Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep sumber belajar dalam perspektif tafsir ayat-ayat Al-Qur’an serta relevansinya terhadap pendidikan Islam. Penelitian ini berangkat dari pemahaman bahwa sumber belajar dalam Islam tidak terbatas pada bahan ajar atau media pembelajaran, tetapi mencakup seluruh ciptaan Allah yang berfungsi sebagai sarana memperoleh pengetahuan dan memperdalam keimanan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menelaah beberapa ayat Al-Qur’an seperti Surah Al-‘Alaq (1–5), Al-Baqarah (164), An-Nahl (78), dan Al-Ghasyiyah (17–20). Ayat-ayat tersebut menegaskan bahwa proses belajar dalam Islam bersifat integratif, memadukan wahyu, akal, dan realitas empiris sebagai sumber pengetahuan yang saling melengkapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memandang kegiatan belajar sebagai ibadah yang memiliki dimensi spiritual dan intelektual, yang menghubungkan manusia dengan Tuhannya. Oleh karena itu, pendidikan Islam seharusnya mendorong peserta didik untuk mengoptimalkan potensi akal, hati, dan panca indera dalam memperoleh ilmu yang bermanfaat. Penelitian ini merekomendasikan agar lembaga pendidikan Islam memperkuat model pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pendekatan ilmiah modern, guna melahirkan pribadi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia sesuai dengan tujuan pendidikan Islam.
This study aims to examine the concept of learning resources from the perspective of Qur’anic interpretation and its relevance to Islamic education. The research is based on the understanding that learning resources in Islam are not limited to instructional materials or educational media but encompass all of Allah’s creations that serve as means to acquire knowledge and deepen faith. Using a qualitative approach through a literature study, this research analyzes several Qur’anic verses, including Surah Al-‘Alaq (1–5), Al-Baqarah (164), An-Nahl (78), and Al-Ghashiyah (17–20). These verses emphasize that the learning process in Islam is integrative, combining revelation, reason, and empirical reality as complementary sources of knowledge. The findings indicate that Islam views learning as an act of worship that carries both spiritual and intellectual dimensions, connecting humans with their Creator. Therefore, Islamic education should encourage learners to optimize the potential of intellect, heart, and senses in acquiring beneficial knowledge. The study recommends that Islamic educational institutions strengthen learning models that integrate Islamic values with modern scientific approaches in order to develop individuals who are knowledgeable, faithful, and virtuous in accordance with the ultimate goals of Islamic education.
References
Andini, A. (2021). Konsep Belajar Menurut Surat al-‘Alaq Ayat 1-5 dan Surat an-Nahl Ayat 78 dalam Kitab Tafsir al-Jalaalayn dan Relevansinya dengan Tujuan Pendidikan Islam (Doctoral dissertation, IAIN PONOROGO).
Angraeni, Y., Khairunnisa, S. B. P., Rasyid, M., & Sari, H. P. (2024). Relevansi Wahyu dan Akal sebagai Sumber Kebenaran dalam Pendidikan Islam. Ar-Rusyd: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 130-140.
Aulia, M. (2023). NILAI PENDIDIKAN DALAM QS. Al-ALAQ AYAT 1-5 MENURUT TAFSIR AL-MISBAH KARYA M. QURAISH SHIHAB (Doctoral dissertation, IAIN KENDARI).
Hafizh, M., Dina, S., Astuti, W., & Ningsih, N. W. (2023). Perbandingan Paradigma Epistemologi: Sumber Pengetahuan Perspektif Islam Dan Barat. Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 9(4), 1496-1509.
Hendriyanto Bujangga. (2021). BELAJAR MENURUT AL-QUR’AN: SURAT AL-GHASYIAH AYAT 17 – 20 MENGGUNAKAN METODETAFSIR CONTENT ANALYSIS. Kalam Jurnal Agama dan Sosial Humaniora, 9 (2), 2021), 163-170.
Khairani, A., Rahman, A., Hasanah, N. A., & Paramitra, T. (2024). Esensi Alam Semesta Beserta Tujuannya dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 893-901.
Mansyur, M. H. (2021). Iqra’Sebagai Bentuk Literasi Dalam Islam. Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, 2(1), 1-7
Nata, A. (2018). Islam dan ilmu pengetahuan. Jakarta: Prenada Media.
Oktawira, L., Apriyenti, & Amra, A. (2024). MEDIA DAN SUMBER BELAJAR PENDIDIKAN ISLAM. Dharmas Education Journal (DE_Journal), 5(2), 1244-1252.
Sinurat, J. (2024). Pendekatan Holistik Dalam Pendidikan Karakter: Integrasi antara Pembelajaran Akademik dan Pembentukan Karakter Siswa. Jurnal Kualitas Pendidikan, 2(3), 374-380.
Subir, M. S. (2023). KONSEP MERDEKA BELAJAR PERSPEKTIF AL-QURAN.2. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 12-20.
Suryadi, R. A. (2022). Al-Qur’an sebagai sumber pendidikan Islam. Taklim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 20(2), 93-104.
Ujiyanti, L. N., & Hanif, M. (2025). Evaluasi Aspek Afektif, Kognitif, Psikomotorik dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: di SMP Negeri 3 Kedungbanteng. IQRO: Journal of Islamic Education, 8(1), 319-331.
Wanojaleni, K., & Yugo, T. (2025). FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DALAM SURAT AL-'ALAQ: TAUHID, LITERASI DAN INTEGRASI ILMU. Qalam: Jurnal Pendidikan Islam, 6(01), 1-12.