Abstract
Artikel ini membahas konsep dakwah multikultural sebagai strategi dakwah yang relevan di tengah dinamika masyarakat urban yang majemuk. Dakwah multikultural menuntut kemampuan komunikatif, empatik, serta keterbukaan terhadap perbedaan tanpa kehilangan substansi ajaran Islam. Dalam konteks urbanisasi, tantangan intoleransi, eksklusivisme, dan sekularisasi muncul sebagai isu utama yang menghambat harmoni sosial. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, tulisan ini menganalisis bagaimana dakwah multikultural dapat menjadi solusi strategis dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkeadaban.
References
Ahmad Baso. Islam Nusantara dan Tantangan Globalisasi. Jakarta: Gramedia, 2020.
Ahmad Syafii Maarif. Islam dalam Bingkai Keindonesiaan dan Kemanusiaan.
Bandung: Mizan, 2015.
Al-Qur’an, Surat Al-Anbiya [21]:107 dan Surat Al-Hujurat [49]:13.
Azyumardi Azra. Islam Substantif. Jakarta: Prenada Media, 2015.
Azyumardi Azra. Pluralisme dan Multikulturalisme dalam Islam. Jakarta: Paramadina, 2016.
Budhy Munawar Rachman. Islam dan Pluralisme. Jakarta: Paramadina, 2010.
Damsar. Sosiologi Perkotaan. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2012.
Georg Simmel. The Metropolis and Mental Life. New York: The Free Press, 1950. Haedar Nashir. Islam Syariat: Reproduksi Salafiyah Ideologis di Indonesia.
Bandung: Mizan, 2013.
Hasyim Muzadi. Islam Rahmatan Lil ‘Alamin. Surabaya: Khalista, 2014. Komaruddin Hidayat. Psikologi Agama dan Masyarakat Modern. Jakarta:
Gramedia, 2019.
Lexy J. Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2019.
Nadirsyah Hosen. Religion, Law and Intolerance in Indonesia. London: Routledge, 2018.
Noorhaidi Hasan. Laskar Jihad: Islam, Militansi, dan Pencarian Identitas.
Jakarta: LP3ES, 2008.
Nurcholish Madjid. Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan. Bandung: Mizan, 2008.
Quraish Shihab. Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Umat. Jakarta: Lentera Hati, 2011.
Robert W. Hefner. Civil Islam: Muslims and Democratization in Indonesia.
Princeton: Princeton University Press, 2000.
Syamsul Arifin. Dakwah Multikultural di Indonesia. Malang: UIN Maliki Press, 2017.
Zuly Qodir. Islam, Radikalisme, dan Multikulturalisme Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2014.