambi
Bio
Nurhayani Nurhayani
Universitas Jambi
Bio

Published 2025-10-29

Keywords

  • PDRB Sektor Pertanian,
  • Kesempatan Kerja

How to Cite

PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIOAL BRUTO SEKTOR PERTANIAN, INFLASI, DAN NILAI TUKAR PETANI TERHADAP KESEMPATAN KERJA SEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI JAMBI. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 24(11), 1481-1490. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian, inflasi, dan Nilai Tukar Petani (NTP) terhadap kesempatan kerja sektor pertanian di Provinsi Jambi. Data yang digunakan data sekunder dengan periode tahun 2019–2023 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Metode analisis yang digunakan regresi linear berganda dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata perkembangan PDRB sektor pertanian di Provinsi Jambi selama periode 2007-2024 dalam tahun sebesar 0,29%, dengan periode yang sama perkembangan inflasi sebesar 1,85%, Nilai Tukar Petani (NTP) rata-ratanya sebesar 108,14%, dan perkembangan kesempatan kerja sektor pertanian rata-ratanya sebesar 0,01%. Variabel PDRB sektor pertanian, Inflasi, dan Nilai tukar petani (NTP) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel kesempatan kerja sektor pertanian di Provinsi Jambi. Secara parsial variabel PDRB sektor pertanian dan NTP berpengaruh signifikan terhadap kesempatan kerja sektor pertanian, sedangkan Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kesempatan kerja sektor pertanian di Provinsi Jambi

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Elfindri, N. (2004). ekonomi ketenagakerjaan.
  2. Halimatus Sakdiyah, & Taufiq, M. (2023). Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Pada Sektor Pertanian Di Kabupaten Lamongan. Jae (Jurnal Akuntansi Dan Ekonomi), 8(2), 55–66. https://doi.org/10.29407/jae.v8i2.20163
  3. Indrajaya, L. P. P. A. (2016). Luh Putu Putri Awandari. Pengaruh Infrastruktur, Investasi, Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Melalui Kesempatan Kerja, 5(12), 1435–1462.
  4. Junrillah, Junaidi, N. (2021). Pengaruh produk domestik regional bruto sektor pertanian, upah minimum provinsi dan investasi terhadap penyerapan tenaga kerja pada sektor pertanian Kabupaten Batanghari. 10.
  5. Khairiyakh, R., Agustono, A., Rahayu, W., Fauzia, G., & Elwamendri, E. (2022). Kontribusi Sektor Pertanian, Kehutanan, Dan Perikanan Dalam Perekonomian Provinsi Jambi. Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis, 24(02), 17–21. https://doi.org/10.22437/jiseb.v24i02.14763
  6. Mahalli, K. (2008). Kesempatan Kerja Dan Pertumbuhan Ekonomi Kota Medan. Wahana Hijau: Jurnal Perencanaan & Pengembangan Wilayah, 3(3), 127–135.
  7. Maynard. (1991). Teori umum mengenai kesempatan kerja, bunga dan uang.
  8. Nadziroh, M. N. (2020). Peran Sektor Pertanian Dalam Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Magetan. Jurnal Agristan, 2(1), 52–60. https://doi.org/10.37058/ja.v2i1.2348
  9. Salim, A., & Fadilla. (2021). Pengaruh Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Anggun Purnamasari. Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Ekonomi Syariah, 7(1), 17–28. www.bps.go.id,
  10. Saripuddin Hasibuan, J. (2013). Analisis Kontribusi Sektor Industri Terhadap Pdrb Kota Medan. Ekonomikawan : Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 13(1), 53–61. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/8077
  11. Sholikhah, I., & Utomo, Y. P. (2023). Analisis Pengaruh Inflasi, Pdrb Sektor Pertanian, Pdrb Sektor Industri, Pdrb Sektor Jasa Dan Upah Minimum Kabupaten (Umk) Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Jawa Tengah Tahun 2002-2020. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 3(4), 446–454.
  12. Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, dan R&D. Alfabeta.
  13. Syekh, S. (2013). Peran Nilai Tukar Petani dan Nilai Tukar Komoditas dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Petani Padi di Provinsi Jambi. Jurnal Bina Praja, 05(04), 253–260. https://doi.org/10.21787/jbp.05.2013.253-260
  14. Syifa Aulia, S., Sulistiyo Rimbodo, D., & Ghafur Wibowo, M. (2021). Faktor-faktor yang Memengaruhi Nilai Tukar Petani (NTP) di Indonesia. JEBA (Journal of Economics and Business Aseanomics), 6(1), 44–59. https://doi.org/10.33476/j.e.b.a.v6i1.1925
  15. Tinggi, S., Ekonomi, I., Lhokseumawe, S., Islam, U., & Banda, N. A. (2018). Indikator Kesejahteraan Petani melalui Nilai Tukar Petani ( NTP ) dan Pembiayaan Syariah sebagai Solusi Cut Muftia Keumala Zamzami Zainuddin Pendahuluan Salah satu sumber kebutuhan utama manusia berasal dari sektor. 9, 129–149.
  16. Todaro, stephen. (2006). economic development (barnadi (ed.); sembilan).
  17. Todaro, S. (2015). Economic Development (Thirtheent).
  18. Ulfa, N., & Rahmaddiansyah, Z. (2022). The Effect of Inflation and Minimum Wage on Labor Absorption in the Agricultural Sector in Pidie District. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 7(4), 347–355. www.jim.unsyiah.ac.id/JFP
  19. Wafa, L. (2023). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesempatan Kerja pada Sektor Pertanian di Provinsi Kalimantan Selatan. 6.
  20. Wibowo. (2020). Pengantar Ekonomi Makro (Caroline (ed.)).