MEMAHAMI SUNNAH SEBAGAI CONTOH DAN INSPIRASI BUDAYA
pdf

Keywords

Sunnah, budaya, keteladanan, peradaban Islam, nilai moral.

How to Cite

MEMAHAMI SUNNAH SEBAGAI CONTOH DAN INSPIRASI BUDAYA. (2025). Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 17(4), 1101-1110. https://cibjournal.com/index.php/tashdiq/article/view/4745

Abstract

Sunnah adalah segala ucapan, perbuatan, serta keputusan Nabi Muhammad SAW yang menjadi pedoman bagi umat Islam dalam menjalankan ajaran agama. Pemahaman tentang sunnah tidak hanya berkaitan dengan aspek ritual dan hukum, tetapi juga mencakup nilai-nilai universal yang dapat menjadi inspirasi dalam membentuk budaya dan peradaban manusia. Sunnah mengandung prinsip-prinsip moral, sosial, serta kemanusiaan yang mendorong terbentuknya masyarakat yang beradab dan adil. Dalam konteks kehidupan modern, memahami sunnah sebagai contoh dan inspirasi budaya berarti meneladani sikap, etika, serta cara berfikir Nabi yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai spiritual yang mendasari. Dengan demikian, sunnah dapat dijadikan dasar dalam membangun kebudayaan Islam yang harmonis, terbuka terhadap perkembangan zaman, tetap berpegang pada nilai-nilai ketuhanan. Melalui penghayatan dan penerapan sunnah secara kontekstual, umat Islam diharapkan mampu menunjukkan wajah Islam yang memberi rahmat bagi seluruh alam semesta, sekaligus memperkuat identitas budaya yang luhur dan memiliki karakter yang baik.

Kata kunci: Sunnah, budaya, keteladanan, peradaban Islam, nilai moral.

pdf

References

gus, Bustanuddin. (2006,). Agama dalam Kehidupan Manusia: Pengantar Antropologi Agama. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Alamsyah. (2019).Relasi Sunnah & Budaya Dalam Konstruk Fikih Nusantara. Jakarta: Pusaka Media.

Al-Ghazali, Imam Abu Hamid. (2005). Mukhtasar Ihya Ulumuddin, Beirut: Dar Ibn Hazm.

Al-Namiri, ‘Abd al-Mun’im. (1995). al- Sunnah wa al-Tasyri’, Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyah.

Al-Sibā’i, Muĥammad Muştafa.(1965). al- Sunnah wa Makānatuhā fi al- Tasyrī’ al-Islāmi, Beirut: al-Maktab al-Islami.

Al-Suyūţi, Jalāl al-Dīn ‘Abd al-Raĥmān.(tt) Miftāh al-Jannah fi al-Ihtijāj bi al- Sunnah, Mesir: al-Salafiyah.

Assiba’i, Mustafa Husni.(1963). Kehidupan Sosial Menurut Islam: Tuntunan Hidup Bermasyarakat.Terj. M. Abdai Ratomy. Bandung:CV Diponegoro.

Faruqi, Ismail R al-, dan Faruqi, Louis Lamya al-, Atlas.(2001). Budaya Islam. Bandung: Mizan.

Ĥasan, Ahmad.(1970). The Early Development of Islamic Jurisprudence. Islamabad: Islamic Research Institute.

Khozin, M. Musyfiq. (2021). Kedudukan sunnah Dalam Hukum Islam. Al- Inṣāf - Journal Program Studi Ahwal Al Syakhshiyyah.

Malik ibn Anas, Al-Imam.(1988). Al- Muwattha', Beirut: Daral-Fikr.

Nata, Abudin. (2021). Peta Keragaman Pemikiran Islam di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Permana, Dede. (2012). Sunnah Tasyri’iyyah dan Sunnah Ghair Tasyri’iyyah.

Sa'id al-'Asymawi, Muhammad.(2020). Usul al-Syari'ah, Beirtit: al- Maktabah al-Syagifiyyah. Singarimbun, Masri, Sofian Effendi.(2008). Metode Penelitian Survai, Jakarta: LP3ES. Cet. 19.

Suryo, Joko, et al. (1993). Agama dan Perubahan Sosial: Studi tentang Hubungan antara Islam, Masyarakat dan Struktur Sosial- Politik Indonesia. Yogyakarta: usat Antar Universitas-Studi

Sosial UGM.

Suyûthî, Jalal al-Dîn.(1994). al-. Jâmi’ al- Shaghîr. Juz 1. Beirut: Dâr al-Fikr.

Turmudi, M.(2016).Al Sunnah; Telaah Segi Kedudukan Dan Fungsinya Sebagai Sumber Hukum. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman.

Ujong Rimba, Abdullah. (1975). Ilmu Tarekat dan Hakekat, Banda Aceh.

Wensinc, A.J. (1952). Miftāĥ Kunūż al- Sunnah, edisi terjemahan dalam Bahasa Arab oleh Ahmad

Muĥammad Syakir, Pakistan: Dār Turjuman al-Sunnah.

Wijdan SZ, Aden. (2007). Pemikiran dan Peradaban Islam. Yogyakarta: Safiria Insania Press.

Downloads

Download data is not yet available.