Abstract
Penelitian ini membahas salah satu manuskrip Al-Qur’an kuno yang berasal dari Kerinci, Jambi, yang ditulis oleh Khatib Saleh Imam Marozi pada akhir abad ke-18 M. Manuskrip ini merupakan bagian penting dari warisan intelektual Islam di Nusantara, khususnya di wilayah Jambi yang dikenal memiliki tradisi penyalinan mushaf yang kuat. Dengan ukuran 31 x 19 cm dan 15 baris per halaman, mushaf ini ditulis tangan menggunakan khat naskhi dengan tinta hitam dan merah di atas kertas Eropa bercap Propatria. Dari hasil penelitian diketahui bahwa mushaf ini memiliki ciri khas berupa penggunaan tinta warna ganda, hiasan geometris di tepi halaman, serta sejumlah perbedaan penulisan dan tanda waqaf dibandingkan dengan Mushaf Utsmani. Kini manuskrip tersebut menjadi koleksi Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal TMII dan telah didigitalisasi sebagian (jilid kedua). Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek kodikologi dan perbandingan teks Surah Al-Isra’, sekaligus menelusuri nilai historis dan fungsi sosial manuskrip ini dalam konteks pendidikan Islam tradisional di Kerinci.
References
Syaifuddin, (2014) “beberapa Karakteristik Mushaf Kuno Jambi. Tinjauan Filologis-Kodikologis”, (Jurnal Suhuf, Vol. 7 No. 2 ).