BUDAYA INDIVIDU GURU DALAM MEMBANGUN IKLIM BELAJAR POSITIF DI SDN 2 TAMBAK ASRI KABUPATEN MALANG

Authors
  • Hendri Setiawan

    Universitas Insan Budi Utomo Malang
    Author
Keywords:
Budaya Individu, Guru, Iklim Belajar Positif, Pendidikan Dasar
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran budaya individu guru dalam membentuk iklim belajar yang positif di SDN 2 Tambak Asri. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung dan kuesioner terbuka yang disampaikan kepada para guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwanilai-nilaipribadi seperti empati, tanggung jawab, kedisiplinan, dan keterbukaan sangat berpengaruh dalam membangun interaksi yang harmonis antara guru dan siswa serta menciptakan suasana kelas yang mendukung proses pembelajaran. Guru yang memiliki budaya individu positif terbukti mampu menghadirkan ruang belajar yang aman, inklusif, dan kondusif bagi perkembangan karakter siswa. Selain itu, hasil penelitian ini juga menekankan pentingnya refleksi diri guru sebagai upaya menjaga konsistensi nilai-nilai pribadi mereka, serta perlunya dukungan dari institusi pendidikan untuk mengembangkan budaya individu secara sistemik. Penelitian ini merekomendasikan agar penguatan budaya individu menjadi prioritasdalamprogrampengembanganprofesionalguru guna membangun sistem pendidikan yang humanis, adil, dan berkelanjutan.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran budaya individu guru dalam membentuk iklim belajar yang positif di SDN 2 Tambak Asri. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung dan kuesioner terbuka yang disampaikan kepada para guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwanilai-nilai pribadi seperti empati, tanggung jawab, kedisiplinan, dan keterbukaan sangat berpengaruh dalam membangun interaksi yang harmonis antara guru dan siswa serta menciptakan suasana kelas yang mendukung proses pembelajaran. Guru yang memiliki budaya individu positif terbukti mampu menghadirkan ruang belajar yang aman, inklusif, dan kondusif bagi perkembangan karakter siswa. Selain itu, hasil penelitian ini juga menekankan pentingnya refleksi diri guru sebagai upaya menjaga konsistensi nilai-nilai pribadi mereka, serta perlunya dukungan dariinstitusipendidikanuntukmengembangkanbudayaindividu secara sistemik. Penelitian ini merekomendasikan agar penguatan budaya individu menjadi prioritasdalamprogrampengembanganprofesionalguru guna membangun sistem pendidikan yang humanis, adil, dan berkelanjutan.

Downloads
Download data is not yet available.
Author Biography
  1. Hendri Setiawan, Universitas Insan Budi Utomo Malang

    Pendidikan Sejarah dan Sosiologi, Universitas Insan Budi Utomo Malang

References

Abdullah, M. (2020). Manajemen Pendidikan Kontemporer: Konstruksi Pendekatan Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal. CV Cendekia Press.

Aini, N. K., & ST, S. P. I. (2021). Model Kepemimpinan Transformasional Pondok Pesantren. Jakad Media Publishing.

Alinata, R., Sari, W. A., & Putri, Y. K. (2024). Makna Pendidikan Dalam Perspektif Islam dan Relevansinya Dengan Pendidikan di Indonesia. IHSANIKA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(3), 169–182.

Annisa,N.(2022).KompetensiSeorangGuruDanTantanganPembelajaranAbad21.

Arfandi, A., & Samsudin, M. A. (2021). Peran guru profesional sebagai fasilitator dan komunikator dalam kegiatan belajar mengajar. Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan Dan Pedagogi Islam, 5(2), 124–132.

Arifah,C.(2023).Urgensikarakterluhurbagipendidikandanprofesibidangakuntansi.

JurnalStudiIslamMULTIDISIPLIN,1(2),185–203.

Judrah, M., Arjum, A., Haeruddin, H., & Mustabsyirah, M. (2024).PeranGuruPendidikan Agama Islam Dalam Membangun Karakter Peserta Didik Upaya Penguatan Moral. Journal of Instructional and Development Researches, 4(1), 25–37.

Juniarti, C. E. (2023). Pentingnya komunikasi efektif dalam pengelolaan kelas yang sukses.

Kaharuddin, S., Malli, R., & Lamabawa, D. (2024). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Muhammadiyah. Polyscopia, 1(3), 91–100.

Krisdiyansah, Y., & Mulyana, A. (2022). Degradasi fungsi-fungsi pendidikan dalam pewarisan dan perubahan nilai-nilai sosial dan budaya. Tanzhimuna, 2(1), 115–130.

