MANFAAT MENGHAFAL AL-QURAN BAGI KEMAMPUAN KOGNITIF OTAKDAN MEMORI JANGKA PANJANG (<i>THE BENEFITS OF MEMORIZING THE QURAN FOR COGNITIVE BRAIN FUNCTIONAND LONG-TERM MEMORY)</i>
pdf

Keywords

Menghafal Al-Qur'an
Kemampuan Kognitif
Memori Jangka Panjang
Neurosains
Pendidikan Islam
Qur'an Memorization
Cognitive Ability
Long-Term Memory
Neuroscience
Islamic Education

How to Cite

MANFAAT MENGHAFAL AL-QURAN BAGI KEMAMPUAN KOGNITIF OTAKDAN MEMORI JANGKA PANJANG (THE BENEFITS OF MEMORIZING THE QURAN FOR COGNITIVE BRAIN FUNCTIONAND LONG-TERM MEMORY). (2025). Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 17(4), 691-700. https://cibjournal.com/index.php/tashdiq/article/view/3970

Abstract

Tantangan terhadap kemampuan kognitif dan daya ingat jangka panjang pada era digital saat ini menjadi perhatian, dan aktivitas menghafal Al-Qur'an (tahfidz) menawarkan potensi solusi yang terintegrasi dalam pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menjembatani praktik tahfidz dengan pendekatan kognitif-neurosains, khususnya terkait memori jangka panjang, yang selama ini masih kurang tereksplorasi secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses menghafal Al-Qur'an memiliki hubungan signifikan dengan kecerdasan kognitif dan dapat meningkatkan fungsi kognitif melalui peningkatan kadar biomarker seperti BDNF-NGF. Dari perspektif neurosains, menghafal Al-Qur'an dipandang sebagai bentuk latihan neuroplastisitas yang menstimulasi hipokampus dan korteks prefrontal. Aktivitas ini secara sinergis berdampak positif pada peningkatan daya ingat jangka panjang, pengoptimalan konsentrasi dan fokus, peningkatan kemampuan linguistik, serta penumbuhan kedisiplinan dan regulasi diri. Dengan demikian, tahfidz Al-Qur'an tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas spiritual, melainkan juga sebagai sarana pengembangan kognitif dan kepribadian secara holistik. Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan kerangka konseptual yang mengaitkan hafalan Al-Qur'an, teori memori jangka panjang, dan neurosains, serta memberikan rekomendasi praktis bagi lembaga tahfidz.

Kata kunci: Menghafal Al-Qur'an, Kemampuan Kognitif, Memori Jangka Panjang, Neurosains, Pendidikan Islam.

 

 

Abstract

The challenges to cognitive function and long-term memory in the current digital era warrant attention, and the activity of memorizing the Qur'an (tahfidz) offers a potential solution integrated within Islamic education. This study aims to bridge the practice of tahfidz with the cognitive-neuroscience approach, particularly concerning long-term memory, which has been systematically underexplored. The findings indicate that the process of Qur'an memorization has a significant correlation with cognitive intelligence and can enhance cognitive function by increasing biomarker levels such as BDNF-NGF. From a neuroscience perspective, memorizing the Qur'an is viewed as a form of neuroplasticity training, stimulating the hippocampus and prefrontal cortex. This activity synergistically results in a positive impact on the enhancement of long-term memory, optimization of concentration and focus, improvement in linguistic abilities, and the fostering of discipline and self-regulation. Thus, Qur'an tahfidz functions not only as a spiritual activity but also as a means for holistic cognitive and personality development. This research contributes by developing a conceptual framework linking Qur'an memorization, long-term memory theory, and neuroscience, while also providing practical recommendations for tahfidz institutions.

Keywords: Qur'an Memorization, Cognitive Ability, Long-Term Memory, Neuroscience, Islamic Education.

pdf

References

Diana, A. (2020). “Pembelajaran Tahfizh Al-Qur’an Dalam Perspektif Psikologi Kognitif”. Bachelor's thesis, Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Assegaf, S. (2020). Meraih Prestasi Belajar dengan Tahfidz Al-Qur'an Tinjauan Sekolah Islam di Jakarta. Penerbit A-Empat.

Adriani, D., Amani, P., Putri, M. A., Imran, Y., & Fauzi, A. (2024). “Menghafal Al-Quran: Tinjauan fungsi kognitif”. JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI, 147-151.

Muchtar, N. E. E. P., Ahmad, V. I., Rokim, R., Wiyanti, E., & Soraya, F. H. (2025). “Transformasi Kognitif Sosial Santri Penghafal Al-Qur’an Prespektif Neuroplastisitas”. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 8(3), 442-458.

Kandel, E. R., Schwartz, J. H., & Jessell, T. M. (2013). Principles of Neural Science (5th ed.). McGraw-Hill Education.

Maftukhah, M., & Hariyadi, R. (2023). “Optimalisasi Pembelajaran Tahfizh Al-Qur’an Berbasis Fungsi Otak”. ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal, 4(2), 149-168.

Ulfah, M., Afnibar, A., & Ulfatmi, U. (2024). “PENERAPAN TEORI KOGNITIF DALAM MENGHAFAL AL-QURAN TERHADAP KESEHATAN MENTAL”. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(10), 7993-7998.

Jurnal, J. :, Kesehatan, M., Nurdamayanti, E., Putra, F., Susanti, N., Studi, P., Keperawatan, S.-1, Tinggi, S., Kesehatan, I., & Azhar Batulicin, D. (2023). Article History. 5.

Downloads

Download data is not yet available.