KAPUHUNAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER ORANG BANJAR

Authors
  • Amrullah Amrullah

    UIN Antasari Banjarmasin
    Author
Keywords:
kapuhunan, masyarakat Banjar, persepsi, kontrol sosial, pendidikan karakter
Abstract

Penelitian ini membahas kapuhunan sebagai bagian dari kepercayaan tradisional masyarakat Banjar yang berkaitan dengan kondisi tidak nyaman pada tubuh setelah seseorang menolak makanan, tidak memenuhi keinginan makan, atau tidak sempat memakan makanan yang diinginkan. Berdasarkan studi kepustakaan terhadap penelitian Putri (2019) dan Akbar (2025), kapuhunan dipahami sebagai fenomena yang terbentuk melalui proses persepsi, sugesti budaya, dan pengalaman sosial yang diwariskan secara turun-temurun. Hasil kajian menunjukkan bahwa kapuhunan tidak hanya berdampak secara psikis melalui gejala psikosomatis, tetapi juga berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial yang menuntun individu untuk menjaga hubungan baik, menghargai pemberian, serta mematuhi norma kesopanan dalam masyarakat. Di sisi lain, kapuhunan turut menanamkan nilai-nilai karakter seperti empati, rasa hormat, tanggung jawab, dan kehati-hatian yang diwariskan melalui keluarga sebagai agen budaya. Penelitian ini menegaskan bahwa kapuhunan merupakan fenomena multidimensi yang memiliki peran penting dalam pembentukan perilaku, identitas budaya, dan pendidikan karakter masyarakat Banjar.

 

Downloads
Download data is not yet available.
References

Akbar, M. A. (2025). Kepercayaan terhadap kapuhunan di masyarakat Banjar. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(1), 463–470.

Anggoro Putri, A. (2019). Membedah mitos kapuhunan di Kalimantan dari aspek psikologi. Jurnal Insight, 15(2), 334–340.

Faizal, A., & Arianti, L. (2018). Persepsi masyarakat Banjar terhadap kapuhunan. Psycho Idea, 16(2).

Harpriyanti, H., & Komalasari, I. (2018). Makna dan nilai pendidikan pamali dalam masyarakat Banjar di Desa Barikin Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 3(2).

Kawi, D. (2002). Bahasa Banjar dialek dan subdialeknya. Banjarmasin: PT Grafika Wangi Kalimantan.

Pramono, M. Z., & Zakiyah, M. (2025). Makna kapuhunan makanan dalam masyarakat Banjarmasin: Kajian etnolinguistik. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(4), 2271–2283.

Putri, A. A. (2019). Membedah mitos kapuhunan di Kalimantan dari aspek psikologi. Jurnal Insight, 15(2), 334–340.

Schermerhorn, J. R., Hunt, J. G., & Osborn, R. N. (1994). Managing organizational behavior. John Wiley & Sons.

Walgito, B. (1980). Pengantar psikologi umum. Yogyakarta: Andi.

Cover Image
Downloads
Published
2025-12-24
Section
Articles

How to Cite

KAPUHUNAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER ORANG BANJAR. (2025). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(2), 2861-2870. https://cibjournal.com/index.php/sindoro/article/view/4606

Similar Articles

1-10 of 620

You may also start an advanced similarity search for this article.