HADIS MAUDU' DALAM BERBAGAI ASPEK
PDF

Keywords

Hadis Maudhu’, Kritik Sanad, Kritik Matan, Validitas Hadis, Ulumul Hadis

How to Cite

HADIS MAUDU’ DALAM BERBAGAI ASPEK. (2025). Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 17(4), 211-220. https://cibjournal.com/index.php/tashdiq/article/view/2946

Abstract

Hadis merupakan sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur’an yang memiliki otoritas normatif dalam berbagai aspek kehidupan. Namun dalam perjalanan sejarah, muncul fenomena hadis maudhu’ (palsu) yang dinisbatkan kepada Nabi Muhammad SAW tanpa dasar riwayat yang valid, sehingga menimbulkan implikasi serius dalam aqidah, ibadah, dan sosial umat Islam. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis hadis maudhu’ dari berbagai perspektif, meliputi pengertian dan karakteristiknya, latar historis pemalsuan, serta metode kritik sanad dan matan sebagai instrumen ilmiah untuk mendeteksi kepalsuan. Pendekatan historis menunjukkan bahwa pemalsuan hadis berkembang sejak periode fitnah politik dan semakin meluas pada masa tabi’in dan Abbasiyah dengan berbagai motif politik, teologis, dan sosial. Kajian sanad mengungkap indikasi kepalsuan melalui keberadaan perawi pendusta, sanad terputus, identitas rawi majhul, serta manipulasi periwayatan. Adapun kajian matan menilai kesesuaian teks dengan Al-Qur’an, rasionalitas, prinsip syariat, serta struktur bahasa, sehingga diketahui ciri-ciri redaksi yang tidak layak dinisbatkan kepada Rasulullah SAW. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi kritik sanad dan matan sebagai langkah metodologis dalam menjaga otoritas hadis dan mencegah penyimpangan ajaran agama, terutama di tengah perkembangan media digital yang mempercepat penyebaran informasi tanpa kontrol akademik. Dengan analisis komprehensif, kajian ini memberi kontribusi dalam upaya pelestarian kemurnian hadis dan peningkatan literasi keagamaan umat.

PDF

References

Abu Hatim Ar-Razi. Al-Jarh wa at-Ta'dil. Medinah: Al-Maktabah al-Islamiyyah, 1969.

Ajaj al-Khatib. Ushul al-Hadits. Riyadh: Maktabah al-Ma'arif, 1997.

Al-Dhahabi. Mizan al-I’tidal. Riyadh: Maktabah al-Ma’arif, 1997.

Al-Hakim. Ma’rifah Ulum al-Hadits. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1994.

Al-Khatib al-Baghdadi. Al-Jami’ li Akhlaq ar-Rawi wa Adab as-Sami’. Riyadh: Maktabah al-Ma'arif, 1997.

———. Al-Kifayah fi ‘Ilm ar-Riwayah. Beirut: Dar al-Fikr, 1981.

Al-Nawawi. Al-Majmu’. Beirut: Dar al-Fikr, 1996.

Al-Suyuthi, Jalaluddin. Tadrib al-Rawi. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2005.

———. Tadrib al-Rawi. Kairo: Dar al-Hadits, 1996.

Ibn al-Jauzi. Al-Maudhu’at. Damaskus: Dar al-Fikr, 1997.

———. Al-Maudhu’at. Damaskus: Dar al-Fikr, 1997.

Ibn Hajar al-Asqalani. Nuzhah an-Nazhar. Kairo: Dar al-Hadith, 2000.

Ibn Shalah. Ulum al-Hadits. Beirut: Dar al-Fikr, 2002.

Muhammad Abu Zahw. Al-Hadith wa al-Muhaddithun. Kairo: Dar al-Fikr, 1958.

Muhammad Mustafa Al-A’zami. Studies in Hadith Methodology and Literature. Indianapolis: American Trust Publications, 1977.

———. Studies in Hadith Methodology and Literature. Indianapolis: American Trust Publications, 1977.

Subhi Shalih. Ulumul Hadits wa Mushalahuhu. Beirut: Dar al-Fikr, 2002.

Downloads

Download data is not yet available.