Abstract
Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang memiliki peran strategis dalam membentuk nilai dan karakter generasi muda Indonesia. Di tengah derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi digital yang kerap mengikis nilai moral serta spiritual, pesantren hadir sebagai benteng moral sekaligus pusat pembinaan akhlak, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial. Namun, tantangan modern seperti integrasi kurikulum nasional, perubahan gaya hidup santri, serta tuntutan adaptasi terhadap era digital menuntut kajian ilmiah untuk menilai efektivitasnya dalam pembentukan karakter secara holistik. Penelitian ini bertujuan menelaah secara sistematis kontribusi pesantren terhadap pembentukan karakter, menganalisis strategi pendidikan berbasis nilai yang diterapkan, serta merumuskan kerangka teoritis dan panduan praktis bagi penguatan pendidikan karakter di era modern. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman Kitchenham (2007) yang divisualisasikan melalui diagram PRISMA guna menjamin transparansi dan validitas seleksi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren mengintegrasikan pendidikan formal, informal, dan nonformal dalam lingkungan religius yang menanamkan nilai moral, sosial, dan spiritual secara berkesinambungan. Selain itu, pesantren juga menumbuhkan karakter kreatif, kepemimpinan, serta jiwa kewirausahaan santri melalui pembelajaran berbasis proyek, sekaligus memperkuat identitas kebangsaan dan nasionalisme religius melalui kegiatan sosial dan nilai kebhinekaan. Secara teoritis, penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis spiritualitas transendental membentuk kepribadian utuh, sedangkan secara praktis, pesantren dapat dijadikan model pendidikan karakter nasional yang kontekstual, adaptif, dan berlandaskan nilai Islam.
References
Ahsan, H. (2025). STRATEGI PENDIDIKAN PESANTREN DALAM MEMBENTUK KARAKTER ENTREPRENEUR DAN KREATIF.
Junaedi, J. (2024). Peran Pesantren dalam Membentuk Generasi Muda yang Berkarakter Islami dan Cinta Tanah Air. https://www.kompasiana.com/jujunjunaedia37689/66b02447c925c47626449835/peran-pesantren-dalam-membentuk-generasi-muda-yang-berkarakter-islami-dan-cinta-tanah-air
Junedi, J., Arya Hasan As’ari, & Mukh Nursikin. (2022). Penguatan Akhlak melalui Kitab Ta’lim Muta’alim bagi Santri Pondok Pesantren. Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, 17(2), 46–53. https://doi.org/10.55352/uq.v17i2.123
Kejora, M. T. B., Fahmi, I., & Pahlevi, M. R. (2021). Pelatihan Dasar Kepemimpinan Berbasis Alqur’an Dan Skill Abad 21 Bagi Remaja Santri. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 6716–6725. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/2014%0Ahttps://jptam.org/index.php/jptam/article/download/2014/1823
Kitchenham. (2007). Guidelines for performing Systematic Literature Reviews in Software Engineering. IEEJ Transactions on Industry Applications, 126(5), 589–598. https://doi.org/10.1541/ieejias.126.589
Sartika, M. (2024). Peran pesantren dalam membentuk karakter generasi muda. https://www.pojokata.com/2024/10/peran-pesantren-dalam-membentuk.html
Wang, T. (2025). Peran Lembaga Pendidikan Berbasis Pesantren dalam Membentuk Karakter Generasi Muda. https://www.soloensis.com/11/06/2025/peran-lembaga-pendidikan-berbasis-pesantren-dalam-membentuk-karakter-generasi-muda-17377.html