Abstract
Tradisi pembacaan Burdah merupakan salah satu praktik keagamaan yang hidup dan berkembang di lingkungan pesantren. Di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin, tradisi Burdah tidak hanya dipahami sebagai aktivitas ritual, tetapi telah menjadi ruang ekspresi religius yang membentuk kesadaran dan identitas santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses konstruksi sosial tradisi pembacaan Burdah dalam membentuk nilai mahabbah kepada Nabi Muhammad SAW di kalangan santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif sosiologi agama. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori konstruksi sosial yang di gagas oleh Berger dan Thomas Luckmann yang meliputi proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai mahabbah dieksternalisasikan melalui pembiasaan pembacaan Burdah secara rutin dan terstruktur. Selanjutnya, tradisi tersebut mengalami objektivasi melalui simbol, aturan, dan legitimasi pesantren yang menjadikannya sebagai realitas kolektif. Pada tahap internalisasi, nilai mahabbah diserap oleh santri dengan beragam bentuk pemaknaan yang berpengaruh terhadap kesadaran, sikap, dan perilaku religius mereka dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisi Burdah berperan sebagai mekanisme penting dalam pembentukan kesadaran religius dan identitas santri di pesantren.
References
Ajizah, Imroatul, Universitas Pembangunan, Nasional Veteran, and Jawa Timur. 2026. “Pendidikan Moral Dalam Permainan Tradisional Cublak-Cublak Suweng Perspektif Psikologi Dan Islam.” 1(November 2025).
El, Dar, Ilmi Jurnal, Pendidikan Humaniora P-issn E-issn, Nilai-nilai Seni Burdah, and Dapat Meningkatkan. 2024. “MASYARAKAT DESA PESISIR DESA GUNTING SAGA KABUPATEN LABUHANBATU UTARA Novia Hariana , Laila Rohani , Muslih Faturrahman Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Abstrak Pengetahuan Yang Berisikan , Konsep , Teori , Metode Ataupun Cara Yang Mereka Gunakan Untuk Memenuhi Keberlangsungan Hidupnya . Ragam Jenis Kebudayaan Masyarakat Pesisir Yaitu , Berupa Bahasa , Seni , Kepercayaan ,.” 11(1): 21–35.
Huda, Hisbullah, and Achmad Yani. 2024. “Integrating Science and Religion through Academic Writing : A Case Study at MAN Insan Cendekia.” 22(2): 167–83. doi:10.32729/edukasi.v22i2.1869.
Laisa, Emna, and Nurul Qomariyah. 2021. “Tradisi Baca Burdah Sebagai Penguat Kesehatan Mental Santri Di Tengah Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempan Pamekasan).” 19: 423–34.
Meaning, The, and Behind Traditions. 2026. “Marginal Sosial.” 2(2): 9–18.
Sulistianti, Rossy Ayu, and Nugraha Sugiarta. 2022. “Konstruksi Sosial Konsumen Online Shop Di Media Sosial Tiktok ( Studi Fenomenologi Tentang Konstruksi Sosial Konsumen Generasi Z Pada Online Shop Smilegoddess Di Media Sosial Tiktok ).” 6(1): 3456–66.
Teknologi, Jurnal, Pendidikan Dan, Pembelajaran Jtpp, Fahriana Nurrisa, and Dina Hermina. 2025. “Pendekatan Kualitatif Dalam Penelitian : Strategi , Tahapan , Dan Analisis Data Jurnal Teknologi Pendidikan Dan Pembelajaran ( JTPP ).” 02(03): 793–800.
Teori, Memahami, Konstruksi Sosial, and Peter L Berger. 2016. “Memahami Teori Konstruksi Sosial Peter l. Berger.” VI: 15–22.