Abstract
Imperialisme Barat terhadap dunia Islam merupakan fenomena sejarah yang berdampak besar terhadap perkembangan politik, ekonomi, sosial, dan peradaban umat Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji proses masuknya imperialisme Barat ke wilayah-wilayah Islam serta faktor-faktor yang menyebabkan melemahnya kekuatan politik Islam, khususnya runtuhnya Kekaisaran Turki Usmani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis-analitis melalui studi pustaka terhadap sumber-sumber klasik dan kontemporer dalam kajian sejarah Islam modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemunduran internal dunia Islam, seperti lemahnya kepemimpinan, konflik internal, dan stagnasi pemikiran, dimanfaatkan oleh bangsa-bangsa Barat untuk memperluas pengaruhnya melalui imperialisme politik, ekonomi, dan budaya. Selain itu, kemajuan Barat dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan militer mempercepat dominasi mereka atas negeri-negeri Islam. Runtuhnya Kekaisaran Turki Usmani pada tahun 1924 menjadi simbol berakhirnya kekuatan politik Islam global dan membuka jalan bagi dominasi Barat di sebagian besar wilayah dunia Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa imperialisme Barat tidak hanya berdampak pada aspek kekuasaan, tetapi juga membentuk perubahan sosial dan peradaban umat Islam hingga masa modern.
References
Ahmad Syalabi. 1988. Sejarah dan kebudayaan islam: imperium turki Usmani, Jakarta : Kalam Mulia
Badri Yatim. 1998. Sejarah peradaban islam. Cetakan 7. Jakarta : Raja Grapindo Persada
Samsul Munir Amin. 2009. Sejarah peradaban islam. Jakarta : Amzah
Binnaz TOPRAK.1999. Islam dan perkembangan politik di Turki, ( terjemahan dari Islam and political Development in Turkey). Yogyakarta : Tiara Wacana
Carl Brockelmann. 1982. History of the Islamic peoples. London : Routledge and Kegan Paul