Kuanine, M. H., & Afi, K. E. Y. M. (2023). Upaya Guru Menciptakan Lingkungan Yang Nyaman Melalui Manajemen Budaya Sekolah Yang Positif. JMPK: Jurnal Manajemen Pendidikan Kristen, 3(1), 1–14.

Mashuri, S., & Syahid, A. (2024). Strategi pembelajaran pendidikan agama Islam perspektif multikultural. Penerbit Litnus.

Muslich,M.(2022).Pendidikankarakter:menjawabtantangankrisismultidimensional.

Bumi Aksara.

Nur, M. R., & Nurmiranti, A. R. (2020). Pengaruh Profesionalisme Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV di MI Syaikh Zainuddin NW Anjani. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 1.

Nurhidaya, N., Lundeto, A., & Luma, M. (2021). Peran Guru Kelas dalam Pembentukan Karakter Siswa Kelas III di Madrasah Ibtidaiyah. Journal of Elementary Educational Research, 1(2), 56–67.

Pandiangan, E. L., Surbakti, A. A., Syahriani, W., & Syahrial, S. (2025). PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIDALAMKURIKULUMMERDEKABELAJARDISEKOLAHDASAR.Jurnal

Intelek Insan Cendikia, 2(3), 5711–5718.

Pribadi, I.,Pajarianto,H.,Nasriandi,N.,Anuar,A.Bin,&Galugu,N.S.(2024).Penguatan Iklim Akademik Toleran Di Perguruan Tinggi Muhammadiyah: Perspektif Peace Education. Penerbit Widina.

Putri, S., & Nugraha, M. S. (2025). Etika Guru dalam Pengajaran di Lembaga Pendidikan Islam (Studi Kasus di Madrasah AliyahNegeri2KotaBandung).JurnalPenelitianIlmu Ushuluddin, 5(1), 127–147.

Salmiah,M., & Abidin, Z. (2022). Konsep dasar pengelolaan kelas dalam tinjauan psikologi manajemen. ITQAN: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 13(1), 41–60.

Soebardjo, D. A. S. (n.d.). Hubungan Antara Relasi Guru-Anak Dengan Penyesuaian Sekolah di Cilandak Jakarta Selatan. Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sultani,S.,Alfitri,A.,&Noorhaidi,N.(2023).TeoriBelajarHumanistikDanPenerapannya Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. ANSIRU PAI: Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam, 7(1), 177–193.

Suriana, S., Walidin, W., Gade, S.,&Mahmud,S.(2024).KontruksiSpiritualQuotientdan Implikasinya dalam Belajar: Suatu Analisis Psikopedagogis. ISTIFHAM: Journal Of Islamic Studies, 45–55.

Syamsuardi, E. M., Ridha, A., Yolanda, D., & Hudia, T. (2024). Peran Guru Dalam Membentuk Lingkungan Belajar Multikultural Yang Inklusif. Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(1), 63–77.

Tarumasely,Y.,Halamury,M.,Sipahelut,J.,&Labobar,W.(2024).PerubahanParadigma Pendidikan Melalui Teknologi AI; Membaca Perubahan Motivasi dan Kemandirian Belajar Siswa di Indonesia. Academia Publication.

Viratama,D.N.S.,&Basaria,D.(2024).GambaranBentukDukunganSosialyangDiterima Guru yang Sekaligus Sebagai Orangtua dari Anak Berkebutuhan Khusus. Inovasi Pembangunan: Jurnal Kelitbangan, 12(03).

Widyastuti, M. (2021). Peran kebudayaan dalam dunia pendidikan the role of culture in the world of education. JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan Dan Wawasan Kebangsaan, 1(1).

Wirda,Y.,Ulumudin,I.,Widiputera,F.,Listiawati,N.,&Fujianita,S.(2020).

Faktor-faktordeterminanhasilbelajarsiswa.PusatPenelitianKebijakan.

Yasin, I. (2021). Problem Kultural Peningkatan Mutu Pendidikan di Indonesia: Perspektif Total Quality Management. Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 2(3), 239–246.

Cover Image
Downloads
Published
2026-01-29
Section
Articles

How to Cite

BUDAYA INDIVIDU GURU DALAM MEMBANGUN IKLIM BELAJAR POSITIF DI SDN 2 TAMBAK ASRI KABUPATEN MALANG. (2026). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(3), 2821-2830. https://cibjournal.com/index.php/sindoro/article/view/7369

Similar Articles

1-10 of 806

You may also start an advanced similarity search for this article.